- Beranda
- The Lounge
Menjelajah Alam Jin Dan Syetan (The Series)
...
TS
aChikenSoup
Menjelajah Alam Jin Dan Syetan (The Series)
Lanjutan 1
Lanjutan 2
Lanjutan 3
Lanjutan 4
Lanjutan 6
Lanjutan 7
Lanjutan 8
Lanjutan 9
Lanjutan 10
Lanjutan 11
Lanjutan 12
Lanjutan 13
Disiksa di Istana Nyi Roro Kidul
DZIKIR YANG MENYEBABKAN SAKIT JIWA
SI IBU YANG SERING DISETUBUHI SETAN

Saya ingin terus berbagi pengalaman unik yang begitu banyak dalam mengembangkan dan aplikasi pengobatan alternatif yang akhirnya saya beri nama TERAPI ALIF.
Mudah2an Allah Taala memberi saya kesempatan, kekuatan dan kemampuan untuk memaparkan pengalaman yang begitu banyak dan unik selama puluhan tahun perjalanan hidup saya, agar siapapun yang mebacanya bisa memahami secara benar tentang persoalan dirinya dengan lingkungannya terutama yang berkaitan dengan jiwa dan interaksinya dengan alam jin dan setan. Tujuannya tidak lain supaya kita tidak gampang tertipu dan terjerumus dalam lembah kegelapan akibat penipuan yang dilakukan oleh jin, syetan, iblis dan manusia yang mengambil keuntungan dengan cara menyesatkan,
Membaca buku " Dialog Dengan Jin " yang sempat populer di masyarakat Indonesia saya merasa geli dengan kebohongan yang dicampur adukkan dengan kebenaran tentang alam jin dalam buku itu. Saya ingat awal-awal penjelajahan di alam jin dan syetan, saya sering dibohongi dan dikibuli bahkan ditipu dengan cara yang sangat canggih karena memang saya belum tahu dan tidak mengerti seluk-beluk dan keadaan sesungguhnya alam itu.
Penipuan itu bisa terjadi disamping karena ketidak tahuan saya, juga disebabkan oleh kelemahan saya sendiri yang sering iba pada jin dan syetan yang menyatakan tobat sambil menangis dan berlutut minta ampun dan menyatakan tunduk sepenuhnya pada saya.
Ada juga yang datang sebagai hamba yang dekat disisi Allah seperti Wali, Sufi serta semacamnya yang menyatakan membantu saya sebagai sesama hamba Allah. Mulanya saya sangat respek pada mereka, tetapi kenyataan selanjutnya mereka adalah musuh dalam selimut yang sangat sangat menyulitkan saya sampai-sampai mencelakakan saya.
Alam jin dan syetan penuh pesona dengan daya pukau yang luar biasa. Tidak heranlah bagi mereka yang telah menyatu dengan alam ini tidak ingin lepas darinya. Ada yang bisa menikmati alam itu seperti menikmati alam lahiriah, merasakan enaknya makan dan minum, pemandangan-pemandangan yang menakjubkan, merasakan sensasi kenikmatan yang dahsyat hubungan dengan lawan jenis sebagai realita sesungguhnya bagi mereka. Malah banyak juga yang bisa menghadirkan/mewujudkan keingingannya dalam alam lahiriah dengan bantuan jin dan syetan tentunya. Tetapi akhir dari perjalanan mereka ini sangat menyedihkan karena mereka jadi tumbal jin, setan dan iblis, jiwa mereka terus mengabdi pada jin, syetan dan iblis sampai akhir zaman.
Tapi alhamdulilah, Allah Taala menolong saya membongkar kebohongan dan penipuan itu, mungkin karena awalnya saya tidak sengaja menjelajah alam jin dan syetan. Saya hanya dihadapkan begitu saja saat mengobati orang sakit yang datang minta tolong pada saya.
Untuk itu saya sarankan, apabila anda ingin memahami secara lebih baik artikel berseri " Menjelajah Alam Jin Dan Syetan " ini, sebaiknya baca dulu semua artikel yang pernah saya post di blog ( Terapi Alif ) ini karena keduanya saling terkait satu sama lain dan saling melengkapi.
Pengalaman pertama.
