TS
otaku_insider
[Trit Fanfic] Waifu Holygrail War
![[Trit Fanfic] Waifu Holygrail War](https://dl.kaskus.id/i1205.photobucket.com/albums/bb431/papa_santos/ff.png)
Quote:
- Thread ini adalah tempat para pemain WHW memposting karya fanficnya.
- Selain peserta dilarang untuk memposting apapun di thread ini.
- Para peserta hanya diperkenankan untuk mempost fanficnya saja di thread ini.
- Para peserta tidak diperbolehkan untuk chit chat/berkomentar tentang fanfic peserta lainnya di thread ini.
- Postingan yang sekiranya tidak perlu akan segera dihapus.
Quote:
jika ada pertanyaan yang berkaitan dengan kontes fanfic ini, silahkan tanyakan saja di trit diskusi
:
komentar, chit chat, atau apapun yg berkaitan dengan trit ini silahkan pos di sana juga, jangan di sini oce
: komentar, chit chat, atau apapun yg berkaitan dengan trit ini silahkan pos di sana juga, jangan di sini oce

Story Setting
Quote:
Sebuah berita yang mengekspos keberadaan Waifu Holygrail War menyebar di kota AKIBA dengan sangat cepat, hal itu disebabkan oleh berbagai media massa yang sempat meliput sebuah fenomena aneh yang terjadi dalam kota tersebut. Salah satunya adalah terdapat banyak coretan aneh yang bertuliskan "HOLYGRAIL WAR IS NEAR! ANON IS REAL!" berukuran raksasa, yang menempel pada spot-spot dan lokasi penting di AKIBA. Belum ada konfirmasi yang jelas dari pihak berwajib tentang siapa dalang di balik semua ini. Mereka sempat beranggapan bahwa perbuatan tersebut hanyalah salah satu bentuk kenakalan anak muda jaman sekarang saja. Namun kemudian, bukti konkrit yang mengejutkan jutaan penduduk di AKIBA itu pun muncul di situs bernama UCUBE. Sebuah rekaman CCTV yang mengabadikan detik-detik ketika coretan raksasa itu dibuat telah membuat mereka semua yang menyaksikannya semakin bertanya-tanya.
Dalam rekaman tersebut terlihat dengan sangat jelas jika coretan-coretan itu secara ajaib terbentuk dengan sendirinya. Berbagai pihak telah menyatakan pendapatnya tentang hal ini, beberapa dari mereka masih tetap menyangkal dan menuduh hal tesebut sebagai salah satu rekayasa teknologi yang dapat dengan mudah dilakukan pada abad ini. Namun ternyata lebih banyak orang yang percaya bahwa hal tersebut merupakan sebuah konfirmasi nyata dari suatu eksistensi yang sama sekali bukan manusia. Kemudian mereka pun mulai beramai-ramai menebar spekulasi mereka masing-masing tentang hal ini di dunia maya, namun tiba-tiba saja di waktu yang bersamaan seorang user internet yang berinisial 'Terminator' mengaku bahwa dirinya adalah utusan ANON dan merupakan pelaku di balik kejahilan global yang melanda kota AKIBA tersebut. Dirinya membuat pengakuan ini di berbagai situs web yang didalamnya terdapat user-user yang tinggal di kota AKIBA. Dirinya juga menyertai deskripsi lengkap tentang aturan dan ketentuan permainan WHW pada setiap postingannya di dunia maya.
Berbagai kalangan dari beberapa komunitas intelektual hanya beranggapan jika hal konyol ini tidak lebih dari sekedar postingan troll belaka dan merupakan salah satu kebohongan publik dengan skala yang besar. Namun ada saja beberapa orang yang percaya dengan sesuatu yang menurut mereka sangat menarik dan menantang ini. Mereka ini pun kemudian dengan sengaja menyatakan kesanggupannya untuk ikut serta dalam permainan yang bernama Waifu Holygrail War ini kepada sang 'Terminator'.
