- Beranda
- Stories from the Heart
Kuharap Kau Selalu Ada Disini
...
TS
ghighe
Kuharap Kau Selalu Ada Disini
permisi para sesepuh dan para penghuni SFTH maupun yang baca kisah ini...
gw mau berbagi cerita. Sebelumnya maaf ya kalo tulisannya acak-acakan. jujur gw emang nggak begitu pinter buat nulis sebuah cerita
"lagu ini lagi...ffuuhhtt"keluh gw sambil menghembuskan asap rokok ini
kenapa setiap gw denger lagu ini selalu teringat ketika gw bersama dia. itu semuakan udah berlalu.
"masa lalu kan nggak akan merubah masa sekarang maupun masa depan. kecuali kalau kita belajar dari masa lalu, baru bisa merubah masa depan maupun sekarang." kata gw dalem hati
oh ya nama gw sonny. kisah ini berawal pas gw masuk salah satu SMA Negeri di Kota TANG***NG tahun ajaran baru 2006. sekolah gw ngadain MOS buat anak-anak baru 3 hari.
To be Continued
terima kasih ya sudah mau mampir ke kisah ini.
kalau nggak keberatan sih di comment or
ataupun
, itu yang bikin gw jadi lebih semangat buat ngelanjutin kisah ini 
sekali lagi terima kasih sudah menyempatkan waktunya buat membaca kisah ini
enjoy with my story

SEKIAN&TERIMAKASIH;
gw mau berbagi cerita. Sebelumnya maaf ya kalo tulisannya acak-acakan. jujur gw emang nggak begitu pinter buat nulis sebuah cerita
Spoiler for :
"lagu ini lagi...ffuuhhtt"keluh gw sambil menghembuskan asap rokok ini
kenapa setiap gw denger lagu ini selalu teringat ketika gw bersama dia. itu semuakan udah berlalu.
"masa lalu kan nggak akan merubah masa sekarang maupun masa depan. kecuali kalau kita belajar dari masa lalu, baru bisa merubah masa depan maupun sekarang." kata gw dalem hati
oh ya nama gw sonny. kisah ini berawal pas gw masuk salah satu SMA Negeri di Kota TANG***NG tahun ajaran baru 2006. sekolah gw ngadain MOS buat anak-anak baru 3 hari.
Quote:
To be Continued
terima kasih ya sudah mau mampir ke kisah ini.
kalau nggak keberatan sih di comment or
ataupun
, itu yang bikin gw jadi lebih semangat buat ngelanjutin kisah ini 
sekali lagi terima kasih sudah menyempatkan waktunya buat membaca kisah ini

