- Beranda
- Linux dan OS Selain Microsoft & Mac
Kaskus.Di.Blankon.In
...
TS
chaironi
Kaskus.Di.Blankon.In
SELAMAT DATANG DITHREAD SEPUTAR BLANKON

| Lapor BUG Blankon? klik disini |
| Daftar Penghuni Thread | Pengguna Blankon Isi Ini dulu |
| Tentang Blankon | Versi Blankon | Tips, Trik, Unduh Blankon | FAQ |

Spoiler for NEW RELEASE ->Blankon SUROBOYO:
Proyek BlankOn dengan bangga mempersembahkan rilis ke-9 dengan nama kode Suroboyo. Rilis kali ini dengan dukungan perangkat keras lebih banyak dan terbaru sehingga pengguna tidak perlu repot memasang penggerak (driver) untuk perangkat kerasnya. Rilis ini juga terdapat penambahan fitur serta aplikasi baru di dalamnya dengan harapan para pengguna bisa lebih mudah dalam menggunakannya.
Manokwari
Manokwari adalah destop yang dikembangkan oleh pengembang BlankOn dengan teknologi HTML5 dan CSS3. Hal ini membuat destop manokwari menjadi destop cantik, modern, ringan dan mudah untuk dimodifikasi.

Destop Kontekstual
Destop dinamis yang sesuai dengan perubahan waktu menjadikan tampilan BlankOn Suroboyo lebih segar dan tidak membosankan.

Aplikasi Perkantoran Terbaru
BlankOn sudah menyediakan aplikasi perkantoran terbaru yang lengkap dan handal, mendukung berbagai format berkas perkantoran populer.
Mempunyai format dokumen terbuka yang dengan ukuran berkas jauh lebih kecil serta lebih aman sesuai standar dokumen nasional maupun internasional.

Dukungan Multimedia
Anda bisa segera memainkan musik, memutar video dan berkas multimedia sesaat setelah BlankOn terpasang tanpa harus memasang aplikasi lanjutan. Semua sudah tersedia.

Aplikasi Grafis
BlankOn hadir dengan aplikasi bawaan yang mendukung pengolahan grafis, mulai dengan membuka gambar(gthumb), editor gambar berbasis bitmap (gimp) hingga editor grafis berbasis vektor (inkscape). Anda akan dengan mudah membuat logo ataupun membuat desain undangan pernikahan keluarga atau rekan.
Warung Aplikasi - Warsi
Ingin memasang aplikasi di BlankOn? Kini lebih cepat, mudah dan lengkap dengan menggunakan Warung Aplikasi (Warsi)

Geo.BlankOn
geo.BlankOn adalah merupakan kegiatan gotong royong digital untuk mengembangkan gugus perangkat lunak dan data geospasial yang dibuat untuk mendukung beragam platform komputer. Dalam pengembangannya, aplikasi ini bisa menyediakan berbagai macam data berbasis lokasi seperti titik wisata, titik pelayanan publik, titik banjir, titik kemacetan di jalan raya serta informasi publik lainnya.
Informasi lebih lanjut geo.blankon.in

Maleo
Maleo membuat BlankOn bisa menjalankan aplikasi berbasis HTML5 di destop. Maleo juga bisa digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis HTML5 agar bisa berjalan baik di destop maupun di perangkat bergerak.