Dan hanya mereka yang benar-benar percaya sajalah yang akan dipilih secara khusus oleh ANON untuk menjadi pemain dalam permainan Waifu Holygrail War. Mereka terdiri dari 16 orang yang masing-masing telah mendapat persetujuan ANON untuk menjadi pemain yang akan bersaing di dalam pertempuran yang dapat merenggut nyawa mereka sendiri ini.
Dalam rekaman tersebut terlihat dengan sangat jelas jika coretan-coretan itu secara ajaib terbentuk dengan sendirinya. Berbagai pihak telah menyatakan pendapatnya tentang hal ini, beberapa dari mereka masih tetap menyangkal dan menuduh hal tesebut sebagai salah satu rekayasa teknologi yang dapat dengan mudah dilakukan pada abad ini. Namun ternyata lebih banyak orang yang percaya bahwa hal tersebut merupakan sebuah konfirmasi nyata dari suatu eksistensi yang sama sekali bukan manusia. Kemudian mereka pun mulai beramai-ramai menebar spekulasi mereka masing-masing tentang hal ini di dunia maya, namun tiba-tiba saja di waktu yang bersamaan seorang user internet yang berinisial 'Terminator' mengaku bahwa dirinya adalah utusan ANON dan merupakan pelaku di balik kejahilan global yang melanda kota AKIBA tersebut. Dirinya membuat pengakuan ini di berbagai situs web yang didalamnya terdapat user-user yang tinggal di kota AKIBA. Dirinya juga menyertai deskripsi lengkap tentang aturan dan ketentuan permainan WHW pada setiap postingannya di dunia maya.
Berbagai kalangan dari beberapa komunitas intelektual hanya beranggapan jika hal konyol ini tidak lebih dari sekedar postingan troll belaka dan merupakan salah satu kebohongan publik dengan skala yang besar. Namun ada saja beberapa orang yang percaya dengan sesuatu yang menurut mereka sangat menarik dan menantang ini. Mereka ini pun kemudian dengan sengaja menyatakan kesanggupannya untuk ikut serta dalam permainan yang bernama Waifu Holygrail War ini kepada sang 'Terminator'.
Dan hanya mereka yang benar-benar percaya sajalah yang akan dipilih secara khusus oleh ANON untuk menjadi pemain dalam permainan Waifu Holygrail War. Mereka terdiri dari 16 orang yang masing-masing telah mendapat persetujuan ANON untuk menjadi pemain yang akan bersaing di dalam pertempuran yang dapat merenggut nyawa mereka sendiri ini.
Quote:
Berbagai ketentuan mutlak yang terjadi saat pemilihan pemain:
> Setiap calon pemain akan dikirimi sebuah pesan singkat yang berisi tentang ucapan selamat karena telah terpilih sebagai salah satu pemain dalam permainan WHW.
> Pesan singkat tersebut dapat berasal dari berbagai macam media komunikasi, seperti SMS, e-mail, telepon rumah, surat dari kotak pos, radio, televisi, dan berbagai media lainnya.
> Isi pesan singkat tersebut beraneka ragam, dari mulai isi pesan yang sangat formal, sampai isi pesan yang terkesan tidak niat sama sekali.
> Setelah pemain mendapatkan pesan tersebut, maka dari tangan kanannya akan segera muncul sebuah gambar yang membentuk sebuah simbol bertuliskan WHW, disertai dengan nama waivant dan classnya.
> Waivant akan secara otomatis tersummon ke dunia ini setelah pemain kembali ke kediaman masing-masing, waivant tersebut akan keluar dari sebuah magic circle aneh yang bisa muncul dari mana saja di rumah sang pemain.
> Seorang waivant telah dibekali pengetahuan lengkap tentang aturan dan ketentuan dalam permainan ini.
> Setiap calon pemain akan dikirimi sebuah pesan singkat yang berisi tentang ucapan selamat karena telah terpilih sebagai salah satu pemain dalam permainan WHW.
