- Beranda
- Hobby & Community
Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks
...
TS
ahocool
Hobby Elektronika Digital, MicroController & solder Menyolder gabung sini Yuks
DIGITAL ELECTRONICS HOBBY FORUM

UPDATE 8/JUNI/2014
DUKUN FUSEBIT AKAN MENGHIDUPKAN IC MU YANG MATI !

Selengkapnya dibahas di sini gan !!
CLINOMETER SEDERHANA MEMANFAATKAN ADC

Selengkapnya dibahas di post berikut
Proyek2 micro yg sudah jadi
I.N.D.E.X F.O.R.U.M
Biar ngiler, ane kasih contoh hasil karya TS...
.

Spoiler for apa aja sih yang dibahas?:
Spoiler for "Hobby Microcontroller Itu Mahal ? Kreativitasmu Itu yg Mahal Gan !":
UPDATE 8/JUNI/2014
DUKUN FUSEBIT AKAN MENGHIDUPKAN IC MU YANG MATI !

Selengkapnya dibahas di sini gan !!
CLINOMETER SEDERHANA MEMANFAATKAN ADC

Selengkapnya dibahas di post berikut
Spoiler for Buka Jika Mau Paket Belajar:
Proyek2 micro yg sudah jadi
Quote:
I.N.D.E.X F.O.R.U.M
Quote:
Biar ngiler, ane kasih contoh hasil karya TS...
Spoiler for Contact TS lewat dimari yahh:
.
Diubah oleh ahocool 14-06-2025 11:27
0
1M
8.6K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Hobby & Community
10.5KThread•7.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ahocool
#3490
wah....ternyata banyak yg bahas Comparator ya..padahal jujur kalo 2 minggu lalu dapet proyek yg berhubungan dengan komparator. Trus udah ane coba posting dimari tapi entah kenapa kaskus error mulu waktu itu...
jadinya aku bahas aja sekarang ....
Prinsip comparator
silahkan baca di : http://en.wikipedia.org/wiki/Comparator
![kaskus-image]()
Jadi jika Vin (+) < Vin (-) maka output akan menjadi = supply (-)
jika Vin (+) > Vin (-) maka output akan menjadi = supply (+)
nah karena kita berhubungan dengan sinyal DIGITAL, maka output kudu 0 atau 1 (0 atau 5 v), jadi biasanya op-amp sekelas komparator (LM339) dapat dikasi supply +5 dan 0 , tetapi untuk mendapatkan tegangan output 0 & 5 V (level TTL), output perlu di pull up dengan resistor
![kaskus-image]()
jadi ketika Vin(+) lebih kecil Vin(-) maka out = 0 dan sebaliknya
HYSTERESIS
dari gambar diatas, kita lihat ada Resistor feedback dari out ke v(+), rangkaian ini menjadi rangkaian comparator dengan hysteresis ( range batas).
GUNANYA APA ?
jika ada noise, dan menyebabkan level v+ dan v- berada di posisi yg sangat sempit sehingga output berosilasi
dengan hysteresis diharapkan ada range v+ dan v- sehingga output menjadi jelas
kondisi tanpa hysteresis
![kaskus-image]()
dengan hysteresys
![kaskus-image]()
rumusnya agak tricky dan kadang2 tidak bisa dipraktekkan, jadi kudu membaca datasheet tiap2 opamp yg digunakan ( syukur2 bisa beli opamp yg ada hysteresis langsung sekelas maxim)
![kaskus-image]()
v (-) atau Vref = Vcc x R4/(R4+R3)
v Th ( batas atas) = Vref x R2/ (R2 + R1)
v TL (batas bawah) = Vref x R2/ (R2 + R1) - Vcc x R1/R2
(mohon koreksi kalo salah...sudah lupa kuliahnya MAESTRO OP-AMP dari Elektro ITS ..Bapak HERU)
nah....sekarang dapet deh daerah yg agak "lega" sehingga bisa deh dilanjutkan mendesain suatu pembanding tegangan
![kaskus-image]()
APLIKASI
Penggunaan opamp kali ini adalah untuk mengirimkan SMS ketika terjadi penurunan tegangan dari jala2 PLN , sebaiknya proses pengiriman SMS bisa dibaca dulu disini
wah..tegangan PLN apa ga bahaya ?
Gampang aja...kita gunakan Trafo stepdown (adaptor) tanpa regulator , rekomended pake 3 V aja, dimana tegangan nya akan berbanding lurus dengan input PLN
SKEMATIK
![kaskus-image]()
(klik buat memperbesar)
pertama kita tentukan dulu tegangan yg mewakili batas bawah yg dianggap tegangan PLN terendah dari output adaptor (Vref), semisal kita anggap 2.5 volt, jadi kita putar trimpot agar Vref / Vin(-) menjadi 2.5 volt
jadi ketika tegangan dari PLN menurun dan Vin(+) secara hysteresis dibawah Vref, maka output akan menjadi LOW (0), jika PLN normal dan Vin(+) > hysteresis maka output akan menjadi High (1)
SCRIPT
SELAMAT MENCOBA ...
jadinya aku bahas aja sekarang ....
Prinsip comparator
silahkan baca di : http://en.wikipedia.org/wiki/Comparator
Jadi jika Vin (+) < Vin (-) maka output akan menjadi = supply (-)
jika Vin (+) > Vin (-) maka output akan menjadi = supply (+)
nah karena kita berhubungan dengan sinyal DIGITAL, maka output kudu 0 atau 1 (0 atau 5 v), jadi biasanya op-amp sekelas komparator (LM339) dapat dikasi supply +5 dan 0 , tetapi untuk mendapatkan tegangan output 0 & 5 V (level TTL), output perlu di pull up dengan resistor

