TS
rienoir
[fanfic] RF online - the last human
cerita ori karangan ane gan... berbasis game online yang cukup fenomenal dan terdorong membuat cerita setelah membaca sebuah fanfic karya temen saya di forum sebelah dan saya putuskan untuk iseng membuat juga.
monggo di baca.
JOKE STORY
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx before
monggo di baca.
Spoiler for "index cerita":
chapter 1-5 ada di pekiwan
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
chapter 6
chapter 7a,b
chapter 8a ,b ,c
chapter 9a ,b
chapter 10a ,b ,c ,d
chapter 11a ,b ,c
chapter 12a ,b ,c ,d
chapter 13a ,b ,c
chapter 14 part a1 ,a2
chapter 14 part b1 ,b2
chapter 15a ,b ,c
chapter 16a ,b ,c ,d
chapter 17a ,b ,c
chapter 18a ,b ,c
chapter 19a ,b
JOKE STORY
Spoiler for JOKE:
STORY LAEN KARANGAN HOPENG GW:
Spoiler for "story of tamagochi":
chapter 1
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
chapter 2
chapter 3a, b
chapter 4a,b ,c
chapter 4a ,b
Chapter 5a ,b
Chapter 6a , b
chapter 7a, b
chapter 8a, b
chapter 9a, b, c >>> Tamat (?)
end a?, b?
berkenan
kalo ada yang suka sama cerita ane.. thx beforeDiubah oleh rienoir 27-12-2012 03:03
0
35.4K
Kutip
461
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•356Anggota
Tampilkan semua post
TS
rienoir
#23
chapter 6 - i need more power
ronde kedua dimulai, itulah yang terjadi saat ini di depan mata gw sendiri. gw terbengong-bengong melihat pertandingan sengit sampai gw lupa buat nelpon tim medis dengan blekberi balt gw. dentuman demi dentuman dan tebasan demi tebasan pun terlancar, namun pertandingan ini belum memberikan hasil yang jelas. "kok bisa ada kaleng biasa yang kemampuannya setingkat dengan warchon cora?" tanya gw heran dalem hati.
"HEH bodoh! NGAPAIN LO BENGONG BEO, udah nelpon tim medis belom?" bentak warchon itu marah, namun sebelum gw sempet membalas, striker merah itu sudah menempelkan moncong Dark Flame thrower miliknya di perut goibert. goibert tak sempat untunk menghindar ataupun menangkis serangan itu, dia hanya bisa bergantung dengan armornya yang tebal.
"jangan pernah lengah dalam pertarungan, warchon... dread fire" xenos pun menekan pelatuk launcer kirinya dan mementalkan goibert tepat kearah gw.
DHUARRRRR "aarrghhh!!" erang goi kesakitan sambil melayang kearah gw. gw pun reflek nangkep kaki goi yang melayang tepat diatas gw dan langsung gw tarik supaya ga jatoh lebih jauh, tapi karena gw ga mikir panjang, tenaga gw over power sehingga dia kebanting keras ketanah.
"an(*&, kira2 donk kalo pake otot, otak jalanin dulu" marahnya sambil memegangi kepalanya.
"mangap kali,uda bagus gw tulungin, kalo ga gw tolong pala lo kena tebing batu kali. udah bagus jatohnya ketanah." balas gw tenang.
"elo ini musuh apa temen sih?!" di mulai kesal sambil ngacungin jari tengahnya ke arah gw, dan disaat yang sama xenos pun memiringkan kepalanya sambil garuk2in antena dikepalanya pake loncernya.
gw akhirnya ribut sama goibert sambil cubit2an sama jewer2an. saat yang sangat tidak tepat buat ribut karena kita sampe lupa sama situasi yang ada. NGGIIINNNGGG....tiba2 bunyi suara nyaring melengkin pun terdengar, dan terlambat untuk menyadarinya karena xenos telah mengarahkan moncong 2 launcernya yang udah dipasang siedge kit kearah kita berdua. "celaka, itu doomblast" jawab goibert panik.
"ini bukan doomblast, tapi ini DOUBLE DOOMBLAST!!!" saat berteriak DOOMBLAST, xenos pun menekan kedua pelatuk dari DFL nya, dan cahaya menyilaukan itu pun kembali menyerang gw dan goiber.