enjoy with my story


SEKIAN&TERIMAKASIH;
Diubah oleh ghighe 13-12-2012 19:30
anasabila memberi reputasi
1
27.2K
270
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ghighe
#258
Part 58
Waiting for your call, I'm sick, call I'm angry
call I'm desperate for your voice
Listening to the song we used to sing
In the car, do you remember
Butterfly, Early Summer
It's playing on repeat, Just like when we would meet
Like when we would meet
Cause I was born ......
hhuufftt... ambil nafas sebentar. belum sempat gw membuka mulut gw,ada suara yang meneruskan lagu terebut
to tell you I love you
Sekejap saja nyanyian gw yang sumbang dan gitar yang gw mainkan berhenti begitu mendengar ada suara yang menimpali gw saat bernyanyi sendirian di depan kamar tempat menginap gw.
"siapa ya tadi yang nerusin??jangan-jangan hotel ini ada " ujar gw dalam hati yang mulai berfikiran yang aneh-aneh
"siapa tuh??" panggil gw terhadap suara tersebut
Namun hanya kesunyian tengah malam yang ada, tidak ada suara dari makhluk hidup apapun. Belom sempat gw berfikir lagi, tiba-tiba seperti ada tangan yang menepuk pundak gw.
"huanjrit siapa ini??mana dingin banget lagi tangannya..kabur ahk, 1..2 " kata gw lagi didalam hati
Belum sampai pada hitungan 3 didalam pikiran gw, disebelah kiri gw seperti ada yang duduk di bangku yang sama yang gw duduki juga.
"kenapa berhenti??" tanyanya
"lho?? Koq setannya malah ketagihan nyanyi??" tanya gw kepada diri gw sendiri didalam hati
Seketika saja gw tolehkan muka gw kearah sumber suara tersebut. Terlihat sesosok perempuan duduk dengan rambutnya yang cukup panjang terurai.
"gggrrrraaaa ." Suara perempuan tersebut mendekatkan kepalanya ke gw
jjdddduuukkk .
"aduuh..aduuuhh..aduuuhhh sakit dodol kepala gw, lu kira ini apaan maen digetok aja pake gitar." Kata perempuan tersebut tersungkur yang tidak lain adalah rina sambil memegangi kepalanya
"yaahhh... Maaf rin, reflek. Lagi juga siapa yang ngegetok lu, orang Cuma gw ngangkat gitar doang buat ngelindungin diri. tahu sendiri ini hotel kelihatannya angker" Kata gw sambil membangunkan rina yang jatuh gara-gara kepentok gitar
"ya tetep aja sakit tahu.. liat nih, benjol." Ujar rina kesal
"ya abisnya lu ngapain lagi pake acara jadi hantu-hantuan begitu??" tanya gw
"ya . Iseng aja..hehehe." jawab rina sambil meringis memegangi kepalanya
"ya udah. Mana yang kena tadi?? Masih sakit ga??" tanya gw lagi ke rina
"ya masihlah.. nih yang ini, coba gimana disembuhin dah nih." Jawab rina sambil menuntun tangan gw ke kepalanya yang ada benjolannya
"lu merem dulu tapinya..." balas gw
"lha??koq pake merem. Buat apaan tuh??" tanya rina bingung
"udah ikutin aja dah. Mau sembuhkan" Jawab gw singkat
Rina langsung mengikuti permintaan gw tapi gw bingung harus gimana. Jadilah .Mmuuaacchh......Gw kecup keningnya rina
"ihk apaan sih lu son..malukan kalo ada yang lihat" kata rina pelan
"tapi sembuhkan??" tanya gw balik
"hah??sembuh dari mana?? Yang sakitkan disini,kenapa lu malah ngobatin yang ini." Kata rina masih pelan
"abisnya rambut lu bau sih." jawab gw ngasal sambil ketawa
"hah?? Yang bener lu??padahal tadi sore keramas lho." Balas rina sambil mencium-cium rambutnya
"hahahha.. nggak dink, becanda koq." kata gw sambil tertawa kecil
"ahk rese lu mah ." Balas rina sambil memukul-mukul gw pelan
Beberapa detik kemudian rina menghentikan pukulan-pukulannya kearah gw. jadilah untuk beberapa saat terjadi keheningan malam yang tadi terasa lagi. Entah yang dipikirkan rina apa, tapi yang dipikar gw itu malu gara-gara mengingat hal tadi.
"ehk, tadi koq berhenti nyanyinya??" tanya rina memecah keheningan
"ehk..eeemmm.. nggak koq, nggak kenapa-napa." Jawab gw bohong biar nggak ketahuan takut
"nyanyiin lagi donk" pinta rina
"nyanyi apaan??balonku ada lima, apa burung kakakkutua." balas gw
"ihk, apaan sih.. yang tadi itu lho, lagunya secondhand serenade kan." Kata rina
"ahk nggak ahk..suara gw fals luar biasa." kata gw mengelak
"yaahh..ahk nyanyiin lagi nggak. Gw timpuk pake sendal nih..." Pinta rina yang kali ini langsung mengambil sendal dari kakinya
"iya ya tapi barengan ya nyanyinya biar afdhol." Kata gw lagi
Gw dan rina akhirnya membuat malam hari kali ini jadi lebih berisik. Ternyata rina saat bernyanyi sangat bagus(menurut gw sih
). Bahkan gw malah ga berani ikutan, soalnya suara gwkan fals gedumbrang
.
"ehk son, lagu yang lain dong." Pinta rina dikala lagu tadi selesai
"hah??lagu lain??yang tadi aja beloman disawer udah minta lagu lain." Jawab gw
"yaelah lu, sekali aja deh. Biar tidurnya nyenyak nanti." Kata rina
"ya udah lagu apaan mangnya?? Yang gw tahu aja ya lagunya." Ujar gw sambil sambil menatap rina
"tahu lagunya saosin yang youre not alone kan??" tanya rina
"tahu, tapi gw ga tahu kuncinya. Coba coba dulu ya." Jawab gw sambil mencoba-coba untuk kunci gitarnya yang pas
Jreeng jrreengg jrrreenngg (anggap ajalah begitu bunyinya) .
Setelah berusaha sampai gw pusing ternyata hanya bagian intronya saja yang ngepas.
"udahlah gw nyerah rin." Kata gw mulai putus asa
"ahk payah lu mah son. Udah sini sini coba." Balas rina sambil merampas gitar yang yang gw lagi pegang
Jrreeengg jrreenngg jjrreenngg jjrreeenngg
Rinapun langsung memetik senar gitar secara perlahan. Ternyata rina selain dia bagus suaranya ternyata jago juga maen gitarnya. Baru sekali megang udah nemu kunci yang pas buat lagu tersebut. Akhirnya gw hanya ikutan nyanyi walaupun nggak hafal semua liriknya di aluni oleh petikan gitar yang dimainkan rina yang hafal poll lagu itu.
"lha?? Itu lu bisa." Kata gw yang terheran-heran
"hehehehehe ." Balas dia tertawa kecil dengan senyum khasnya
"gw baru tahu rin lu bisa maen gitar. Jago lagi." balas gw heran
"hehehe nggak ahk gw mah itu paling Cuma kebetulan aja."
"beneran rin, gw malahan baru kali ini ngelihat lu maen gitar. Emang lu bisa gitar dari kapan rin??" tanya gw
"kapan ya??belajarnya sih dari smp tapi itu juga baru asal genjarng-genjreng aja. bokap gw yang ngajarin dulu, dia juga bisa lho maen gitar."
"ya udah. Mendingan sono tidur dah. Besok kesiangan aja pasti gw yang disalahin ntar."
"hehehehe....oke siap boss.." balas rina yang langsung lari menuju kamarnya
Waiting for your call, I'm sick, call I'm angry
call I'm desperate for your voice
Listening to the song we used to sing
In the car, do you remember
Butterfly, Early Summer
It's playing on repeat, Just like when we would meet
Like when we would meet
Cause I was born ......
hhuufftt... ambil nafas sebentar. belum sempat gw membuka mulut gw,ada suara yang meneruskan lagu terebut
to tell you I love you
Sekejap saja nyanyian gw yang sumbang dan gitar yang gw mainkan berhenti begitu mendengar ada suara yang menimpali gw saat bernyanyi sendirian di depan kamar tempat menginap gw.

