TS
undesco
[Orific] Spark
Cerita kedua yang akan saya selesaikan di SF FS ini. Cerita pertama saya selesaikan ketika ikut permainan yang diselenggarakan oleh otaku_insider. Index cerita pertama bisa dilihat di post ini. Index saya ada di nomor sembilan "undesco x Misaka Mikoto".
Cerita kali ini adalah potongan-potongan cerita dari penumpang kapal SS Spark yang melakukan perjalanan dari planet Gezegen menuju planet Ard yang ditempuh selama lebih dari tiga tahun.
Karena sifatnya yang cenderung "open", kalau ada yang mau,
user lain boleh menambahkan cerita tentang penumpang lain. Satu ato dua post. Semua setting akan jelas dalam empat atau lima LOG
Welp, selamat membaca. Komentar, kritik dan saran.
LOG #0963
Beep... Beep... QxB4
Suara perempuan digital itu mengumumkan langkah yang diambilnya.
Di layar hitam besar yang menyatu dengan dinding terlihat menteri hitam menangkap pion putih di B4. Dalam dua langkah lagi, putih akan kalah.
Eh.. Aku kalah, Ai-chan.
Pemuda yang bermain catur melawan sistem komputer itu menyadari kalau dia tidak bisa menghindari serangan hitam. Posisi kuda dan benteng hitam sudah sempurna untuk mematikan segala gerakan yang bisa dilakukan pemain putih.
Sudah berapa kali? Rasanya aku ga akan bisa menang melawanmu.
Beep... Dengan ini kita sudah bermain sebanyak 69 kali, dan semuanya berakhir dengan kemenangan Ai-chan.
Pemuda itu bangkit dari kursi di depan layar besar itu dan meregangkan tangannya. Di dalam kabin cuma ada dia seorang.
Hnn... Enam puluh sembilan, eh? AI-mu terlalu advanced untuk aku kalahkan. Sudah berapa lama sejak kita berangkat?
Beep... Dua tahun, dua ratus dua puluh satu hari, tiga jam empat puluh menit dalam waktu lokal kapal. Beep... Perhitungan tahun tidak mengenal tahun kabisat dan satu tahun itu sama dengan tiga ratus enam puluh lima hari.
Sistem komputer kapal bernama Ai-chan menjelaskan kepada pemuda itu dengan suara perempuan digital.
Beep... Andy, sesuai jadwal dalam lima menit Andy seharusnya masuk ke dalam chamber Cold Sleep. Andy sudah terbangun selama empat puluh tujuh jam lima puluh lima menit di sesi ini.
Oke, oke..
(Aah... Rasanya dua hari itu tidak cukup panjang.)
Andy berjalan menuju chamber Cold Sleepmiliknya, tempat di mana manusia tidur dengan sangat lelap. Chamber ini berbentuk kapsul seukuran manusia dengan kemiringan 30 derajat dengan lantai.
Psshh... Tutup transparan kapsul itu terbuka perlahan.
Andy masuk dan berbaring di dalam kapsul itu.
Beep... Selamat tidur, Andy. Kita akan bertemu lagi tiga bulan ke depan.
Yo, sampai jumpa, Ai-chan.
Psshh...
Tutup kaca kembali menutup. Dua buah jarum yang terhubung dengan selang bening menancap di lengan Andy, masing-masing di kiri dan kanan. Selang bening menghubungkan lengan Andy dan kontainer di sisi kiri dan kanan kapsul.
Initiating Cold Sleep. Replacing blood from circulatory system with soguk solution.
Darah Andy mengalir keluar melalui selang di lengan kirinya dan dikumpulkan ke dalam kontainer di sisi kapsul.
Hey, Ai-chan. Nama kapal ini apa? Aku lupa.
Selang beberapa detik, cairan kental berwarna bening dengan sedikit warna merah mengalir dari kontainer di sebelah kanan menuju lengan Andy, menggantikan darahnya. Cairan ini berfungsi untuk mendinginkan tubuh, merendahkan metabolisme, detak jantung, dan mekanisme tubuh lainnya. Dengan sistem ini, perjalanan panjang antar sistem tidak memakan banyak umur dari penumpang.
