TS
rienoir
[fanfic] RF online - the last human
cerita ori karangan ane gan... berbasis game online yang cukup fenomenal dan terdorong membuat cerita setelah membaca sebuah fanfic karya temen saya di forum sebelah dan saya putuskan untuk iseng membuat juga.
monggo di baca.
JOKE STORY
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx before
monggo di baca.
Spoiler for "index cerita":
chapter 1-5 ada di pekiwan
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
JOKE STORY
Spoiler for JOKE:
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
Spoiler for "story of tamagochi":
chapter 1
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx beforeDiubah oleh rienoir 27-12-2012 03:03
0
35.6K
Kutip
461
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•356Anggota
Tampilkan semua post
TS
rienoir
#185
chapter 14b - the precious is your will
NYAM NYAM KRAUSSS. "akhirnya, selama 4 tahun gw bisa makan makanan manusia normal." ujar gw dalam hati sambil menikmati hidangan manusiawi yang ga pernah gw dapatkan selama gw di accretia. gleekkk...
phwuaahhh mantap. selesai makan gw langsung menyandarkan diri ke senderan bangku kecil yang gw duduki selama gw makan. blub... sebuah benda empuk terbentur dengan kepala gw dan gw pun kembali menyandarkan kepala gw ke benda yang seperti air-bag itu. "wah, emang enak kalo abis makan terus senderan di bantail air-bag" ujar gw kembali sambil melipatkan kedua tangan gw di belakang kepala. sambil terus bersandar pada air-bag gw pun mulai mengantuk. ditambah lagi susasana dan hawa di rumah ini hangat maka gw pun mulai tertidur secara perlahan.
suiiiinng! DEG, gw merasakan aura negatif dan gw pun langsung membuka mata gw. saat gw membuka mata, sebuah tangan sudah mencengkram leher gw, dan tiba... ZUING!! DAP! sebuah pisau mencoba menusuk gw, namun berkat latihan yang membentuk reflek, gw langsung menangkis pergelangan tangan dari si pemegang pisau itu. "terlalu lambat buat nusuk gw!" teriak gw sambil menarik tangan yang memegang pisau itu ke arah kiri dengan tangan kanan gw sehingga tubuh dari pemegang pisau itu ikut tertarik dan cengkramannya terlepas.
"adu du du duh" suara orang tersebut yang kehilangan keseimbangan tubuhnya. tubuhnya mulai berputar kedepan sehingga dia sekarang ada tepat di depan dengan posisi menyampingi gw.
gw menarik pundak bahu kanannya sehingga dia terjatuh. GUBRAK slep slep dengan cepat gw langsung mengunci tangannya dan membalikan arah ujung pisau itu tepat di tengkuk lehernya dan menyandarkan punggungnya di lutut gw yang sedang dalam keadaan duduk.
"what the hell are you f*cking doin here!" bentak gw ke orang itu.
"elo yang ngapain di rumah orang! udah gitu malah ngabisin makanan orang lagi! pengemis sia!" balas pemilik rumah ini yang ternyata adalah seorang wanita bellato dengan perawakan tubuh pendek dan rambut pendek sebahu dan mengenakan sebuah lingerie (baju tidur wanita yang sexy).
kok di tempat gini ada orang tinggal yah, ga takut dirubuhin momon nih orang? pikir gw dalam hati keheranan. "ok gw pasti lepasin lo, tapi janji jangan nyerang gw lagi." ujar gw ke gadis sexy itu berusaha untuk menenangkannya dan mencoba untuk berdamai dengannya.
tatapannya masih tajam dan penuh kecurigaan pada gw, namun gw melonggarkan kuncian gw dan diapun langsung berusaha melepaskan diri dan menjauh dari gw. "jawab lo ngapain disini!" tanyanya sembari menodongkan pisau dapurnya yang kecil.
"easy gal, turunin aja pisonya karena gw ga akan 'menggigit'" balas gw dengan tenang dan berjalan mendekatinya. "gw disini cuma......... kelaperan." jawab gw sedikit malu.