"siapa ya tadi yang nerusin??jangan-jangan hotel ini ada " ujar gw dalam hati yang mulai berfikiran yang aneh-aneh
"siapa tuh??" panggil gw terhadap suara tersebut
Namun hanya kesunyian tengah malam yang ada, tidak ada suara dari makhluk hidup apapun. Belom sempat gw berfikir lagi, tiba-tiba seperti ada tangan yang menepuk pundak gw.
"huanjrit siapa ini??mana dingin banget lagi tangannya..kabur ahk, 1..2 " kata gw lagi didalam hati
Belum sampai pada hitungan 3 didalam pikiran gw, disebelah kiri gw seperti ada yang duduk di bangku yang sama yang gw duduki juga.
"kenapa berhenti??" tanyanya
"lho?? Koq setannya malah ketagihan nyanyi??" tanya gw kepada diri gw sendiri didalam hati
Seketika saja gw tolehkan muka gw kearah sumber suara tersebut. Terlihat sesosok perempuan duduk dengan rambutnya yang cukup panjang terurai.
"gggrrrraaaa ." Suara perempuan tersebut mendekatkan kepalanya ke gw
jjdddduuukkk .
"aduuh..aduuuhh..aduuuhhh sakit dodol kepala gw, lu kira ini apaan maen digetok aja pake gitar." Kata perempuan tersebut tersungkur yang tidak lain adalah rina sambil memegangi kepalanya
"yaahhh... Maaf rin, reflek. Lagi juga siapa yang ngegetok lu, orang Cuma gw ngangkat gitar doang buat ngelindungin diri. tahu sendiri ini hotel kelihatannya angker" Kata gw sambil membangunkan rina yang jatuh gara-gara kepentok gitar

"ya tetep aja sakit tahu.. liat nih, benjol." Ujar rina kesal
"ya abisnya lu ngapain lagi pake acara jadi hantu-hantuan begitu??" tanya gw

"ya . Iseng aja..hehehe." jawab rina sambil meringis memegangi kepalanya
"ya udah. Mana yang kena tadi?? Masih sakit ga??" tanya gw lagi ke rina
"ya masihlah.. nih yang ini, coba gimana disembuhin dah nih." Jawab rina sambil menuntun tangan gw ke kepalanya yang ada benjolannya
"lu merem dulu tapinya..." balas gw
"lha??koq pake merem. Buat apaan tuh??" tanya rina bingung
"udah ikutin aja dah. Mau sembuhkan" Jawab gw singkat
Rina langsung mengikuti permintaan gw tapi gw bingung harus gimana. Jadilah .Mmuuaacchh......Gw kecup keningnya rina

