- Beranda
- Kendaraan Roda 4
"Hyundai Accent Series # Avega # Excel # Cakra # KIA Pride Underground @ KASKUS"
...
TS
just.business
"Hyundai Accent Series # Avega # Excel # Cakra # KIA Pride Underground @ KASKUS"


]
Hyundai Accent Series # Avega # Excel # Bimantara Cakra # KIA Pride Underground Community @ KASKUS
"Welcoming our new siblings : The New KIA Pride and The New KIA Rio"
========================================
Hyundai Layanan Kencana 24h Emergency

Hyundai Layanan Kencana 24h Emergency

Quote:
ATTENTION!!!
buat pemilik Hyundai Accent, terutama dengan framecode LC (terutama Avegadan sebagian Verna, New Accent, Excel II ) untuk segera membawa mobilnya ke bengkel resmi atau bengkel spesialis kepercayaan, untuk minta mengaktifkan Malfunction Indicator Light (MIL) atau lampu indikator check engine, karena dari hasil penelusuran, didapati fakta bahwa tidak ada lampu pada indikator tersebut yang menyebabkan indikator tidak dapat menyala apabila ECU membaca ada sesuatu yang salah pada mesin...
untuk teknis lebih jelas + ilustrasi gambar, silahkan lihat di sini :
http://www.kaskus.co.id/showpost.php...postcount=1616
atau di sini : http://www.kaskus.co.id/showpost.php...8&postcount=10 pada point ke-5
mohon segera & beritahu kerabat anda pemilik Hyundai Accent untuk segera meminta pertanggungjawaban pada bengkel resmi, atau meminta tolong pada bengkel non resmi kepercayaan anda. karena hal ini sangat vital dalam memantau kondisi mesin.

Quote:
Karena banyaknya laporan kejadian di lapangan mengenai banyaknya mobil yang mengalami kerusakan fatal pada fuel pump (pompa bensin) yang disinyalir penyebabnya karena amat buruknya kualitas bensin bersubsidi (premium), maka dihimbau bagi seluruh pemilik kendaraan Hyundai-KIA-Daewoo-Chevrolet untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi (premium) untuk kendaraannya!!!Gunakanlah BBM non subsidi (Pertamax, Shell Super, Petronas 92, Total Performance 92, atau di atasnya. Hal ini tidak lain adalah untuk merawat kendaraan anda senantiasa pada kondisi terbaik, sekaligus meminimalisir pengeluaran yang tidak perlu, yang akan dapat mengganggu aktivitas anda sehari2.
Selalu camkan quote ini : "pemakaian BBM bersubsidi TIDAK AKAN membuat pengeluaran anda menjadi lebih hemat!!!"
Quote:
Thread ini merupakan kelanjutan dari Thread Hyundai Accent Series Part I, sekaligus merupakan awal yang baru bagi semua user Hyundai Accent series di bawah naungan Forum Otomotif Roda-4 KASKUS
lianpen dan grg. memberi reputasi
2
79.4K
Kutip
1.6K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Kendaraan Roda 4
25.1KThread•20.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
just.business
#1
Do It Yourself!!!
Do It Yourself List!!!
#Changing the tensioner bearing of A/C compressor belt (thanks to "brianz")
http://www.kaskus.co.id/showpost.php...8&postcount=24
Spoiler for DIY:
Hari ini ane mengganti sendiri bearing tensioner kompresor Belt.
Terdeteksi mulai dari suara yang kurang bening dari kompresor AC, ane lalu investigasi, ternyata setelan belt komp AC terlalu kencang, untung yang kena hanya tensionernya bukan bearing komp AC nya.
Padahal setelan ini masih dari pabrik sejak ane beli awal 2009.
Daripada ke BeRes atau ke bengkel terus keluar uang buat jasa pasang ini itu mending ane beli sendiri deh bearingnya di toko sparepart motor heueheu kode bearingnya 6301DY tapi ane ganti sama 6301ZZ (sealnya sama2 karet kok) harganya Rp 15.000,- murah kan. Merknya Federal hehehe.
Ada juga yg FAG atau NTN atau Nachi (bukan promosi lho, tp smuanya diatas 30rb deh harganya).
caranya :
1. Angkat mobil pake dongkrak
2. lepas ban depan kanan
3. lepas boot plastik pelindung crankshaft (2 mur uk.10 + mur kancing dr rg mesin)
4. kendorkan mur setelan tensioner (kunci 12)
5. kendorkan mur tensioner (kunci 14)
6. Semprot2 penetrant ke laher + roda tensioner
7. Pukul dengan perlahan pakai martil diganjal kunci sok agar pas sesuai dg ukuran laher yang rusak.
8. Pasang Laher baru (hati2 jgn sampai miring) caranya gunakan laher yang sudah rusak tadi, di atas laher yang baru (horizontal), baru kemudian getok lagi pake palu dikit2 yah, biar masuknya pas kiri kanan.
9. pasang lagi Tensioner pada tempatnya, setel kekencangan belt sesuai spesifikasi.
10. pasang roda kembali, turunkan dongkrak kencangkan mur roda secara seksama.
hasilnya sekarang sudah ga bunyi lagi hehe, suaranya belt jadi halus.
semoga kebayang ya... heuheu.
#Some trouble with the rear brake light switch on the brake pedal (thanks to "brianz")
http://www.kaskus.co.id/showpost.php...3&postcount=38
Spoiler for DIY:
Langsung pandangan mata gan heuheu

