TS
otaku_insider
[Trit Fanfic] Waifu Holygrail War
![[Trit Fanfic] Waifu Holygrail War](https://dl.kaskus.id/i1205.photobucket.com/albums/bb431/papa_santos/ff.png)
Quote:
- Thread ini adalah tempat para pemain WHW memposting karya fanficnya.
- Selain peserta dilarang untuk memposting apapun di thread ini.
- Para peserta hanya diperkenankan untuk mempost fanficnya saja di thread ini.
- Para peserta tidak diperbolehkan untuk chit chat/berkomentar tentang fanfic peserta lainnya di thread ini.
- Postingan yang sekiranya tidak perlu akan segera dihapus.
Quote:
jika ada pertanyaan yang berkaitan dengan kontes fanfic ini, silahkan tanyakan saja di trit diskusi
:
komentar, chit chat, atau apapun yg berkaitan dengan trit ini silahkan pos di sana juga, jangan di sini oce
: komentar, chit chat, atau apapun yg berkaitan dengan trit ini silahkan pos di sana juga, jangan di sini oce

Story Setting
Quote:
Sebuah berita yang mengekspos keberadaan Waifu Holygrail War menyebar di kota AKIBA dengan sangat cepat, hal itu disebabkan oleh berbagai media massa yang sempat meliput sebuah fenomena aneh yang terjadi dalam kota tersebut. Salah satunya adalah terdapat banyak coretan aneh yang bertuliskan "HOLYGRAIL WAR IS NEAR! ANON IS REAL!" berukuran raksasa, yang menempel pada spot-spot dan lokasi penting di AKIBA. Belum ada konfirmasi yang jelas dari pihak berwajib tentang siapa dalang di balik semua ini. Mereka sempat beranggapan bahwa perbuatan tersebut hanyalah salah satu bentuk kenakalan anak muda jaman sekarang saja. Namun kemudian, bukti konkrit yang mengejutkan jutaan penduduk di AKIBA itu pun muncul di situs bernama UCUBE. Sebuah rekaman CCTV yang mengabadikan detik-detik ketika coretan raksasa itu dibuat telah membuat mereka semua yang menyaksikannya semakin bertanya-tanya.
Dalam rekaman tersebut terlihat dengan sangat jelas jika coretan-coretan itu secara ajaib terbentuk dengan sendirinya. Berbagai pihak telah menyatakan pendapatnya tentang hal ini, beberapa dari mereka masih tetap menyangkal dan menuduh hal tesebut sebagai salah satu rekayasa teknologi yang dapat dengan mudah dilakukan pada abad ini. Namun ternyata lebih banyak orang yang percaya bahwa hal tersebut merupakan sebuah konfirmasi nyata dari suatu eksistensi yang sama sekali bukan manusia. Kemudian mereka pun mulai beramai-ramai menebar spekulasi mereka masing-masing tentang hal ini di dunia maya, namun tiba-tiba saja di waktu yang bersamaan seorang user internet yang berinisial 'Terminator' mengaku bahwa dirinya adalah utusan ANON dan merupakan pelaku di balik kejahilan global yang melanda kota AKIBA tersebut. Dirinya membuat pengakuan ini di berbagai situs web yang didalamnya terdapat user-user yang tinggal di kota AKIBA. Dirinya juga menyertai deskripsi lengkap tentang aturan dan ketentuan permainan WHW pada setiap postingannya di dunia maya.
Berbagai kalangan dari beberapa komunitas intelektual hanya beranggapan jika hal konyol ini tidak lebih dari sekedar postingan troll belaka dan merupakan salah satu kebohongan publik dengan skala yang besar. Namun ada saja beberapa orang yang percaya dengan sesuatu yang menurut mereka sangat menarik dan menantang ini. Mereka ini pun kemudian dengan sengaja menyatakan kesanggupannya untuk ikut serta dalam permainan yang bernama Waifu Holygrail War ini kepada sang 'Terminator'.