"jangan deket!" teriaknya lagi yang membuat gw berhenti melangkah. "ngapain cora ada disini? mao GB CPT?"
"gw bukan cora" jelas gw tenang dan gw pun memperlihatkan telinga gw yang berbentuk bundar tidak seperti telinga cora yang berbentuk lancip. "gw cuma mencari tempat buat bermalam, tapi karena gw ga tau jalan di daerah sini makanya gw ngikutin arah asep dan cahaya yang terdekat. siapa tau dikasih ijin buat nginep" jelas gw ke gadis itu namun sepertinya dia masih belum percaya pada gw.
tak lama setelah saling bertatapan, tiba-tiba pintu rumah ini terbuka dan ada seorang lagi yang masuk. "aku pula.." sapa suara yang tiba2 berhenti setelah melihat gw. ternyata orang yang masuk itu seorang wanita juga. "hei maw, itu siapa? kok kamu bawa2 cowok macho kesini sih?" tanya wanita itu ke temannya dan wajahnya terlihat sedikit emosi.
"bunga, cowo itu bukan aku yang undang, tapi dia masuk sendiri dan ngabisin sebagian makan malem kita" jelas gadis itu ke temannya yang bernama bunga.
bunga? keknya pernah denger dah. rasa penasaran membuat gw untuk memperhatikan gadis itu, dan hal pertama yang gw lihat karena hal itu yang paling menonjol adalah 'BEMPER RELIC' yang ga pernah gw liad dimana-mana. "WAaaaa, lo cewe yang tadi di kuburan!" teriak gw sambil bertanya kaget.
"waaaa, lu yang tadi dateng sama tamagochi yah!!!" teriaknya kembali yang sepertinya terkaget juga.
"tamagochi??? siapa tuh?" tanya gw bingung.
"masa tadi lu sama dia bisa ga kenal... itu tadi kaleng yang sama lo kan tama kan?" jelasnya sambil menjelaskan siapa itu tamagochi.
tamagochi? pawpaw? kok ada 2 nama sih, gw jadi bingung. "iya, tadi si tamagosh1t. bener kok" ujar gw kembali tanpa memberitahukan nama pawpaw karena rasa KEPO gw muncul dan gw ingin mengorek sesuatu mengenai siapa orang di balik batu nisan tadi.
"wah, udah lama loh gw ga ketemu dia. udah 4 taon kayaknya. kalo lo temen tama artinya lo pasti orang baek, jadi gw ga takut..." kata bunga sambil tersenyum lega. "lo boleh tinggal sini kalo lo mao."
"eh tapi bunga" ujar gadis itu sepertinya tidak terima.
bunga langsung menaruh jari telunjuknya ke bibir temannya, dan perlahan jarinya mulai masuk kedalam mulutnya. "kamu tenang aja yah mawar, dia bukan orang jahat kok. hari ini kita tidur bareng, dan dia bisa tidur di kamar kamu." bisik bunga kepada mawar dengan suara dan nada yang sangat HOT.
"ba...ba...baik.. bunga.. kya!" mawar tersipu malu dan langsung berlari menuju kamar.
"ehemmm.. jadi gw bisa tidur dimana nih?" tanya gw ke bunga, dan bunga dengan pose sexynya langsung menunjuk kearah kamar yang pintunya terbuka, lalu dengan perlahan dia membuka baju luarnya dan masuk ke dalam kamarnya. ceklek, suara pintu kamarnya terkunci. gpl gw pun langsung masuk kedalam kamar mawar dan loncat ke ranjangnya.