DHHUUUAAARRRR DDHUAARR DDHUUUAARRRR 2x3 serangan tadi pun meluncur, gw hanya bisa menutup mata gw karena silau. ledakan yang sangat besarpun terjadi, gw terpental dan gw ga tau lagi gimana kondisi kita bertiga akibat serangan barusan.
gw membuka mata gw sedikit demi sedikit, cahaya putih beserta bayangan hitam membuka tangan lebar seolah-olah mempersilahkan gwdatang ke suatu tempat. "wah, gw diundang malaikat. itu putih2 pasti surga." pikir gw dan setelah pandangan gw kembali, gw liad goibert berdiri dengan jubah bagian depan pecah total dan hanya menyisakan bagian dalam yang compang camping. darah berceceran, goibert sudah kehabisan nafas dan lukanya terlalu parah, namun gw ga bisa apa2 karena ga ada yang bisa dimintain bantuan dan gw pun inisiatif berdiri dan maju perlahan dengan tangan kosong ingin menghajar kaleng tersebut.
"belum.. hoss. hosssh" suara itu keluar dari goibert yang masih berdiri "belum selesai. hoss, emang baju perang ini berat." lanjutnya sambil menancapkan pedangnya ditanah untuk menopangnya berdiri. dia menanggalkan semua baju perangnya dan hanya menyisakan baju bagian dalamnya dan menambahkan kalimat yang sebelumnya.
"heh kaleng, peluru lo masih banyak? haahhh.. siap buat ronde 3?".
"GOI jangan gila lo!" teriak gw "lo bisa mati, kalo lo mokad siapa yang mimpin pasukan? mendingan lo pulang bawa shi, biar gw nahan dia bentar disini. biar cupu gini gw yakin nyawa gw bisa buat dia repot dikit.".
"lo pikir lo ngomong sama siapa bocah?? lo tau, itu baju berat bener, gerakan gw jadi ketahan." ujar dia sambil tersenyum terengah-engah.
"sombong bener lo, lo pikir lo bisa menang? pake bau aja kalah sama gw." jawab xenos.
"lo ga denger omongan gw tadi hah?!" sahut goibert.
"engga." singkat xenos.
GUBRAKKK gw sama goi jatoh kaget, nih kaleng budek apa oon yah. katanya otak komputer, tapi lemot bener.
"yo wes ora ngerti, situ teh ngomong pake bahasa cora" tambah kaleng itu.
"ya udah, kita lanjutin duelnya aja supaya lo ngerti" balas goibert mencabut pedangnya.
ronde 3 dimulai, goibert berlari menerjang xenos dengan kecepatan tinggi dan sangat berbeda dengan sebelumnya. "HHHEEEAAAA, FLASH SHINING CUT!!" 3 tebasan dengan kecepatan yang sangat tinggi melancar ke arah kaleng tersebut. walaupun sedikit kesulitan untuk menghindar, kaleng itu masih bisa meghindari serangan tadi meskipun masih sedikit tergores.
"impressive" kaleng itu pun menjawab sambil kembali mengacungkan DFLnya kearah goibert. tembakan pertama pun dilepas, namun goibert dapat menghindarinya dengan mudah, namun loncer ke 2 membuatnya harus menjauh dan kehilangan jarak serang.
"sial." keluhnya kesal dan pada saat itu xenos siap memasang kedua siedge kitnya dan kembali memborbardir goibert dengan tembakan kiri dan kanan yang tanpa delay. goibert pun menghindar sambil melompat tinggi keatas dan berputar layaknya gasing dan langsung menghantam striker itu dengan keras dengan furry swipe. DDRAANGG, bunyi pedang goibert yang beradu dengan siedge kit kanan milik xenos dan terlihat serangan itu merusak katup SK itu sehingga tidak bisa tertutup.
"GET LOST, TORNADOO!" teriak goibert sambil mengayunkan pedangnya dari belakang ke depan, namun xenos sudah memprediksi serangan tersebut dan dia melepas paksa SK dan DFLnya dan melompat kembali ke atas.
"jurus yang sama tidak akan mempan jika awalnya sudah tidak mempan" kata mesin itu sambil menodongkan loncernya dan siap menembak dan "APA?!!".
BRRAKKK TRAANG bunyi hantaman pedang goibert yang menggunakan jurus pressure bomb dan dengan telak menghantam pundak kiri striker tersebut.
