- Beranda
- Outdoor Adventure & Nature Clubs
Mari Mengenal Penyakit-Penyakit Gunung
...
TS
mountaineerman
Mari Mengenal Penyakit-Penyakit Gunung
Halo agan2 semua....
Pasti banyak yang suka berpetualang
, apalagi mendaki gunung. Banyak pengalaman, manfaat, dan kesenangan yang kita dapat bukan. Akan tetapi dari balik semua itu ada baiknya kita mengetahui penyakit2 gunung dan cara pencegahannya.Misalnya tentang suhu yang tinggi bisa menyebabkan sakit kelainan panas, yang bisa di bedakan menjadi tiga macam, berdasarkan beratnya. Untuk selengkapnya dibawah ini nih
Heat Cramps
Heat Cramps ( Kram Karena Panas ) adalah kejang otot hebat akibat keringat berlebihan, yang terjadi selama melakukan aktivitas pada cuaca yang sangat panas.
Heat cramps disebabkan oleh hilangnya banyak cairan dan garam ( termasuk natrium, kalium dan magnesium ) akibat keringat yang berlebihan, yang sering terjadi ketika melakukan aktivitas fisik yang berat. Jika tidak segera diatasi, Heat Cramps bisa menyebabkan Heat Exhaustion.
Gejalanya :
Spoiler for Gejalanya:
Penanganannya :
Spoiler for Penanganannya:
Heat Exhaustion
Heat Exhaustion ( Kelelahan Karena Panas ) adalah suatu keadaan yang terjadi akibat terkena /terpapar panas selama berjam - jam, dimana hilangnya banyak cairan karena berkeringat menyebabkan kelelahan, tekanan darah rendah dan kadang pingsan.
Jika tidak segera diatasi, Heat Exhaustion bisa menyebabkan Heat Stroke.
Gejalanya :
Spoiler for Gejalanya:
Penanganannya :
Spoiler for Penanganannya:
Heat Stroke
Heat Stroke adalah suatu keadaan yang bisa berakibat fatal, yang terjadi akibat terpapar panas dalam waktu yang sangat lama, dimana penderita tidak dapat mengeluarkan keringat yang cukup untuk menurunkan suhu tubuhnya. Jika tidak segera diobati, Heat Stroke bisa menyebabkan kerusakan yang permanen atau kematian. Suhu 41° Celsius adalah sangat serius, 1 derajat diatasnya seringkali berakibat fatal.
Kerusakan permanen pada organ dalam, misalnya otak bisa segera terjadi dan sering berakhir dengan kematian.
Gejalanya :
Spoiler for Gejala:
Penanganannya :
Spoiler for Penanganannya:
Dan ada juga penyakit yang lazim di alami dalam kegiatan pendakian gunung. Yakni:
Mountain Sickness ( Penyakit Gunung )
Penyebab utamanya adalah penurunan kadar oksigen didalam darah karena berada diketinggian tertentu. Faktor yang bisa menjadi penyebabnya adalah :
Spoiler for Penyebabnya:
Gejala mountain sickness antara lain :
Spoiler for Gejalanya:
Penanganannya :
Spoiler for Penanganannya:
Hypotermia
Hypotermia adalah suatu keadaan dimana kondisi tubuh tidak dapat menghasilkan panas disertai menurunnya suhu inti tubuh dibawah 35oC. Hal tersebut disebabkan beberapa faktor, diantaranya :
- Suhu yang ekstrim.
- Pakaian yang tidak cukup sehingga mengenakan pakaian basah.
- Kurangnya makanan yang mengandung kalori tinggi.
Gejala Hypothermia antara lain :
Spoiler for Gejala:
Penanganannya :
Spoiler for Cara penanganannya:
Lanjut Ke Post 10
Spoiler for Buka Dulu Gan:
Spoiler for Sumber:
Spoiler for Thx to:
Spoiler for Thread ane yg lainnya:
Diubah oleh idos 18-12-2014 23:04
nona212 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
72.6K
678
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Outdoor Adventure & Nature Clubs
3KThread•5.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
mountaineerman
#10
Lanjutannya Gan
Lanjutannya.....
KRAM OTOT
Penyakit ini timbul akibat kekurangan kadar garam dalam tubuh.
Gejala :
Penanggulangan :
Pencegahan :
FROS BITE
Timbul dalam pendakian gunung es sebagai akibat membekunya sel-sel air dalam sel-sel antara kulit dan kapiler (pembuluh darah kecil). Karena temperature kulit dibawah 10 C
Gejala :
Penanggulangan :
Hipoksia
Hipoksia yaitu kondisi simtoma kekurangan oksigen pada jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian. Pada kasus yang fatal dapat berakibat koma, bahkan sampai dengan kematian. Namun, bila sudah beberapa waktu, tubuh akan segera dan berangsur-angsur kondisi tubuh normal kembali.