Dan hanya mereka yang benar-benar percaya sajalah yang akan dipilih secara khusus oleh ANON untuk menjadi pemain dalam permainan Waifu Holygrail War. Mereka terdiri dari 16 orang yang masing-masing telah mendapat persetujuan ANON untuk menjadi pemain yang akan bersaing di dalam pertempuran yang dapat merenggut nyawa mereka sendiri ini.
Dalam rekaman tersebut terlihat dengan sangat jelas jika coretan-coretan itu secara ajaib terbentuk dengan sendirinya. Berbagai pihak telah menyatakan pendapatnya tentang hal ini, beberapa dari mereka masih tetap menyangkal dan menuduh hal tesebut sebagai salah satu rekayasa teknologi yang dapat dengan mudah dilakukan pada abad ini. Namun ternyata lebih banyak orang yang percaya bahwa hal tersebut merupakan sebuah konfirmasi nyata dari suatu eksistensi yang sama sekali bukan manusia. Kemudian mereka pun mulai beramai-ramai menebar spekulasi mereka masing-masing tentang hal ini di dunia maya, namun tiba-tiba saja di waktu yang bersamaan seorang user internet yang berinisial 'Terminator' mengaku bahwa dirinya adalah utusan ANON dan merupakan pelaku di balik kejahilan global yang melanda kota AKIBA tersebut. Dirinya membuat pengakuan ini di berbagai situs web yang didalamnya terdapat user-user yang tinggal di kota AKIBA. Dirinya juga menyertai deskripsi lengkap tentang aturan dan ketentuan permainan WHW pada setiap postingannya di dunia maya.
Berbagai kalangan dari beberapa komunitas intelektual hanya beranggapan jika hal konyol ini tidak lebih dari sekedar postingan troll belaka dan merupakan salah satu kebohongan publik dengan skala yang besar. Namun ada saja beberapa orang yang percaya dengan sesuatu yang menurut mereka sangat menarik dan menantang ini. Mereka ini pun kemudian dengan sengaja menyatakan kesanggupannya untuk ikut serta dalam permainan yang bernama Waifu Holygrail War ini kepada sang 'Terminator'.
Dan hanya mereka yang benar-benar percaya sajalah yang akan dipilih secara khusus oleh ANON untuk menjadi pemain dalam permainan Waifu Holygrail War. Mereka terdiri dari 16 orang yang masing-masing telah mendapat persetujuan ANON untuk menjadi pemain yang akan bersaing di dalam pertempuran yang dapat merenggut nyawa mereka sendiri ini.
Quote:
Berbagai ketentuan mutlak yang terjadi saat pemilihan pemain:
> Setiap calon pemain akan dikirimi sebuah pesan singkat yang berisi tentang ucapan selamat karena telah terpilih sebagai salah satu pemain dalam permainan WHW.
> Pesan singkat tersebut dapat berasal dari berbagai macam media komunikasi, seperti SMS, e-mail, telepon rumah, surat dari kotak pos, radio, televisi, dan berbagai media lainnya.
> Isi pesan singkat tersebut beraneka ragam, dari mulai isi pesan yang sangat formal, sampai isi pesan yang terkesan tidak niat sama sekali.
> Setelah pemain mendapatkan pesan tersebut, maka dari tangan kanannya akan segera muncul sebuah gambar yang membentuk sebuah simbol bertuliskan WHW, disertai dengan nama waivant dan classnya.
> Waivant akan secara otomatis tersummon ke dunia ini setelah pemain kembali ke kediaman masing-masing, waivant tersebut akan keluar dari sebuah magic circle aneh yang bisa muncul dari mana saja di rumah sang pemain.
> Seorang waivant telah dibekali pengetahuan lengkap tentang aturan dan ketentuan dalam permainan ini.
> Setiap calon pemain akan dikirimi sebuah pesan singkat yang berisi tentang ucapan selamat karena telah terpilih sebagai salah satu pemain dalam permainan WHW.
