TS
rienoir
[fanfic] RF online - the last human
cerita ori karangan ane gan... berbasis game online yang cukup fenomenal dan terdorong membuat cerita setelah membaca sebuah fanfic karya temen saya di forum sebelah dan saya putuskan untuk iseng membuat juga.
monggo di baca.
JOKE STORY
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx before
monggo di baca.
Spoiler for "index cerita":
chapter 1-5 ada di pekiwan
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
JOKE STORY
Spoiler for JOKE:
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
Spoiler for "story of tamagochi":
chapter 1
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx beforeDiubah oleh rienoir 27-12-2012 03:03
0
35.2K
Kutip
461
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•355Anggota
Tampilkan semua post
TS
rienoir
#254
Spoiler for "16":
"tenang aja. gw ga bego kok. lagian buat apa gw ke cora. ga ada urusan disitu." balas gw ke pawpaw sembari melompat kekasur. pawpawpun menuju kasur dan beristirahat sejenak sebelum besok berangkat war.
karena terlalu lama pingsan, gw jadi ga bisa tidur. tiba-tiba gw jadi kepikiran kejadian pas war 4 taon yang lalu yang telah merenggut nyawa kedua orang tua angkat gw. biar yang satunya bisa idup lagi dan jadi kaleng juga sih. jadi gw memutuskan untuk pergi ke crag mine, dan menghampiri tempat dimana ibu angkat gw mati.
setelah sampai di batu 1 chip cora gw seakan melihat flash back kejadian yang terjadi 4 tahun lalu. orang tua angkat gw berperang dan berdiri di posisi terdepan dan dibelakangnya beberapa orang yang menjaga chip. mereka berperang tanpa henti dan mempertahankan chip dengan nyawa mereka sampai akhirnya mereka mati ditabrak bemo dan di bombardir launcer acretia.
"tunggu, kok gw bisa liad semuanya" tanya gw keheranan. gw melihat sekeliling dan mencoba fokus dari halusinasi gw.
Wuuuushhhh, tekanan angin disertai aura energi yang sangat besar lewat dibelakang gw. gw langsung melihat kearah sana dan melihat sesosok cora yang buncit pendek dan botak sedang melayang bersama inana sambil bermesum ria diudara. "orang gila, gw pikir apaan"
gw pun kembali ke markas dan pergi menuju perpustakaan yang sepi untuk bersantai sambil mengeluarkan CI-PAD yang berlogo apel busuk dengan ulat untuk memainkan game yang berjudul 'ANGRY CARLOS'. game ini sebenernya game iseng-iseng ciptaan gw, dan gw iseng aplot sample ini game, tapi requestnya banyak jadi gw keluarin officialnya yang akhirnya dibeli oleh hampir semua accretia. katanya sih pembeli dari luar juga ada, tapi gw ga perduli, yang penting duit masuk kantong.
tak lama kemudian gw ingat akan keberadaan mantan gw. namun bayangan dia ga mao gw inget-inget lagi karena sudah cukup rasa sakit yang gw alami.
tapi pikiran gw ga bisa lepas dari anak kecil bernama niero. apa yang akan terjadi bila dia sudah dewasa nanti dan menjadi pejuang cora dan mati dalam pertempuran. "sungguh terlalu hidup ini" ujar gw dalam hati yang membuat gw berdiri dari tempat duduk gw.
"dia harus kuat, harus" lanjut gw sambil merogok beberapa benda peninggalan yang konon katanya dapat memberikan kekuatan drastis kepada penggunanya. "hmm, semoga saja cocok"
gw berjalan menuju rumah shi yang jaraknya cukup jauh dari markas accretia, tapi hal itu terpaksa gw lakukan demi melakukan hal terakhir yang dapat gw berikan kepada anak gw.
setelah berjalan sangat lama dan cukup melelahkan akhirnya gw sampai ditempat mereka. gw tidak lupa mengaktifkan mode stealth dari jubah ilang yang kembali gw colong dari lemari pawpaw dan mencoba untuk menyelinap masuk kedalam rumah mereka.
"mama kemana? si dede nangis terus tuh mao nete.. gara-gara mama ga ada, tete aku dikenyot si dede crysant deh." ujar niero sembari mengusap dadanya dari balik kaos yang dia kenakan pada saat gw sedang berusaha menyelinap lewat jendela pintu samping.
"kampret, anak gw dijadiin korban asusila" ujar gw dalam hati mengutuki bayi kecil yang bernama crysant yang adalah anak dari shiyounnan dan suaminya.
gw menyelinap kedalam rumah shi tanpa dia menyadarinya. gw menelusuri setiap ruangan dan gw menemukan sebuah kamar anak. disana ada 2 ranjang, sebuah ranjang yang tertutup tudung saji, dan ranjang kecil disertai laci dan robot-robotan yang berantakan diatasnya.
"nier pasti tidur disini." ujar gw saat melihat kondisi kasurnya yang kotor berantakan dan sedikit bau pesing. "udah gede aja masih ngompol, dasar anak nakal...." kata gw dalam hati dan gw duduk dikasur itu dan meletakan sebuah kalung yang sebelumnya digunakan ibu angkat gw saat bertempur. ya itu adalah elemental yang dia tinggalkan sesaat dia meninggal.
