Kaskus

Entertainment

artivistmediaAvatar border
TS
artivistmedia
Mengenal The Venus Project


The Venus Project (TVP) menyajikan dengan jelas, arah baru untuk kemanusiaan yang menuntun tidak kurang dari mendesain ulang budaya kita secara total. Ada banyak orang hari ini yang peduli dengan masalah-masalah serius yang dihadapi oleh oleh masyarakat modern kita: pengangguran, tindakan kriminal, penggantian manusia dengan teknologi, over populasi, dan rusaknya ekosistem bumi.

Seperti yang anda lihat, The Venus Project didedikasikan untuk menghadapi semua masalah ini dengan secara aktif terlibat dalam penelitian, pengembangan, dan penerapan solusi yang terbaik. Melalui penggunaan pendekatan inovatif untuk kesadaran sosial, insentif pendidikan, dan aplikasi yang konsisten dari yang terbaik dimana ilmu pengetahuan dan teknologi bisa berikan langsung ke sistem sosial, The Venus Project menawarkan rencana komprehensif untuk reklamasi sosial di mana manusia, teknologi, dan alam akan dapat hidup berdampingan dalam keadaan jangka panjang, berkelanjutan keseimbangan dinamis.

Tentang The Venus Project
~Sebuah Kemunculan Budaya Baru~

Mengenal The Venus Project


Venus Project adalah sebuah organisasi yang menawarkan rencana pada tindakan yang mungkin untuk membawa perubahan sosial, sesuatu yang bekerja menuju peradaban dunia yang penuh kedamaian dan berkelanjutan. Proyek ini menggambarkan sebuah alternatif untuk berjuang menuju masa depan dimana hak asasi manusia bukan lagi menjadi sekedar proklamasi namun lebih merupakan cara hidup.

Kami beroperasi di sebuah Pusat Penelitian seluas 21.5 hektar yang berlokasi di Venus, Florida.

Ketika seseorang mempertimbangkan betapa besarnya tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, secara aman kita dapat menyimpulkan bahwa waktu telah sangat terlambat bagi kita untuk menguji kembali nilai kita, dan untuk merefleksikan serta mengevaluasi beberapa isu dan asumsi yang kita temui di masyarakat. Analisis mandiri ini mengarah pada pertanyaan mendasar akan apakah artinya menjadi manusia, apa artinya menjadi bagian dari “peradaban”, dan pilihan apa saja yang dapat kita buat saat ini untuk menjamin sebuah masa depan sejahtera untuk semua orang di dunia.

Saat ini kita hanya disediakan sangat sedikit alternatif pilihan. Jawaban=jawaban dari masa lalu sudah tidak relevan lagi. Antara kita melanjutkan sebagaimana yang telah kita lalui selama ini dengan kebiasaan cara berpikir dan kebiasaan masyarakat yang telah ketinggalan jaman, dimana masa depan kita akan terancam, atau kita dapat menerapkan sebuah sistem nilai yang lebih tepat, yang relevan terhadap keberadaan masyarakat.

Pengalaman mengatakan bahwa tingkah laku manusia dapat diubah, menuju aktivitas yang membangun atau menghancurkan. Inilah segalanya tentang Proyek Venus – mengarahkan teknologi serta sumberdaya yang kita miliki menuju ke arah positif, untuk keuntungan maksimal banyak orang dan planet serta mencari cara-cara baru dalam berpikir dan hidup yang menekankan serta merayakan potensi yang sangat luas dari semangat kemanusiaan. Kita memiliki alat serta tangan untuk mendesain – dan membangun – sebuah masa depan yang bernilai bagi potensi manusia. Proyek Venus menghadirkan sebuah arah baru yang jelas untuk kemanusiaan yang memerlukan desain ulang secara keseluruhan dari budaya kita. Apa yang kemudian dilakukan proyek ini bukanlah hal-hal yang diprediksi akan dapat kita lakukan, tetapi lebih kepada hal-hal yang memang sebenarnya telah dapat kita lakukan. Tanggung jawab masa depan kita ada ditangan kita, dan tergantung dari keputusan yang kita ambil hari ini. Sumberdaya yang paling hebat yang tersedia saat ini adalah kecerdasan kita sebagai manusia.

