- Beranda
- Freshwater Fish
[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)
...
TS
fleafieldy
[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)
CARA YANG LEBIH SIMPLE DAN MODERN ADA DI POST DI BAWAH (POST SAYA DI PAGE 1 No.7, MONGGO DITENGOK YAH (CARA YANG PERTAMA INI UDAH AGAK KUNO HEHEHE)
[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak
Semoga bermanfaat.....
Terimakasih...




HARI 1
4.Pilih Jantan dan betinanya
5.Masukan jantan ke wadah perkembangbiakan
6.Nah disini betina jangan dimasukan (digabung) langsung, biarkan betina dan jantan saling mengenal dan melihat terlebih dahulu. Gunanya agar si jantan menyiapkan busa yang cukup untuk menampung telur2nya. Disini ada 2 cara bia dilihat di gambar, saya lebih memilih cara kedua, tapi terserah agan karena cara 1 dan cara 2 benar.
7.Cara ke 7 ini perlu dilakukan karena tempat saya meletakan wadah ini sangat sering terkena getaran dan sering terkena angin, jadi dgn adanya penutup maka akan memperkecil persentase pecahnya busa yg nanti akan digunakan untuk tempat meletakan telur
HARI 2
HARI 3
HARI 5
HARI 6
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07563.jpg)
[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak
Semoga bermanfaat.....
Terimakasih...




HARI 1
Spoiler for tahap1:
4.Pilih Jantan dan betinanya
Syarat :
1.Betina tidak boleh mempunyai badan yg jauh lebih besar daripada jantan
2.Betina tidak boleh lebih galak daripada jantan
3.Kalau bisa perkimpoian jantan dan betina yg setipe. serit >< serit , Halfmoon><Halfmoon, dst
4.Siapkan daun ketapang atau cairan penyembuh luka (yg warna kuing) karena setelah proses perkembangbiakan terjadi , badan dari betina banyak yg rontok akibat perkelahian dgn jantan sebelum dibuahi
1.Betina tidak boleh mempunyai badan yg jauh lebih besar daripada jantan
2.Betina tidak boleh lebih galak daripada jantan
3.Kalau bisa perkimpoian jantan dan betina yg setipe. serit >< serit , Halfmoon><Halfmoon, dst
4.Siapkan daun ketapang atau cairan penyembuh luka (yg warna kuing) karena setelah proses perkembangbiakan terjadi , badan dari betina banyak yg rontok akibat perkelahian dgn jantan sebelum dibuahi
Spoiler for Jantan:
Spoiler for Betina:
5.Masukan jantan ke wadah perkembangbiakan
Spoiler for hati2 bandwith:
6.Nah disini betina jangan dimasukan (digabung) langsung, biarkan betina dan jantan saling mengenal dan melihat terlebih dahulu. Gunanya agar si jantan menyiapkan busa yang cukup untuk menampung telur2nya. Disini ada 2 cara bia dilihat di gambar, saya lebih memilih cara kedua, tapi terserah agan karena cara 1 dan cara 2 benar.
Spoiler for hati2 banwith:
7.Cara ke 7 ini perlu dilakukan karena tempat saya meletakan wadah ini sangat sering terkena getaran dan sering terkena angin, jadi dgn adanya penutup maka akan memperkecil persentase pecahnya busa yg nanti akan digunakan untuk tempat meletakan telur
Spoiler for ati2 bandwith:
[/SPOILER]HARI 2
Spoiler for ati2 banwith:
HARI 3
Spoiler for ati2 bandwith yahhhh:
HARI 5
Spoiler for ati2 bandwith:
HARI 6
Spoiler for bandwith ati2:
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07563.jpg)
Diubah oleh fleafieldy 21-05-2013 16:10
wijaya19055 dan 6 lainnya memberi reputasi
7
393.4K
6.5K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Freshwater Fish
1.7KThread•1.8KAnggota
Tampilkan semua post
encarta007
#4478
Kultur Vinegar Eels - Makanan burayak
Sedikit sharing dari ane tentang vinegar eels.
Vinegar eels secara fisik ukurannya lebih kecil dibanding microworm. Beda dengan microworm yang media hidupnya di darat, vinegar eels media hidupnya di air, atau lebih tepatnya di media cuka apel. Karena media hidupnya di air inilah, secara kebersihan lebih menjanjikan dibanding microworm, karena otomatis vinegar gak cepat mati ketika dikasih ke kolam burayak.
