- Beranda
- Stories from the Heart
(based on true Story) "Si Cupu dan Si buah dada" (kisah konyol antara gw dan wanita)
...
TS
gelaragusni
(based on true Story) "Si Cupu dan Si buah dada" (kisah konyol antara gw dan wanita)
prologue:
Quote:
Quote:
Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 22 suara
Menurut Agan/Aganwati, untuk cerita selanjutnya ane nyeritain kisah ane yang mana??
Romansa Barista (keterangan cerita lihat dibawah index)
55%
Penghuni Lain (keterangan cerita lihat dibawah index)
45%
Diubah oleh gelar_putra 16-04-2016 23:05
anasabila memberi reputasi
1
75.7K
441
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
gelaragusni
#1
yang ngintip itu siapa?
Sebelumnya perkenalkan, nama gw Gelar. Gw seorang cowok dengan tinggi 167cm, berkulit putih,rambut lurus, memiliki wajah layaknya personil boyband Korea dan sangat menyukai selangkangan (mohon tidak dianggap serius,hahaha). Mungkin loe masih inget pelajaran sejarah yang menyatakan bahwa manusia purba hidup nomaden (berpindah dari satu hati ke hati yang lain, red), maka itulah gw. Gw lahir di Tasikmalaya, pernah tinggal di Bandung, Jakarta, Semarang, Medan, dan saat ini gw berada disebuah kota yang memiliki julukan sebagai kota Belimbing (walau gw ga pernah nemu tukang belimbing) yaitu Depok.
Dengan pengalaman gw yang sudah pernah merasakan indahnya bercinta,hmmmh maksud gw pengalaman hidup di berbagai kota dibelahan dada,hmmmh maksud gw berbagai kota dibelahan negara Indonesia, maka sudah dipastikan gw memiliki banyak cerita menarik dibandingkan loe yang dari keluar rahim nyokap loe, sampe lo duduk membaca cerita gw hanya berada di satu kota. (sombong sedikit boleh kan ya,hahaha).
Disaat gw masih duduk di bangku sekolah dasar (walau gw lebih sering ga duduk dibangku karena harus keluar kelas akibat kentut didalam ruangan) hingga SMP, gw memiliki kebiasaan abnormal, yaaaa, sangat abnormal bila dibandingkan pria-pria tampan seusia gw. Kebiasaan gw itu adalah gw ga pernah berani untuk menatap mata lawan bicara, terlebih wanita. Gw cenderung menundukan kepala disaat berinterkasi dengan mereka. Hingga suatu hari disaat gw masih kelas 3 SD di Kota Semarang, waktu itu teman sebangku gw adalah seorang wanita bernama Lia, gadis cantik yang pada akhirnya menjadi pacar pertama gw dikelas 4 SD. Kita sedang duduk berdua dikelas,pada saat jam istirahat. Saat itu posisinya adalah kita duduk berhadapan.
Sinta :gelar, kamu engga mau cari makan ke kantin?
Gw :eeh iyaa..mau sih, tapi bentar lagi ah, sekarang pasti masih rame (dengan wajah menunduk)
Sinta :oh, kalo gitu bareng yah
Gw :iyaa,gampang,kita bareng nanti (masih dengan wajah nunduk)
Sinta :kamu kenapa sih, kok nunduk trus ngomong sama aku?
Gw :engga papa kok..... (tetap nunduk)
Sinta :kamu mau ngintip yah? Ngeliatin paha aku?!!!
Gw : ah engga kok..serius engga
Gw baru sadar bahwa saat itu wajah nunduk gw lurus searah dengan paha putihnya Sinta dan dengan segera Sinta menarik kebawah roknya yang memang saat itu tersingkap keatas.
Sinta :aah kamu ngintipin aku...!!!!!
PLAAAAK!!!!
Sinta pun langsung pergi dan keluar kelas.
Tamparan pertama dalam hidup gw, akhirnya gw rasakan pada saat kelas 3 SD. Teman2 sekelas yang sempat mendengar perkataan Sinta yang memang cukup keras saat itu, melihat gw dengan wajah aneh. Mungkin saat itu mereka berpikir bahwa gw adalah seorang maniak yang harus segera dihilangkan dari peradaban sebelum merusak citra sekolah.
Gw yang hanya bisa berekspresi datar akibat merasakan tamparan pertama dalam hidup gw (rasanya perih-perih gimanaa gitu,walau nanti lama-lama juga enak).
Tiba-tiba aja gw dikejutkan oleh kehadiran Hanif, seorang siswa yang memiliki tubuh ideal untuk jadi orang-orangan sawah.
Hanif :kamu itu salah....
Gw :maksudnya...?
