TS
rienoir
[fanfic] RF online - the last human
cerita ori karangan ane gan... berbasis game online yang cukup fenomenal dan terdorong membuat cerita setelah membaca sebuah fanfic karya temen saya di forum sebelah dan saya putuskan untuk iseng membuat juga.
monggo di baca.
JOKE STORY
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx before
monggo di baca.
Spoiler for "index cerita":
chapter 1-5 ada di pekiwan
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
JOKE STORY
Spoiler for JOKE:
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
Spoiler for "story of tamagochi":
chapter 1
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx beforeDiubah oleh rienoir 27-12-2012 03:03
0
35K
Kutip
461
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•347Anggota
Tampilkan semua post
TS
rienoir
#160
Spoiler for "14a":
lalu dari belakang munculah pawpaw yang langsung menepuk pundak gw. "gimana pestanya? lo seneng ga?" dia pun duduk tepat di sebelah gw setelah itu.
gw tersenyum kearahnya dan memberikannya segelas cingcau yang masih fresh karena gw beli cukup banyak karena gratis. "nih buat lu." paw langsung mengambilnya dengan tangan kananya. "sulang,," ujar gw kembali mengajaknya bersulang.
tringg... beberapa saat gw terdiam dan kembali memikirkan apa yang gw alami beberapa jam yang lalu. "memang beberapa saat gw bisa lupa sama kejadian tadi. tapi semuanya cuma sementara." ujar gw pelan sambil tertunduk memutar-mutarkan gelas cing cau gw.
"apakah dengan menjadi kaleng lu bisa ngelupain semua masalah lu, paw?" tanya gw kepada paw.
"ga ada yang bisa diselesaiin dengan instan. biar lo jadi kaleng, memory lu tetep mengingat kejadian-kejadian kecil yang mungkin itu bagus atau menyakitkan." balasnya menjelaskan.
gw kembali melihat gelas cingcau gw yang berwarna hijau dan terus mengaduknya. lalu tak lama lagi datanglah fyrion menghampiri gw dan duduk disebelah gw.
"lu tau ga gimana cara bikin cing cau yang enak?" tanyanya kepada gw.
"kayaknya gw ga tau dan ga peduli..." jawab gw singkat padat jelas.
"ya udah gw ajarin... pertama lo harus petik daunnya, terus lo pilih daun yang rada TUA. setelah itu lo rendem tuh daon sampe bengkak. kalo udah bengkak lo peres aernya. terus lo godok sampe mendidih. kalo udah mendidih lo diemin di panci biar die mendingin dan menjadi padet kek tuh cingcau." jelasnya panjang lebar dan gw hanya mengangguk-angguk tidak perduli karena emang ga niat buat denger.
"sekarang lo tau kan, cingcau yang begitu adem dan enak itu ternyata bikinnya lama dan butuh pengolahan yang tidak gampang?"
"terus? permasalahannya apa lo kasih tau gw?" tanya gw balik ke fyrion karena bingung akan penjelasan yang dimaksud dia. namun dia tidak menjawab pertanyaan gw dan tiba2 menekan sebuah portal lalu menghilang begitu saja. WTF!
"hoy brader" panggil paw sambil berdiri. "bisa ikut gw sebentar ga? ada yang pengen gw kasih ke elu nih."
"apa? MARTIN?" tanya gw ketus dipenuhi tatapan curiga.
"ya enggaklah... ini cuma tentang masa lalu gw. gw mao kasih sesuatu ke elu dan lo harus baca." balasnya sambil menarik gw ke kamarnya.
sesampai di kamar paw, dia langsung mengotak-atik laci dan lemarinya. berbagai jenis peluru ADIDAS dilempar keluar, ada yang berbentuk duri-duri, ada yang berbentuk stroberi, dan lainnya yang ga mao gw jelasin karena gw ga melihatnya. "NAH INI DIA!!" teriaknya sambil menganggak sebuah buku berwarna coklat yang kelihatan cukup usang dan kotor namun masih bisa di gunakan. di depan buku itu terdapat sebuah tulisan yang berbunyi "THINGS I WANNA DO".
gw pun langsung mendatangi paw dan dengan kasar gw merebut buku itu dari tangannya. SLEP "apaan nih?" tanya gw sambil memeriksa buku itu dengan kasar.
"eeeeee, pelan2 donk." kata paw mencoba menahan tangan gw dan membenarkan posisi pegang gw karena takut buku itu hancur. "gw cuma mao bilang ke elu, masih ada yang lebih sulit dari lu kok bro." ujarnya sambil membuka halaman pertama dari buku itu.
gw tercengang kaget melihat halaman pertama buku itu karena halamannya KOSONG. "buku kosong lo kasih gw, kamfret!" bentak gw sambil menjitak kepala pawpaw dengan kepalan gw.