Beep... Kapal ini bernama SS Spark. Selamat tidur Andy.
Andy sudah terlelap ketika Ai-chan menjawab pertanyaannya.
Cerita kali ini adalah potongan-potongan cerita dari penumpang kapal SS Spark yang melakukan perjalanan dari planet Gezegen menuju planet Ard yang ditempuh selama lebih dari tiga tahun.
Quote:
Index
*1: 963
*2: 0003, 0054
*3: 0007
*4: 1123, 1125, 1128
*5: 1140, 1142, 1147, 1151
*6: 0155, 0156
*7: 0377, 0375, 0280, 0376
*8: 0378, 0379, 0382
*9: 1156, 1158%#
10: Admin_room, ####
11: ####, 1161, 0666
12: 0911, ####, 1163
13: 1345, 1346, 1350, 1360, 1365
14: 0999
15: 1243
16: 1367, 1369, ####, 1358, ####
Alt_01: Cam B03, Cam B08
Alt_02: Cam Amphi 03
Alt_03: 1377
*1: 963
*2: 0003, 0054
*3: 0007
*4: 1123, 1125, 1128
*5: 1140, 1142, 1147, 1151
*6: 0155, 0156
*7: 0377, 0375, 0280, 0376
*8: 0378, 0379, 0382
*9: 1156, 1158%#
10: Admin_room, ####
11: ####, 1161, 0666
12: 0911, ####, 1163
13: 1345, 1346, 1350, 1360, 1365
14: 0999
15: 1243
16: 1367, 1369, ####, 1358, ####
Alt_01: Cam B03, Cam B08
Alt_02: Cam Amphi 03
Alt_03: 1377
Spoiler for :
Karena sifatnya yang cenderung "open", kalau ada yang mau,
user lain boleh menambahkan cerita tentang penumpang lain. Satu ato dua post. Semua setting akan jelas dalam empat atau lima LOG
Welp, selamat membaca. Komentar, kritik dan saran.

Spoiler for part 1/not really prolog:
Spoiler for :
Dalam perjalanan luar angkasa yang bisa memakan waktu bertahun-tahun, banyak orang yang menemukan teman baru, sahabat baru, bahkan mungkin pasangan hidup.
LOG #0963
Beep... Beep... QxB4
Suara perempuan digital itu mengumumkan langkah yang diambilnya.
Di layar hitam besar yang menyatu dengan dinding terlihat menteri hitam menangkap pion putih di B4. Dalam dua langkah lagi, putih akan kalah.
Eh.. Aku kalah, Ai-chan.
Pemuda yang bermain catur melawan sistem komputer itu menyadari kalau dia tidak bisa menghindari serangan hitam. Posisi kuda dan benteng hitam sudah sempurna untuk mematikan segala gerakan yang bisa dilakukan pemain putih.
Sudah berapa kali? Rasanya aku ga akan bisa menang melawanmu.
Beep... Dengan ini kita sudah bermain sebanyak 69 kali, dan semuanya berakhir dengan kemenangan Ai-chan.
Pemuda itu bangkit dari kursi di depan layar besar itu dan meregangkan tangannya. Di dalam kabin cuma ada dia seorang.
Hnn... Enam puluh sembilan, eh? AI-mu terlalu advanced untuk aku kalahkan. Sudah berapa lama sejak kita berangkat?
Beep... Dua tahun, dua ratus dua puluh satu hari, tiga jam empat puluh menit dalam waktu lokal kapal. Beep... Perhitungan tahun tidak mengenal tahun kabisat dan satu tahun itu sama dengan tiga ratus enam puluh lima hari.
Sistem komputer kapal bernama Ai-chan menjelaskan kepada pemuda itu dengan suara perempuan digital.
Beep... Andy, sesuai jadwal dalam lima menit Andy seharusnya masuk ke dalam chamber Cold Sleep. Andy sudah terbangun selama empat puluh tujuh jam lima puluh lima menit di sesi ini.