Pengenalan saya dengan pengobatan ini dimulai secara tidak sengaja setelah saya mulai menempati ruangan kosong dibelakang kantor sebagai tempat tinggal bersama keluarga sewaktu saya bertugas di daerah kelahiran saya sendiri. Bangunan kantor merupakan bangunan tua peninggalan zaman Belanda, konon ruangan yang saya tinggali pernah dipakai oleh tentara Jepang sebagai tempat penahanan sementara dan tempat penyiksaan.
Teman-teman kantor menyampaikan peringatan orang-orang yang pernah tinggal di ruangan itu, beberapa bayi meninggal karena ganguan syetan penghuni ruangan itu. Saya tidak peduli dan dianggap keras kepala, malah saya menjawab dengan kelakar, jin dan syetan takut pada saya.
Kamis sore kami pindah kesitu, saya, isteri dan si kecil bayi perempuan kami yang lucu umur setahun anak pertama. Tepat jam 21.00 tiba-tiba si kecil menangis histeris tanpa sebab. Dia terus menangis tanpa bisa dibujuk dan dihentikan dan berlangsung cukup lama, setengah jam lebih sampai dia kejang-kejang, keluar lendir yang sangat banyak dari hidung dan mulutnya.
Awalnya saya kira masuk angin, tapi digosok pakai minyak kayu putih, masih terus menangis. Baru saya ingat kata-kata teman kantor, membuat saya dan isteri panik dan takut. Bisa-bisa si kecil yang lucu buah hati kami jadi korban syetan penghuni ruangan itu. Saya merasa sungguh menyesal kenapa tidak belajar cara mengusir syetan, mana tetangga jauh-jauh untuk minta tolong, karena begitulah lingkungan perkantoran, saya buta sama sekali tentang pengobatan semacam itu.
Saya semakin panik, akankah anak saya mati konyol di depan mata kepala saya sendiri tanpa saya mampu berbuat apa-apa. Hampir-hampir saya putus asa, rasanya seperti terpuruk, luluh tanpa daya dan merasa sangat bodoh dan dungu.
Tiba-tiba terlintas di pikiran dan hati saya untuk berbuat sesuatu, saya pegang tangan dan kepala si kecil di gendongan ibunya, kemudian dengan menangis dalam hati se dalam-dalamnya dengan perasaan yang tercabik-cabik tak keruan, memohon dengan sangat...sangat....sangat pada Allah agar anak saya ditolong dan mengusir syetan yang mengganggunya. Aneh dan alhamdulilah, sejenak kemudian anak saya terdiam dan langsung tidur.
Belakangan baru sadar bahwa itulah pelajaran pertama dari Allah buat saya, bagaimana cara mengusir syetan dan jin.
Kejadian selanjutnya di tempat yang sama, beberapa siswi SMA yang ikut tinggal bersama kami disitu sakit diganggu syetan dan kena santet. Dengan cara berdo'a seperti semula sambil saya pegang dahinya, yang sakit sembuh seketika.
Tetapi kasus berikutnya tidak segampang itu lagi, puteri kami kembali diganggu.
Sebelum dia jatuh sakit, malamnya saya melihat dalam mimpi anak kami bermain dengan dua anak perempuan sebaya dengannya di loteng ruangan tempat tinggal kami. Begitu saya panggil dia agar datang kepada saya, tiba-tiba seorang perempuan cantik muncul dan mencegahnya, tetapi saya tidak terima, tetap ngotot minta anak saya kembali ke saya. Si perempuan kesal, dijambaknya puteri kami kemudian diangkatnya sampai menggantung hendak dilemparkannya ke bawah lantai ruangan itu. Saya marah besar pada perempuan itu, kemudian saya sambil merentang kedua tangan mengancam hendak menghancurkannya. Mimpinya putus sampai disitu.
(bersambung..)
Lanjutan 2
Lanjutan 3
Lanjutan 4
Lanjutan 6
Lanjutan 7
Lanjutan 8
Lanjutan 9
Lanjutan 10
Lanjutan 11
Lanjutan 12
Lanjutan 13
Disiksa di Istana Nyi Roro Kidul
DZIKIR YANG MENYEBABKAN SAKIT JIWA
SI IBU YANG SERING DISETUBUHI SETAN
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:

Saya ingin terus berbagi pengalaman unik yang begitu banyak dalam mengembangkan dan aplikasi pengobatan alternatif yang akhirnya saya beri nama TERAPI ALIF.