"bukan kosong gobloookk!. tapi isinya jatoh tuh di deket kaki lu." ujarnya sambil menunjuk sebuah foto seorang gadis yang berwajah pucat dengan gaun pengantin dan seorang pria tanpa wajah dengan tuxedo bertopengnya.
gw pun memperhatikan foto itu beberapa saat, setelah itu gw langsung membuka halaman kedua dari buku itu yang isinya terlihat seperti sebuah diary. gw membaca buku itu dengan seksama dari awal sampai habis yang total berisi 7 halaman.
setelah membacanya sekitar beberapa menit, gw menoleh kebelakang dan memanggil pawpaw, tapi dia sudah tidak ada dan pintu kamar yang sebelumna tertutup sudah terbuka. gw mencoba mengejarnya dengan melihat radar dan sinyal dari pawpaw. lalu dengan menggunakan command "%move pawpaw" gw langsung berada di sampingnya.
"disini, thunder cliff. awal dan akhir dari dia." ujar paw tertegun dengan tatapan kosong dan berembun. "dia cewek yang sangat kuat. berusaha mencari apa yang dia inginkan meskipun dia tidak sanggup. dan aku....." tiba-tiba pawpaw berhenti berbicara. "SANGAT RINDU DIE!! HWUAAAAAA" aer keran opticnya bocor seketika, pawpaw menangisi orang yang ada di bawah kuburan itu dan terus memeluk batu nisan tanpa ukiran tersebut.
melihat kondisi pawpaw gw hanya terdiam sejenak. lalu gw mendengar suara langkah yang mendekat dan gw langsung memasang kuda-kuda karena takut langkah tersebut berasal dari monster atau prajurit bellato yang mempertahankan teritorinya.
seorang wanita pendek dengan tubuh mungil namun bemper sizenya,,,, F!!! datang membawa sebuah bunga yang sudah terikat rapi. dia berjalan mendekati nisan yang dipeluk pawpaw dan menyiraminya dengan air bunga yang cukup harum sampai membasahi pawpaw.
gw ga merasakan aura negatif dari gadis itu, lalu setelah selesai menyiram nisan itu, gadis itu berjalan meninggalkan kami. "siapa tuh cewek?!" tanya gw ke pawpaw yang sudah puas menangis karena air radiatornya sudah abis.
"ya udah gw pulang dulu yah.. udah malem loch" balas paw tidak meladeni pertanyaan gw dan langsung hilang menekan portal. WTF!!! maen ninggalin orang aja. gw juga harus balik nih.
gw memeriksa kantong celana gw dan mencari portal acc HQ tapi gw ga menemukannya. "whAT THE F*** gw lupa nyetok portal!" teriak gw panik. ga mungkin banget kalo gw jalan kaki dari sini sampe markas acc, bisa di jedor yang ada sama belato disini karena di anggep coro. sepertinya gw terpaksa bermalam di atas pohon.
sesaat gw menaiki pohon tiba2 angin bertiup cukup kencang dan hawanya sangat dingin dan menggigil. BRRRrrrr, busyet dah, kalo dingin gini gw bisa2 encok 1 badan nih. brrrr, tapi kalo pulang malem2 gini bahaya juga, sebaiknya gw cari tempat deh.
gw berjalan ke arah utara dari tebing petir melewati segerombolan crook yang sedang tidur dengan cangkang yang menutupi seluruh tubuhnya. "kadang gw jadi iri sama momon bisa bawa rumah di punggung. brrrr, dingiiinn~". tak lama kemudian gw melihat sebuah cahaya dan asap berwarna hitam, gw terus berjalan mengikuti arah asap dan cahaya itu sampai menemukan sebuah rumah kecil yang terpencil.
gw pun perlahan mendekati rumah itu dan mengintip keadaan di dalam rumah itu. setelah mendekati jendela terdekat gw melihat hidangan makanan yang cukup WOW untuk gw sendiri. karena udara yang dingin banget dan perut gw keroncongan gw langsung mencongkel jendela dan menyusup masuk.
insting hewani yang sangat kuat beraksi, gw langsung melahap makanan tanpa babibu ato baca doa dulu. dada flem goreng tepung, demolis asem manis, dan makanan lainnya gw lahap dengan sangat rakus tanpa berpikir lagi. layaknya binatang kelaparan, gw melupakan segala hal yang ada di sekitar gw karena terlalu fokus dalam memenuhi kebutuhan hidup termasuk menghiraukan sebuah aura negatif yang tepat berada di belakang gw....
chapter 14a masih continued..
special thx buat brader pawpaw buat bantu kasih ide cerita
0
Kutip
Balas