Oke, oke..
(Aah... Rasanya dua hari itu tidak cukup panjang.)
Andy berjalan menuju chamber Cold Sleepmiliknya, tempat di mana manusia tidur dengan sangat lelap. Chamber ini berbentuk kapsul seukuran manusia dengan kemiringan 30 derajat dengan lantai.
Psshh... Tutup transparan kapsul itu terbuka perlahan.
Andy masuk dan berbaring di dalam kapsul itu.
Beep... Selamat tidur, Andy. Kita akan bertemu lagi tiga bulan ke depan.
Yo, sampai jumpa, Ai-chan.
Psshh...
Tutup kaca kembali menutup. Dua buah jarum yang terhubung dengan selang bening menancap di lengan Andy, masing-masing di kiri dan kanan. Selang bening menghubungkan lengan Andy dan kontainer di sisi kiri dan kanan kapsul.
Initiating Cold Sleep. Replacing blood from circulatory system with soguk solution.
Darah Andy mengalir keluar melalui selang di lengan kirinya dan dikumpulkan ke dalam kontainer di sisi kapsul.
Hey, Ai-chan. Nama kapal ini apa? Aku lupa.
Selang beberapa detik, cairan kental berwarna bening dengan sedikit warna merah mengalir dari kontainer di sebelah kanan menuju lengan Andy, menggantikan darahnya. Cairan ini berfungsi untuk mendinginkan tubuh, merendahkan metabolisme, detak jantung, dan mekanisme tubuh lainnya. Dengan sistem ini, perjalanan panjang antar sistem tidak memakan banyak umur dari penumpang.
Beep... Kapal ini bernama SS Spark. Selamat tidur Andy.
Andy sudah terlelap ketika Ai-chan menjawab pertanyaannya.
0
3.2K
Kutip
46
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•356Anggota
Tampilkan semua post
TS
undesco
#17
Spoiler for :
LOG #1156
Pagi, Evani, Andy menghampiri Evani yang sedang duduk di tempat biasa, dekat jendela, sambil menyapanya.
Pagi. Evani melambaikan tangannya dan mengajak Andy untuk duduk, Catur?
Boleh.
Meja tempat mereka berdua duduk berubah menjadi papan catur digital, dan mereka langsung mulai permainan kali ini.
Andy menggeser pionnya maju dua langkah, lalu berkata, Hmm.. Jadi, bagaimana kamu menghabiskan waktumu sebelum ini?
Kamu yakin dengan gerakanmu? Hap! Kuda Evani bergerak ke posisi sempurna, salah satu di antara dua perwira milik Andy akan ditangkap oleh Evani. Sebelumnya, eh? Aku sering bermain dengan si Kembar dan orangtua mereka.
Wajah Andy terlihat kebingungan, karena salah satu perwiranya akan tewas dan dia tidak tahu siapa si kembar itu. Akhirnya dia merelakan kudanya dan menyelamatkan gajah hitamnya. Sebenarnya dia bisa saja menangkap kuda milik Evani, tapi kalau dia melakukan itu jalur menteri milik Evani akan terbuka, jadi lebih baik membiarkan kudanya ditangkap dan membuat posisi kuda Evani menjadi sedikit lemah.
Si Kembar? tanya Andy sambil memiringkan kepalanya.
Kamu tidak tahu si Kembar? Mereka sangat terkenal di kapal ini, loh, Evani berkata dengan nada tidak percaya sambil menggerakkan kudanya.
Aku benar-benar tidak tahu. Sebelum aku bertemu kamu dua hari lalu aku selalu ada di dalam kamar kalau tidak ada apa-apa.
Makan juga?! Kau tidak pernah ke Lobby?
Iya, aku memesan makanan ke kamar.
Hmm.. Si kembar itu anak kembar yang lahir ..dua tahun yang lalu? Mereka lahir di dalam kapal dan sering main-main di Lobby. Rasanya hampir semua orang tahu mereka karena sangat jarang ada anak-anak, apalagi bayi kembar yang lahir di kapal, di sini.
Hee..