Mudah2an Allah Taala memberi saya kesempatan, kekuatan dan kemampuan untuk memaparkan pengalaman yang begitu banyak dan unik selama puluhan tahun perjalanan hidup saya, agar siapapun yang mebacanya bisa memahami secara benar tentang persoalan dirinya dengan lingkungannya terutama yang berkaitan dengan jiwa dan interaksinya dengan alam jin dan setan. Tujuannya tidak lain supaya kita tidak gampang tertipu dan terjerumus dalam lembah kegelapan akibat penipuan yang dilakukan oleh jin, syetan, iblis dan manusia yang mengambil keuntungan dengan cara menyesatkan,
Membaca buku " Dialog Dengan Jin " yang sempat populer di masyarakat Indonesia saya merasa geli dengan kebohongan yang dicampur adukkan dengan kebenaran tentang alam jin dalam buku itu. Saya ingat awal-awal penjelajahan di alam jin dan syetan, saya sering dibohongi dan dikibuli bahkan ditipu dengan cara yang sangat canggih karena memang saya belum tahu dan tidak mengerti seluk-beluk dan keadaan sesungguhnya alam itu.
Penipuan itu bisa terjadi disamping karena ketidak tahuan saya, juga disebabkan oleh kelemahan saya sendiri yang sering iba pada jin dan syetan yang menyatakan tobat sambil menangis dan berlutut minta ampun dan menyatakan tunduk sepenuhnya pada saya.
Ada juga yang datang sebagai hamba yang dekat disisi Allah seperti Wali, Sufi serta semacamnya yang menyatakan membantu saya sebagai sesama hamba Allah. Mulanya saya sangat respek pada mereka, tetapi kenyataan selanjutnya mereka adalah musuh dalam selimut yang sangat sangat menyulitkan saya sampai-sampai mencelakakan saya.
Alam jin dan syetan penuh pesona dengan daya pukau yang luar biasa. Tidak heranlah bagi mereka yang telah menyatu dengan alam ini tidak ingin lepas darinya. Ada yang bisa menikmati alam itu seperti menikmati alam lahiriah, merasakan enaknya makan dan minum, pemandangan-pemandangan yang menakjubkan, merasakan sensasi kenikmatan yang dahsyat hubungan dengan lawan jenis sebagai realita sesungguhnya bagi mereka. Malah banyak juga yang bisa menghadirkan/mewujudkan keingingannya dalam alam lahiriah dengan bantuan jin dan syetan tentunya. Tetapi akhir dari perjalanan mereka ini sangat menyedihkan karena mereka jadi tumbal jin, setan dan iblis, jiwa mereka terus mengabdi pada jin, syetan dan iblis sampai akhir zaman.
Tapi alhamdulilah, Allah Taala menolong saya membongkar kebohongan dan penipuan itu, mungkin karena awalnya saya tidak sengaja menjelajah alam jin dan syetan. Saya hanya dihadapkan begitu saja saat mengobati orang sakit yang datang minta tolong pada saya.
Untuk itu saya sarankan, apabila anda ingin memahami secara lebih baik artikel berseri " Menjelajah Alam Jin Dan Syetan " ini, sebaiknya baca dulu semua artikel yang pernah saya post di blog ( Terapi Alif ) ini karena keduanya saling terkait satu sama lain dan saling melengkapi.
Pengalaman pertama.
Pengenalan saya dengan pengobatan ini dimulai secara tidak sengaja setelah saya mulai menempati ruangan kosong dibelakang kantor sebagai tempat tinggal bersama keluarga sewaktu saya bertugas di daerah kelahiran saya sendiri. Bangunan kantor merupakan bangunan tua peninggalan zaman Belanda, konon ruangan yang saya tinggali pernah dipakai oleh tentara Jepang sebagai tempat penahanan sementara dan tempat penyiksaan.