"ranjang oh ranjang, akhirnya bisa jumpa... mwuach mwuach" gw mencium ranjang yang empuk ini karena bahagia berhubung selama di acc gw selalu tidur di kasur yang latexnya keras kayak beton dan kerasnya minta ampun dan bikin badan pegel2. akhirnya gw pun tertidur pulas di ranjang yang benar2 empuk ini.
keesokan paginya
gw terbangun dari tidur karena merasakan aura yang baik di sekitar gw. gw pun mulai mencari perasaan itu di sekitar kamar dan akhirnya gw merasakan disekitar laci yang terdapat di sebelah kasur memiliki perasaan tidak baik yang besar. laci itu tidak tertutup rapat, jadi gw mengintip kedalamnya.
didalamnya ada sebuah benda lonjong berwarna silver, lalu dengan sedikit tidak sopan gw langsung membuka laci mawar dan mengambil benda yang berbentuk seperti peluru launcer tersebut. dari benda itu terdapat label 'ADS'dan gw merasa sangat familiar dengan benda ini dan gw memutuskan untuk membawanya karena ingin membongkarnya untuk mengetahui energi jahat apa yang ada padanya.
saat gw keluar, bunga dan mawar juga baru selesai mandi bersama dan mereka hanya menggunakan handuk saja. tiba2 benda jahat yang gw bawa itu bergetar dengan kuat sehingga dia terjatuh kelantai. pandangan kami bertiga terpaku pada benda itu, dan terlihat dari raut muka mawar dan bunga mereka sedikit terkejut dan wajahnya memerah.
tiba-tiba saja benda itu membesar menjadi 2x lipat ukuran sebelumnya, dan secara otomatis benda itu terbang kearah mawar dan bunga. "KYAAA,,,," teriak mawar dan bunga secara bersamaan. gw pun sadar, ternyata itu adalah peluru adidas seperti yang dimiliki pawpaw dan dengan sigap gw langsung mengambil pisau terdekat dan melemparnya kearah ADIDAS misil guna mencegahnya sebelum bertindak.
blontang kpramuriang klonang peluru itu terjatuh kelantai dengan pisau menancap di sampingnya. gw pun mencabut belekperih gw dan mengambil ngambarnya. melihat kondisi mengenaskan yang terjdi pada adidas gw langsung memotonya dengan belekperih dan mengirim nya melalui BBM ke nomor pawpaw. gw yakin dia pasti sedang merintis ngilu di markas.
==============================
sementara itu di markas besar accretia
==============================
terlihat pawpaw sedang duduk berdiam di sebelah sungai dan dia sedang memancing dengan joran yang terbuat dari kayu dan benangnya terbuat dari benang kenur. pip pip pip, sensor suaranya berbunyi menandakan sebuah pesan masuk dan dia pun langsung merespon bunyi itu.
"wah apaan nih.. ada pesen masuk dari rien lagi. mari kita cek" dia langsung membuka inbox BBMnya dan membaca pesan yang dikirim oleh rien. pesan itu tidak memiliki isi selain sebuah link dengan format belakangnya '.JPEG'.
tanpa basa-basi pawpaw pun langsung membuka pesan itu, dan layar digitalnya pun langsung beralih kesebuah tab baru yang langsung menampilkan gambar peluru adidas yang sudah tertusuk dengan pisau dapur di bagian tengahnya.
tak lama kemudian pancingan pawpaw mulai menekuk bagaikan bunga layu dan dia langsung memegangi selangkangannya dengan kedua tangannya sambil tertunduk lemas. "awas lo bro. suatu saat gw bales penyiksaan lu.." ujar pawpaw dalam kekelamannya tidak terima belahan tubuhnya sedang tersiksa.
==============================
back to rien
==============================
setelah selesai mengirim gambar ke pawpaw, gw cuma bisa tersenyum lebar tak kuasa menahan tawa akibat 'disturbing picture' yang gw kirim ke pawpaw. mawar dan bunga sedikit terbingung dibalik balutan handuk seksi yang menutupi tubuh mereka yang kuyup oleh air keran.
tak lama kemudian bunga pun menghampiri gw dan meletakkan kepalanya di dada bidang gw. gw sedikit terbingung dengan tindakan bunga yang aneh ini, lalu gw mulai memegang dahinya. cssssssh "WOW PANAS!" teriak gw kaget dan langsung mengambil handuk terdekat dan membasahinya dengan air. setelah handuk itu cukup basah, gw langsung membaringkan bunga ke sofa dan mengompres kepalanya.
"bunga lo sakit? panas banget badan lo?" tanya gw penasaran dan merasa sedikit cemas.