> Pesan singkat tersebut dapat berasal dari berbagai macam media komunikasi, seperti SMS, e-mail, telepon rumah, surat dari kotak pos, radio, televisi, dan berbagai media lainnya.
> Isi pesan singkat tersebut beraneka ragam, dari mulai isi pesan yang sangat formal, sampai isi pesan yang terkesan tidak niat sama sekali.
> Setelah pemain mendapatkan pesan tersebut, maka dari tangan kanannya akan segera muncul sebuah gambar yang membentuk sebuah simbol bertuliskan WHW, disertai dengan nama waivant dan classnya.
> Waivant akan secara otomatis tersummon ke dunia ini setelah pemain kembali ke kediaman masing-masing, waivant tersebut akan keluar dari sebuah magic circle aneh yang bisa muncul dari mana saja di rumah sang pemain.
> Seorang waivant telah dibekali pengetahuan lengkap tentang aturan dan ketentuan dalam permainan ini.
All Star Index
Quote:
Spoiler for ABRE:
1. ekka4shiki x Ryougi Shiki
Spoiler for INDEX:
2. lala4jach x Louise Françoise le Blanc de la Vallière
Spoiler for INDEX:
3. undead098 x Mami Tomoe
Spoiler for INDEX:
4. dantd95 x Hitagi Senjougahara
Spoiler for INDEX:
5. altheonix x Sakura Kyouko
Spoiler for INDEX:
6. what_a_joke x Flandre Scarlet
Spoiler for INDEX:
7. kurogawa x Tachibana Kanade
Spoiler for INDEX:
8. girindera x Yuri "Yurippe" Nakamura
Spoiler for INDEX:
0
28.4K
Kutip
259
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•356Anggota
Tampilkan semua post
dantd95
#75
[Epilog][Hitagi Senjougahara]
Spoiler for Epilog:
Keesokan harinya aku terbangun dengan rasa lelah yang mencengkram tubuhku. Malam tahun baru memang malam yang indah. Ups, sekarang bukan waktunya untuk mengingat saat-saat itu, lagipula saat-saat itu sudah berlangsung. Dua hari yang lalu. Justru sekaranglah waktunya aku waspada. Karena kecerobohanku, identitasku sudah diketahui. Hitagi tahu. Aku tahu. Tapi saat malam tahun baru kami memilih menjadi anak muda yang tidak memperhatikan apapun selain diri kami sendiri.
Sudahlah, tidak perlu disesali. Lebih baik aku mengatur strategi. Sepertinya hasil yang kemarin ditampilkan di kuskus.us berhasil mengubah peta permainan ini. Mungkin saja ada banyak aliansi yang berubah. Tidak terkecuali bagiku. Aku seperti terjebak di permainan politik amatiran ini. Tapi mereka tidak tahu, bahwa bahkan jika aku mati, aku masih memegang benang yang mengikat nasib mereka.
Aku keluar dari tempat tidurku. Lebih tepatnya, aku mencoba keluar dari tempat tidurku. Tapi kenapa seperti ada yang menarikku? Aku melirik ke samping kanan. Hitagi Senjougahara, tertidur lelap di sampingku dan memelukku.
Sejak kapan dia berada di kamarku?
Bukan, dia memang bisa tidur satu kasur denganku, tapi yang kupermasalahkan adalah : Kenapa aku tidak menyadarinya? Kalau aku sadar bahwa dia tidur di sebelahku, aku bisa melakukan hal yang aku inginkan dengannya. Ah, damn it!
Aku ingin beranjak, tapi dia memelukku erat. Bangun, Hitagi. Dia tidak bangun, dan hanya menjawab dengan gumaman,
Hmm 5 menit lagi, Dacchi 5 menit saja, ya? grr.
Apa aku harus bilang berkali-kali kalau aku tidak suka dipanggil Dacchi? Dan lagipula, kenapa malah aku yang terlihat seperti istri dan kamu suaminya? Wanita seharusnya bangun lebih dulu, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, kemudian membangunkan suaminya dengan ciuman pagi dan berkata ohayou gozaimasu, danna-sama, bukannya dibangunkan oleh orang yang tidur di sebelahnya! tanpa kusangka-sangka, dia langsung bangun- dan menciumku.