Nama mereka Stella dan Astra, Stella perempuan dan Astra laki-laki. Mereka sering ada di Lobby, tapi dua hari ini saya tidak melihat mereka.
Skak! Andy berkata sambil memosisikan gajahnya.
Evani menghalangi jalur serangan Andy dengan kuda miliknya, Ah, kalau mereka ke sini, kamu akan saya kenalkan dengan mereka. Saya termasuk teman baik orangtuanya.
Anak kembar yang lahir di kapal, ya... Tapi bukannya lebih baik perjalanan ditunda sampai mereka cukup besar? Dibanding melakukan persalinan di kapal?
Itu kalau ibunya hamil di luar kapal, Evani menjawab ringan.
Andy memiringkan kepalanya, berpikir sejenak, lalu berkata, ...Maksudmu, ibunya hamil di dalam kapal?! dengan nada tidak percaya.
Yup.. Haha, menterimu tidak bisa kabur lagi!
P-pasangan gila.
Sebenarnya suaminya yang sedikit gila, Evani menutup dahinya dengan telapak tangan kanannya. Kamu akan tahu kalau mereka datang, akan saya perkenalkan dengan mereka.
Should I really? Suaminya gila begitu. Andy memutarkan jarinya di samping kepalanya.
Yah, tidak gila begitu juga. Lebih ke ...tidak tahu malu?
Evani melihat posisi bidak-bidaknya, lalu berseru, Eh, menteri tadi jebakan?!
Hah! Kamu baru sadar? Andy tertawa kecil.
Menteri yang seolah bebas untuk ditangkap, sebenarnya merupakan skema Andy untuk balik menyerang, sekarang perwira-perwira milik Andy sudah berada di posisi yang strategis dan siap mengakhiri permainan.
Skakmat!
Gyaah! teriak Evani sambil mengacak rambutnya. Kenapa saya bisa terjebak oleh jebakan seperti itu?!
Rematch! Rematch!Yang tadi no count, tuntut Evani.
Kamu tidak mau mengakui kalau kamu kalah? Andy menggoda Evani dengan sedikit tertawa.
Hmph! Pokoknya rematch! Evani berkata sambil menggelembungkan pipinya.
Kamu tahu permainan lain? Risk atau board game lain?
Aku ta
Jawaban Evani terputus ketika mendengar dua suara anak kecil yang berkata Nee-chan, nee-chan!
Di sampingnya sudah ada dua orang bayi yang memeluk kakinya. Keduanya mempunyai potongan rambut dan baju, kalau kain yang dipotong sehingga mirip jubah bisa disebut baju, yang sama. Yang membedakan mereka hanyalah sebuah gambar bunga berwarna pink di dada bayi perempuan.
Stella! Astra! Apa kabar? tanya Evani dengan suara cerah.
Nee-chan! Nee-chan! keduanya mengulangi kalimat itu dan mengangkat kedua tangan mereka.
Mau duduk? Ayo sini.. Hup. Evani mengangkat keduanya dan memangku mereka.
Apa kabar, Evani? tanya Irene.
Pacarmu Evani? tanya Polat.
Hai Irene, Polat. Dan dia bukan pacar saya, Evani menyapa keduanya.
(Kenapa begitu cepat kamu menyanggahnya, Evani?! Tidak blushing sedikitpun juga!)
Perkenalkan, dia Andy.. Eh, kenapa kamu kelihatan kecewa begitu?
Ah, tidak ada apa-apa, ujar Andy sambil menggelengkan kepalanya lemah. Saya Andy.
Ini Irene, dan suaminya, Polat.
Senang berkenalan dengan kalian.
Ketiganya berjabat tangan.
Dan anak mereka, namanya siapa? Evani bertanya pada Stella dan Astra sambil mengusap kepala keduanya.
Stella! Astla! Keduanya menjawab serentak sambil mengangkat tangan mereka.
Anak pintar! Evani memuji keduanya dan mengusap, sedikit mengacak, rambut mereka.