Cuman masalahnya karena media kulturnya di dalam cuka apel, dibutuhkan trik khusus buat ngambil nih cacing dari media kulturnya.
Dalam posting ini ane akan share persiapan media dan cara ngambil cacing dari medianya sehingga aman untuk dikasih ke burayak.
Oh ya, secara kandungan nutrisi, menurut referensi yang pernah ane baca, vinegar eels mengandung 60% lemak dan 20% protein.
Persiapan Media
1. Wadah untuk kultur bisa digunakan hampir semua jenis bahan, yang penting bisa nampung cairan dan tahan asam. Ane biasanya pakai botol plastik, kalau mau sekalian untuk memudahkan waktu ngambil kultur, bisa pakai botol sirup marjan.
2. Media hidup : apple cider vinegar (cuka asam), yang paling bagus adalah jika tidak ada bahan pengawetnya. Apple cider vinegar bisa dibeli di supermarket (salah satunya ca**four), ane biasa pakai yang merk Heinz. Pakai cuka apel bikinan lokal, juga bisa, tapi ane kurang suka, karena kurang jernih.
3. Campur media 250ml cuka asam + 250ml air minum. Tambahkan +/- 1/2 sendok teh gula pasir. Aduk sampai rata.
4. Setelah bahan tercampur dan ditaruh di wadah kultur, masukkan starter cacing vinagarnya.
5. Setelah dirasa kepadatan cacingnya cukup (2-3 minggu) kultur siap dipanen.
Catatan : kalau agan pakai botol marjan atau sejenis, isi media kulturnya jangan terlalu tinggi, saran ane jangan melebihi garis hitam yang ada di gambar ane. Karena semakin luas permukaan sentuh media dengan udara akan semakin bagus perkembangan kulturnya.
Pengambilan Cacing untuk pakan
Nah bagian ini ane share cara untuk ngambil cacing dari media hidupnya sehingga aman untuk diberikan ke burayak/ikan.
1. Siapkan botol untuk panen cacingnya, saran ane, pakai botol seperti gambar yang ane kasih. Isikan kultur ke dalam botol panen. Kalau kulturnya udah pakai botol sejenis, tentunya bisa langsung panen pakai botol kultur.
2. Jika setelah dimasukkan botol panen cairannya gak sampai di titik yang ane kasih tanda panah, tambahkan air sampai tingginya mencapai level itu. Boleh pakai air bersih/air minum.
3. Siapkan kapas filter. Kapas filter dibentuk seperti bola dengan ukuran yang kira-kira lebih besar dari diameter lubang botol di lokasi yang ane kasih tanda panah.
4. Masukkan kapas filter yang sudah dibentuk tadi ke dalam botol sampai bagian bawah bola kapas filter menyentuh permukaan air. Jadi kapas-nya gak kecelup ya.
5. Tambahkan air bersih/minum ke dalam botol, sampai mulut botol.
6. Dengan cara ini, akan ada 2 jenis air di dalam botol. Pertama di bawah kapas yang merupakan cuka apel dan yang di atas kapas yang merupakan air biasa.
7. Tunggu +/- 30 menit, karena sifat cacing ini berusaha cari permukaan untuk dekat ke udara, dia akan bergerak ke atas melewati kapas dan ngumpul di permukaan. Setelah dirasa cukup, cacingnya bisa diambil pakai selang atau pipet. Cacing siap dikasih ke burayak/ikan.
8. Jika air di atas kapas habis, tapi kelihatan di bagian bawah cacing masih banyak, bisa ditambahkan air lagi untuk mancing cacing naik ke air bersih.
9. Setelah selesai panen, kapas bisa diangkat dan ketinggian air dibuat kembali ke posisi garis hitam.
Moga-moga posting ane ini cukup jelas. Untuk starternya, saat ini masih ane perbanyak dulu. Moga-moga dalam 2 minggu udah siap edar.
Vinegar eels secara fisik ukurannya lebih kecil dibanding microworm. Beda dengan microworm yang media hidupnya di darat, vinegar eels media hidupnya di air, atau lebih tepatnya di media cuka apel. Karena media hidupnya di air inilah, secara kebersihan lebih menjanjikan dibanding microworm, karena otomatis vinegar gak cepat mati ketika dikasih ke kolam burayak.
Cuman masalahnya karena media kulturnya di dalam cuka apel, dibutuhkan trik khusus buat ngambil nih cacing dari media kulturnya.