"ihk apaan sih lu son..malukan kalo ada yang lihat" kata rina pelan
"tapi sembuhkan??" tanya gw balik

"hah??sembuh dari mana?? Yang sakitkan disini,kenapa lu malah ngobatin yang ini." Kata rina masih pelan
"abisnya rambut lu bau sih." jawab gw ngasal sambil ketawa

"hah?? Yang bener lu??padahal tadi sore keramas lho." Balas rina sambil mencium-cium rambutnya
"hahahha.. nggak dink, becanda koq." kata gw sambil tertawa kecil
"ahk rese lu mah ." Balas rina sambil memukul-mukul gw pelan
Beberapa detik kemudian rina menghentikan pukulan-pukulannya kearah gw. jadilah untuk beberapa saat terjadi keheningan malam yang tadi terasa lagi. Entah yang dipikirkan rina apa, tapi yang dipikar gw itu malu gara-gara mengingat hal tadi.
"ehk, tadi koq berhenti nyanyinya??" tanya rina memecah keheningan
"ehk..eeemmm.. nggak koq, nggak kenapa-napa." Jawab gw bohong biar nggak ketahuan takut

"nyanyiin lagi donk" pinta rina
"nyanyi apaan??balonku ada lima, apa burung kakakkutua." balas gw

"ihk, apaan sih.. yang tadi itu lho, lagunya secondhand serenade kan." Kata rina
"ahk nggak ahk..suara gw fals luar biasa." kata gw mengelak

"yaahh..ahk nyanyiin lagi nggak. Gw timpuk pake sendal nih..." Pinta rina yang kali ini langsung mengambil sendal dari kakinya
"iya ya tapi barengan ya nyanyinya biar afdhol." Kata gw lagi
Gw dan rina akhirnya membuat malam hari kali ini jadi lebih berisik. Ternyata rina saat bernyanyi sangat bagus(menurut gw sih
). Bahkan gw malah ga berani ikutan, soalnya suara gwkan fals gedumbrang
."ehk son, lagu yang lain dong." Pinta rina dikala lagu tadi selesai
"hah??lagu lain??yang tadi aja beloman disawer udah minta lagu lain." Jawab gw
"yaelah lu, sekali aja deh. Biar tidurnya nyenyak nanti." Kata rina
"ya udah lagu apaan mangnya?? Yang gw tahu aja ya lagunya." Ujar gw sambil sambil menatap rina
"tahu lagunya saosin yang youre not alone kan??" tanya rina
"tahu, tapi gw ga tahu kuncinya. Coba coba dulu ya." Jawab gw sambil mencoba-coba untuk kunci gitarnya yang pas
Jreeng jrreengg jrrreenngg (anggap ajalah begitu bunyinya) .
Setelah berusaha sampai gw pusing ternyata hanya bagian intronya saja yang ngepas.

"udahlah gw nyerah rin." Kata gw mulai putus asa

"ahk payah lu mah son. Udah sini sini coba." Balas rina sambil merampas gitar yang yang gw lagi pegang
Jrreeengg jrreenngg jjrreenngg jjrreeenngg
Rinapun langsung memetik senar gitar secara perlahan. Ternyata rina selain dia bagus suaranya ternyata jago juga maen gitarnya. Baru sekali megang udah nemu kunci yang pas buat lagu tersebut. Akhirnya gw hanya ikutan nyanyi walaupun nggak hafal semua liriknya di aluni oleh petikan gitar yang dimainkan rina yang hafal poll lagu itu.
"lha?? Itu lu bisa." Kata gw yang terheran-heran

"hehehehehe ." Balas dia tertawa kecil dengan senyum khasnya

"gw baru tahu rin lu bisa maen gitar. Jago lagi." balas gw heran

"hehehe nggak ahk gw mah itu paling Cuma kebetulan aja."
"beneran rin, gw malahan baru kali ini ngelihat lu maen gitar. Emang lu bisa gitar dari kapan rin??" tanya gw

"kapan ya??belajarnya sih dari smp tapi itu juga baru asal genjarng-genjreng aja. bokap gw yang ngajarin dulu, dia juga bisa lho maen gitar."
"ya udah. Mendingan sono tidur dah. Besok kesiangan aja pasti gw yang disalahin ntar."
"hehehehe....oke siap boss.." balas rina yang langsung lari menuju kamarnya
Diubah oleh ghighe 28-12-2012 19:32
0