Teman-teman kantor menyampaikan peringatan orang-orang yang pernah tinggal di ruangan itu, beberapa bayi meninggal karena ganguan syetan penghuni ruangan itu. Saya tidak peduli dan dianggap keras kepala, malah saya menjawab dengan kelakar, jin dan syetan takut pada saya.
Kamis sore kami pindah kesitu, saya, isteri dan si kecil bayi perempuan kami yang lucu umur setahun anak pertama. Tepat jam 21.00 tiba-tiba si kecil menangis histeris tanpa sebab. Dia terus menangis tanpa bisa dibujuk dan dihentikan dan berlangsung cukup lama, setengah jam lebih sampai dia kejang-kejang, keluar lendir yang sangat banyak dari hidung dan mulutnya.
Awalnya saya kira masuk angin, tapi digosok pakai minyak kayu putih, masih terus menangis. Baru saya ingat kata-kata teman kantor, membuat saya dan isteri panik dan takut. Bisa-bisa si kecil yang lucu buah hati kami jadi korban syetan penghuni ruangan itu. Saya merasa sungguh menyesal kenapa tidak belajar cara mengusir syetan, mana tetangga jauh-jauh untuk minta tolong, karena begitulah lingkungan perkantoran, saya buta sama sekali tentang pengobatan semacam itu.
Saya semakin panik, akankah anak saya mati konyol di depan mata kepala saya sendiri tanpa saya mampu berbuat apa-apa. Hampir-hampir saya putus asa, rasanya seperti terpuruk, luluh tanpa daya dan merasa sangat bodoh dan dungu.
Tiba-tiba terlintas di pikiran dan hati saya untuk berbuat sesuatu, saya pegang tangan dan kepala si kecil di gendongan ibunya, kemudian dengan menangis dalam hati se dalam-dalamnya dengan perasaan yang tercabik-cabik tak keruan, memohon dengan sangat...sangat....sangat pada Allah agar anak saya ditolong dan mengusir syetan yang mengganggunya. Aneh dan alhamdulilah, sejenak kemudian anak saya terdiam dan langsung tidur.
Belakangan baru sadar bahwa itulah pelajaran pertama dari Allah buat saya, bagaimana cara mengusir syetan dan jin.
Kejadian selanjutnya di tempat yang sama, beberapa siswi SMA yang ikut tinggal bersama kami disitu sakit diganggu syetan dan kena santet. Dengan cara berdo'a seperti semula sambil saya pegang dahinya, yang sakit sembuh seketika.
Tetapi kasus berikutnya tidak segampang itu lagi, puteri kami kembali diganggu.
Sebelum dia jatuh sakit, malamnya saya melihat dalam mimpi anak kami bermain dengan dua anak perempuan sebaya dengannya di loteng ruangan tempat tinggal kami. Begitu saya panggil dia agar datang kepada saya, tiba-tiba seorang perempuan cantik muncul dan mencegahnya, tetapi saya tidak terima, tetap ngotot minta anak saya kembali ke saya. Si perempuan kesal, dijambaknya puteri kami kemudian diangkatnya sampai menggantung hendak dilemparkannya ke bawah lantai ruangan itu. Saya marah besar pada perempuan itu, kemudian saya sambil merentang kedua tangan mengancam hendak menghancurkannya. Mimpinya putus sampai disitu.
(bersambung..)
4iinch dan anasabila memberi reputasi
2
12.2K
89
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107KAnggota
Tampilkan semua post
TS
aChikenSoup
#44
Dari gambaran yang diceritakan teman saya yang melihat, saya menduga-duga, siapa wanita ini.
Saya tanya siapa dia, namanya disebut, saya tidak ingat lagi, yang saya ingat nama panggilan yang sangat terkenal itu, Nyi Roro Kidul. Saya kaget dan penasaran, tidak disangka dan tidak direncanakan kami sampai di tempat yang begitu terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, terutama yang mendiami pulau Jawa.
Saya ditawarkan mau langsung ke singgasana atau mau lihat-lihat istana dulu. Saya bilang lihat-lihat dulu.
Keluar dari ruang aula itu kami diajak ke suatu taman yang isinya tumbuhan laut yang indah-indah terkumpul semua disitu. Tidak habis-habisnya teman saya mengungkapkan kekagumannya.