Hanif :kalo kamu mau ngintip cewek, seharusnya kamu tuh kayak gini,dijamin ga ketauan
Tiba-tiba aja hanif menunjukan kaki kanannya, dimana di sepatu warrior yang ia pakai,diantara tali sepatu,sudah ia pasangkan kaca bulat yang berasal dari sebuah rautan pensil. lalu dia langsung berjalan dengan santai menghampiri teman gw cewek yang lagi berdiri ga jauh dari tempat gw duduk. Dengan kaca diatas sepatunya itu, dengan bebas ia melihat celana dalamnya tanpa diketahui temen gw tersebut, dan setelah itu hanif tersenyum penuh kemenangan ke arah gw.
Semenjak kejadian itu, gw menjadi teman akrab Hanif karena gw berpikir,bila berteman dengannya, maka hidup gw akan lebih berwarna.hahahahaha
Dengan pengalaman gw yang sudah pernah merasakan indahnya bercinta,hmmmh maksud gw pengalaman hidup di berbagai kota dibelahan dada,hmmmh maksud gw berbagai kota dibelahan negara Indonesia, maka sudah dipastikan gw memiliki banyak cerita menarik dibandingkan loe yang dari keluar rahim nyokap loe, sampe lo duduk membaca cerita gw hanya berada di satu kota. (sombong sedikit boleh kan ya,hahaha).
Disaat gw masih duduk di bangku sekolah dasar (walau gw lebih sering ga duduk dibangku karena harus keluar kelas akibat kentut didalam ruangan) hingga SMP, gw memiliki kebiasaan abnormal, yaaaa, sangat abnormal bila dibandingkan pria-pria tampan seusia gw. Kebiasaan gw itu adalah gw ga pernah berani untuk menatap mata lawan bicara, terlebih wanita. Gw cenderung menundukan kepala disaat berinterkasi dengan mereka. Hingga suatu hari disaat gw masih kelas 3 SD di Kota Semarang, waktu itu teman sebangku gw adalah seorang wanita bernama Lia, gadis cantik yang pada akhirnya menjadi pacar pertama gw dikelas 4 SD. Kita sedang duduk berdua dikelas,pada saat jam istirahat. Saat itu posisinya adalah kita duduk berhadapan.
Sinta :gelar, kamu engga mau cari makan ke kantin?
Gw :eeh iyaa..mau sih, tapi bentar lagi ah, sekarang pasti masih rame (dengan wajah menunduk)
Sinta :oh, kalo gitu bareng yah
Gw :iyaa,gampang,kita bareng nanti (masih dengan wajah nunduk)
Sinta :kamu kenapa sih, kok nunduk trus ngomong sama aku?
Gw :engga papa kok..... (tetap nunduk)
Sinta :kamu mau ngintip yah? Ngeliatin paha aku?!!!
Gw : ah engga kok..serius engga
Gw baru sadar bahwa saat itu wajah nunduk gw lurus searah dengan paha putihnya Sinta dan dengan segera Sinta menarik kebawah roknya yang memang saat itu tersingkap keatas.
Sinta :aah kamu ngintipin aku...!!!!!
PLAAAAK!!!!
Sinta pun langsung pergi dan keluar kelas.
Tamparan pertama dalam hidup gw, akhirnya gw rasakan pada saat kelas 3 SD. Teman2 sekelas yang sempat mendengar perkataan Sinta yang memang cukup keras saat itu, melihat gw dengan wajah aneh. Mungkin saat itu mereka berpikir bahwa gw adalah seorang maniak yang harus segera dihilangkan dari peradaban sebelum merusak citra sekolah.
Gw yang hanya bisa berekspresi datar akibat merasakan tamparan pertama dalam hidup gw (rasanya perih-perih gimanaa gitu,walau nanti lama-lama juga enak).
Tiba-tiba aja gw dikejutkan oleh kehadiran Hanif, seorang siswa yang memiliki tubuh ideal untuk jadi orang-orangan sawah.
Hanif :kamu itu salah....
Gw :maksudnya...?
Hanif :kalo kamu mau ngintip cewek, seharusnya kamu tuh kayak gini,dijamin ga ketauan
Tiba-tiba aja hanif menunjukan kaki kanannya, dimana di sepatu warrior yang ia pakai,diantara tali sepatu,sudah ia pasangkan kaca bulat yang berasal dari sebuah rautan pensil. lalu dia langsung berjalan dengan santai menghampiri teman gw cewek yang lagi berdiri ga jauh dari tempat gw duduk. Dengan kaca diatas sepatunya itu, dengan bebas ia melihat celana dalamnya tanpa diketahui temen gw tersebut, dan setelah itu hanif tersenyum penuh kemenangan ke arah gw.
Semenjak kejadian itu, gw menjadi teman akrab Hanif karena gw berpikir,bila berteman dengannya, maka hidup gw akan lebih berwarna.hahahahaha
Diubah oleh gelar_putra 13-04-2016 18:24
0