Unduh BlankOn
Rilis BlankOn versi terakhir saat ini adalah BlankOn 9.0 Suroboyo.
Konfigurasi perangkat keras minimal untuk dapat menjalankan BlankOn 9.0 Suroboyo dengan nyaman adalah
CPU 1 GHz, tersedia dalam i386 dan amd64
RAM 1 GB
Ruang hard disk 15 GB
VGA 256 MB
Bila Anda lebih banyak melakukan kegiatan meramban web dan aplikasi perkantoran yang intensif, lebih baik lagi untuk meningkatkan perangkat keras Anda
DOWNLOAD
Diubah oleh chaironi 15-02-2014 07:27
tata604 memberi reputasi
1
47.4K
Kutip
692
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Linux dan OS Selain Microsoft & Mac
4.5KThread•2.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
chaironi
#1
Tentang Blankon
Apa itu BlankOn Linux?
Asal nama BlankOn Linux
Sejarah BlankOn Linux
sumber
Spoiler for "blankon linux?":
BlankOn Linux merupakan salah satu distro Linux yang berisikan piranti lunak (software) yang dapat digunakan untuk keperluan desktop, laptop, dan workstation.
BlankOnLinux diturunkan dari sebuah distro Linux yang sangat terkenal akan kemudahan pengunaannya, yaitu Ubuntu. Dengan dipadukan oleh berbagai pernakpernik khas Indonesia, Distro ini sangat cocok digunakan untuk pengguna komputer di Indonesia.
BlankOn Linux dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) bersama Komunitas Ubuntu Indonesia. Pengembangan BlankOn dilakukan secara terbuka dan gotong royong, sehingga siapa saja bisa turut berkontribusi untuk mengembangkan BlankOn agar menjadi lebih baik. BlankOn Linux juga bisa didapatkan oleh siapa saja tanpa perlu membayar untuk mengunduhnya. Bahkan, Anda bisa mendistribusikannya dan membagi-baginya secara bebas tanpa batas kepada siapa saja.
Tujuan dari pengembangan BlankOn Linux adalah menghasilkan Distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia, khususnya untuk kebutuhan pendidikan, perkantoran dan pemerintahan. Tidak seperti Distro Linux lainnya, di dalam CD BlankOn Linux sudah tersedia dukungan dari format multimedia tertutup seperti MP3, DVD, dsb. Selain itu, BlankOn Linux juga ditujukan sebagai alternatif sistem operasi komputer yang saat ini pangsa pasarnya dikuasai oleh sistem operasi Microsoft Windows.
Selain itu, BlankOn juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak atau motivator bangsa Indonesia untuk menggunakan dan mengembangkan piranti lunak berlisensi bebas dan terbuka.
BlankOnLinux diturunkan dari sebuah distro Linux yang sangat terkenal akan kemudahan pengunaannya, yaitu Ubuntu. Dengan dipadukan oleh berbagai pernakpernik khas Indonesia, Distro ini sangat cocok digunakan untuk pengguna komputer di Indonesia.
BlankOn Linux dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) bersama Komunitas Ubuntu Indonesia. Pengembangan BlankOn dilakukan secara terbuka dan gotong royong, sehingga siapa saja bisa turut berkontribusi untuk mengembangkan BlankOn agar menjadi lebih baik. BlankOn Linux juga bisa didapatkan oleh siapa saja tanpa perlu membayar untuk mengunduhnya. Bahkan, Anda bisa mendistribusikannya dan membagi-baginya secara bebas tanpa batas kepada siapa saja.
Tujuan dari pengembangan BlankOn Linux adalah menghasilkan Distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia, khususnya untuk kebutuhan pendidikan, perkantoran dan pemerintahan. Tidak seperti Distro Linux lainnya, di dalam CD BlankOn Linux sudah tersedia dukungan dari format multimedia tertutup seperti MP3, DVD, dsb. Selain itu, BlankOn Linux juga ditujukan sebagai alternatif sistem operasi komputer yang saat ini pangsa pasarnya dikuasai oleh sistem operasi Microsoft Windows.
Selain itu, BlankOn juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak atau motivator bangsa Indonesia untuk menggunakan dan mengembangkan piranti lunak berlisensi bebas dan terbuka.
Asal nama BlankOn Linux
Spoiler for "asal nama blankon linux":
Nama BlankOnberasal dari nama penutup kepala beberapa suku/budaya yang ada di Indonesia, antara lain suku Jawa, suku Sunda, dan daerah lainnya. Dari asal kata tersebut, BlankOn diharapkan menjadi penutup atau pelindung dari ketergantungan dengan piranti lunak tertutup.
Selain itu, nama BlankOn juga bisa diartikan menjadi Blank (angka biner 0) dan On (angka biner 1). BlankOn diharapkan menjadikan orang yang belum sadar menjadi sadar bahwa Linux bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang Teknologi Informasi.
Selain itu, nama BlankOn juga bisa diartikan menjadi Blank (angka biner 0) dan On (angka biner 1). BlankOn diharapkan menjadikan orang yang belum sadar menjadi sadar bahwa Linux bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dalam bidang Teknologi Informasi.
Sejarah BlankOn Linux
Spoiler for "sejarah blankon linux":
BlankOnLinux pertama kali dikembangkan oleh YPLI pada tahun 2004 dengan nama kode "Bianglala". Pada saat itu, BlankOn merupakan turunan dari distro Fedora Core 3. Namun, rilis BlankOn pada saat itu berakhir sampai versi 1.1 dan akhirnya mati suri.
Beberapa tahun kemudian, yaitu pada tahun 2007, pengembangan BlankOn Linux mulai dibangkitkan kembali oleh YPLI. BlankOn Linux yang sebelumnya diturunkan dari Fedora Core kini diganti menjadi Ubuntu. Mulai Versi 7.0 kode nama Pattimura ini Blankon di rillis 1 tahun sekali . Setiap rilis BlankOn Linux akan diberi tema dan ciri khas yang berbeda sesuai dengan budaya yang ada di Indonesia.
Akhirnya, pada akhir tahun 2007, BlankOn Linux versi 2.0 dirilis dengan nama kode "Konde". Versi ini diturunkan dari Ubuntu versi 7.10. Kemudian, pada pertengahan tahun 2008, BlankOn Linux versi 3.0 dirilis dengan nama kode "Lontara". Versi yang berbasis Ubuntu 8.04 LTS ini menggunakan tema khas Sulawesi Selatan, terlihat dari pengunaan karya seni Kapal Pinisi pada gambar latar belakangnya. Anda juga dapat menulis aksara Lontara' yang merupakan aksara khas suku Bugis.
Pada bulan November 2008, BlankOn Linux 4.0 dirilis dengan nama kode "Meuligoe". Ciri khas yang digunakan pada versi ini adalah Aceh, dengan warna dominan hijau. Pada rilis berikutnya 5.0 menggunakan nama Nanggar dengan khas Batak, pada rilis ini lah Logo BlankOn diganti sehingga lebih modern.
Rilis terakhir pada saat buku ini ditulis adalah BlankOn Linux 7.0, dengan nama kode "Pattimura". Sejak Versi 6.0 Ombilin tidak murni berbasis Ubuntu dan mulai rilis 6.0 Ombilin BlankOn tidak lagi mengikuti budaya mutlak Ubuntu, sehingga sudah banyak program yang diambil dari pembuatnya langsung. Sejak versi 6.0 , siklus rilis dilonggarkan menjadi setahun sekali.
Beberapa tahun kemudian, yaitu pada tahun 2007, pengembangan BlankOn Linux mulai dibangkitkan kembali oleh YPLI. BlankOn Linux yang sebelumnya diturunkan dari Fedora Core kini diganti menjadi Ubuntu. Mulai Versi 7.0 kode nama Pattimura ini Blankon di rillis 1 tahun sekali . Setiap rilis BlankOn Linux akan diberi tema dan ciri khas yang berbeda sesuai dengan budaya yang ada di Indonesia.
Akhirnya, pada akhir tahun 2007, BlankOn Linux versi 2.0 dirilis dengan nama kode "Konde". Versi ini diturunkan dari Ubuntu versi 7.10. Kemudian, pada pertengahan tahun 2008, BlankOn Linux versi 3.0 dirilis dengan nama kode "Lontara". Versi yang berbasis Ubuntu 8.04 LTS ini menggunakan tema khas Sulawesi Selatan, terlihat dari pengunaan karya seni Kapal Pinisi pada gambar latar belakangnya. Anda juga dapat menulis aksara Lontara' yang merupakan aksara khas suku Bugis.
Pada bulan November 2008, BlankOn Linux 4.0 dirilis dengan nama kode "Meuligoe". Ciri khas yang digunakan pada versi ini adalah Aceh, dengan warna dominan hijau. Pada rilis berikutnya 5.0 menggunakan nama Nanggar dengan khas Batak, pada rilis ini lah Logo BlankOn diganti sehingga lebih modern.
Rilis terakhir pada saat buku ini ditulis adalah BlankOn Linux 7.0, dengan nama kode "Pattimura". Sejak Versi 6.0 Ombilin tidak murni berbasis Ubuntu dan mulai rilis 6.0 Ombilin BlankOn tidak lagi mengikuti budaya mutlak Ubuntu, sehingga sudah banyak program yang diambil dari pembuatnya langsung. Sejak versi 6.0 , siklus rilis dilonggarkan menjadi setahun sekali.
sumber
0
Kutip
Balas