TS
MaxMarcel
[OriFic] Gun Carnival
Genre: Action, Adventure
Summary
Orang-orang dengan penampilan tidak bersahabat dan sosok-sosok mekanikal terus berlalu lalang. Bangunan-bangunan bertingkat yang kumuh dengan lampu neon berwarna pucat saling berdampingan sepanjang jalan.Terkadang tengkorak dari binatang mutan menjadi pajangan di dinding-dinding kota, seperti kambing berkepala dua atau serigala dengan taring besar yang tidak alami ataupun hewan-hewan dengan mulut ganda. Inilah pemandangan sehari-hari kota Nevolve, salah satu dari pemukiman yang berdiri setelah perang nuklir beberapa puluh tahun yang lalu.
Perang nuklir yang dilakukan negara-negara adikuasa telah sukses menghancurkan keteraturan dan mengubah tatanan masyarakat secara total. Meninggalkan segelintir populasi manusia dalam kekacauan pasca perang. Setidaknya mereka yang selamat masih diwariskan teknologi-teknologi modern walaupun tidak pernah dalam bentuk sempurna. Tapi itu hanyalah cerita lama untuk lain waktu.
Elaine hanyalah seorang gadis biasa dalam lingkungan ini. Seorang bounty hunter dengan lengan kanan dan mata kiri artificial. Ia tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis setelah pertemuannya dengan Ursa, seekor beruang ber IQ 180 dan Rune, seorang bounty hunter sadis yang selalu bersikap hangat padanya.
Tanpa benar-benar ada yang sadar, ke tiga kawanan yang unik ini terbawa pada petualangan yang dapat mengubah nasib tanah kehancuran ini.
Our main character
Elaine
Age: 16 years
Height: 156 cm
![[OriFic] Gun Carnival](https://dl.kaskus.id/img808.imageshack.us/img808/8672/e4ea815ed433b8eb3e5805c.jpg)
^
Artist: Saitom
Mikhail Vadik Ursa
Age: +40 years
Height: 283 cm
![[OriFic] Gun Carnival](https://dl.kaskus.id/img854.imageshack.us/img854/2492/biomegaursa.png)
^
Source: Biomega
Rune
Age: 28
Height:178 cm
![[OriFic] Gun Carnival](https://dl.kaskus.id/img811.imageshack.us/img811/6268/d5e4464285553b590fadd86.jpg)
^
Artisi: Kotoba Noriaki
Di dunia yang sudah hancur ini Rune mengukir namanya sebagai seorang bounty hunter yang kejam dan keras. Dengan tubuhnya yang sudah banyak berubah menjadi bagian artificial, ia merupakan seekor ikan hiu di dalam lingkaran pekerjaannya.
Tidak ada yang benar-benar tahu asal usul wanita ini. Di balik sikapnya yang dingin Rune selalu menjaga dalam-dalam masa lalunya. Ia bahkan tidak pernah menceritakan kehidupan lamanya pada teman terbaiknya, Ursa.
Pertemuannya dengan Elaine tampak mengubah sikap Rune yang selama ini nampak. Secara terang-terangan Rune memberikan perhatian besar kepada bounty hunter yang masih hijau tersebut. Tanpa Rune sendiri menyadarinya, gadis yang seringkali berada dalam keadaan tak berdaya itu telah membangkitkan insting keibuan Rune yang telah lama hilang bersama anaknya yang tidak pernah ia lahirkan.
Index
Prologue part 1part 2
Chapter I: Partner part 1 part 2
Chapter II: The Shark part 1 part 2 part 3 part 4
Chapter III: Day Off part 1 part 2 part 3 part 4
Chapter IV: The Field Marshalls Order part 1 part 2 part 3 part 4
Chapter V part 1
Summary
Quote:
Orang-orang dengan penampilan tidak bersahabat dan sosok-sosok mekanikal terus berlalu lalang. Bangunan-bangunan bertingkat yang kumuh dengan lampu neon berwarna pucat saling berdampingan sepanjang jalan.Terkadang tengkorak dari binatang mutan menjadi pajangan di dinding-dinding kota, seperti kambing berkepala dua atau serigala dengan taring besar yang tidak alami ataupun hewan-hewan dengan mulut ganda. Inilah pemandangan sehari-hari kota Nevolve, salah satu dari pemukiman yang berdiri setelah perang nuklir beberapa puluh tahun yang lalu.
