Kaskus

Story

jogzzzAvatar border
TS
jogzzz
Cinta Empat Kota
Quote:

Cinta Empat Kota


Halo agan2 semua, ane mau share pengalaman ane sama kaya agan2 lain di SFTH. Kisah ane ini tentang bagaimana ane jalanin hubungan LDR selama 2 tahun. Ane bukan pengingat dan pencerita yang baik, tapi ane akan berusaha sebaik mungkin untuk agan2 semua. Silakan dinikmati, relax and enjoy the story.


Quote:
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
7.2K
85
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread54.7KAnggota
Tampilkan semua post
jogzzzAvatar border
TS
jogzzz
#17
Part 7
Setahun sudah aku sendiri, hanya disibukkan dengan urusan kuliah dan menghabiskan waktu dengan teman- teman kost. Tentunya aku masih menjaga hubunganku dengan Ami bahkan bisa dikatakan kita lebih dekat.

Setahun berlalu, berarti sekarang Ami akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Seperti remaja- remaja kebanyakan yang memiliki tujuan kuliah kedokteran, Ami juga berencana melanjutkan kuliah di bidang itu.

“Di Malang aja, kan ada kakakmu kuliah disana” kataku
“Engga ah, gag enak. Di Malang kan juga ada budhe ntar ngerepotin kata ibu.”
“Trus mau lanjut dimana?”
“Gag tau deh, belum mikirin.”
“Di sini aja, kan ada kedokteran juga disini.” Pancingku.
“Ih, jauh banget. Lintas pulau, pasti gaboleh lah aku.” Alasan dia

Pada akhirnya aku hanya bisa mensuport dan mendoakan saja agar dia mendapatkan tempat kuliah yang baik.

Hingga suatu ketika hapeku bergetar, tanda ada pesan masuk. Aku baca pesan itu, dari Ami.
[Hei, aku keterima di universitas di Solo]
[Wah, selamat yah akhirnya kesampaian juga jadi dokter].
[iyah, aku lewat jalur PMDK, temen2ku juga banyak yang ketrima. Jadi ntar rame2 deh disana].

Kota Solo, wow. Semakin rumit saja pikirku. Rumah dia dimana kuliahnya dimana, aku rumah dimana kuliah dimana. Bagaimana aku bisa terjebak dalam situasi ini? Kenapa juga perasaanku harus dengan orang ini?
Ah, kalo emang jodoh pasti gag kemana pikirku. Tapi seketika aku teringat dengan perkataan yang pernah kudengar

“Jodoh manusia itu bukan ditentukan si A dengan si B, tidak secara spesifik. Jodoh sudah ditentukan maksunya adalah jodoh laki- laki ya perempuan, jodohnya perempuan ya laki- laki. Tinggal bagaimana kita usaha untuk bisa jadikan dia jodoh kita.”

Masuk akal pikirku, orang yang hanya diam menunggu tidak akan dapat apa- apa. Untuk itu perlu usaha.

Usahaku untuk saat ini hanya menjalin hubungan dengan dia dan menjadi pendengar dan teman yang baik dulu. Cukup itu dulu.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.