Kaskus

Hobby

kiko_kokiAvatar border
TS
kiko_koki
[Share] Serba Serbi NiMH Rechargeable Battery
Gw tertarik membuat thread ini setelah mengalami berbagai kesalahan yang pernah dilalui, trial and error, dan akhirnya mengumpulkan bermacam-macam informasi tentang baterai NiMH. Ini salah satu jenis baterai yang paling sering gw gunakan saat ini (selain Alkaline dan Lithium-Ion), dan mungkin juga hampir sebagian orang, pehobi foto, fotografer amatir dan professional pun pernah punya, atau minimal pernah menggunakan baterai jenis ini untuk Flash Unit atau device lainnya.

Baterai NiMH punya karakteristik yang unik, tapi kadang bisa jadi rumit, butuh sedikit perhatian lebih dibanding jenis baterai lainnya. Mudah-mudahan informasi yang ada disini bisa berguna buat temen-temen.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Introduction to NiMH Rechargeable Battery
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


NiMH adalah kependekan dari Nickel-Metal Hydride. Singkat, jelas, padat.. hehe emoticon-Peace
Disini, gw sepertinya ga akan membahas tentang asal-usul baterai NiMH, pengembangannya bagaimana, atau hal-hal teknis lainnya yang berhubungan dengan fisika dan kimia. No, I’m not a capable person to share that. emoticon-HammerTapi hanya akan ada informasi umum, yang mungkin perlu diketahui oleh temen-temen semua, baik yang masih awam ataupun yang sudah profesional, semuanya boleh share dan berdiskusi disini.

Kita langsung aja ke pengenalan tentang baterai NiMH yang saat ini banyak beredar di pasaran.
So far ada 2 jenis yang sering kita lihat, yaitu regular NiMH Rechargeable Battery dan NiMH Hybrid.


Regular NiMH Rechargeable Battery

[Share] Serba Serbi NiMH Rechargeable Battery

Baterai NiMH adalah pengembangan dari pendahulunya, NiCad (Nickel Cadmium). Seperti halnya NiCad, baterai NiMH konon juga rawan terhadap Memory Effect, meskipun kadarnya tidak sebesar NiCad. Di pasaran, kita bisa menemui banyak baterai rechargeable NiMH berkapasitas antara 2000-2900 mAH. Wow… baterai jenis ini bisa di-charge sampai ratusan kali, namun mempunyai tingkat self-discharge yang cukup tinggi pula, kadang memusingkan.


Hybrid NiMH Rechargeable Battery

[Share] Serba Serbi NiMH Rechargeable Battery[Share] Serba Serbi NiMH Rechargeable Battery

Dikembangkan sekitar tahun 2005, baterai jenis ini adalah pengembangan dari Baterai NiMH dari generasi sebelumnya, ada beberapa keuntungan dari penggunaan baterai hybrid ini, yaitu dipasarkan ke konsumen dengan kondisi fully charged (seperti baterai alkaline), jadi kita bisa langsung pakai tanpa harus mem”forming” terlebih dahulu, dan baterai jenis ini bisa menyimpan pengisiannya sampai beberapa bulan, alias Low Self Discharge. Beberapa produsen mengklaim produk mereka dapat bertahan sampai 1 tahun, dan tetap menyimpan 85% isi baterai semenjak dibiarkan full charge. Dan karena mereka dapat menyimpan dalam waktu yang cukup lama, maka baterai ini cocok untuk “low-drain device” seperti remote control, senter, dll. Tetapi mereka juga ideal untuk penggunaan di high-drain electronic device seperti kamera digital dan flash unit.



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
General Battery Information
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Apa arti dari mAH?
mAH adalah kependekan dari milliampere-hour. Ini adalah ukuran kapasitas penyimpanan energi baterai tersebut. Kalau kita berpikir baterai adalah sebuah tangki bensin berukuran kecil, maka mAH mengukur seberapa banyak “bensin” yang dapat ditampung di tangki tersebut. Yang artinya, semakin tinggi rating mAH, makin banyak energi yang dapat disimpan oleh baterai.