Perang nuklir yang dilakukan negara-negara adikuasa telah sukses menghancurkan keteraturan dan mengubah tatanan masyarakat secara total. Meninggalkan segelintir populasi manusia dalam kekacauan pasca perang. Setidaknya mereka yang selamat masih diwariskan teknologi-teknologi modern walaupun tidak pernah dalam bentuk sempurna. Tapi itu hanyalah cerita lama untuk lain waktu.
Elaine hanyalah seorang gadis biasa dalam lingkungan ini. Seorang bounty hunter dengan lengan kanan dan mata kiri artificial. Ia tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis setelah pertemuannya dengan Ursa, seekor beruang ber IQ 180 dan Rune, seorang bounty hunter sadis yang selalu bersikap hangat padanya.
Tanpa benar-benar ada yang sadar, ke tiga kawanan yang unik ini terbawa pada petualangan yang dapat mengubah nasib tanah kehancuran ini.
Our main character
Spoiler for :
Elaine
Age: 16 years
Height: 156 cm
![[OriFic] Gun Carnival](https://dl.kaskus.id/img808.imageshack.us/img808/8672/e4ea815ed433b8eb3e5805c.jpg)
^
Artist: Saitom
Mikhail Vadik Ursa
Age: +40 years
Height: 283 cm
![[OriFic] Gun Carnival](https://dl.kaskus.id/img854.imageshack.us/img854/2492/biomegaursa.png)
^
Source: Biomega
Rune
Age: 28
Height:178 cm
![[OriFic] Gun Carnival](https://dl.kaskus.id/img811.imageshack.us/img811/6268/d5e4464285553b590fadd86.jpg)
^
Artisi: Kotoba Noriaki
Spoiler for description:
Di dunia yang sudah hancur ini Rune mengukir namanya sebagai seorang bounty hunter yang kejam dan keras. Dengan tubuhnya yang sudah banyak berubah menjadi bagian artificial, ia merupakan seekor ikan hiu di dalam lingkaran pekerjaannya.
Tidak ada yang benar-benar tahu asal usul wanita ini. Di balik sikapnya yang dingin Rune selalu menjaga dalam-dalam masa lalunya. Ia bahkan tidak pernah menceritakan kehidupan lamanya pada teman terbaiknya, Ursa.
Pertemuannya dengan Elaine tampak mengubah sikap Rune yang selama ini nampak. Secara terang-terangan Rune memberikan perhatian besar kepada bounty hunter yang masih hijau tersebut. Tanpa Rune sendiri menyadarinya, gadis yang seringkali berada dalam keadaan tak berdaya itu telah membangkitkan insting keibuan Rune yang telah lama hilang bersama anaknya yang tidak pernah ia lahirkan.
Index
Prologue part 1part 2
Chapter I: Partner part 1 part 2
Chapter II: The Shark part 1 part 2 part 3 part 4
Chapter III: Day Off part 1 part 2 part 3 part 4
Chapter IV: The Field Marshalls Order part 1 part 2 part 3 part 4
Chapter V part 1
0
6.5K
Kutip
118
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Fanstuff
1.9KThread•347Anggota
Tampilkan semua post
TS
MaxMarcel
#110
Spoiler for chapter 4 part 4:
\tElaine dapat merasakan paru-parunya yang terbakar dan napasnya yang tersengal-sengal. Beberapa saat yang lalu Rune mengatakan bahwa ia akan tidur sebentar. Tapi sekarang ia lebih seperti tidak sadarkan diri alih-alih tidur. Mata wanita itu tertutup dengan damai dan ia mengeluarkan napas pelan yang lemah.
Kejadian menjadi lebih rumit lagi ketika peger milik Elaine berbunyi. Ursa secara spesifik menyuruhnya untuk datang bersama Rune ke sebuah jalan, beruang itu mengatakan bahwa ia akan membawa mereka berdua keluar dari kota ini. Dan disinilah Elaine, menyeret Rune yang tertidur sepanjang gang kecil tersebut.