"obatnya bukan itu, tapi obatnya 'itu'" balasnya dan tiba-tiba bunga langsung menarik gw dan membekap gw di dalam dekapan maut yang akan membunuh siapa saja yang tidak bisa bertahan. tak selang beberapa lama, mawar pun langsung join party, dan gw hanya bisa terdiam lemas tanpa perlawanan.
Spoiler for "14b":
NYAM NYAM KRAUSSS. "akhirnya, selama 4 tahun gw bisa makan makanan manusia normal." ujar gw dalam hati sambil menikmati hidangan manusiawi yang ga pernah gw dapatkan selama gw di accretia. gleekkk...
phwuaahhh mantap. selesai makan gw langsung menyandarkan diri ke senderan bangku kecil yang gw duduki selama gw makan. blub... sebuah benda empuk terbentur dengan kepala gw dan gw pun kembali menyandarkan kepala gw ke benda yang seperti air-bag itu. "wah, emang enak kalo abis makan terus senderan di bantail air-bag" ujar gw kembali sambil melipatkan kedua tangan gw di belakang kepala. sambil terus bersandar pada air-bag gw pun mulai mengantuk. ditambah lagi susasana dan hawa di rumah ini hangat maka gw pun mulai tertidur secara perlahan.
suiiiinng! DEG, gw merasakan aura negatif dan gw pun langsung membuka mata gw. saat gw membuka mata, sebuah tangan sudah mencengkram leher gw, dan tiba... ZUING!! DAP! sebuah pisau mencoba menusuk gw, namun berkat latihan yang membentuk reflek, gw langsung menangkis pergelangan tangan dari si pemegang pisau itu. "terlalu lambat buat nusuk gw!" teriak gw sambil menarik tangan yang memegang pisau itu ke arah kiri dengan tangan kanan gw sehingga tubuh dari pemegang pisau itu ikut tertarik dan cengkramannya terlepas.
"adu du du duh" suara orang tersebut yang kehilangan keseimbangan tubuhnya. tubuhnya mulai berputar kedepan sehingga dia sekarang ada tepat di depan dengan posisi menyampingi gw.
gw menarik pundak bahu kanannya sehingga dia terjatuh. GUBRAK slep slep dengan cepat gw langsung mengunci tangannya dan membalikan arah ujung pisau itu tepat di tengkuk lehernya dan menyandarkan punggungnya di lutut gw yang sedang dalam keadaan duduk.
"what the hell are you f*cking doin here!" bentak gw ke orang itu.
"elo yang ngapain di rumah orang! udah gitu malah ngabisin makanan orang lagi! pengemis sia!" balas pemilik rumah ini yang ternyata adalah seorang wanita bellato dengan perawakan tubuh pendek dan rambut pendek sebahu dan mengenakan sebuah lingerie (baju tidur wanita yang sexy).
kok di tempat gini ada orang tinggal yah, ga takut dirubuhin momon nih orang? pikir gw dalam hati keheranan. "ok gw pasti lepasin lo, tapi janji jangan nyerang gw lagi." ujar gw ke gadis sexy itu berusaha untuk menenangkannya dan mencoba untuk berdamai dengannya.
tatapannya masih tajam dan penuh kecurigaan pada gw, namun gw melonggarkan kuncian gw dan diapun langsung berusaha melepaskan diri dan menjauh dari gw. "jawab lo ngapain disini!" tanyanya sembari menodongkan pisau dapurnya yang kecil.
"easy gal, turunin aja pisonya karena gw ga akan 'menggigit'" balas gw dengan tenang dan berjalan mendekatinya. "gw disini cuma......... kelaperan." jawab gw sedikit malu.
"jangan deket!" teriaknya lagi yang membuat gw berhenti melangkah. "ngapain cora ada disini? mao GB CPT?"