Kalau begitu aku akan mengatakannya. Ohayou gozaimasu, danna-sama. Apa itu cukup, Dan-kun?
Aku tidak pernah menyuruhmu mengikuti semua perkataanku! lagi-lagi dia seperti ini. Padahal aku sudah berharap dia jadi lebih penurut.
Baiklah kalau begitu, Dacchi.
Namaku bukan Dacchi! dia bisa benar-benar membuatku marah.
Aku tahu kok, Dan-kun. Sepertinya hari-hariku yang melelahkan baru akan dimulai atau berakhir?
Hingga sore hari, hari ini sama seperti hari-hari lainnya. Membosankan dan penuh dengan rutinitas. Yah, sekarang ada Hitagi, tapi kata-katanya kadang-kadang bisa membuatku lelah juga. Tapi sekarang, semuanya akan berubah. Malam ini adalah waktunya.
Apa kamu siap, Hitagi? tanyaku.
Aku siap, Dan-kun. Rasanya di situasi yang mulai menegang ini, mengucapkan julukan seperti itu terasa agak tidak pada tempatnya. Tapi biarlah.
Baiklah, kita pergi sekarang. Aku langsung beranjak pergi dari rumahku dengan hanya membawa sebuah senjata rahasia, diikuti Hitagi. Inilah momen yang menentukan semuanya. Apakah aku bisa kembali lagi atau tidak, tidak jelas. Sebenarnya ini adalah sebuah perjudian besar. Ini semua karena aku hanya bisa kabur untuk satu putaran. Aku harus menggunakan kesempatan itu dengan baik. Dan kabur di awal permainan terlalu beresiko dalam jangka panjang. Aku sudah menyiapkan semua bantalan yang tersedia bagiku untuk menghindari resiko-resiko ini. Namun aku masih tidak yakin. Ini semua karena satu orang.
Kagami Kiryuu.
Satu-satunya pewaris dari 2 keluarga besar yang menguasai AKIBA. Master dari Flandre Scarlet, si Destroyer. Tentunya musuh yang tidak bisa diremehkan. Belum lagi jaringan yang dia miliki. Kudengar dia telah menjalin aliansi dengan master dari Destroyer lain, Rathty. Tapi identitas masternya masih tanda tanya. Nama yang diberikan di kuskus.us hanyalah RoyaL Boy.
Dan aku akan bertemu kembali dengannya. Aku mengajaknya melakukan sebuah konspirasi. Namun apa dia bisa dipercaya? Aku tak tahu. Itulah kenapa ini adalah suatu perjudian. Aku bahkan tidak yakin. Dia bisa saja tetap loyal dan menusukku dari belakang. Atau malah berpura-pura loyal. Pikirannya agak sulit ditebak.
Aku bertemu dengannya di pinggir jalan yang sepi.
Rencana berubah. Kataku, Aku tidak menyerangnya di putaran ini.
Begitu? Yah, mungkin aku akan menyerang target lain. Atau grail.
Memangnya dia tahu lokasi grail itu dimana? Ah, tak usah dipedulikan. Yang jelas, aku harus tetap waspada.
Baiklah, sepertinya sudah dipastikan. Good luck, King Arthur. Ya, kuharap dia akan seperti King Arthur. Mati tanpa bekas. Dia pergi, aku meneruskan perjalananku ke tengah kota. Hitagi terlihat lebih waspada sekarang. Dia bahkan tidak bernafsu sedikitpun untuk menggodaku, bahkan tidak untuk cemburu meskipun Kagami datang bersama Flandre.
Kami tiba di pusat kota. Targetku akan ada di sini. Dia bersembunyi, dan tidak diketahui siapapun. Tapi aku tahu. Kami tahu. Jelas saja, kemampuan Hitagi sebagai seorang Killer tidak bisa diremehkan. Dia bisa merasakan adanya waivant lain.