Keduanya sangat mirip, rambut hitam belah samping yang sedikit menutupi dahi. Wajah mereka, dengan pipi yang gembung menggemaskan, persis ayah mereka, Polat. Pakaian mereka sedikit berbeda dengan pakaian bayi pada umumnya. Lebih dekat ke jubah, karena hanya terbuat dari kain yang dipotong dan disambung dengan benang dengan peralatan yang digunakan oleh dokter untuk menjahit luka. Sepatu mereka juga hanya terbuat dari kain yang dililit di telapak kaki.
Semua ini karena kehamilan Irene yang terjadi di kapal. Kalau kehamilannya dilaporkan ke pihak kapal sebelum perjalanan, mereka pasti menyiapkan kelengkapan bayi untuk Irene dan Polat.
Aku mendengar ini dari Evani, tapi benarkah kehamilannya di perjalanan? tanya Andy memastikan.
Evani! Kenapa kamu memberitahunya? Irene bertanya dengan suara yang agak tinggi, mukanya memerah malu.
Kalau tidak kuberitahu pun pasti Polat akan tetap menceritakannya kan? Evani menjawab ringan sambil menggelitik Astra dan Stella yang duduk di pangkuannya.
Yah, kamu benar juga.. ujar Irene sambil menghela napas.
Toh, tidak ada yang melihat kalau di dalam kabin kan?
Pagi, Evani, Andy menghampiri Evani yang sedang duduk di tempat biasa, dekat jendela, sambil menyapanya.
Pagi. Evani melambaikan tangannya dan mengajak Andy untuk duduk, Catur?
Boleh.
Meja tempat mereka berdua duduk berubah menjadi papan catur digital, dan mereka langsung mulai permainan kali ini.
Andy menggeser pionnya maju dua langkah, lalu berkata, Hmm.. Jadi, bagaimana kamu menghabiskan waktumu sebelum ini?
Kamu yakin dengan gerakanmu? Hap! Kuda Evani bergerak ke posisi sempurna, salah satu di antara dua perwira milik Andy akan ditangkap oleh Evani. Sebelumnya, eh? Aku sering bermain dengan si Kembar dan orangtua mereka.
Wajah Andy terlihat kebingungan, karena salah satu perwiranya akan tewas dan dia tidak tahu siapa si kembar itu. Akhirnya dia merelakan kudanya dan menyelamatkan gajah hitamnya. Sebenarnya dia bisa saja menangkap kuda milik Evani, tapi kalau dia melakukan itu jalur menteri milik Evani akan terbuka, jadi lebih baik membiarkan kudanya ditangkap dan membuat posisi kuda Evani menjadi sedikit lemah.
Si Kembar? tanya Andy sambil memiringkan kepalanya.
Kamu tidak tahu si Kembar? Mereka sangat terkenal di kapal ini, loh, Evani berkata dengan nada tidak percaya sambil menggerakkan kudanya.
Aku benar-benar tidak tahu. Sebelum aku bertemu kamu dua hari lalu aku selalu ada di dalam kamar kalau tidak ada apa-apa.
Makan juga?! Kau tidak pernah ke Lobby?
Iya, aku memesan makanan ke kamar.
Hmm.. Si kembar itu anak kembar yang lahir ..dua tahun yang lalu? Mereka lahir di dalam kapal dan sering main-main di Lobby. Rasanya hampir semua orang tahu mereka karena sangat jarang ada anak-anak, apalagi bayi kembar yang lahir di kapal, di sini.
Hee..
Nama mereka Stella dan Astra, Stella perempuan dan Astra laki-laki. Mereka sering ada di Lobby, tapi dua hari ini saya tidak melihat mereka.
Skak! Andy berkata sambil memosisikan gajahnya.
Evani menghalangi jalur serangan Andy dengan kuda miliknya, Ah, kalau mereka ke sini, kamu akan saya kenalkan dengan mereka. Saya termasuk teman baik orangtuanya.
Anak kembar yang lahir di kapal, ya... Tapi bukannya lebih baik perjalanan ditunda sampai mereka cukup besar? Dibanding melakukan persalinan di kapal?