Ketika para aktivis sosial dengan strategi mereka yang hanya menyentuh hal-hal yang dangkal, tanpa menyentuh akar masalah yang sesungguhnya, Proyek Venus melakukan pendekatan terhadap masalah-masalah kita secara berbeda. Kami merasa kita tidak dapat menghilangkan masalah-masalah tersebut di dalam bingkai kemapanan politik dan moneter saat ini. Itu akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mencapai perubahan yang signifikan. Kebanyakan mereka akan terbenam pada suatu tingkat dimana perubahan sudah tidak dapat dibedakan lagi.

Proyek Venus mengadvokasi sebuah visi alternatif untuk sebuah peradaban dunia baru yang berkelanjutan, tidak seperti sistem sosial apapun yang telah ada sebelumnya. Meskipun penjelasan ini terkesan ringkas, ini berdasarkan studi bertahun-tahun serta eksperimen-eksperimen dan riset yang telah dilakukan oleh banyak orang dari banyak disiplin ilmu pengetahuan.

Proyek Venus menawarkan sebuah pendekatan baru – sesuatu yang didedikasikan untuk kepentingan manusia dan lingkungan. Ini adalah sebuah visi yang dapat diraih, untuk sebuah masa depan yang cerah dan lebih baik, sesuatu yang cocok diterapkan di rentang waktu kita hidup saat ini, serta dapat diterapkan dan layak untuk masa depan yang positif bagi semua orang.

Proyek Venus menghadirkan pendekatan tanpa basa-basi untuk mendesain ulang budaya kita, dimana ketidakadilan yang telah ketinggalan jaman yang dihasilkan dari perang, kemiskinan, kelaparan, hutang, degradasi lingkungan, serta penderitaan-penderitaan manusia yang sebenarnya tidak perlu terjadi, kami tidak hanya memandang bahwa itu sebenarnya dapat dihindari, tapi kami menganggap itu semua tidak dapat diterima.

Salah satu dasar premis dari Proyek Venus adalah bahwa kita bekerja berdasarkan pemahaman bahwa semua sumberdaya alam yang ada di bumi ini merupakan warisan bersama bagi semua orang di dunia. Apapun di luar itu hanya akan menghasilkan keberlanjutan daftar masalah yang tidak dapat dipisahkan dari sistem yang kita pakai saat ini.

Sepanjang sejarah, perubahan telah berjalan lamban. Sekelompok orang yang terdiri dari para pemimpin yang tidak kompeten selalu menggantikan pendahulu mereka. Tapi dasar dari masalah sosial dan ekonomi tetap berlangsung karena sistem dasarnya tetap tidak tergantikan. Masalah-masalah yang kita hadapi saat ini tidak dapat diselesaikan secara politik atau keuangan. Mungkin tidak tersedia cukup uang untuk mendanai perubahan yang dibutuhkan, tapi kita memiliki sumberdaya alam dan manusia lebih dari cukup untuk melakukannya. Inilah mengapa Proyek Venus mengadvokasi transisi dari masyarakat yang berbasis moneter menuju pada ekonomi global yang berbasis sumberdaya.

Kami menyadari bahwa untuk melakukan transisi dari budaya kita saat ini, yang secara politik tidak kompeten, berorientasi pada kelangkaan dan kekunoan, menuju sebuah masyarakat baru, yang lebih humanis membutuhkan lompatan kuantum baik dari segi pemikiran maupun tindakan.

Berbagai Artikel dan Essay (direply dibawah) mengenai Venus Project
~ Sebuah Sistem Moneter yang Kuno
~ Ekonomi Berbasis Sumberdaya
~ Pilihan Ada di Tangan Kita

Tentang Jacque Presco, Direktur The Venus Projectbisa dibaca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Jacque_Fresco, nanti kalau sempat saya translasi Gan.
Pada tahun 1975 Jacque Fresco pernah diwawancara oleh Larry King, menjawab hampir sebagian besar pertanyaan-pertanyaan penting mengenai Ekonomi Berbasis Sumberdaya dan sistem moneter saat ini.
Sebelum menjudge tentang Venus Project disarankan untuk nonton video berikut, bisa didownload videonya di youtube lalu menggunakan subtitle bahasa Indonesia.