Nah dari foto ketauan deg, "benda plastik" kayak kancing itu adalah yang warna merah. Dari situ fungsinya sebagai peredam hentakan yang dihasilkan oleh pedal saat menyentuh swicth. otomatis jika kancing tersebut tiada, maka lengan switch tidak bisa menjangkau lengan pedal rem (lampu nyala).
Nah sebetulnya bisa saja kancing tersebut diganti sama benda yg ukurannya sama dan elastisitasnya juga hampir sama, bisa pake cuilan peredam (automat) or potongan sendal bekas yg sudah disesuaikan ukurannya.
kalopun tidak mau repot bikin replacement partnya (diperkirakan bisa muncul bunyi logam beradu karena tdk ada kancing dampernya), bisa saja mur setelan switch warna kuning di kendurkan,copot dulu kabel source switch yah) terus putar badan switch(panah warna hijau) ke kanan (makin ke bawah tuh jadinya) sampai lengan switch bersentuhan dengan lengan pedal, keraskan mur setelan.
Coba di test deh... kurang kebawah kah atau sudah cukup.
Dalam artian jangan sampai baru diinjek sedikit aja udah nyala, atau kebalikannya kalo diinjek rem sampe ngepot tuh lampu rem baru nyala, bisa bahaya kedua kondisi seperti diatas.
semoga membantu yah.
#How to change the LC-LC II's hideous ugly standard 2-spokes steering wheel with the nicer Hyundai Getz 3-spokes steering wheel
Spoiler for DIY:
tau khan gimana jelek & terkutuk nya setir standar accent verna, new accent, excel II, sama avega???

udah ada solusi biar kita ga emosi lagi ngeliat setir standar itu...

solusinya adalah pasang setir Getz (yang non airbag ya..
)tested, ukuran bosh & as setir sama persis sama punya Accent.
how to turn this piece of junk

into this :

saran gw, rajin2 aja ke sentra2 onderdil buat nyari setir copotannya Getz... harganya kalo copotan sekitar 500-600rb an 1 set (lingkar setir + horn pad).
cara pasangnya gampang kok setelah gw perhatiin.
1. liat ke bagian belakang setir accent, ada 2 baut kecl di belakang setir... itu dibuka dulu supaya horn pad bisa dilepas.
2. setelah baut lepas, copot deh tuh horn pad.. caranya kaya semacam dicungkil pake tangan aja.
3. setelah hornpad lepas (tentu sekalian dilepas juga 2 kabel klaxon nya), buka baut locknut as bosh setirnya, pake kunci sok (socket wrench) yang kekuatanya gede & ga ngerusak baut. karena itu kenceng banget...
4. setelah baut as bosh setir lepas, gedor-gedor setir standar (pukul pake kepalan angan bagian bawah), tujuannya adalah untuk bikin setir lepas dari klip penguncinya... nanti setir akan kendor sendiri setelah digedor2.
5. setelah setir kendor, tinggal ditarik aja. setir lepas.
6. berikutnya, masukin setir Getz, lakukan seperti yang tadi, setir digedor2 tapi digedor2 ke arah dalem jadi nanti setir masuk ke dalam klip pengunci.
7. setelah ngunci, pasang lagi tuh baut locknut as bosh nya... inget, harus yang kenceng soalnya kalo ga kenceng ntar lepas di jalan jadi ngelos...