"gw bukan cora" jelas gw tenang dan gw pun memperlihatkan telinga gw yang berbentuk bundar tidak seperti telinga cora yang berbentuk lancip. "gw cuma mencari tempat buat bermalam, tapi karena gw ga tau jalan di daerah sini makanya gw ngikutin arah asep dan cahaya yang terdekat. siapa tau dikasih ijin buat nginep" jelas gw ke gadis itu namun sepertinya dia masih belum percaya pada gw.
tak lama setelah saling bertatapan, tiba-tiba pintu rumah ini terbuka dan ada seorang lagi yang masuk. "aku pula.." sapa suara yang tiba2 berhenti setelah melihat gw. ternyata orang yang masuk itu seorang wanita juga. "hei maw, itu siapa? kok kamu bawa2 cowok macho kesini sih?" tanya wanita itu ke temannya dan wajahnya terlihat sedikit emosi.
"bunga, cowo itu bukan aku yang undang, tapi dia masuk sendiri dan ngabisin sebagian makan malem kita" jelas gadis itu ke temannya yang bernama bunga.
bunga? keknya pernah denger dah. rasa penasaran membuat gw untuk memperhatikan gadis itu, dan hal pertama yang gw lihat karena hal itu yang paling menonjol adalah 'BEMPER RELIC' yang ga pernah gw liad dimana-mana. "WAaaaa, lo cewe yang tadi di kuburan!" teriak gw sambil bertanya kaget.
"waaaa, lu yang tadi dateng sama tamagochi yah!!!" teriaknya kembali yang sepertinya terkaget juga.
"tamagochi??? siapa tuh?" tanya gw bingung.
"masa tadi lu sama dia bisa ga kenal... itu tadi kaleng yang sama lo kan tama kan?" jelasnya sambil menjelaskan siapa itu tamagochi.
tamagochi? pawpaw? kok ada 2 nama sih, gw jadi bingung. "iya, tadi si tamagosh1t. bener kok" ujar gw kembali tanpa memberitahukan nama pawpaw karena rasa KEPO gw muncul dan gw ingin mengorek sesuatu mengenai siapa orang di balik batu nisan tadi.
"wah, udah lama loh gw ga ketemu dia. udah 4 taon kayaknya. kalo lo temen tama artinya lo pasti orang baek, jadi gw ga takut..." kata bunga sambil tersenyum lega. "lo boleh tinggal sini kalo lo mao."
"eh tapi bunga" ujar gadis itu sepertinya tidak terima.
bunga langsung menaruh jari telunjuknya ke bibir temannya, dan perlahan jarinya mulai masuk kedalam mulutnya. "kamu tenang aja yah mawar, dia bukan orang jahat kok. hari ini kita tidur bareng, dan dia bisa tidur di kamar kamu." bisik bunga kepada mawar dengan suara dan nada yang sangat HOT.
"ba...ba...baik.. bunga.. kya!" mawar tersipu malu dan langsung berlari menuju kamar.
"ehemmm.. jadi gw bisa tidur dimana nih?" tanya gw ke bunga, dan bunga dengan pose sexynya langsung menunjuk kearah kamar yang pintunya terbuka, lalu dengan perlahan dia membuka baju luarnya dan masuk ke dalam kamarnya. ceklek, suara pintu kamarnya terkunci. gpl gw pun langsung masuk kedalam kamar mawar dan loncat ke ranjangnya.
"ranjang oh ranjang, akhirnya bisa jumpa... mwuach mwuach" gw mencium ranjang yang empuk ini karena bahagia berhubung selama di acc gw selalu tidur di kasur yang latexnya keras kayak beton dan kerasnya minta ampun dan bikin badan pegel2. akhirnya gw pun tertidur pulas di ranjang yang benar2 empuk ini.
keesokan paginya
gw terbangun dari tidur karena merasakan aura yang baik di sekitar gw. gw pun mulai mencari perasaan itu di sekitar kamar dan akhirnya gw merasakan disekitar laci yang terdapat di sebelah kasur memiliki perasaan tidak baik yang besar. laci itu tidak tertutup rapat, jadi gw mengintip kedalamnya.
