TS
Gulley
Semua Cerita Bermakna (Semua Kepercayaan)
Berhubung banyaknya thread cerita bermakna dan juga yang sharing tentang kisah-kisah yang memiliki pesan tersirat dan tersurat. Maka sesuai saran dan juga ada persetujuan Momod, maka dengan ini dibuat Thread Khusus Cerita 
Aturannya
:
1. DILARANG Keras Posting yang berbau BB
2. DILARANG Posting bernuansa MENGHINA SARA
3. DILARANG Kejang-kejang
4. DILARANG Memancing Keributan
:
5. DILARANG Iklan bentuk apapun, baik tulisan atau pun gambar
6. Terlalu Melanggar = BATA
lalu dikasih Laporan buat Banned sementara....Lalu siap-siap Banned Permanen 
Stempel ajaib


Aturannya
:1. DILARANG Keras Posting yang berbau BB

2. DILARANG Posting bernuansa MENGHINA SARA

3. DILARANG Kejang-kejang

4. DILARANG Memancing Keributan
:5. DILARANG Iklan bentuk apapun, baik tulisan atau pun gambar

6. Terlalu Melanggar = BATA
lalu dikasih Laporan buat Banned sementara....Lalu siap-siap Banned Permanen 
Silahkan berbagi dan gabungkan di sini 

Stempel ajaib


INDEKS CERITA
Quote:
tata604 memberi reputasi
1
50.3K
1.4K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Spiritual
6.4KThread•2.8KAnggota
Tampilkan semua post
hokisoldier2
#100
Alasan Kita Diciptakan
Pada suatu hari seorang pria sedang melewati daerah kumuh. Di sana dia melihat seorang gadis kecil dengan pakaian yang lusuh, kotor, dan compang-camping. Si pria dalam hati berkata, "kasihan sekali gadis itu."
Saat pulang ke rumahnya, si pria sudah disambut dengan hidangan yang lezat di meja makan rumahnya. Tetapi mengingat si gadis yang dia lihat tadi, dia menjadi tidak selera makan dan langsung masuk ke kamarnya.
Di kamarnya, si pria tersebut merenung dan sembari menyalahkan Tuhan dia berkata,"Tuhan, mengapa harus ada manusia yang masih hidup dalam penderitaan seperti itu. Mengapa Engkau tidak melakukan apa-apa terhadap mereka?"
Setelah dia merenung, tiba-tiba di dalam dirinya seakan-akan timbul suara yang merupakan jawaban Tuhan, "Aku sudah melakukan sesuatu, Ku-ciptakan engkau.."
* * *
Sahabat,
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat orang-orang yang hidupnya masih kurang beruntung, yang kehidupannya masih kurang layak. Sebagian atau bahkan semua dari kita pasti pernah berpikir seperti pria tersebut. Kita hanya cenderung menyalahkan Tuhan untuk kondisi yang "tidak adil" tersebut. Tapi, pernahkah kita berpikir bahwa jawaban Tuhan adalah seperti di atas?
Ya, kita yang diciptakan dengan segala kelebihan, baik materi maupun kelebihan-kelebihan lain, bukan untuk kepentingan diri kita semata, melainkan agar kita ikut serta dalam memberikan "hidup" bagi orang lain, terutama mereka yang masih kurang beruntung. Manusia diciptakan tidak sendirian dan harus dapat menjadi teman bagi manusia lainnya, yang dapat mengangkat mereka dari keterpurukan. Kita diciptakan untuk dapat membahagiakan orang tua, keluarga, teman-teman, dan bahkan orang lain yang berada di sekitar maupun jauh dari kita.
Oleh karena itu, mari kita renungi, "untuk apa kita diciptakan" Serta apa yang akan kita lakukan sebagai jawabannya. Marilah kita hidup sebagai jawaban Tuhan untuk membantu sesama kita yang membutuhkan, untuk membahagiakan orang lain, mulai orang yang berada di dalam kehidupan kita hingga orang lain yang hidup di dunia ini. Dengan memberikan kebahagiaan kepada orang lain, tentunya kita telah membantu diri kita untuk hidup lebih bahagia..
"Thousands of candles can be lit from a single candle, and the life of the candle will not be shortened. Happiness never decreases by being shared.." (Buddha)
Saat pulang ke rumahnya, si pria sudah disambut dengan hidangan yang lezat di meja makan rumahnya. Tetapi mengingat si gadis yang dia lihat tadi, dia menjadi tidak selera makan dan langsung masuk ke kamarnya.
Di kamarnya, si pria tersebut merenung dan sembari menyalahkan Tuhan dia berkata,"Tuhan, mengapa harus ada manusia yang masih hidup dalam penderitaan seperti itu. Mengapa Engkau tidak melakukan apa-apa terhadap mereka?"
Setelah dia merenung, tiba-tiba di dalam dirinya seakan-akan timbul suara yang merupakan jawaban Tuhan, "Aku sudah melakukan sesuatu, Ku-ciptakan engkau.."
* * *
Sahabat,
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat orang-orang yang hidupnya masih kurang beruntung, yang kehidupannya masih kurang layak. Sebagian atau bahkan semua dari kita pasti pernah berpikir seperti pria tersebut. Kita hanya cenderung menyalahkan Tuhan untuk kondisi yang "tidak adil" tersebut. Tapi, pernahkah kita berpikir bahwa jawaban Tuhan adalah seperti di atas?
Ya, kita yang diciptakan dengan segala kelebihan, baik materi maupun kelebihan-kelebihan lain, bukan untuk kepentingan diri kita semata, melainkan agar kita ikut serta dalam memberikan "hidup" bagi orang lain, terutama mereka yang masih kurang beruntung. Manusia diciptakan tidak sendirian dan harus dapat menjadi teman bagi manusia lainnya, yang dapat mengangkat mereka dari keterpurukan. Kita diciptakan untuk dapat membahagiakan orang tua, keluarga, teman-teman, dan bahkan orang lain yang berada di sekitar maupun jauh dari kita.
Oleh karena itu, mari kita renungi, "untuk apa kita diciptakan" Serta apa yang akan kita lakukan sebagai jawabannya. Marilah kita hidup sebagai jawaban Tuhan untuk membantu sesama kita yang membutuhkan, untuk membahagiakan orang lain, mulai orang yang berada di dalam kehidupan kita hingga orang lain yang hidup di dunia ini. Dengan memberikan kebahagiaan kepada orang lain, tentunya kita telah membantu diri kita untuk hidup lebih bahagia..
"Thousands of candles can be lit from a single candle, and the life of the candle will not be shortened. Happiness never decreases by being shared.." (Buddha)
0