Apa sudah terlacak, Hitagi? tanyaku.
Ada. Dia sudah dekat. Ada di pinggir jalan, satu persimpangan dari sini belok kanan. Ternyata dia benar-benar jago.
Kami berlari dengan cepat, berharap untuk mengejarnya tepat waktu. Dan ternyata dia tidak menyadari kehadiran kami. Kami berhasil mengejar dirinya dan masternya tepat saat mereka berbelok.
Ternyata aku menemukan seseorang yang mencurigakan disini ya Di depanku berdiri Konjiki no Yami alias Golden Darkness dan masternya. Masternya terlihat seperti NEET sejati, pantas saja aku tak memiliki informasi tentangnya. Hitagi, class-nya?
Saber. Nomor urut 10. Kondisi sangat sehat. Seperti yang diperkirakan.
Hitagi, serang dia. HOLY STAPLE ATTACK! perintahku. Hitagi bergerak amat cepat, dan sebelum Yami menyadarinya, dia sudah menusukkan cutternya yang memanjang dan menjepitkan staple-nya pada tubuh Yami. Darah bercucuran dan Yami terlihat kesakitan, namun Yami membalas dengan mengubah tangan kanannya menjadi pedang, dan berusaha menebas Hitagi. Dia menghindar dan kembali ke depanku.
Sial, kabur! tidak kusangka-sangka, master dari Yami bersikap agak pengecut. Tanpa diperintah, aku dan Hitagi mengejar mereka. Mereka ternyata bisa kabur dengan cepat. Kami kesulitan mengejar mereka. Namun setelah beberapa lama, barulah aku sadar.
Stop, Hitagi!
Ada apa? Bukankah kita harus mengejar mereka? Kalau tidak, kita akan sulit menemukan mereka lagi! dia tidak mengerti rupanya.
Bukan itu. Jangan terlalu jauh. Kita diincar.
Itu memang sudah resikonya! Lagipula malah di dekat sini aku masih bisa merasakan- tiba tiba, dari kegelapan Hitagi dihantam sebuah palu besar.
Agh! Hitagi terjatuh, dan aku menolongnya bangun kembali. Darah mengucur dari pelipisnya.
Dua orang muncul dari kegelapan. Rathty dan masternya. Sialan! Aku sudah menduga mereka menunggu saat aku lengah. Hitagi agak terhuyung, namun kembali berdiri.
Hitagi, kamu masih bisa bertarung? tanyaku, ragu.
Ya. Dia menjawab dengan yakin, tapi tetap saja aku khawatir.
Tapi-
Tugasku adalah untuk melindungi masterku. Katanya, dan dia langsung menerjang Rathty. Tapi serangan-serangannya tidak mengenai Destroyer gila itu. Malah Rathty kembali menghantam Hitagi dengan palunya, dan Hitagi kembali terjatuh. Aku membangunkannya kembali dan berkata,
Hitagi, lari! sebelum dia bisa membantah aku menarik tangannya dan membawanya lari. Darah terus mengucur dari pelipis dan perutnya. Sepertinya serangan yang dia terima cukup parah. Kami berhenti di sebuah gang kosong yang sepi.
Dan-kun, kenapa kamu membawaku lari? Aku masih bisa bertarung.
Kamu benar-benar keras kepala, Hitagi. Dengan luka seperti itu kamu tetap memaksakan dirimu.
Dan-kun. Master. Bila aku mati, maka kamu pun akan mati. Apa kau tidak tahu? Artinya aku meminjam nyawamu agar bisa hidup di dunia 3 dimensi ini. Maka dari itu, sudah sepantasnya bagiku untuk membalas budi padamu dengan cara seperti apapun. Dia tersenyum, tapi senyumnya terlihat lemah.
Sekarang bukan saatnya untuk itu, Hitagi! Sekarang, lebih baik kita- tiba tiba Hitagi terkena tembakan. Tembakan pistol, tepat ke paha kanannya. Siapa itu? Apa ada seorang Archer yang mengincar kami? SIalan! Hitagi harus secepatnya kubawa pergi dari sini!
