Quote:
Original Posted By Enzyplex7►Saya sudah baca statistic kenaikan emas dan perak. Memang sekilas tampak sama, ketika emas naik, perak naik, ketika emas turun, perak juga turun.
Tapi ketika saya pelajari lebih detail, saya temukan ini :
Pada tahun 2009 perbandingan harga emas : perak = 1 : 66 (1 gram emas bisa buat beli 66 gram perak)
Saat ini (2011) perbandingan harga emas : perak = 1 : 48 (1 gram emas HANYA bisa buat beli 48 gram perak)
jadi menurut saya perak lebih bagus buat investasi.
Tapi ada kendala beberapa :
1. Perak bisa kusam / kotor, jadi perlu dibersihkan (tambah biaya pembersihan) dan ada yang bilang kalau dibersihkan beratnya berkurang
2. Di Indonesia perak tidak begitu liquid (banyak penjual dan pembeli) seperti emas. Bahkan Antam-pun hanya menjual dan tidak mau membeli kembali.
3. Perak yang dijual berbentuk butiran (seperti kerikil) jarang yang berbentu lantakan seperti emas (Antam juga menjual bentuk butiran). bentuk butiran ini menurut saya lebih sulit dibersihkan daripada bentu lantakan.
Dengar2 di singapore perak lebih mudah dijumpai dalam bentuk lantakan dan ada juga perusahaan yang menjual dan membelinya, hanya saja kalau mau jual + beli harus ke singapore, keuntungan sudah habis buat biaya perjalanan
Ada yang menambahkan?