Efek hipoksia yang paling dini terhadap fisiologi tubuh adalah menurunnya ketajaman penglihatan di malam hari. Kecepatan paru - paru meningkat. Bila keadaan lebih tinggi lagi, ditemukan gejala seperti: rasa mengantuk, kelesuan, kelelahan mental, sakit kepala, mual dan kadang - kadang euforia atau rasa yaman yang semu. Gejala sakit kepala memang tampak dominan. Jika berlebihan, membuat kejang clan mengakibatkan koma clan mati rasa. Pertimbangan daya ingat terhadap lingkungan menjadi berkurang, sehingga menvebabkan kurangnya kontrol terhadap gerakan motorik terganggu. Akibatnya, kemungkinan kecelakaan jauh lebih besar.
TINGKAT HIPOKSIA
DAMPAK DARI HIPOKSIA
Proses hipoksia timbul secara perlahan. Biasanya pendaki gunung yang terlalu lama dalam perjalanan pendakian, sesampainya di rumah tubuhnya tidak bisa menerima perubahan suhu. Hipoksia yang terjadi berjalan agak lama. Tentu saja hal ini akan mengganggu proses pernapasan yang dilakukan paru - paru.
Untuk mencegah dampak buruk dari hipoksia, para pendaki gunung yang sebelumnya mengidap penyakit jantung, pernapasan clan sirkulasi darah dianjurkan untuk tidak mencapai ketinggian yang melebihi daya tahan tubuh, Dengan demikian, sebelum mendaki gunung periksa keadaan diri.
ada ilmu tambahan nih dari agan hyposteria
Update tambahan dari agan adjiekonk
klick ini
SUMBER
SUMBER
KRAM OTOT
Penyakit ini timbul akibat kekurangan kadar garam dalam tubuh.
Gejala :
- Kejang-kejang pada otot yang datangnya secara mendadak.
- Nyeri pada otot yang tegang yang datangnya berulang-ulang.
- Pada perabaan otot-otot yang keram terasa tegang serta terasa benjolan-benjolan otot.
Penanggulangan :
- Baringkan penderita.
- Renggangkan otot-otot yang kram dengan menarik atau mendorongnya.
- Berikan tablet garam.
Pencegahan :
Spoiler for Pencegahan:
FROS BITE
Timbul dalam pendakian gunung es sebagai akibat membekunya sel-sel air dalam sel-sel antara kulit dan kapiler (pembuluh darah kecil). Karena temperature kulit dibawah 10 C
Gejala :
- Kulit padat, putih keabu-abuan.
- Jaringan kulit akan mengeras dan dapat meluas ke otot da selanjutnya ketulang.
- Bagian yang terkena terasa dingin bahkan mati rasa.
Penanggulangan :
Spoiler for Penanggulangannya:
Hipoksia
Hipoksia yaitu kondisi simtoma kekurangan oksigen pada jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian. Pada kasus yang fatal dapat berakibat koma, bahkan sampai dengan kematian. Namun, bila sudah beberapa waktu, tubuh akan segera dan berangsur-angsur kondisi tubuh normal kembali.
Efek hipoksia yang paling dini terhadap fisiologi tubuh adalah menurunnya ketajaman penglihatan di malam hari. Kecepatan paru - paru meningkat. Bila keadaan lebih tinggi lagi, ditemukan gejala seperti: rasa mengantuk, kelesuan, kelelahan mental, sakit kepala, mual dan kadang - kadang euforia atau rasa yaman yang semu. Gejala sakit kepala memang tampak dominan. Jika berlebihan, membuat kejang clan mengakibatkan koma clan mati rasa. Pertimbangan daya ingat terhadap lingkungan menjadi berkurang, sehingga menvebabkan kurangnya kontrol terhadap gerakan motorik terganggu. Akibatnya, kemungkinan kecelakaan jauh lebih besar.
TINGKAT HIPOKSIA
Spoiler for Tingkatan:
DAMPAK DARI HIPOKSIA
Spoiler for Dampaknya:
Proses hipoksia timbul secara perlahan. Biasanya pendaki gunung yang terlalu lama dalam perjalanan pendakian, sesampainya di rumah tubuhnya tidak bisa menerima perubahan suhu. Hipoksia yang terjadi berjalan agak lama. Tentu saja hal ini akan mengganggu proses pernapasan yang dilakukan paru - paru.
Untuk mencegah dampak buruk dari hipoksia, para pendaki gunung yang sebelumnya mengidap penyakit jantung, pernapasan clan sirkulasi darah dianjurkan untuk tidak mencapai ketinggian yang melebihi daya tahan tubuh, Dengan demikian, sebelum mendaki gunung periksa keadaan diri.
ada ilmu tambahan nih dari agan hyposteria
Spoiler for Ilmunya:
Update tambahan dari agan adjiekonk
klick ini
SUMBER
SUMBER
0

dan minta
dong gan. hehehe
enyakit-dalam-pendakian-gunung&catid=16:artikel&Itemid=74"]SUMBER[/URL]