Sebenernya, untuk kondisi tertentu analogi diatas masih kurang tepat untuk diterapkan, karena tipe baterai yang berbeda menggunakan metode yang berbeda pula untuk mengukur mAH. Misalnya ketika membandingan antara baterai alkaline dengan NiMH. Tetapi biar bagaimanapun juga, rating mAH merupakan cara tercepat untuk mengetahui dan membandingkan kapasitas penyimpanan energi antar satu baterai dengan baterai lainnya di dalam tipe yang sama.


Apa arti 0.1C, 1.0C, dst?
“C” stands for Capacity, yang mewakili kapasitas baterai, dan angka sebelumnya adalah pecahan (biasanya per sepuluh) dari kapasitas maksimum baterai tersebut. Sebagai contoh, untuk baterai berkapasitas 2000 mAH, 0.1C berarti 0.1 kali 2000 mAH, yaitu sama dengan 200 mAH.


Memilih rate charging & discharging dengan tepat
Pada umumnya, pengisian dengan rate yang rendah dapat menghasilkan performance baterai yang lebih baik tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama dalam proses charging-nya. Dan sebaliknya, pengisian yang terlalu cepat menyebabkan baterai tidak terisi penuh seluruhnya, juga mengakibatkan panas karena peningkatan suhu (temperatur) dan berpotensi dapat merusak baterai.

Di salah satu manual book Charger dari pabrikan yang juga memproduksi baterai NiMH, direkomendasikan untuk men-charging baterai dengan rate antara 0.3C - 1.0C (dalam kondisi normal dan dipakai rutin).

Rate untuk discharge disarankan tidak melebihi dari nilai 1.0C


[Share] Serba Serbi NiMH Rechargeable Battery


Battery Matching
Di sebagian besar alat yang kita pakai (misalnya flash unit), biasanya dua baterai atau lebih digunakan secara bersama-sama. Ketika baterai digunakan dalam satu grup, performance-nya dibatasi oleh yang terburuk. Atau dengan kata lain, satu baterai dengan performance yang buruk dapat mengurangi waktu penggunaan alat secara signifikan, dan akhirnya mengurangi performance secara keseluruhan. Battery Matching itu sendiri biasanya mengacu pada sebuah grup baterai dengan kapasitas yang seragam.

Dengan kata lain, TIDAK DISARANKANmenggunakan baterai dari jenis dan kapasitas yang berbeda dalam satu grup. Biasakan menggunakannya dalam satu kesatuan, baik dalam proses charging, discharge, maupun dalam penggunaan di alat yang dipakai.


Battery “Forming”
Baterai baru (new) atau baterai yang telah disimpan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan terhentinya aktifitas energi di dalamnya. Battery forming adalah suatu siklus charging-discharge-charging yang akan memaksa baterai untuk diisi penuh dengan waktu yang sangat lambat, sekitar 0.1C untuk charging dan 0.5 untuk discharging. (bisa mencapai 45 jam untuk mencapai satu siklus tersebut). Proses ini akan mengaktifkan kembali energi yang terkandung di dalam baterai.



* to be continued emoticon-Ngacir

emoticon-I Love Kaskusemoticon-I Love Kaskus
Polling
0 suara
Baterai NiMH merk apa yang Anda gunakan?
tata604Avatar border
tata604 memberi reputasi
1
106.4K
288
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Photography
Photography
KASKUS Official
14.3KThread6.1KAnggota
Tampilkan semua post
kiko_kokiAvatar border
TS
kiko_koki
#158
Quote:

makasih gan emoticon-Angkat Beer
maap responnya telat banget emoticon-Hammer

Quote:

gambar multimeternya mana gan? maksudnya setelan gimana?
disitu tinggal dipilih aja mau liat apanya... voltase, ampere, dll