"kenapa? kaget? yang tadi bukan tornado, tapi power cleave. gw sengaja tereak tornado supaya lo lompat" kata goibert. dsstt TRRsshh striker itu kehilangan sebelah tangannya, dan senjata di tangan kanannya rusak akibat furry swipe di udara yang dilancarkan goibert, sekarang dia powerless tanpa senjatanya.
"nyerah" tanya goibert.
"belum, kau hanya beruntung" jawab xenos tenang.
"ya benar" (lho???).
"siapa itu" teriak gw, goibert dan xenos kaget.
"gw?? bukan siapa siapa kok" jawab suara misterius itu. tiba-tiba saja muncul seekor kaleng sedikit demi dikit dibelakang gw dan akhirnya nampak. dia sudah menodong kepala gw dengan hora vulcannya yang sudah dipasang SK.
"gimana mungkin lo disitu" tanya gw bingung.
"tanya kenapa..hehe" canda kaleng aneh itu.
"rien hati-hati!!!" teriak goi sambil berlari ke arah kaleng itu, dan disaat pedangnya akan mengenai kaleng tersebut, dia menghilang lagi. lalu tiba2 dia kembali muncul di tempat xenos dan memberikan sesuatu berbentuk portal dan berbisik sesuatu.
"ok paw" kata xenos sambil berdiri perlahan.
"jangan lari lo cemen!" goi pun kembali menerjang kedua kaleng tersebut, namun kaleng aneh itu sudah memasang trap desekitar mereka dan goibert pun menginjaknya. trap itu membuat goibert goler akibat luka yang terlalu parah dan badan yang tidak ditutupi baju perang, dan tidak itu saja, kaleng tadi kembali mengeluarkan loncernya dan menembak goi dengan jurus target fix sampai mental.
"GOI!!!" teriak gw cemas.
"tenang, itu cuma peluru angin yang bikin mental doank. dia ga bakal mati." jawab kaleng yang dipanggil paw itu.
"tapi kan dia kena ranjau." tanya gw lagi.
"itu ranjau level 30 kok. gw disini bukan buat perang, tapi mao jemput yayank gw disini." jawab paw dengan pose menajiskan. "
jangan sembarangan lo ngomong kuya. gw coombo lo tar" xenos menyahut najis.
"combo di bengkel aj yah" jawab paw balik. mereka pun akhirnya menghilang, dan gw nelpon tim medis dan memikirkan kembali apa yang gw alamin hari ini.
"gara2 gw yang lemah si goi sama shi harus jadi korban. gw harus bisa lebih kuat dari goi dan kaleng tadi supaya gw ga jadi beban di aliansi ini. gw harus bisa lebih kuat dari siapapun dan gw harus bisa semuanya." kata gw dalem hati dan gw pun berdiri sambil melambaikan tangan kearah tim medis yang datang menjemput.
chapter 6 end
Spoiler for "6":
ronde kedua dimulai, itulah yang terjadi saat ini di depan mata gw sendiri. gw terbengong-bengong melihat pertandingan sengit sampai gw lupa buat nelpon tim medis dengan blekberi balt gw. dentuman demi dentuman dan tebasan demi tebasan pun terlancar, namun pertandingan ini belum memberikan hasil yang jelas. "kok bisa ada kaleng biasa yang kemampuannya setingkat dengan warchon cora?" tanya gw heran dalem hati.
"HEH bodoh! NGAPAIN LO BENGONG BEO, udah nelpon tim medis belom?" bentak warchon itu marah, namun sebelum gw sempet membalas, striker merah itu sudah menempelkan moncong Dark Flame thrower miliknya di perut goibert. goibert tak sempat untunk menghindar ataupun menangkis serangan itu, dia hanya bisa bergantung dengan armornya yang tebal.
"jangan pernah lengah dalam pertarungan, warchon... dread fire" xenos pun menekan pelatuk launcer kirinya dan mementalkan goibert tepat kearah gw.
DHUARRRRR "aarrghhh!!" erang goi kesakitan sambil melayang kearah gw. gw pun reflek nangkep kaki goi yang melayang tepat diatas gw dan langsung gw tarik supaya ga jatoh lebih jauh, tapi karena gw ga mikir panjang, tenaga gw over power sehingga dia kebanting keras ketanah.