> Pesan singkat tersebut dapat berasal dari berbagai macam media komunikasi, seperti SMS, e-mail, telepon rumah, surat dari kotak pos, radio, televisi, dan berbagai media lainnya.
> Isi pesan singkat tersebut beraneka ragam, dari mulai isi pesan yang sangat formal, sampai isi pesan yang terkesan tidak niat sama sekali.
> Setelah pemain mendapatkan pesan tersebut, maka dari tangan kanannya akan segera muncul sebuah gambar yang membentuk sebuah simbol bertuliskan WHW, disertai dengan nama waivant dan classnya.
> Waivant akan secara otomatis tersummon ke dunia ini setelah pemain kembali ke kediaman masing-masing, waivant tersebut akan keluar dari sebuah magic circle aneh yang bisa muncul dari mana saja di rumah sang pemain.
> Seorang waivant telah dibekali pengetahuan lengkap tentang aturan dan ketentuan dalam permainan ini.
All Star Index
Quote:
Spoiler for ABRE:
1. ekka4shiki x Ryougi Shiki
Spoiler for INDEX:
2. lala4jach x Louise Françoise le Blanc de la Vallière
Spoiler for INDEX:
3. undead098 x Mami Tomoe
Spoiler for INDEX:
4. dantd95 x Hitagi Senjougahara
Spoiler for INDEX:
5. altheonix x Sakura Kyouko
Spoiler for INDEX:
6. what_a_joke x Flandre Scarlet
Spoiler for INDEX:
7. kurogawa x Tachibana Kanade
Spoiler for INDEX:
8. girindera x Yuri "Yurippe" Nakamura
Spoiler for INDEX:
0
28.1K
Kutip
259
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•355Anggota
Tampilkan semua post
kurogawa
#136
[Event 2][Tachibana Kanade]
Spoiler for "Just Before War - part 1":
"Hmmm..." Hari ini aku sekolah. Ya jangan lupa kalau aku masih sibuk dengan rutinitasku yang membosankan itu. Walaupun sekarang, aku sudah menemukan suatu hiburan yang menarik.
Tadi aku sempat membeli koran pagi hari. Dan seperti yang kuduga, headline koran tersebut masih berhubungan dengan ANON dan WHW. Semua masih bingung apakah semua yang ditulis di internet yang mengaku sebagai Terminator itu adalah benar atau tidak. Apakah semua ini hanya tipuan, bikinan orang yang iseng, atau bualan anak kecil. "Anak kecil? Mana mungkin kulipat koran itu dan kulempar ke tempat sampah. Tentu saja tidak mungkin kalau ANON adalah seorang anak kecil iseng. Malah, aku tidak pernah menganggap ANON sebagai manusia. Manusia macam apa yang bisa mendatangkan seorang gadis polos yang bertenaga super? Kulihat tangan kananku. Disana terpahat sebuah gambar. Diatas gambar itu terdapat tulisan Waifu Holygrail War dan dibawahnya terpahat sebuah nama, Tachibana Kanade. Hal seperti ini mana mungkin dibuat oleh manusia. Oke, aku bisa melakukannya dengan menyayat tanganku dengan pisau dan menggambar semua itu dengan wajah gila, tapi tidak, aku tidak pernah mau melakukan hal itu. Lagipula, gambar dan tulisan ini muncul tiba-tiba dengan rasa sakit yang amat sangat. Heh, aku tidak mau mengingat kejadian dahsyat saat itu.
Kulihat arloji di pergelangan tanganku. Sepuluh menit lagi pelajaran akan dimulai. Biasanya jam segini, aku sudah duduk rapi di kelas. Tapi tidak untuk hari ini. Aku sedikit terhambat ke sekolah karena terus memikirkan tentang war ini, tentang apa yang harus kulakukan selanjutnya, dan apa pengaruhnya bagi kehidupan ku saat ini, tentang hal yang kulakukan tadi malam, aku masih berpikir untuk apa aku diberikan waifu, apa kah hal ini menjawab semua keinginanku untuk medapatkan sebuah kesenangan? untuk menghilangkan kebosanan yang selama ini dialami olehku? Hanya itu? Hanya untuk itu aku ikut war ini?