Itu kalau ibunya hamil di luar kapal, Evani menjawab ringan.
Andy memiringkan kepalanya, berpikir sejenak, lalu berkata, ...Maksudmu, ibunya hamil di dalam kapal?! dengan nada tidak percaya.
Yup.. Haha, menterimu tidak bisa kabur lagi!
P-pasangan gila.
Sebenarnya suaminya yang sedikit gila, Evani menutup dahinya dengan telapak tangan kanannya. Kamu akan tahu kalau mereka datang, akan saya perkenalkan dengan mereka.
Should I really? Suaminya gila begitu. Andy memutarkan jarinya di samping kepalanya.
Yah, tidak gila begitu juga. Lebih ke ...tidak tahu malu?
Evani melihat posisi bidak-bidaknya, lalu berseru, Eh, menteri tadi jebakan?!
Hah! Kamu baru sadar? Andy tertawa kecil.
Menteri yang seolah bebas untuk ditangkap, sebenarnya merupakan skema Andy untuk balik menyerang, sekarang perwira-perwira milik Andy sudah berada di posisi yang strategis dan siap mengakhiri permainan.
Skakmat!
Gyaah! teriak Evani sambil mengacak rambutnya. Kenapa saya bisa terjebak oleh jebakan seperti itu?!
Rematch! Rematch!Yang tadi no count, tuntut Evani.
Kamu tidak mau mengakui kalau kamu kalah? Andy menggoda Evani dengan sedikit tertawa.
Hmph! Pokoknya rematch! Evani berkata sambil menggelembungkan pipinya.
Kamu tahu permainan lain? Risk atau board game lain?
Aku ta
Jawaban Evani terputus ketika mendengar dua suara anak kecil yang berkata Nee-chan, nee-chan!
Di sampingnya sudah ada dua orang bayi yang memeluk kakinya. Keduanya mempunyai potongan rambut dan baju, kalau kain yang dipotong sehingga mirip jubah bisa disebut baju, yang sama. Yang membedakan mereka hanyalah sebuah gambar bunga berwarna pink di dada bayi perempuan.
Stella! Astra! Apa kabar? tanya Evani dengan suara cerah.
Nee-chan! Nee-chan! keduanya mengulangi kalimat itu dan mengangkat kedua tangan mereka.
Mau duduk? Ayo sini.. Hup. Evani mengangkat keduanya dan memangku mereka.
Apa kabar, Evani? tanya Irene.
Pacarmu Evani? tanya Polat.
Hai Irene, Polat. Dan dia bukan pacar saya, Evani menyapa keduanya.
(Kenapa begitu cepat kamu menyanggahnya, Evani?! Tidak blushing sedikitpun juga!)
Perkenalkan, dia Andy.. Eh, kenapa kamu kelihatan kecewa begitu?
Ah, tidak ada apa-apa, ujar Andy sambil menggelengkan kepalanya lemah. Saya Andy.
Ini Irene, dan suaminya, Polat.
Senang berkenalan dengan kalian.
Ketiganya berjabat tangan.
Dan anak mereka, namanya siapa? Evani bertanya pada Stella dan Astra sambil mengusap kepala keduanya.
Stella! Astla! Keduanya menjawab serentak sambil mengangkat tangan mereka.
Anak pintar! Evani memuji keduanya dan mengusap, sedikit mengacak, rambut mereka.
Keduanya sangat mirip, rambut hitam belah samping yang sedikit menutupi dahi. Wajah mereka, dengan pipi yang gembung menggemaskan, persis ayah mereka, Polat. Pakaian mereka sedikit berbeda dengan pakaian bayi pada umumnya. Lebih dekat ke jubah, karena hanya terbuat dari kain yang dipotong dan disambung dengan benang dengan peralatan yang digunakan oleh dokter untuk menjahit luka. Sepatu mereka juga hanya terbuat dari kain yang dililit di telapak kaki.
Semua ini karena kehamilan Irene yang terjadi di kapal. Kalau kehamilannya dilaporkan ke pihak kapal sebelum perjalanan, mereka pasti menyiapkan kelengkapan bayi untuk Irene dan Polat.