8. setelah selesai, tinggal disambungin tuh dua kabel klaxon ke hornpad Getz, terus dipasang hornpad Getz itu ke setir. Job done... VOILA!!!
my new steering wheel looks sooo freakin' good... well done, mates 
(karena di belakang setir Getz ga pake 2 baut kecil seperti di setir Accent)
#How to clean your fuel filter (thanks to "brianz")
http://www.kaskus.co.id/showpost.php...&postcount=269
Spoiler for DIY:
Ternyata kualitas bbm di tempat ane belum bagus, tadinya iseng doank bersih2 eh ternyata begitu di bersiin pake cairan pembersih karburator kotoran di dalem filternya lumayan banyak euy padahal km baru 10rb.
ini beberapa cuplikan gbrnya.

ini kotorannya
#How to "turn on" your Malfunction Indicator Light (MIL) (thanks to "brianz")
http://www.kaskus.co.id/showpost.php...postcount=1616
Spoiler for DIY:
Sudah hampir 1.5 tahun ini saya hampir tidak ada permasalahan yang berarti pada avega saya yang saya beli dengan kondisi baru, hingga hari ini saya menemukan bola lampu MIL (Malfunction Indicator Light) tidak terpasang... ya benar tidak terpasang.
Hal ini berawal dari kecurigaan saya selama ini yaitu MIL ini tidak pernah menyala walaupun pada saat kunci kontak pada posisi ON, bahkan pada saat saya melepaskan konektor sensor O2 dan sensor TPS. (note: di buku manual tertulis bahwa jika sensor rusak/tidak tersambung dengan baik maka MIL akan menyala atau jika kunci kontak diposisikan pada posisi ON).
Kemudian saya mengecek dan memastikan bahwa sekring dalam kondisi baik (di panel dashboard maupun di ruang mesin), ternyata tidak ada yang putus maupun cacat.
Saya pun mencoba sesuatu yang ekstrim, kabel kepala busi no 1 saya lepas dari businya (biasanya dalam kondisi ini lampu indikator MIL akan menyala jika kendaraan tersebut sudah menganut sistem injeksi bahan bakar yang otomatis memiliki ECU sebagai pengaturnya), tetap MIL tidak bergeming. Dalam hati saya bertanya apakah karena ini mobil Korea maka memiliki sensitivitas yang berbeda?. Dalam hati, jangan-jangan memang tidak ada indicator MIL nya di dalam cluster speedometer. Kemudian saya membuka dengan hati-hati 2 buah sekrup pengunci penutup cluster speedometer, setelah itu 4 sekrup pemegang cluster, kemudian saya lepaskan 2 blok terminal di balik cluster tersebut.
[URL="[IMG]http://i29.tinypic.com/kdlhdz.jpg[/IMG]"][IMG]http://i29.tinypic.com/kdlhdz.jpg[/IMG][/URL]
Dan...
Betapa kagetnya saya bahwa lampu MIL sama sekali tidak terpasang, yang terlihat hanyalah lubang untuk dudukan lampu tersebut ditutup dengan isolasi berwarna hitam. Namun saya melihat bawah lampu indikator sebelah kanan yaitu ABS dan Airbag terpasang rapi (yang sebenarnya tidak akan berfungsi karena unit Avega tidak dilengkapi oleh satu perangkat penunjang tersebut).
[URL="[IMG]http://i26.tinypic.com/22i81l.jpg[/IMG]"][IMG]http://i26.tinypic.com/22i81l.jpg[/IMG][/URL]
Dengan rasa ingin tahu yang mendalam saya melepaskan lampu indikator Airbag tersebut kemudian saya pindahkan ke dudukan lampu indikator MIL. Ternyata pas sekali tidak ada kesulitan dalam proses pemasangannya. Kemudian saya pasang kembali dengan urutan kebalikan pada saat melepaskan cluster tersebut, dengan sedikit harap-harap cemas saya putar kunci kontak ke posisi ON, dan..... MIL-nya MENYALA sodara-sodara !!.
[URL="[IMG]http://i31.tinypic.com/k3luf7.jpg[/IMG]"][IMG]http://i31.tinypic.com/k3luf7.jpg[/IMG][/URL]
Tidak selesai kebahagiaan saya sampai disitu, saya lanjutkan dengan men-start engine dan dalam hitungan kira-kira 2 detik lampu tersebut otomatis padam (karena jika menyala terus malah bisa repot urusannya). Kemudian saya matikan mesin, saya lepaskan kabel busi no. 1 dari kepala busi, kemudian saya starter lagi, MIL menyala terus dalam artian MIL saya yang sudah 1,5 tahun ini tertidur sekarang sudah bangun lagi dan berfungsi kembali memantau kinerja sensor-sensor yang ada di engine.