Quote:

dulu pernah nyari keliling2 jakarta gak nemu, harus order di ebay emoticon-Hammer

Quote:

biasanya 1.0 - 1.1 V gan. dan nantinya tergantung dari discharge rate-nya. semakin rendah discharge rate, efeknya nanti voltage outputnya bakalan lebih tinggi untuk waktu yg lebih lama)... CMIIW

Quote:

nice short review... thanks gan emoticon-Angkat Beer

Quote:

untuk ngecharge 4 buah Powerex 2700 mAh, charger agan sepertinya memang butuh 5-6 jam buat fully charge, kalo ga salah charge current-nya itu 2000 mA, jadi kalo semua slotnya kepake, tinggal dibagi 4 aja. Tiap batere memang kapasitasnya agak beda2 dikit gan, ga ada yg sama persis, jadi kalo waktu chargingnya beda memang ada kemungkinan, tapi kalo terlalu lama ga penuh2 mungkin baterenya bocor/drop?

Quote:

makasih gan, sama-sama belajar gan...
ane juga gak ngerti banyak tentang battery sebenernya emoticon-Embarrassment

Quote:

makasih infonya gan... sering2 sharing disini ya emoticon-Angkat Beer

Quote:


Quote:

di FJB banyak gan yg jual batere rechargeable, di bagian elektronik lainnya, atau bagian camera and accessories... silahkan hunting emoticon-Angkat Beer

Quote:

1. Kalo ane ga salah, Harmolattice itu didesain buat device-device yg ga butuh daya besar (low drain-device), tapi kita masih pengen pake rechargeable battery. misalnya remote, mouse wireless, keyboard wireless, dll. Dulu, batere NiMH terkenal dengan self-dischargenya yg cepet... jadi ga memungkinkan mo pake batere charge begini untuk device yg low-drain, soalnya gak bisa dipake maksimal, belom waktunya (sesuai ekspektasi kita) udah abis sendiri. tp sekarang karena udah ada teknologi low self-discharge, jadi batere seperti harmolattice itu menjawab keluhan selama ini...

2. Eneloop, kapasitas lebih besar. jadi cocok untuk device yg high-drain. seperti kamera digital, speedlite, dll. tp Harmolattice skrg ada yg 2500 mAh, dan ane belom pernah nyoba, jadi kurang paham gan... tp kalo ga salah, charging cycle-nya lebih sedikit dari eneloop. mungkin yang laen bisa bantu..

3. tergantung. kalo slot-nya independent, setiap slot bakal punya current charge yg sama. tp kalo slotnya dependent alias tergantung berapa banyak batere yg mau di charge, ya otomatis current charge nya terbagi untuk setiap slot yg dipakai. CMIIW

Quote:

ada yg bisa bantu? ane belom pernah pake yg 2500 mAh gan emoticon-Smilie
tp sepertinya memang lifecycle nya lebih lama eneloop

Quote:

ane ga tau itung-itungnya gan buat make dinamo...
fisika ane dulu jeblok emoticon-Ngakak

1C batere agan = 2700 mA.
0.1C-nya = 270 mA

Quote:

nah bener, paling ngga coba inves di charger bagus, minimal 1.
agak mahal memang, tapi kalo untuk pemakaian serius sepertinya perlu emoticon-Smilie

Quote:

ga ada masalah gan, lebih baru biasanya firmware-nya lebih baru, kalo ada bug di produksi sebelumnya udah ditambel jadinya. LaCrosse susah nyarinya gan kalo di Indo, ga tau ada distributornya gak ya

Quote:

silahkan cari yg cocok sama budget agan... merk-nya udah banyak disebutin diatas gan..
Eneloop, Maha Powerex, Maha Imedion, Sony, Uniross, dll
good luck

Quote:

kalo emang ada yg pake "refresh" function, mendingan beli yg itu aja gan... kepake kalo agan mau gunain batere yg setelah lama disimpen...
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.