Semua itu terus berputar dalam otakku. Ya, tujuan. Di detik aku membalas post Terminator dengan jawaban 'oke aku ikut', aku hanya penasaran dan sedang ikut dalam sebuah euphoria yang sedang terjadi di Akiba. Merasa bahwa hal ini menarik, aku pun tanpa pikir panjang ingin ikut peperangan ini. Tapi setelah Kanade mengatakan bahwa ini bukan permainan, melainkan sebuah perang yang mempertaruhkan nyawa. Sepertinya tujuan untuk menghilangkan kebosanan saja tidak cukup. Tapi apa? Apa yang kucari sekarang? Bila aku menang, apa yang harus kuminta dari ANON? Aku kembali teringat kejadian tadi malam, saat Kanade membunuh orang tersebut. Aku berpikir, jika class Kanade yang avenger saja bisa membunuh orang se sadis itu, bagaimana dengan class killer? Dan class destroyer? Aku tak bsia membayangkan kerusakan yang akan dilakukan oleh mereka berdua. Ah! Seketika seberkas pikiran menerpa ku, apakah aku harus melindungi kota ini? Aku memang tidak punya seseorang yang kusayangi, selama ini aku terus hidup sendiri, menikmati kebosanan dalam kehidupan sehari-hariku, salahkah aku jika ingin melindungi kehidupan normal? Sepertinya inilah tujuanku untuk saat ini, aku tidak tahu apakah tujuanku ini akan bertahan sampai akhir.
"RIN!" tiba-tiba seseorang memanggil sambil menepak bahuku. Suara ini sangat kukenal. Suara yang sering masuk ke telingaku selain suara para guru. Ya, Hinata. Orang yang selalu berusaha mengajakku bermain dengannya.
"Kalau aku ketemu kamu disini, artinya aku tidak telat.. YAHOO!" Hinata terlihat sangat senang dan berpikir bahwa dia sekarang datang tepat waktu.
"Jangan senang dulu, aku seharusnya yang ngomong 'kalau aku ketemu kamu disini, artinya aku benat-benar telat'. Sial, padahal aku ingin menjaga rekor absensiku"
"Eh? Kalo gitu kita tidak boleh buang-buang waktu disini. AYO!" Hinata menggenggam tanganku dan langsung berlari. Aku berusaha melepaskan genggaman Hinata. Tapi genggamannya terlalu kuat. Tentu saja, dia itu siswa yang atletis. Ya, siswa yang hanya menjadi siswa teladan di segala pelajaran olahraga dan buruk dalam pelajaran akademis lain. Karena aku tidak bisa melepaskan diri, akhirnya aku menyerah diseret olehnya.
SREEEG...
"PAGI!!" teriak Hinata setelah membuka pintu kelas.
*rumble* *rumble* *rumble*
Ternyata saat aku masuk, kelas dalam suasana chaos dan terlihat tulisan "SELF STUDY" di papan tulis. Sepertinya guru guru sedang ada acara atau memang malas mengajar. Well, sebenarnya aku tidak terlalu peduli dengan ada atau tidaknya guru di kelas. Aku masih bisa belajar sendiri. Tapi, situasi ini cukup menguntungkanku yang butuh waktu untuk memikirkan peperangan ini. Terutama memikirkan tujuan utamaku untuk melindungi kota membosankan ini.
Aku berjalan menuju kursi ku yang terletak di ujung kelas dekat jendela. Tempat yang sangat sempurna untuk berpikir.
"Kita beruntung sekali ya Rin ! Datang terlambat tapi tidak ada gurunya"
tiba tiba Hinata sudah duduk di kursi di depanku
"Coba kalau tahu bakal begini, tadinya aku tidak akan susah payah mengerjakan PR matematika, tidak akan membuat laporan dan tidak akan --- "
Ugh ! Dia mengganggu sekali ! Tidak bisa lihat apa kalau aku sekarang sedang ingin sendiri, lagipula aku sudah bosan dengan semua kelakuanmu ! Kenapa sih kau tidak menggangu yang lain saja?
