- Beranda
- The Lounge
Lebih Baik Mau Tahu [Kompilasi dari THREAD saya yg diview 140.000 Kali!]
...
TS
leeshemin
Lebih Baik Mau Tahu [Kompilasi dari THREAD saya yg diview 140.000 Kali!]
Quote:
Quote:
Semoga bermanfaat ya gan

Quote:
Diusahakan Setiap Minggu UP DATE Gan!
Kalau pengen baca-baca thread saya
bisa Follow my Twitter gan: @Bayu_Purnomo_SM
Polling
0 suara
Thread-Thread berikut kalau dibuat buku menarik tidak ya gan?
Diubah oleh leeshemin 28-04-2017 22:34
0
58.4K
2.7K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
leeshemin
#51
IPK S1 cuma 2,49, Tapi BISA JADI Professor!
Assalammu'alaikum Wr.Wb.
tulisan ini terinpirasi ketika menonton Kick Andy setahun yang lalu. Ada seseorang yang sangat memberi inspirasi kepada saya
Seperti yang kita ketahui, seseorang yang meliki IPK 3,5 bahkan 4 adalah seseorang yang jenius dan patut untuk menjadi Professor dan Guru Besar
Nah, bagaimana kalau kita yang bergelar Sarjana hanya memiliki IPK "pas-pasan" ?
3 koma mepet?
atau bahkan 2 koma?
Biasanya setelah memiliki IPK yang hanya kecil, kita akan langsung "Drop". "Wah saya bukan orang pintar, dan bakal tidak menjadi orang tidak berguna" pikir kita
Tetapi seseorang telah membuktikan, bahwa walaupun IPK sewaktu S1 hanya 2,49. Dia tidak berputus asa dan tetap semangat
Akibatnya dia berhasil meraih beasiswa S2 dan S3 di University of Illinois Amerika serikat
. Dan sekarang gelar beliau adalah Professor, serta Guru Besar di FE Universitas Indonesia 
Ya, beliau adalah Professor Rhenald Kasali Phd
![kaskus-image]()
Beliau membuktikan kalau sekarang seseorang bodoh, dan tidak pintar. Tidak selamanya orang itu bodoh dan tidak pintar. Kalau belajar dan mau berusaha, pasti menjadi lebih baik
dan beliau sudah menulis banyak buku, seperti Myelin, Change, Wirausaha Mandiri 2010, kracking Zone, serta masih banyak lagi
![kaskus-image]()
Nah kembali ke pernyataan saya tadi, beliau mampu memberi inspirasi saya. Kenapa?
Karena saya pernah Kuliah di PTK di Bintaro,
dalam 2 semester saya mendapat IPK 2,63. Di kampus tersebut, tidak ada kesempatan mengulang mata kuliah. Dan bila dalam 2 semester mendapat IPK dibawah 2,75 langsung di Drop Out!
dan saya pun di Drop Out dari kampus tersebut.
Sangat jatuh mental saya waktu itu, tetapi setelah melihat Bapak Rhenald Kasali yang hanya memiliki IPK 2,49 bisa jadi orang yang lebih baik, logika saya berkata....
"Wah kalau pak Rhenald Kasali kuliah di PTK tersebut, mungkin ke Drop Out juga kali yak
"
jadi saya tidak boleh menyerah.
Alhamdulillah sekarang saya semester akhir di PTN ternama di ibukota provinsi
IP semester terakhir kemaren adalah 3,57 dan IPK saya terakhir adalah 3,15
bersama kawan-kawan, kami bisa membuat 2 buku soal tanya jawab dan pembahasan
Insya Allah semester depan, saya sudah selesai kuliah S1 nya
Untuk teman-teman kaskus, semoga pengalaman saya dan Pak Rhenald, bisa menjadi inspirasi dan motivasi yak!
Semoga bermanfaat
Thread ane yang lain gan
tulisan ini terinpirasi ketika menonton Kick Andy setahun yang lalu. Ada seseorang yang sangat memberi inspirasi kepada saya

Seperti yang kita ketahui, seseorang yang meliki IPK 3,5 bahkan 4 adalah seseorang yang jenius dan patut untuk menjadi Professor dan Guru Besar

Nah, bagaimana kalau kita yang bergelar Sarjana hanya memiliki IPK "pas-pasan" ?
3 koma mepet?
atau bahkan 2 koma?
Biasanya setelah memiliki IPK yang hanya kecil, kita akan langsung "Drop". "Wah saya bukan orang pintar, dan bakal tidak menjadi orang tidak berguna" pikir kita

Tetapi seseorang telah membuktikan, bahwa walaupun IPK sewaktu S1 hanya 2,49. Dia tidak berputus asa dan tetap semangat

Akibatnya dia berhasil meraih beasiswa S2 dan S3 di University of Illinois Amerika serikat
. Dan sekarang gelar beliau adalah Professor, serta Guru Besar di FE Universitas Indonesia 
Ya, beliau adalah Professor Rhenald Kasali Phd


Beliau membuktikan kalau sekarang seseorang bodoh, dan tidak pintar. Tidak selamanya orang itu bodoh dan tidak pintar. Kalau belajar dan mau berusaha, pasti menjadi lebih baik

dan beliau sudah menulis banyak buku, seperti Myelin, Change, Wirausaha Mandiri 2010, kracking Zone, serta masih banyak lagi


Nah kembali ke pernyataan saya tadi, beliau mampu memberi inspirasi saya. Kenapa?
Karena saya pernah Kuliah di PTK di Bintaro,
dalam 2 semester saya mendapat IPK 2,63. Di kampus tersebut, tidak ada kesempatan mengulang mata kuliah. Dan bila dalam 2 semester mendapat IPK dibawah 2,75 langsung di Drop Out!

dan saya pun di Drop Out dari kampus tersebut.
Sangat jatuh mental saya waktu itu, tetapi setelah melihat Bapak Rhenald Kasali yang hanya memiliki IPK 2,49 bisa jadi orang yang lebih baik, logika saya berkata....
"Wah kalau pak Rhenald Kasali kuliah di PTK tersebut, mungkin ke Drop Out juga kali yak
"jadi saya tidak boleh menyerah.
Alhamdulillah sekarang saya semester akhir di PTN ternama di ibukota provinsi

IP semester terakhir kemaren adalah 3,57 dan IPK saya terakhir adalah 3,15

bersama kawan-kawan, kami bisa membuat 2 buku soal tanya jawab dan pembahasan

Insya Allah semester depan, saya sudah selesai kuliah S1 nya

Untuk teman-teman kaskus, semoga pengalaman saya dan Pak Rhenald, bisa menjadi inspirasi dan motivasi yak!

Semoga bermanfaat

Thread ane yang lain gan
Quote:
0