Dalam posting ini ane akan share persiapan media dan cara ngambil cacing dari medianya sehingga aman untuk dikasih ke burayak.
Oh ya, secara kandungan nutrisi, menurut referensi yang pernah ane baca, vinegar eels mengandung 60% lemak dan 20% protein.
Persiapan Media
1. Wadah untuk kultur bisa digunakan hampir semua jenis bahan, yang penting bisa nampung cairan dan tahan asam. Ane biasanya pakai botol plastik, kalau mau sekalian untuk memudahkan waktu ngambil kultur, bisa pakai botol sirup marjan.
2. Media hidup : apple cider vinegar (cuka asam), yang paling bagus adalah jika tidak ada bahan pengawetnya. Apple cider vinegar bisa dibeli di supermarket (salah satunya ca**four), ane biasa pakai yang merk Heinz. Pakai cuka apel bikinan lokal, juga bisa, tapi ane kurang suka, karena kurang jernih.
3. Campur media 250ml cuka asam + 250ml air minum. Tambahkan +/- 1/2 sendok teh gula pasir. Aduk sampai rata.
4. Setelah bahan tercampur dan ditaruh di wadah kultur, masukkan starter cacing vinagarnya.
5. Setelah dirasa kepadatan cacingnya cukup (2-3 minggu) kultur siap dipanen.
Catatan : kalau agan pakai botol marjan atau sejenis, isi media kulturnya jangan terlalu tinggi, saran ane jangan melebihi garis hitam yang ada di gambar ane. Karena semakin luas permukaan sentuh media dengan udara akan semakin bagus perkembangan kulturnya.
Pengambilan Cacing untuk pakan
Nah bagian ini ane share cara untuk ngambil cacing dari media hidupnya sehingga aman untuk diberikan ke burayak/ikan.
1. Siapkan botol untuk panen cacingnya, saran ane, pakai botol seperti gambar yang ane kasih. Isikan kultur ke dalam botol panen. Kalau kulturnya udah pakai botol sejenis, tentunya bisa langsung panen pakai botol kultur.
2. Jika setelah dimasukkan botol panen cairannya gak sampai di titik yang ane kasih tanda panah, tambahkan air sampai tingginya mencapai level itu. Boleh pakai air bersih/air minum.
3. Siapkan kapas filter. Kapas filter dibentuk seperti bola dengan ukuran yang kira-kira lebih besar dari diameter lubang botol di lokasi yang ane kasih tanda panah.
4. Masukkan kapas filter yang sudah dibentuk tadi ke dalam botol sampai bagian bawah bola kapas filter menyentuh permukaan air. Jadi kapas-nya gak kecelup ya.
5. Tambahkan air bersih/minum ke dalam botol, sampai mulut botol.
6. Dengan cara ini, akan ada 2 jenis air di dalam botol. Pertama di bawah kapas yang merupakan cuka apel dan yang di atas kapas yang merupakan air biasa.
7. Tunggu +/- 30 menit, karena sifat cacing ini berusaha cari permukaan untuk dekat ke udara, dia akan bergerak ke atas melewati kapas dan ngumpul di permukaan. Setelah dirasa cukup, cacingnya bisa diambil pakai selang atau pipet. Cacing siap dikasih ke burayak/ikan.
8. Jika air di atas kapas habis, tapi kelihatan di bagian bawah cacing masih banyak, bisa ditambahkan air lagi untuk mancing cacing naik ke air bersih.
9. Setelah selesai panen, kapas bisa diangkat dan ketinggian air dibuat kembali ke posisi garis hitam.
Moga-moga posting ane ini cukup jelas. Untuk starternya, saat ini masih ane perbanyak dulu. Moga-moga dalam 2 minggu udah siap edar.
Spoiler for botol:
0
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07468.jpg)

![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/CIMG0670.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/CIMG0768.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/untitled.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07531.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07552.jpg)
Nah sampai tahap ini, kita tunggu 1-2 hari, biasanya sih saya hanya menunggu 1 hari sudah terlihat kumpulan busa yg cukup untuk menampung telur (tergantung pejantannya)![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07590.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07595.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/8.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07600.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07607.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07696.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07704.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/3-1.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/4-1.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/1-1.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07719.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07713.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/5-1.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07721.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07722.jpg)
![[CUPANG] Proses perkembangbiakan - merawat burayak (picture lengkap)](https://dl.kaskus.id/i662.photobucket.com/albums/uu343/polkabass/DSC07723.jpg)