Walaupun yang dilakukan Elaine adalah menyeret Rune bukan menggendongnya, pekerjaan itu tetaplah sangat berat. Gadis itu merasa seperti sedang menyeret brankas besi yang penuh dengan rongsokan logam.
Saat ini Elaine sudah berusaha sekeras yang ia bisa. Ia mengalungkan tangan kirinya di sekitar ketiak Rune. Tindakan setengah putus asa Elaine lainnya adalah dengan menggigit sayap kanan Rune, yang rasanya seperti menjilat uang koin. Sementara mempertahankan pegangannya pada Rune, kakinya dengan susah payah berusaha untuk melangkah mundur.
Di saat Elaine merasa ia berada pada puncak ketahanannya, sebuah suara deru mesin terdengar. Dalam sekejap ia dapat merasakan jantungnya berdegup penuh keterkejutan. Apakah itu para penjaga kota? Kenapa harus sekarang!? Tidak bisakah mereka datang ketika keadaannya sedikit lebih baik? Semoga mereka tidak melihat kami. . .
Elaine langsung berhenti bergerak dan memasang telinganya tajam-tajam. Posisi Elaine yang memunggungi jalan keluar dari gang tersebut membuat ia tidak dapat melihat sumber suara tersebut dengan pasti.
Harapan Elaine untuk dapat pergi tanpa halangan langsung menghilang begitu ia mendengar suara mesin tersebut berhenti bergerak, tepat di belakangnya. Deru mesin yang terdengar seperti suara kendaraan berat tersebut bertahan untuk beberapa detik sampai tiba-tiba sebuah lampu sorot diarahkan pada Elaine dan Rune.
Ia menahan napasnya begitu menyaksikan bayangan dirinya yang sedang menyeret Rune berubah menjadi panjang tepat di hadapannya.
Elaine! Demi Tuhan, apa yang sedang kaulakukan? Apa itu Rune?
Campuran perasaan terkejut dan lega melanda gadis itu begitu ia mendengar sebuah suara yang familiar. Bayangan raksasa terbentuk begitu sesosok beruang menutupi cahaya lampu sorot.
Ursa! . . . Bisa bantu aku di sini? kata Elaine begitu ia sadar berat tubuh Rune masih tertumpu pada dirinya.
Ursa tampak berlari kecil kearah mereka berdua dengan keempat kakinya. Udara terasa lebih segar bagi gadis kecil itu ketika ia tidak lagi terbebani oleh Rune. Anehnya sekarang Elaine malah merasa tubuhnya gemetar. Membuat dirinya hanya bisa menghela napas kecil, mungkin perkataan Rune benar mengenai aku terlalu lemah bahkan untuk membantunya berdiri.
Beruang itu dengan mudah mengangkat Rune dan membawa wanita itu di bahunya. Rune terdengar mengeluarkan suara geraman kesal bercampur kesakitan ketika Ursa mengangkatnya dengan agak kasar.
Ugh! Ternyata dia berat juga. . . Mungkinkah Rune terlalu banyak makan akhir-akhir ini? Atau ia menambah lebih banyak baja di tubuhnya? Ursa menangkat sebelah alisnya.
Elaine tidak yakin apakah Ursa sedang bercanda atau tidak, jadi ia hanya diam ketika mendengarnya.
Kau tidak apa-apa, Elaine? Kau tidak mengalami cedera karena membawa wanita ini, bukan?
Aku baik-baik saja. jawab Elaine, walaupun sebenarnya ia merasa tubuhnya kelelahan dan terlalu dipaksa.
Masuklah terlebih dahulu ke dalam. kata Ursa sambil menunjuk ke apa yang nampaknya seperti sebuah mobil panzer.
. . . Kau tidak mencurinya dari markas militer kan?
Tentu tidak. Aku hanya menemukannya di kebun binatang.
Elaine langsung menghentikan langkahnya dan menatap Ursa dengan tidak percaya, Kebun binatang? Sebuah panzer militer?
Ursa berjalan melewati Elaine yang masih terkejut, Ya. Berhentilah bertanya, gadis muda. Dan masuklah ke dalam panzer itu, karena aku tidak terlalu suka menunggu.