"Oh iya rin, rumahmu dimana sih ? " tanya Hinata padaku.
"Aku tinggal di apartemen di Akiba, emangnya kenapa?" kataku sinis
"Wah apartemen? enaknya jadi kamu, kalau aku sih, masih tinggal sama orang tua, mana rumahku sempit lagi, kayaknya enak ya punya tinggal di apartemen sepertimu kalau di rumah ku itu --"
Hinata mulai menceritakan soal keluarganya. Dimana rumahnya dan hal hal lain yang sebenarnya tidak perli kukatahui, ingin rasanya aku mengusirnya dari tempat ini sekarang juga
"Hinata, bisakah kau meninggalkanku sendiri" kataku pada Hinata yang masih saja berbicara
"Kenapa rin? Kau tidak enak badan? Mau kuantar ke UKS" tanya Hinata sembari mengulurkan tangannya.
"Tidak aku tidak apa apa, hanya saja bisakah kau tidak berada di sini, sebentar saja" kataku berusaha mengusirnya.
"Kalau kau sakit bilang saja, jangan memaksakan diri ayo sini aku antar" Hinata kembali berkata padaku.
"SUDAH PERGI SANA !!! AKU SEDANG TIDAK INGIN DIGANGGU!!" teriak ku tidak perduli pada keadaan sekitar, aku sudah muak dengan Hinata yang terus saja menggangguku
"Eh? Kau sedang tidak ingin diganggu ya? Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu. Kalau ada apa apa bilang saja ya" kata Hinata tidak tampak sedikit pun perasaan tersinggung tampak di raut mukanya
"IYA, SUDAH PERGI SANA ! " teriakku seraya membenamkan kepala ke mejaku, uh ! benar benar mengganggu sekali dia, apa sih sebenarnya maunya
TENG TONG TENG TONG
Bel tanda istirahat sudah berbunyi. Wow, sepertinya aku tertidur sepanjang jam pelajaran pertama dan kedua. Kurasa itu wajar, dengan semua hal yang terjadi belakangan ini, rasanya akan aneh jika aku tidak merasa lelah.
Aku berjalan ke arah kantin dan melihat daftar menu yang membosankan yang bisa kau temukan dimana-mana.Tidak ada inovasi ataupun kreatifitas. Ya, biasa saja. Tapi entah kenapa siswa-siswa disini tetap saja menyerbu penjaga kantin untuk membeli makanan-makanan membosankan itu.
Sempat ku berpikir. Akankah setelah aku mengikuti peperangan ini, aku bisa kembali melihat hal-hal seperti ini lagi? Entah ada apa dengan otakku yang mulai berpikir akan merindukan saat-saat seperti di kantin ini.
Merasa bosan melihat menu dan malas melihat suasana chaos di kantin. Aku memutuskan untuk meninggalkan kantin. Aku berpikir untuk membeli jus saja.
"RIN ! Kau mau kemana? Ayo sini, sudah kubelikan makanan" terdengar suara Hinata dari ujung kantin
"Hah?" aku tidak habis pikir. Apa sih maunya? Walaupun begitu, aku tetap berjalan ke arahnya. Setidaknya aku tidak perlu mengisi perut kosongku ini hanya dengan jus kotak. Gratis pula. Sesampainya di meja tempat Hinata duduk, aku mulai memakan makanan yang dibelikan Hinata. Yakisoba dan susu coklat kotak. Heh, aku menerima yakisobanya, tapi tidak dengan susu coklat. Akhirnya aku membeli susu putih kotak dan kembali lagi ke meja.
Eh? Itu kan udah kubelikan minum. Tanya Hinata heran.
Aku tidak suka. Jawabku.
Okay .
0
Kutip
Balas