Aku menggendong Hitagi dan berusaha berlari secepat yang aku bisa. Jika tidak cepat-cepat diobati, dia bisa mati! Kumohon, jangan mati
Sayang sekali, perjalananmu berakhir di sini saja, Daniel Ted. Suara itu Kagami Kiryuu?
Tepat sekali. Kagami muncul bersama Flandre Scarlet. DI belakang ada ancaman dari Archer terkutuk itu, ditambah lagi Rathty pasti sedang mengejar kami. Sudah kuduga, dia berkhianat.
Ada permintaan terakhir sebelum Flandre bermain dengan kalian? sialan. Kalau begini tidak ada cara lain. Hitagi tidak bisa kubawa kabur. Senjata rahasiaku adalah satu-satunya harapan.
Kuambil senjata rahasiaku dan kugosok bagian atasnya. Dan lagi-lagi ANON menipuku.
MAAF, ANDA BELUM BERUNTUNG. Fuck, weve been had.
Sudahlah, tidak perlu disesali. Lebih baik aku mengatur strategi. Sepertinya hasil yang kemarin ditampilkan di kuskus.us berhasil mengubah peta permainan ini. Mungkin saja ada banyak aliansi yang berubah. Tidak terkecuali bagiku. Aku seperti terjebak di permainan politik amatiran ini. Tapi mereka tidak tahu, bahwa bahkan jika aku mati, aku masih memegang benang yang mengikat nasib mereka.
Aku keluar dari tempat tidurku. Lebih tepatnya, aku mencoba keluar dari tempat tidurku. Tapi kenapa seperti ada yang menarikku? Aku melirik ke samping kanan. Hitagi Senjougahara, tertidur lelap di sampingku dan memelukku.
Sejak kapan dia berada di kamarku?
Bukan, dia memang bisa tidur satu kasur denganku, tapi yang kupermasalahkan adalah : Kenapa aku tidak menyadarinya? Kalau aku sadar bahwa dia tidur di sebelahku, aku bisa melakukan hal yang aku inginkan dengannya. Ah, damn it!
Aku ingin beranjak, tapi dia memelukku erat. Bangun, Hitagi. Dia tidak bangun, dan hanya menjawab dengan gumaman,
Hmm 5 menit lagi, Dacchi 5 menit saja, ya? grr.
Apa aku harus bilang berkali-kali kalau aku tidak suka dipanggil Dacchi? Dan lagipula, kenapa malah aku yang terlihat seperti istri dan kamu suaminya? Wanita seharusnya bangun lebih dulu, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, kemudian membangunkan suaminya dengan ciuman pagi dan berkata ohayou gozaimasu, danna-sama, bukannya dibangunkan oleh orang yang tidur di sebelahnya! tanpa kusangka-sangka, dia langsung bangun- dan menciumku.
Kalau begitu aku akan mengatakannya. Ohayou gozaimasu, danna-sama. Apa itu cukup, Dan-kun?
Aku tidak pernah menyuruhmu mengikuti semua perkataanku! lagi-lagi dia seperti ini. Padahal aku sudah berharap dia jadi lebih penurut.
Baiklah kalau begitu, Dacchi.
Namaku bukan Dacchi! dia bisa benar-benar membuatku marah.
Aku tahu kok, Dan-kun. Sepertinya hari-hariku yang melelahkan baru akan dimulai atau berakhir?
*******
Hingga sore hari, hari ini sama seperti hari-hari lainnya. Membosankan dan penuh dengan rutinitas. Yah, sekarang ada Hitagi, tapi kata-katanya kadang-kadang bisa membuatku lelah juga. Tapi sekarang, semuanya akan berubah. Malam ini adalah waktunya.
Apa kamu siap, Hitagi? tanyaku.
Aku siap, Dan-kun. Rasanya di situasi yang mulai menegang ini, mengucapkan julukan seperti itu terasa agak tidak pada tempatnya. Tapi biarlah.