Dengan patuh Elaine berlari kecil menuju kendaraan itu dan melompat masuk. Ursa menyusul beberapa saat setelah Elaine. Ia melempar masuk Rune terlebih dahulu. Walaupun dalam keadaan tidak sadarkan diri, Elaine masih bisa mendengar Rune menggumamkan makian ketika tubuhnya menghantam lantai logam yang keras.
Ursa, mungkin kau harus lebih lembut terhadap Rune. kata Elaine dengan nada khawatir pada beruang besar yang saat ini sedang bersusah payah untuk masuk melalui pintu panzer yang didesain untuk manusia.
Begitu-kau-mengenalnya. Kau-akan-belajar-bahwa-ia-tidak-butuh-banyak-kelembutan kata Ursa satu kata demi satu kata ketika ia memaksakan tubuh besarnya untuk masuk ke dalam.
Apa kau tidak lihat bahwa Rune sedang terluka saat ini? protes Elaine.
Sementara itu Ursa tampak lega karena berhasil masuk ke dalam panzer yang dipenuhi alat komunikasi tersebut.
Ya. . . Tampaknya cukup parah. Tapi aku yakin tidak lebih dari luka gores baginya. Ia hanya perlu istirahat sejenak dan luka-lukanya akan sembuh. Tubuhnya spesial. kata Ursa setengah bercerita sambil merangkak ke kursi pengemudi.
Spesial? Bukankah ia menggunakan anggota tubuh artificial pada umumnya? Sama seperti diriku. . . hanya berbeda kualitas, kurasa. ketika mengatakan hal itu, Elaine tiba-tiba teringat pada cairan hitam yang keluar dari luka Rune. Ia menyadari, tubuh artificial Rune memang berbeda.
Panzer tersebut mulai berjalan. Ursa menatap Elaine melalui sebuah potongan cermin yang tergantung di langit-langit kursi pengemudi, Hmm. . . Bagaimana aku menjelaskan padamu. . . Banyak sekali teknologi sangat maju yang terkubur di berbagai tempat di dunia ini. Teknologi yang tempatnya bukan di sini, seharusnya. Dan Rune salah satu dari pemburu yang beruntung.
Ia membobol sebuah bunker laboratorium dan menggunakan sendiri teknologi tersebut? potong Elaine.
Secara garis besar begitu. . . Tubuh artificial Rune hampir sama seperti tubuh yang sebenarnya.
Artinya?
Ursa tampak mengangkat bahunya, Bila terluka, ia hanya perlu tidur sebentar dan tubuh artificialnya dapat memperbaiki diri secara sendirinya. Dan jangan tanya pada diriku bagaimana itu mungkin!kata Ursa dengan cepat menambahkan kalimat terakhirnya.
Elaine memandang sosok Rune yang terkulai lemas di pojokan ruang panzer dengan kagum. Entah mengapa ia malah merasa makin kagum di saat wanita itu sedang dalam keadaan lemah.
\t
"Aku tidak tahu kalau Rune sekuat itu. . .
Ya. . . Ia juga kasar dan tidak tahu aturan. tambah Ursa, Well, tapi semakin kuat dirinya aku merasa makin kesepian dirinya. Hanya perasaanku saja.
Elaine menatap punggung Ursa yang menyembul dari kursi pengendara. Kalimat terakhir beruang tersebut seakan langsung menarik seluruh perhatiannya.
\t
Ursa. Kau sudah berteman lama dengan Rune, bukan? Bisa kau ceritakan padaku, mengenai Rune? tanya Elaine pelan.
\t
. . . Aku akan senang untuk melakukannya. Tapi bahkan aku tidak tahu apa-apa mengenai Rune. Ia merupakan seorang yang penyendiri. Aku bahkan kaget melihat betapa dekatnya ia dengan dirimu. Ursa menjawab dengan serius.
\tAh, begitukah? desah Elaine pelan.
\tMungkin kau harus bertanya sendiri pada dirinya. Ngomong-ngomong, kita sudah meninggalkan kota Nevolve sekarang.
0
Kutip
Balas