didalamnya ada sebuah benda lonjong berwarna silver, lalu dengan sedikit tidak sopan gw langsung membuka laci mawar dan mengambil benda yang berbentuk seperti peluru launcer tersebut. dari benda itu terdapat label 'ADS'dan gw merasa sangat familiar dengan benda ini dan gw memutuskan untuk membawanya karena ingin membongkarnya untuk mengetahui energi jahat apa yang ada padanya.
saat gw keluar, bunga dan mawar juga baru selesai mandi bersama dan mereka hanya menggunakan handuk saja. tiba2 benda jahat yang gw bawa itu bergetar dengan kuat sehingga dia terjatuh kelantai. pandangan kami bertiga terpaku pada benda itu, dan terlihat dari raut muka mawar dan bunga mereka sedikit terkejut dan wajahnya memerah.
tiba-tiba saja benda itu membesar menjadi 2x lipat ukuran sebelumnya, dan secara otomatis benda itu terbang kearah mawar dan bunga. "KYAAA,,,," teriak mawar dan bunga secara bersamaan. gw pun sadar, ternyata itu adalah peluru adidas seperti yang dimiliki pawpaw dan dengan sigap gw langsung mengambil pisau terdekat dan melemparnya kearah ADIDAS misil guna mencegahnya sebelum bertindak.
blontang kpramuriang klonang peluru itu terjatuh kelantai dengan pisau menancap di sampingnya. gw pun mencabut belekperih gw dan mengambil ngambarnya. melihat kondisi mengenaskan yang terjdi pada adidas gw langsung memotonya dengan belekperih dan mengirim nya melalui BBM ke nomor pawpaw. gw yakin dia pasti sedang merintis ngilu di markas.
==============================
sementara itu di markas besar accretia
==============================
terlihat pawpaw sedang duduk berdiam di sebelah sungai dan dia sedang memancing dengan joran yang terbuat dari kayu dan benangnya terbuat dari benang kenur. pip pip pip, sensor suaranya berbunyi menandakan sebuah pesan masuk dan dia pun langsung merespon bunyi itu.
"wah apaan nih.. ada pesen masuk dari rien lagi. mari kita cek" dia langsung membuka inbox BBMnya dan membaca pesan yang dikirim oleh rien. pesan itu tidak memiliki isi selain sebuah link dengan format belakangnya '.JPEG'.
tanpa basa-basi pawpaw pun langsung membuka pesan itu, dan layar digitalnya pun langsung beralih kesebuah tab baru yang langsung menampilkan gambar peluru adidas yang sudah tertusuk dengan pisau dapur di bagian tengahnya.
tak lama kemudian pancingan pawpaw mulai menekuk bagaikan bunga layu dan dia langsung memegangi selangkangannya dengan kedua tangannya sambil tertunduk lemas. "awas lo bro. suatu saat gw bales penyiksaan lu.." ujar pawpaw dalam kekelamannya tidak terima belahan tubuhnya sedang tersiksa.
==============================
back to rien
==============================
setelah selesai mengirim gambar ke pawpaw, gw cuma bisa tersenyum lebar tak kuasa menahan tawa akibat 'disturbing picture' yang gw kirim ke pawpaw. mawar dan bunga sedikit terbingung dibalik balutan handuk seksi yang menutupi tubuh mereka yang kuyup oleh air keran.
tak lama kemudian bunga pun menghampiri gw dan meletakkan kepalanya di dada bidang gw. gw sedikit terbingung dengan tindakan bunga yang aneh ini, lalu gw mulai memegang dahinya. cssssssh "WOW PANAS!" teriak gw kaget dan langsung mengambil handuk terdekat dan membasahinya dengan air. setelah handuk itu cukup basah, gw langsung membaringkan bunga ke sofa dan mengompres kepalanya.
"bunga lo sakit? panas banget badan lo?" tanya gw penasaran dan merasa sedikit cemas.
"obatnya bukan itu, tapi obatnya 'itu'" balasnya dan tiba-tiba bunga langsung menarik gw dan membekap gw di dalam dekapan maut yang akan membunuh siapa saja yang tidak bisa bertahan. tak selang beberapa lama, mawar pun langsung join party, dan gw hanya bisa terdiam lemas tanpa perlawanan.
0
Kutip
Balas