Baiklah, kita pergi sekarang. Aku langsung beranjak pergi dari rumahku dengan hanya membawa sebuah senjata rahasia, diikuti Hitagi. Inilah momen yang menentukan semuanya. Apakah aku bisa kembali lagi atau tidak, tidak jelas. Sebenarnya ini adalah sebuah perjudian besar. Ini semua karena aku hanya bisa kabur untuk satu putaran. Aku harus menggunakan kesempatan itu dengan baik. Dan kabur di awal permainan terlalu beresiko dalam jangka panjang. Aku sudah menyiapkan semua bantalan yang tersedia bagiku untuk menghindari resiko-resiko ini. Namun aku masih tidak yakin. Ini semua karena satu orang.
Kagami Kiryuu.
Satu-satunya pewaris dari 2 keluarga besar yang menguasai AKIBA. Master dari Flandre Scarlet, si Destroyer. Tentunya musuh yang tidak bisa diremehkan. Belum lagi jaringan yang dia miliki. Kudengar dia telah menjalin aliansi dengan master dari Destroyer lain, Rathty. Tapi identitas masternya masih tanda tanya. Nama yang diberikan di kuskus.us hanyalah RoyaL Boy.
Dan aku akan bertemu kembali dengannya. Aku mengajaknya melakukan sebuah konspirasi. Namun apa dia bisa dipercaya? Aku tak tahu. Itulah kenapa ini adalah suatu perjudian. Aku bahkan tidak yakin. Dia bisa saja tetap loyal dan menusukku dari belakang. Atau malah berpura-pura loyal. Pikirannya agak sulit ditebak.
Aku bertemu dengannya di pinggir jalan yang sepi.
Rencana berubah. Kataku, Aku tidak menyerangnya di putaran ini.
Begitu? Yah, mungkin aku akan menyerang target lain. Atau grail.
Memangnya dia tahu lokasi grail itu dimana? Ah, tak usah dipedulikan. Yang jelas, aku harus tetap waspada.
Baiklah, sepertinya sudah dipastikan. Good luck, King Arthur. Ya, kuharap dia akan seperti King Arthur. Mati tanpa bekas. Dia pergi, aku meneruskan perjalananku ke tengah kota. Hitagi terlihat lebih waspada sekarang. Dia bahkan tidak bernafsu sedikitpun untuk menggodaku, bahkan tidak untuk cemburu meskipun Kagami datang bersama Flandre.
Kami tiba di pusat kota. Targetku akan ada di sini. Dia bersembunyi, dan tidak diketahui siapapun. Tapi aku tahu. Kami tahu. Jelas saja, kemampuan Hitagi sebagai seorang Killer tidak bisa diremehkan. Dia bisa merasakan adanya waivant lain.
Apa sudah terlacak, Hitagi? tanyaku.
Ada. Dia sudah dekat. Ada di pinggir jalan, satu persimpangan dari sini belok kanan. Ternyata dia benar-benar jago.
Kami berlari dengan cepat, berharap untuk mengejarnya tepat waktu. Dan ternyata dia tidak menyadari kehadiran kami. Kami berhasil mengejar dirinya dan masternya tepat saat mereka berbelok.
Ternyata aku menemukan seseorang yang mencurigakan disini ya Di depanku berdiri Konjiki no Yami alias Golden Darkness dan masternya. Masternya terlihat seperti NEET sejati, pantas saja aku tak memiliki informasi tentangnya. Hitagi, class-nya?
Saber. Nomor urut 10. Kondisi sangat sehat. Seperti yang diperkirakan.
Hitagi, serang dia. HOLY STAPLE ATTACK! perintahku. Hitagi bergerak amat cepat, dan sebelum Yami menyadarinya, dia sudah menusukkan cutternya yang memanjang dan menjepitkan staple-nya pada tubuh Yami. Darah bercucuran dan Yami terlihat kesakitan, namun Yami membalas dengan mengubah tangan kanannya menjadi pedang, dan berusaha menebas Hitagi. Dia menghindar dan kembali ke depanku.