Habis dari situ kami diajak ke taman yang isinya binatang laut yang indah dan menarik, semua dihimpun disitu. Saya sudah tidak ingat lagi apa komentar teman saya waktu itu.
Setelah itu kami diajak ke taman yang isinya mutiara semuanya. Segala bentuk, ukuran dan warna semua ada disitu dan banyak sekali, masih dalam cangkangnya ( kulitnya ). Teman saya sangat takjub dan ngiler melihat harta kekayaan yang melimpah itu, kemudian bilang pada saya setengah berbisik : : Boleh nggak minta satu biji saja. Saya langsung jawab dengan tegas : Jangan macam-macam . Diapun tidak berani lagi minta macam-macam.
Dari situ kami dibawa ke ruang penjara dan ruang penyiksaan. Teman saya melihat banyak sekali orang yang dipenjara dan disiksa disitu laki-laki dan perempuan. Saya tidak mau banyak tanya, takut salah dan menimbulkan persoalan karena saya belum begitu mengerti seluk-beluk alam jinh dan syetan. Lama setelah itu baru saya tahu, siapa-siapa yang disiksa dan dipenjara disitu.
Kemudian kami diajak ke ruangan yang isinya permata-permata berupa mata manusia, banyak sekali. Setelah itu pindah lagi ke ruangan lain juga berisi permata dari batu-batu yang indah-indah dan mahal dengan macam bentuk dan warna. Teman saya eterus saja takjub dan ngiler, tetapi tidak berani lagi minta.
Selanjutnya kami diajak ke kamar tidur pribadi si Nyai yang sangat indah. Ruang riasnyapun di tunjukkan.
Terakhir kami diajak ke ruang semedi tempat dia bersemedi. Di ruang itu ada semacam kaca cermin, dari situ kita bisa lihat keadaan di segala penjuru, dimanapun tempat itu. Teman saya sempat mencobanya.
Setelah itu kami diaajak ke ruang tempat singgasananya dia. Nyi Roro Kidul mempersilahkan kami duduk di kursi semacam singgasana juga disamping singgasana dia. Letak singgasana itu agak tinggi, tampaknya semua penghuni istana, perempuan semuanya kumpul disitu duduk bersimpuh dihadapan kami.
Diatas meja di depan kami sudah tersedia buah-buahan seperti apel dan anggur, disamping minuman di gelas.
Teman saya tiba-tiba saja mau minum air diatas meja itu karena dia merasa haus luar biasa. Kalau tidak diizinkan rasanya dia akan mati kehausan. Mulanya saya takut juga, takut terjadi apa-apa dengan dia karena saya buta sama sekali tentang tempat itu. Saya kasihan, saya izinkan. Diapun merasa terobati hausnya, kemudian minta makan buah yang diatas meja. Saya bilang padanya, makan saja apel, satu biji saja.
Dia menikmati apel itu, menurut pengakuannya waktu itu lebih enak dari apel biasa yang kita makan.
Saya segan tanya-tanya kenapa kami sampai kesitu, apa artinya semua itu. Belakangan baru saya paham, sakitnya teman saya ada andil yang sangat dominan dari Nyi Roro Kidul yang mendukung dukun-dukun yang saya hajar sebelumnya. Rupanya kunjungan kami kesitu, tanpa kami ketahui sebenarnya untuk melepas penyakit teman saya itu.
Teman itu bisik-bisik pada saya, dia lihat Nyi Roro Kidul seperti jatuh cinta pada saya.
Saya langsung tegaskan pada dia, jangan macam-macam dan jangan bikin persoalan, sangat berbahaya akibatnya.
Saya pamit, kemudian diantar oleh Nyi Roro Kidul ke pintu keluar istana, tetapi bukan pintu tempat kami masuk. Pintu keluar itu langsung menuju permukaan laut dekat pantai. Kamipun pulang, teman saya sembuh sejak saat itu.
Pada kesempatan lain dengan pelihat lainnya, saya sempat diajak di istana dia yang lain, jauh dari situ tersembunyi jauh di dasar samudera yang dalam. Menurut pengakuan Nyi Roro Kidul, istana itu berada di samudera Pasifik.