Aku mendengar ini dari Evani, tapi benarkah kehamilannya di perjalanan? tanya Andy memastikan.
Evani! Kenapa kamu memberitahunya? Irene bertanya dengan suara yang agak tinggi, mukanya memerah malu.
Kalau tidak kuberitahu pun pasti Polat akan tetap menceritakannya kan? Evani menjawab ringan sambil menggelitik Astra dan Stella yang duduk di pangkuannya.
Yah, kamu benar juga.. ujar Irene sambil menghela napas.
Toh, tidak ada yang melihat kalau di dalam kabin kan?
Spoiler for :
LOG #1158%#
Mikail sedang melihat-lihat isi tablet computernya di layar proyeksi meja. Dia membuka salah satu file yang berjudul LOG #0374-#0376, #0378-#380.
Layar proyeksi kini terisi oleh rekaman persalinan Irene yang dibantu oleh Mikail. Mikail diberi kopi rekaman ini oleh Polat yang meminta rekamannya pada Dokter Boyk.
Biasanya tidak ada kejadian yang direkam di kapal, karena pihak pemerintahan planet Gezegen sangat menghormati privasi milik penumpangnya. Hanya ada beberapa bagian kapal yang direkam dan disimpan, di antaranya kokpit kapal dan ruang medis.
Mikail menghela napas. Video ini mungkin mengingatkannya pada istri dan anaknya di Su, karena setelah melihatnya, dia mengelus proyeksi foto keluarganya.
Dia melihat ke kalender yang ada di sudut layar, sudah saatnya dia melakukan tugasnya.
Deep love, yandere kanojo.
Beep... Modifying LOG #1158, Ai-chan mengumumkan. Suaranya lebih dalam daripada suara sedikit manja yang biasa digunakannya.
Layar hitam yang ada di dinding menyala. Insignia Su Empire, sebuat tetesan air berwarna emas, berputar-putar selama beberapa detik, sebelum menghilang dan digantikan oleh tulisan Project Spark berwarna emas. Tulisan ini pun mengecil dan bergerak menuju ujung kiri atas layar dan tulisan-tulisan berwarna putih bermunculan memenuhi layar.
Di bagian kanan atas, sebuah diagram kapal SS Spark, lengkap dengan berbagai spesifikasinya. Di sisi kiri, tepat di bawah tulisan Project Spark, ratusan nama orang terdaftar. Di tengah-tengah, sebuah peta dengan rute perjalanan SS Spark dan beberapa kapal lain yang menuju Planet Ard. Di sudut kanan bawah, sebuah kotak berisi berbaris-baris tulisan LOG yang diikuti urutan nomor.
Beep.. Mengaktifkan tahap terakhir Project Spark.
Suara Ai-chan yang dalam dan tenang memenuhi kabin.
(A-a-apa-apaan ini)
Ai-chan?
Ada apa, Mikail?
Kau ini Ai-chan, bukan? Ketidakpercayaan jelas meresap dalam suara Mikail
Benar sekali.
S-suaramu sedikit menyeramkan.
Seram? Ini adalah Ai-chan yang sebenarnya.
H-haa?
Perlu berapa kali Ai-chan ulang? Ini adalah Ai-chan yang sebenarnya.
Haa.. Mikail menghela napas, dia kelihatan masih tidak percaya, tapi untuk saat ini memilih untuk ikut arus saja. Jadi, apa Project Spark ini?
Beep... Classified Information.
... Mikail menggaruk sisi kepalanya
Walaupun yang mengaktifkan tahap terakhir adalah Mikail, Mikail tidak diperkenankan untuk mengetahui isinya. Akses yang bisa Ai-chan berikan hanyalah list nama, diagram kapal, diagram perjalanan dan akses ke LOG kapal.
Bersamaan dengan perkataan Ai-chan, list nama, diagram kapal, perjalanan dan diakhiri dengan kotak yang berisi LOG kapal berganti-gantian membesar di tengah layar, memudahkan Mikail untuk membacanya.