jadi ketika Vin(+) lebih kecil Vin(-) maka out = 0 dan sebaliknya
HYSTERESIS
dari gambar diatas, kita lihat ada Resistor feedback dari out ke v(+), rangkaian ini menjadi rangkaian comparator dengan hysteresis ( range batas).
GUNANYA APA ?
jika ada noise, dan menyebabkan level v+ dan v- berada di posisi yg sangat sempit sehingga output berosilasi
dengan hysteresis diharapkan ada range v+ dan v- sehingga output menjadi jelas
kondisi tanpa hysteresis

dengan hysteresys

rumusnya agak tricky dan kadang2 tidak bisa dipraktekkan, jadi kudu membaca datasheet tiap2 opamp yg digunakan ( syukur2 bisa beli opamp yg ada hysteresis langsung sekelas maxim)

v (-) atau Vref = Vcc x R4/(R4+R3)
v Th ( batas atas) = Vref x R2/ (R2 + R1)
v TL (batas bawah) = Vref x R2/ (R2 + R1) - Vcc x R1/R2
(mohon koreksi kalo salah...sudah lupa kuliahnya MAESTRO OP-AMP dari Elektro ITS ..Bapak HERU)
nah....sekarang dapet deh daerah yg agak "lega" sehingga bisa deh dilanjutkan mendesain suatu pembanding tegangan

APLIKASI
Penggunaan opamp kali ini adalah untuk mengirimkan SMS ketika terjadi penurunan tegangan dari jala2 PLN , sebaiknya proses pengiriman SMS bisa dibaca dulu disini
wah..tegangan PLN apa ga bahaya ?
Gampang aja...kita gunakan Trafo stepdown (adaptor) tanpa regulator , rekomended pake 3 V aja, dimana tegangan nya akan berbanding lurus dengan input PLN
SKEMATIK

(klik buat memperbesar)
pertama kita tentukan dulu tegangan yg mewakili batas bawah yg dianggap tegangan PLN terendah dari output adaptor (Vref), semisal kita anggap 2.5 volt, jadi kita putar trimpot agar Vref / Vin(-) menjadi 2.5 volt
jadi ketika tegangan dari PLN menurun dan Vin(+) secara hysteresis dibawah Vref, maka output akan menjadi LOW (0), jika PLN normal dan Vin(+) > hysteresis maka output akan menjadi High (1)
SCRIPT
Spoiler for "gampang kok":
SELAMAT MENCOBA ...
0