"an(*&, kira2 donk kalo pake otot, otak jalanin dulu" marahnya sambil memegangi kepalanya.
"mangap kali,uda bagus gw tulungin, kalo ga gw tolong pala lo kena tebing batu kali. udah bagus jatohnya ketanah." balas gw tenang.
"elo ini musuh apa temen sih?!" di mulai kesal sambil ngacungin jari tengahnya ke arah gw, dan disaat yang sama xenos pun memiringkan kepalanya sambil garuk2in antena dikepalanya pake loncernya.
gw akhirnya ribut sama goibert sambil cubit2an sama jewer2an. saat yang sangat tidak tepat buat ribut karena kita sampe lupa sama situasi yang ada. NGGIIINNNGGG....tiba2 bunyi suara nyaring melengkin pun terdengar, dan terlambat untuk menyadarinya karena xenos telah mengarahkan moncong 2 launcernya yang udah dipasang siedge kit kearah kita berdua. "celaka, itu doomblast" jawab goibert panik.
"ini bukan doomblast, tapi ini DOUBLE DOOMBLAST!!!" saat berteriak DOOMBLAST, xenos pun menekan kedua pelatuk dari DFL nya, dan cahaya menyilaukan itu pun kembali menyerang gw dan goiber.
DHHUUUAAARRRR DDHUAARR DDHUUUAARRRR 2x3 serangan tadi pun meluncur, gw hanya bisa menutup mata gw karena silau. ledakan yang sangat besarpun terjadi, gw terpental dan gw ga tau lagi gimana kondisi kita bertiga akibat serangan barusan.
gw membuka mata gw sedikit demi sedikit, cahaya putih beserta bayangan hitam membuka tangan lebar seolah-olah mempersilahkan gwdatang ke suatu tempat. "wah, gw diundang malaikat. itu putih2 pasti surga." pikir gw dan setelah pandangan gw kembali, gw liad goibert berdiri dengan jubah bagian depan pecah total dan hanya menyisakan bagian dalam yang compang camping. darah berceceran, goibert sudah kehabisan nafas dan lukanya terlalu parah, namun gw ga bisa apa2 karena ga ada yang bisa dimintain bantuan dan gw pun inisiatif berdiri dan maju perlahan dengan tangan kosong ingin menghajar kaleng tersebut.
"belum.. hoss. hosssh" suara itu keluar dari goibert yang masih berdiri "belum selesai. hoss, emang baju perang ini berat." lanjutnya sambil menancapkan pedangnya ditanah untuk menopangnya berdiri. dia menanggalkan semua baju perangnya dan hanya menyisakan baju bagian dalamnya dan menambahkan kalimat yang sebelumnya.
"heh kaleng, peluru lo masih banyak? haahhh.. siap buat ronde 3?".
"GOI jangan gila lo!" teriak gw "lo bisa mati, kalo lo mokad siapa yang mimpin pasukan? mendingan lo pulang bawa shi, biar gw nahan dia bentar disini. biar cupu gini gw yakin nyawa gw bisa buat dia repot dikit.".
"lo pikir lo ngomong sama siapa bocah?? lo tau, itu baju berat bener, gerakan gw jadi ketahan." ujar dia sambil tersenyum terengah-engah.
"sombong bener lo, lo pikir lo bisa menang? pake bau aja kalah sama gw." jawab xenos.
"lo ga denger omongan gw tadi hah?!" sahut goibert.
"engga." singkat xenos.
GUBRAKKK gw sama goi jatoh kaget, nih kaleng budek apa oon yah. katanya otak komputer, tapi lemot bener.
"yo wes ora ngerti, situ teh ngomong pake bahasa cora" tambah kaleng itu.
"ya udah, kita lanjutin duelnya aja supaya lo ngerti" balas goibert mencabut pedangnya.
ronde 3 dimulai, goibert berlari menerjang xenos dengan kecepatan tinggi dan sangat berbeda dengan sebelumnya. "HHHEEEAAAA, FLASH SHINING CUT!!" 3 tebasan dengan kecepatan yang sangat tinggi melancar ke arah kaleng tersebut. walaupun sedikit kesulitan untuk menghindar, kaleng itu masih bisa meghindari serangan tadi meskipun masih sedikit tergores.