Terima kasih Agan/Aganwati udah mampir, tulisannya panjang-panjang karena untuk menjelaskan sebuah project raksasa ngga bakal bisa sekali tembak langsung dimengerti. Tapi mudah-mudahan ngga keburu bosen dan bisa memberi manfaat buat Agan

Jangan lupa dirate ya emoticon-Rate 5 Star
0
4.4K
15
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread107KAnggota
Tampilkan semua post
artivistmediaAvatar border
TS
artivistmedia
#8
Sebuah Sistem moneter yang Kuno
Sebuah Sistem moneter yang Kuno


Sistem berbasis uang muncul berabad-abad yang lalu. Semua sistem ekonomi dunia – sosialisme, komunisme, fasisme, dan bahkan yang saat ini kita bangga-banggakan, sistem enterprise bebas – hanya menghasilkan stratifikasi sosial, elitisme, nasionalisme, dan rasisme, yang pada dasarnya diakibatkan oleh perbedaan ekonomi. Selama sebuah sistem sosial menggunakan uang atau barter, orang-orang dan bangsa akan berusaha menjaga kemampuan berkompetisi secara ekonomi, atau, jika mereka tidak melakukannya melalui alat komersial, mereka akan melakukan intervensi secara militer. Kita saat ini masih menggunakan metode-metode kuno yang ketinggalan jaman tersebut.

Sistem moneter kita saat ini tidak mampu menyediakan standar kehidupan yang tinggi bagi semua orang. Sistem tersebut juga tidak dapat menjamin perlindungan terhadap lingkungan karena motivasi utamanya adalah KEUNTUNGAN/PROFIT. Strategi-strategi seperti pembuangan limbah meningkatkan marjin profit. Seiring dengan datangnya otomatisasi, cybernation, kecerdasan buatan, serta out sourcing, akan ada peningkatan penggantian tenaga manusia oleh mesin. Hasilnya, lebih sedikit orang yang mampu membeli barang dan jasa meskipun kemampuan kita untuk menghasilkan keberlimpahan akan terus berlanjut.

Pada masa sekarang, sistem politik dan ekonomi yang kuno tidak mampu menerapkan keunggulan sesungguhnya dari teknologi-teknologi yang inovatif untuk mencapai kebaikan yang tinggi bagi semua orang, dan untuk mengatasi ketidakadilan yang terjadi pada kebanyakan orang di dunia. Teknologi kita sedang melaju pesat namun desain sosial kita masih relatif statis. Dengan kata lain perubahan budaya tidak mengimbangi perubahan teknologi. Kita saat ini memiliki alat untuk memproduksi barang dan jasa secara berkelimpahan bagi semua orang.

Sayangnya, ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini telah dialihkan kegunaannya, dari yang seharusnya untuk mencapai kebaikan bagi semua orang, menjadi hanya untuk alasan keuntungan diri sendiri demi peningkatan keuangan (monetary gain) melalui produk-produk yang (dengan sengaja diciptakan) ketinggalan zaman, yang menggambarkan inefisiensi yang dilakukan secara sadar. Contohnya, Departemen Pertanian USA, yang seharusnya fungsinya menjalankan riset untuk menghasilkan panen yang lebih banyak, kenyataannya membayar para petani agar tidak berproduksi pada kapasitas penuh mereka. Sistem moneter cenderung menahan penerapan-penerapan metode yang kita tahu akan melayani secara baik demi kepentingan seluruh manusia dan lingkungan.

Dalam sistem moneter, kemampuan untuk membeli tidak ada hubungannya dengan kapasitas kita untuk memproduksi barang dan jasa. Contohnya, selama masa depresi, ada banyak komputer dan DVD di toko-toko, ada banyak mobil di show room, tapi kebanyakan orang tidak memiliki kemampuan untuk membelinya. Bumi ini masih tempat yang sama; hanya saja aturan-aturan permainannya yang kuno dan menyebabkan perang, kekurangan, serta berbagai penderitaan lainnya yang seharusnya tidak terjadi.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.