Istananya tidak besar, tetapi sangat indah. Yang menonjol disitu kamar tidur yang indah dan kolam tempat mandi di tengah taman yang indah. Di kolam ada air mancurnya.
Menurut pengakuan Nyi Roro Kidul waktu itu, dia selalu sendiri datang kesitu kalau ingin menyendiri, tidak ada yang tahu tempat itu dan tidak pernah mengajak siapapun. Hanya kami yang diajak kesitu.
Awalnya tidak pertengkaran antara saya dengan Nyi Roro Kidul hubungan dengan saya baik-baik saja dalam arti tidak ada permusuhan dan ketegangan diantara kami. Rupanya urusan santet-santet menyantet, jimat, susuk dan semacamnya hampir selalu melibatkan dia. Setiap saya mengobati orang sakit, seringkali akhirnya berhadapan dengan dia karena dia kuncinya. Saya minta baik-baik pada dia agar menyingkir dari kasus yang tengah saya tangani, dia mengiyakan dan mau mengalah. Tetapi rupanya dia sering menipu saya, menusuk dari belakang. Katanya sudah melepaskan penyakit yang diderita oleh orang yang saya tolong, tetapi di kesempatan lain dibelakang saya, dia masukkan lagi penyakit itu. Saya marah dibohongi seperti itu, dia juga tidak mau kalah membela kepentingannya sendiri. Akhirnya saya sering bertarung dengan dia, menghajar dia habis-habisan. Kadang-kadang dia menangis minta maaf atau bersujud tetapi lain kali diulangi lagi menusuk dari belakang. Meskipun dia tahu bahwa dia pasti kalah melawan saya, tetapi tetap saja tidak pernah kapok, sama seperti syetan lainnya. Begitulah mereka, jangan gampang percaya.
Saya tanya siapa dia, namanya disebut, saya tidak ingat lagi, yang saya ingat nama panggilan yang sangat terkenal itu, Nyi Roro Kidul. Saya kaget dan penasaran, tidak disangka dan tidak direncanakan kami sampai di tempat yang begitu terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, terutama yang mendiami pulau Jawa.
Saya ditawarkan mau langsung ke singgasana atau mau lihat-lihat istana dulu. Saya bilang lihat-lihat dulu.
Keluar dari ruang aula itu kami diajak ke suatu taman yang isinya tumbuhan laut yang indah-indah terkumpul semua disitu. Tidak habis-habisnya teman saya mengungkapkan kekagumannya.
Habis dari situ kami diajak ke taman yang isinya binatang laut yang indah dan menarik, semua dihimpun disitu. Saya sudah tidak ingat lagi apa komentar teman saya waktu itu.
Setelah itu kami diajak ke taman yang isinya mutiara semuanya. Segala bentuk, ukuran dan warna semua ada disitu dan banyak sekali, masih dalam cangkangnya ( kulitnya ). Teman saya sangat takjub dan ngiler melihat harta kekayaan yang melimpah itu, kemudian bilang pada saya setengah berbisik : : Boleh nggak minta satu biji saja. Saya langsung jawab dengan tegas : Jangan macam-macam . Diapun tidak berani lagi minta macam-macam.
Dari situ kami dibawa ke ruang penjara dan ruang penyiksaan. Teman saya melihat banyak sekali orang yang dipenjara dan disiksa disitu laki-laki dan perempuan. Saya tidak mau banyak tanya, takut salah dan menimbulkan persoalan karena saya belum begitu mengerti seluk-beluk alam jinh dan syetan. Lama setelah itu baru saya tahu, siapa-siapa yang disiksa dan dipenjara disitu.
Kemudian kami diajak ke ruangan yang isinya permata-permata berupa mata manusia, banyak sekali. Setelah itu pindah lagi ke ruangan lain juga berisi permata dari batu-batu yang indah-indah dan mahal dengan macam bentuk dan warna. Teman saya eterus saja takjub dan ngiler, tetapi tidak berani lagi minta.
Selanjutnya kami diajak ke kamar tidur pribadi si Nyai yang sangat indah. Ruang riasnyapun di tunjukkan.