(LOG? Bukankah rekaman kelahiran Stella dan Astra itu judulnya LOG dengan format pagar dan angka yang sama?)
Jadi saya bisa membuka file-file dengan judul LOG ini? Mikail mengangkat sebelah alisnya.
Benar sekali.
Hmm... Coba buka LOG nomor 0060
Mikail sedang melihat-lihat isi tablet computernya di layar proyeksi meja. Dia membuka salah satu file yang berjudul LOG #0374-#0376, #0378-#380.
Layar proyeksi kini terisi oleh rekaman persalinan Irene yang dibantu oleh Mikail. Mikail diberi kopi rekaman ini oleh Polat yang meminta rekamannya pada Dokter Boyk.
Biasanya tidak ada kejadian yang direkam di kapal, karena pihak pemerintahan planet Gezegen sangat menghormati privasi milik penumpangnya. Hanya ada beberapa bagian kapal yang direkam dan disimpan, di antaranya kokpit kapal dan ruang medis.
Mikail menghela napas. Video ini mungkin mengingatkannya pada istri dan anaknya di Su, karena setelah melihatnya, dia mengelus proyeksi foto keluarganya.
Dia melihat ke kalender yang ada di sudut layar, sudah saatnya dia melakukan tugasnya.
Deep love, yandere kanojo.
Beep... Modifying LOG #1158, Ai-chan mengumumkan. Suaranya lebih dalam daripada suara sedikit manja yang biasa digunakannya.
Layar hitam yang ada di dinding menyala. Insignia Su Empire, sebuat tetesan air berwarna emas, berputar-putar selama beberapa detik, sebelum menghilang dan digantikan oleh tulisan Project Spark berwarna emas. Tulisan ini pun mengecil dan bergerak menuju ujung kiri atas layar dan tulisan-tulisan berwarna putih bermunculan memenuhi layar.
Di bagian kanan atas, sebuah diagram kapal SS Spark, lengkap dengan berbagai spesifikasinya. Di sisi kiri, tepat di bawah tulisan Project Spark, ratusan nama orang terdaftar. Di tengah-tengah, sebuah peta dengan rute perjalanan SS Spark dan beberapa kapal lain yang menuju Planet Ard. Di sudut kanan bawah, sebuah kotak berisi berbaris-baris tulisan LOG yang diikuti urutan nomor.
Beep.. Mengaktifkan tahap terakhir Project Spark.
Suara Ai-chan yang dalam dan tenang memenuhi kabin.
(A-a-apa-apaan ini)
Ai-chan?
Ada apa, Mikail?
Kau ini Ai-chan, bukan? Ketidakpercayaan jelas meresap dalam suara Mikail
Benar sekali.
S-suaramu sedikit menyeramkan.
Seram? Ini adalah Ai-chan yang sebenarnya.
H-haa?
Perlu berapa kali Ai-chan ulang? Ini adalah Ai-chan yang sebenarnya.
Haa.. Mikail menghela napas, dia kelihatan masih tidak percaya, tapi untuk saat ini memilih untuk ikut arus saja. Jadi, apa Project Spark ini?
Beep... Classified Information.
... Mikail menggaruk sisi kepalanya
Walaupun yang mengaktifkan tahap terakhir adalah Mikail, Mikail tidak diperkenankan untuk mengetahui isinya. Akses yang bisa Ai-chan berikan hanyalah list nama, diagram kapal, diagram perjalanan dan akses ke LOG kapal.
Bersamaan dengan perkataan Ai-chan, list nama, diagram kapal, perjalanan dan diakhiri dengan kotak yang berisi LOG kapal berganti-gantian membesar di tengah layar, memudahkan Mikail untuk membacanya.
(LOG? Bukankah rekaman kelahiran Stella dan Astra itu judulnya LOG dengan format pagar dan angka yang sama?)
Jadi saya bisa membuka file-file dengan judul LOG ini? Mikail mengangkat sebelah alisnya.
Benar sekali.
Hmm... Coba buka LOG nomor 0060
0
Kutip
Balas