"impressive" kaleng itu pun menjawab sambil kembali mengacungkan DFLnya kearah goibert. tembakan pertama pun dilepas, namun goibert dapat menghindarinya dengan mudah, namun loncer ke 2 membuatnya harus menjauh dan kehilangan jarak serang.
"sial." keluhnya kesal dan pada saat itu xenos siap memasang kedua siedge kitnya dan kembali memborbardir goibert dengan tembakan kiri dan kanan yang tanpa delay. goibert pun menghindar sambil melompat tinggi keatas dan berputar layaknya gasing dan langsung menghantam striker itu dengan keras dengan furry swipe. DDRAANGG, bunyi pedang goibert yang beradu dengan siedge kit kanan milik xenos dan terlihat serangan itu merusak katup SK itu sehingga tidak bisa tertutup.
"GET LOST, TORNADOO!" teriak goibert sambil mengayunkan pedangnya dari belakang ke depan, namun xenos sudah memprediksi serangan tersebut dan dia melepas paksa SK dan DFLnya dan melompat kembali ke atas.
"jurus yang sama tidak akan mempan jika awalnya sudah tidak mempan" kata mesin itu sambil menodongkan loncernya dan siap menembak dan "APA?!!".
BRRAKKK TRAANG bunyi hantaman pedang goibert yang menggunakan jurus pressure bomb dan dengan telak menghantam pundak kiri striker tersebut.
"kenapa? kaget? yang tadi bukan tornado, tapi power cleave. gw sengaja tereak tornado supaya lo lompat" kata goibert. dsstt TRRsshh striker itu kehilangan sebelah tangannya, dan senjata di tangan kanannya rusak akibat furry swipe di udara yang dilancarkan goibert, sekarang dia powerless tanpa senjatanya.
"nyerah" tanya goibert.
"belum, kau hanya beruntung" jawab xenos tenang.
"ya benar" (lho???).
"siapa itu" teriak gw, goibert dan xenos kaget.
"gw?? bukan siapa siapa kok" jawab suara misterius itu. tiba-tiba saja muncul seekor kaleng sedikit demi dikit dibelakang gw dan akhirnya nampak. dia sudah menodong kepala gw dengan hora vulcannya yang sudah dipasang SK.
"gimana mungkin lo disitu" tanya gw bingung.
"tanya kenapa..hehe" canda kaleng aneh itu.
"rien hati-hati!!!" teriak goi sambil berlari ke arah kaleng itu, dan disaat pedangnya akan mengenai kaleng tersebut, dia menghilang lagi. lalu tiba2 dia kembali muncul di tempat xenos dan memberikan sesuatu berbentuk portal dan berbisik sesuatu.
"ok paw" kata xenos sambil berdiri perlahan.
"jangan lari lo cemen!" goi pun kembali menerjang kedua kaleng tersebut, namun kaleng aneh itu sudah memasang trap desekitar mereka dan goibert pun menginjaknya. trap itu membuat goibert goler akibat luka yang terlalu parah dan badan yang tidak ditutupi baju perang, dan tidak itu saja, kaleng tadi kembali mengeluarkan loncernya dan menembak goi dengan jurus target fix sampai mental.
"GOI!!!" teriak gw cemas.
"tenang, itu cuma peluru angin yang bikin mental doank. dia ga bakal mati." jawab kaleng yang dipanggil paw itu.
"tapi kan dia kena ranjau." tanya gw lagi.
"itu ranjau level 30 kok. gw disini bukan buat perang, tapi mao jemput yayank gw disini." jawab paw dengan pose menajiskan. "
jangan sembarangan lo ngomong kuya. gw coombo lo tar" xenos menyahut najis.
"combo di bengkel aj yah" jawab paw balik. mereka pun akhirnya menghilang, dan gw nelpon tim medis dan memikirkan kembali apa yang gw alamin hari ini.
"gara2 gw yang lemah si goi sama shi harus jadi korban. gw harus bisa lebih kuat dari goi dan kaleng tadi supaya gw ga jadi beban di aliansi ini. gw harus bisa lebih kuat dari siapapun dan gw harus bisa semuanya." kata gw dalem hati dan gw pun berdiri sambil melambaikan tangan kearah tim medis yang datang menjemput.
chapter 6 end
0
Kutip
Balas