Betapa sepelenya kan? Mungkin untuk beberapa pengemudi MIL dianggap tidak begitu penting atau bahkan tidak ada gunanya, namun buat saya peran indikator MIL sangat penting. Karena dengan demikian saya bisa mengetahui ketidakberesan (malfunction) pada mesin ketika bekerja.
Semoga para rekan-rekan sesama pengguna Hyundai Avega bisa melakukan tes sederhana yaitu, putar kunci kontak pada posisi ON dan MIL harusnya menyala hingga mesin dinyalakan 2-3 detik. Sayang kan? jika indikator penting ini tidak dimanfaatkan dengan baik.
Hal ini berawal dari kecurigaan saya selama ini yaitu MIL ini tidak pernah menyala walaupun pada saat kunci kontak pada posisi ON, bahkan pada saat saya melepaskan konektor sensor O2 dan sensor TPS. (note: di buku manual tertulis bahwa jika sensor rusak/tidak tersambung dengan baik maka MIL akan menyala atau jika kunci kontak diposisikan pada posisi ON).
Kemudian saya mengecek dan memastikan bahwa sekring dalam kondisi baik (di panel dashboard maupun di ruang mesin), ternyata tidak ada yang putus maupun cacat.
Saya pun mencoba sesuatu yang ekstrim, kabel kepala busi no 1 saya lepas dari businya (biasanya dalam kondisi ini lampu indikator MIL akan menyala jika kendaraan tersebut sudah menganut sistem injeksi bahan bakar yang otomatis memiliki ECU sebagai pengaturnya), tetap MIL tidak bergeming. Dalam hati saya bertanya apakah karena ini mobil Korea maka memiliki sensitivitas yang berbeda?. Dalam hati, jangan-jangan memang tidak ada indicator MIL nya di dalam cluster speedometer. Kemudian saya membuka dengan hati-hati 2 buah sekrup pengunci penutup cluster speedometer, setelah itu 4 sekrup pemegang cluster, kemudian saya lepaskan 2 blok terminal di balik cluster tersebut.
[URL="[IMG]http://i29.tinypic.com/kdlhdz.jpg[/IMG]"][IMG]http://i29.tinypic.com/kdlhdz.jpg[/IMG][/URL]
Dan...
Betapa kagetnya saya bahwa lampu MIL sama sekali tidak terpasang, yang terlihat hanyalah lubang untuk dudukan lampu tersebut ditutup dengan isolasi berwarna hitam. Namun saya melihat bawah lampu indikator sebelah kanan yaitu ABS dan Airbag terpasang rapi (yang sebenarnya tidak akan berfungsi karena unit Avega tidak dilengkapi oleh satu perangkat penunjang tersebut).
[URL="[IMG]http://i26.tinypic.com/22i81l.jpg[/IMG]"][IMG]http://i26.tinypic.com/22i81l.jpg[/IMG][/URL]
Dengan rasa ingin tahu yang mendalam saya melepaskan lampu indikator Airbag tersebut kemudian saya pindahkan ke dudukan lampu indikator MIL. Ternyata pas sekali tidak ada kesulitan dalam proses pemasangannya. Kemudian saya pasang kembali dengan urutan kebalikan pada saat melepaskan cluster tersebut, dengan sedikit harap-harap cemas saya putar kunci kontak ke posisi ON, dan..... MIL-nya MENYALA sodara-sodara !!.
[URL="[IMG]http://i31.tinypic.com/k3luf7.jpg[/IMG]"][IMG]http://i31.tinypic.com/k3luf7.jpg[/IMG][/URL]
Tidak selesai kebahagiaan saya sampai disitu, saya lanjutkan dengan men-start engine dan dalam hitungan kira-kira 2 detik lampu tersebut otomatis padam (karena jika menyala terus malah bisa repot urusannya). Kemudian saya matikan mesin, saya lepaskan kabel busi no. 1 dari kepala busi, kemudian saya starter lagi, MIL menyala terus dalam artian MIL saya yang sudah 1,5 tahun ini tertidur sekarang sudah bangun lagi dan berfungsi kembali memantau kinerja sensor-sensor yang ada di engine.
Betapa sepelenya kan? Mungkin untuk beberapa pengemudi MIL dianggap tidak begitu penting atau bahkan tidak ada gunanya, namun buat saya peran indikator MIL sangat penting. Karena dengan demikian saya bisa mengetahui ketidakberesan (malfunction) pada mesin ketika bekerja.
Semoga para rekan-rekan sesama pengguna Hyundai Avega bisa melakukan tes sederhana yaitu, putar kunci kontak pada posisi ON dan MIL harusnya menyala hingga mesin dinyalakan 2-3 detik. Sayang kan? jika indikator penting ini tidak dimanfaatkan dengan baik.
0
Kutip
Balas