Terakhir kami diajak ke ruang semedi tempat dia bersemedi. Di ruang itu ada semacam kaca cermin, dari situ kita bisa lihat keadaan di segala penjuru, dimanapun tempat itu. Teman saya sempat mencobanya.
Setelah itu kami diaajak ke ruang tempat singgasananya dia. Nyi Roro Kidul mempersilahkan kami duduk di kursi semacam singgasana juga disamping singgasana dia. Letak singgasana itu agak tinggi, tampaknya semua penghuni istana, perempuan semuanya kumpul disitu duduk bersimpuh dihadapan kami.
Diatas meja di depan kami sudah tersedia buah-buahan seperti apel dan anggur, disamping minuman di gelas.
Teman saya tiba-tiba saja mau minum air diatas meja itu karena dia merasa haus luar biasa. Kalau tidak diizinkan rasanya dia akan mati kehausan. Mulanya saya takut juga, takut terjadi apa-apa dengan dia karena saya buta sama sekali tentang tempat itu. Saya kasihan, saya izinkan. Diapun merasa terobati hausnya, kemudian minta makan buah yang diatas meja. Saya bilang padanya, makan saja apel, satu biji saja.
Dia menikmati apel itu, menurut pengakuannya waktu itu lebih enak dari apel biasa yang kita makan.
Saya segan tanya-tanya kenapa kami sampai kesitu, apa artinya semua itu. Belakangan baru saya paham, sakitnya teman saya ada andil yang sangat dominan dari Nyi Roro Kidul yang mendukung dukun-dukun yang saya hajar sebelumnya. Rupanya kunjungan kami kesitu, tanpa kami ketahui sebenarnya untuk melepas penyakit teman saya itu.
Teman itu bisik-bisik pada saya, dia lihat Nyi Roro Kidul seperti jatuh cinta pada saya.
Saya langsung tegaskan pada dia, jangan macam-macam dan jangan bikin persoalan, sangat berbahaya akibatnya.
Saya pamit, kemudian diantar oleh Nyi Roro Kidul ke pintu keluar istana, tetapi bukan pintu tempat kami masuk. Pintu keluar itu langsung menuju permukaan laut dekat pantai. Kamipun pulang, teman saya sembuh sejak saat itu.
Pada kesempatan lain dengan pelihat lainnya, saya sempat diajak di istana dia yang lain, jauh dari situ tersembunyi jauh di dasar samudera yang dalam. Menurut pengakuan Nyi Roro Kidul, istana itu berada di samudera Pasifik.
Istananya tidak besar, tetapi sangat indah. Yang menonjol disitu kamar tidur yang indah dan kolam tempat mandi di tengah taman yang indah. Di kolam ada air mancurnya.
Menurut pengakuan Nyi Roro Kidul waktu itu, dia selalu sendiri datang kesitu kalau ingin menyendiri, tidak ada yang tahu tempat itu dan tidak pernah mengajak siapapun. Hanya kami yang diajak kesitu.
Awalnya tidak pertengkaran antara saya dengan Nyi Roro Kidul hubungan dengan saya baik-baik saja dalam arti tidak ada permusuhan dan ketegangan diantara kami. Rupanya urusan santet-santet menyantet, jimat, susuk dan semacamnya hampir selalu melibatkan dia. Setiap saya mengobati orang sakit, seringkali akhirnya berhadapan dengan dia karena dia kuncinya. Saya minta baik-baik pada dia agar menyingkir dari kasus yang tengah saya tangani, dia mengiyakan dan mau mengalah. Tetapi rupanya dia sering menipu saya, menusuk dari belakang. Katanya sudah melepaskan penyakit yang diderita oleh orang yang saya tolong, tetapi di kesempatan lain dibelakang saya, dia masukkan lagi penyakit itu. Saya marah dibohongi seperti itu, dia juga tidak mau kalah membela kepentingannya sendiri. Akhirnya saya sering bertarung dengan dia, menghajar dia habis-habisan. Kadang-kadang dia menangis minta maaf atau bersujud tetapi lain kali diulangi lagi menusuk dari belakang. Meskipun dia tahu bahwa dia pasti kalah melawan saya, tetapi tetap saja tidak pernah kapok, sama seperti syetan lainnya. Begitulah mereka, jangan gampang percaya.
0
:







