Kaskus

News

User telah dihapusAvatar border
TS
User telah dihapus
Kerajaan Sunda dari awal hingga akhir
mohon di emoticon-Rate 5 Stardan ane tidak menolak emoticon-Blue Guy Cendol (S)

belum ada yg membahas kerajaan sunda dari awal sampai akhir nih. yg dimaksud ane adalah kerjaan yg berada di wilayah jawa barat dan banten atau kerajaan yg didirikan oleh orang sunda
ini adalah time line nya
Kerajaan Sunda dari awal hingga akhir



Arti Kata Sunda dan Philosopinya
Spoiler for Arti Sunda:


Sunda merupakan kebudayaan masyarakat yang tinggal di wilayah barat pulau Jawa. Sebagai suatu suku, bangsa Sunda merupakan cikal bakal berdirinya peradaban di Nusantara, di mulai dengan berdirinya kerajaan tertua di Indonesia, yakni Kerajaan Salakanagara dan Tarumanegara sampai ke Galuh, Pakuan Pajajaran, dan Sumedang Larang. Kerajaan Sunda merupakan kerajaan yang cinta damai, selama pemerintahannya tidak melakukan ekspansi untuk memperluas wilayah kekuasaannya. Keturunan Kerajaan Sunda telah melahirkan kerajaan- kerajaan besar di Nusantara diantaranya Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Mataram, Kerajaan Cirebon, Kerajaan Banten, dll

Salakanagara
dengan ibukota di Teluk Lada Pandeglang (Rajatapura)
Spoiler for Kerajaan Salakanegara:


Tarumanegara
Spoiler for Tarumanegara:


Kerajaan Tarumanegara berakhir dan pecah menjadi dua kerajaan yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh
Kerajaan Sunda dari awal hingga akhir

bersambung...
0
61.3K
193
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
Sejarah & Xenology
KASKUS Official
6.6KThread11.6KAnggota
Tampilkan semua post
User telah dihapusAvatar border
TS
User telah dihapus
#9
Kesultanan Banten
Bendera dan Wilayah

Spoiler for bendera dan wilayah:


Kesultanan Banten ane masukin kedalam jajaran Kerajaan Sunda karena tentu saja penduduknya masih orang Sunda, dan setelah meruntuhkan Pajajaran, Banten Mengklaim bahwa mereka adalah penerus kerajaan Pajajaran

Maulana Hasanuddin atau Pangeran Sabakingkin 1552 - 1570
Maulana Yusuf atau Pangeran Pasareyan 1570 - 1585
Maulana Muhammad atau Pangeran Sedangrana 1585 - 1596
Sultan Abu al-Mafakhir Mahmud Abdulkadir atau Pangeran Ratu 1596 - 1647
Sultan Abu al-Ma'ali Ahmad 1647 - 1651
Sultan Ageng Tirtayasa atau Sultan Abu al-Fath Abdul Fattah 1651-1682
Sultan Haji atau Sultan Abu Nashar Abdul Qahar 1683 - 1687
Sultan Abu Fadhl Muhammad Yahya 1687 - 1690
Sultan Abul Mahasin Muhammad Zainul Abidin 1690 - 1733
Sultan Abul Fathi Muhammad Syifa Zainul Arifin 1733 - 1747
Ratu Syarifah Fatimah 1747 - 1750
Sultan Arif Zainul Asyiqin al-Qadiri 1753 - 1773
Sultan Abul Mafakhir Muhammad Aliuddin 1773 - 1799
Sultan Abul Fath Muhammad Muhyiddin Zainussalihin 1799 - 1803
Sultan Abul Nashar Muhammad Ishaq Zainulmutaqin 1803 - 1808
Sultan Muhammad bin Muhammad Muhyiddin Zainussalihin 1809 - 1813

Pada tahun 1808 Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1808-1810, memerintahkan pembangunan Jalan Raya Pos untuk mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris. Daendels memerintahkan Sultan Banten untuk memindahkan ibu kotanya ke Anyer dan menyediakan tenaga kerja untuk membangun pelabuhan yang direncanakan akan dibangun di Ujung Kulon. Sultan menolak perintah Daendels, sebagai jawabannya Daendels memerintahkan penyerangan atas Banten dan penghancuran Istana Surosowan. Sultan beserta keluarganya disekap di Puri Intan (Istana Surosowan) dan kemudian dipenjarakan di Benteng Speelwijk. Sultan Abul Nashar Muhammad Ishaq Zainulmutaqin kemudian diasingkan dan dibuang ke Batavia. Pada 22 November 1808, Daendels mengumumkan dari markasnya di Serang bahwa wilayah Kesultanan Banten telah diserap ke dalam wilayah Hindia Belanda.

Kesultanan Banten resmi dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris. Pada tahun itu, Sultan Muhammad bin Muhammad Muhyiddin Zainussalihin dilucuti dan dipaksa turun tahta oleh Thomas Stamford Raffles. Peristiwa ini merupakan pukulan pamungkas yang mengakhiri riwayat Kesultanan Banten.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.