Sial, kabur! tidak kusangka-sangka, master dari Yami bersikap agak pengecut. Tanpa diperintah, aku dan Hitagi mengejar mereka. Mereka ternyata bisa kabur dengan cepat. Kami kesulitan mengejar mereka. Namun setelah beberapa lama, barulah aku sadar.
Stop, Hitagi!
Ada apa? Bukankah kita harus mengejar mereka? Kalau tidak, kita akan sulit menemukan mereka lagi! dia tidak mengerti rupanya.
Bukan itu. Jangan terlalu jauh. Kita diincar.
Itu memang sudah resikonya! Lagipula malah di dekat sini aku masih bisa merasakan- tiba tiba, dari kegelapan Hitagi dihantam sebuah palu besar.
Agh! Hitagi terjatuh, dan aku menolongnya bangun kembali. Darah mengucur dari pelipisnya.
Dua orang muncul dari kegelapan. Rathty dan masternya. Sialan! Aku sudah menduga mereka menunggu saat aku lengah. Hitagi agak terhuyung, namun kembali berdiri.
Hitagi, kamu masih bisa bertarung? tanyaku, ragu.
Ya. Dia menjawab dengan yakin, tapi tetap saja aku khawatir.
Tapi-
Tugasku adalah untuk melindungi masterku. Katanya, dan dia langsung menerjang Rathty. Tapi serangan-serangannya tidak mengenai Destroyer gila itu. Malah Rathty kembali menghantam Hitagi dengan palunya, dan Hitagi kembali terjatuh. Aku membangunkannya kembali dan berkata,
Hitagi, lari! sebelum dia bisa membantah aku menarik tangannya dan membawanya lari. Darah terus mengucur dari pelipis dan perutnya. Sepertinya serangan yang dia terima cukup parah. Kami berhenti di sebuah gang kosong yang sepi.
Dan-kun, kenapa kamu membawaku lari? Aku masih bisa bertarung.
Kamu benar-benar keras kepala, Hitagi. Dengan luka seperti itu kamu tetap memaksakan dirimu.
Dan-kun. Master. Bila aku mati, maka kamu pun akan mati. Apa kau tidak tahu? Artinya aku meminjam nyawamu agar bisa hidup di dunia 3 dimensi ini. Maka dari itu, sudah sepantasnya bagiku untuk membalas budi padamu dengan cara seperti apapun. Dia tersenyum, tapi senyumnya terlihat lemah.
Sekarang bukan saatnya untuk itu, Hitagi! Sekarang, lebih baik kita- tiba tiba Hitagi terkena tembakan. Tembakan pistol, tepat ke paha kanannya. Siapa itu? Apa ada seorang Archer yang mengincar kami? SIalan! Hitagi harus secepatnya kubawa pergi dari sini!
Aku menggendong Hitagi dan berusaha berlari secepat yang aku bisa. Jika tidak cepat-cepat diobati, dia bisa mati! Kumohon, jangan mati
Sayang sekali, perjalananmu berakhir di sini saja, Daniel Ted. Suara itu Kagami Kiryuu?
Tepat sekali. Kagami muncul bersama Flandre Scarlet. DI belakang ada ancaman dari Archer terkutuk itu, ditambah lagi Rathty pasti sedang mengejar kami. Sudah kuduga, dia berkhianat.
Ada permintaan terakhir sebelum Flandre bermain dengan kalian? sialan. Kalau begini tidak ada cara lain. Hitagi tidak bisa kubawa kabur. Senjata rahasiaku adalah satu-satunya harapan.
Kuambil senjata rahasiaku dan kugosok bagian atasnya. Dan lagi-lagi ANON menipuku.
MAAF, ANDA BELUM BERUNTUNG. Fuck, weve been had.
A/N : Terlalu buru-buru? Jangan salahin gw, salahin orang yang ngebunuh gw

0
Kutip
Balas