"OEEEKK OEEEKKK" bayi kecil yang tidur tepat dibelakang gw menangis cukup keras dan suara tangisan itu cukup mengganggu gw. jadi gw putuskan untuk pergi dan mengukir bagian samping kalung itu dengan pesan singkat berisi "kesalahanku tidak ada padamu. teruslah berhasil. from: unknown" dan gw meneteskan darah dari ujung telunjuk gw ke bagian tengah liontinnya dan liontin itupun merespon dan menyedot darah gw yang belepetan sampai habis.
sesaat gw melihat crysant kecil yang masih menangis, dan mendengar suara langkah kaki shi yang menghampirinya untuk menghentikan tangisan putrinya yang menangis.
gw segera keluar dari jendela saat shi sedang memasuki pintu kamar anaknya, dan gw pun kembali ke markas accretia dengan portal.
sesampai di markas, pip pip pip, sebuah pesan memanggil gw dari HP 'samohung galak si esdua' yang gw simpan di kantong celana gw. gw pun mengambilnya dan membuka pesan yang ada di layar hp jenis accretoid yang lagi ngetren di accretia ini.
"rien, segera keruangan saya. Prof. Dr. Ir. Jap Tji Beng, M.E." ternyata pesan singkat itu dikirim oleh si kakek tua yang melatih gw bela diri. jarang banget dia menyuruh gw menghampiri dia. semoga aja gw ga diapa-apain sama si engkong, gitu-gitu dia udah lama ga merasakan hangatnya percintaan.
gw pun melangkahkan kaki gw menuju ruangan engkong jap, dan saad didepan pintu gw pun menekan kode rahasia yang hanya beberapa orang tau.
xxxxxxx >>> password confirmed,
NEXT STEP
keluarlah sebuah benda yang berbentuk seperti piano, lalu muncul suara yang menyuruhnya untuk menginput sandi tingkat 2.
"haishhh, ribet bener ini si engkong" ujar gw dalam hati. dan gw pun memainkan lagu jadul karya seorang musisi terkenal yang bernama BETHOVEN.
setelah 5 menit memainkan setiap note tanpa ada yang salah, suara kode diterima terdengar.
PIP PIP >>>>> password confirmed,
NEXT STEP
"UAAAAAAA, NAMBAH SATU LAGI!!!!!" bentak gw marah sambil meninju pintu penghalang itu beberapa kali. "LU KALO MATI GA AKAN ADA YANG BISA BUKA PINTUNYA BUAT NGANGKUT MAYAT LU KONG!!!" lanjut gw sambil terus berteriak.
"Rien... ada masalah?" ujar suara yang tiba-tiba keluar dari kamera pengintai yang dilengkapi speaker yang digunakan untuk memantau keadaan luar.
"errr... enggak dok... tapi password ketigax apa yah?" balas gw sedikit terbata-bata ga enak udah nyumpahin si kakek tua yang umurnya emang udah ga panjang lagi meskipun dia masih terlihat dalam keadaan yang VIT.
"hmm, pukul dindingnya sekeras mungkin." balas dokter jap dengan singkat.
gw pun langsung menghajar dinding itu sekeras mungkin. BHAAANNGGGG suara getaran dinding itu akibat tinju gw yang lumayan keras. namun tiba-tiba muncul sebuah sarung tinju dari balik pintu itu, dan dalam sekejap mata wajah gw sudah terhantam serangan yang sangat keras sehingga gw terpental sangat jauh.
BUAGHHH "WUOOHOOO" gw ga siap menerima pukulan telak itu tepat diwajah, dan gw pun berguling-guling dan mencoba membenarkan posisi.
"WOI DOK!! JANGAN BECANDA, GIMANA MASUK KALU ABIS NONJOK DITONJOK LAGI!!!" marah gw cukup kesal, dan yang jelas bikin bad mood.
"ehem... ehem... pintu itu, didesain untuk mengukur kekuatan orang yang menyentuhnya. dan akan terbuka jika kau memukulnya dengan kekuatanmu 100%" dokter jap mulai menjelaskan gw.
"jadi tadi belom 100%?" ujar gw dengan penasaran, dan dari layar yang ada cctv itu muncul kepala dokter yang sedang menggangguk. "engkong kalo abis baca komik law of ueki jangan dipraktekin donk ilmunya dsini" gumam gw dalam hati dengan wajah bete dan kehilangan mood.
gw membalikan badan dan berkata "besok aja yah kong" sambil melambaikan tangan gw kearah cctv dan menjauhi tempat si engkong karena gw lagi ga bermood untuk bermain-main.
"KUTU KUPRET!!! LU PIKIR OE MAEN MAEN HAH?!" teriak suara dokter jap dengan nada keras dan nada yang sangat langka gw dengar. gw mendadak terkejut dan membalikan badan gw serta merespon amarahnya dengan tubuh bergetar. sepertinya hal ini urgent makanya dia suruh gw menghampiri dia cepat-cepat.
"ehem, maaf.. sekarang buka pintunya cepet" ujar dokter jap dengan nada yang sudah kembali tenang dan dalam sekejap suasana menjadi damai kembali.
0
Kutip
Balas