Kaskus

Hobby

GulleyAvatar border
TS
Gulley
Semua Cerita Bermakna (Semua Kepercayaan)
Berhubung banyaknya thread cerita bermakna dan juga yang sharing tentang kisah-kisah yang memiliki pesan tersirat dan tersurat. Maka sesuai saran dan juga ada persetujuan Momod, maka dengan ini dibuat Thread Khusus Cerita emoticon-Smilie



Aturannya emoticon-army:
1. DILARANG Keras Posting yang berbau BB emoticon-Marah
2. DILARANG Posting bernuansa MENGHINA SARA emoticon-Jangan ribut disini
3. DILARANG Kejang-kejang emoticon-Smilie
4. DILARANG Memancing Keributan emoticon-Mad:
5. DILARANG Iklan bentuk apapun, baik tulisan atau pun gambar emoticon-Cape d... (S)
6. Terlalu Melanggar = BATA emoticon-Bata (S) lalu dikasih Laporan buat Banned sementara....Lalu siap-siap Banned Permanen emoticon-rose



Silahkan berbagi dan gabungkan di sini emoticon-I Love Indonesiaemoticon-2 Jempol emoticon-Request



Stempel ajaib emoticon-Kiss


Semua Cerita Bermakna (Semua Kepercayaan)


INDEKS CERITA

Quote:
tata604Avatar border
tata604 memberi reputasi
1
50.6K
1.4K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Spiritual
Spiritual
KASKUS Official
6.4KThread2.9KAnggota
Tampilkan semua post
hokisoldier2Avatar border
hokisoldier2
#97
Cermin diri
Pada suatu masa, ada seorang pria kaya raya berpesan kepada pembantunya, “Aku akan pergi ke luar negeri selama setahun untuk urusan bisnis. Selama aku pergi aku minta kau membangun sebuah rumah. Pilihlah bentuk dan desainnya sesuai kehendakmu. Besar atau kecil terserah kau. Ini aku kasih uang untuk membeli bahan bangunan, o*ngkos kerja tukang, serta gajimu selama membangun rumah tersebut.”Seminggu kemudian berangkatlah sang majikan ke luar negeri. Alangkah senangnya si pembantu mendapat proyek basah. Seumur-umur ia belum pernah mengelola uang sebanyak ini. Otak liciknya segera berputar. Selama mengerjakan tugas, si pembantu menggelapkan nilai proyek. Caranya, mark-up sana, sunat sini. Ia memakai bahan-bahan bangunan yang sepintas terlihat bagus padahal kualitasnya jelek. “Toh nantinya pada saat rumah ini mulai rusak, saya pasti tak lagi bekerja disini” begitu pikirnya.

Setahun kemudian sang majikan pulang. Ia menanyakan rumah baru tersebut.

“Beres Tuan! Segala sesuatunya berjalan sesuai rencana. Rumah sudah siap ditempati,” kata si pembantu dengan bangga.

“Baik. Nah, apakah kamu sendiri merasa puas sengan hasil karyamu?” sang majikan bertanya.

“Oh, ya tentu saja Tuan,” jawab si pembantu.

“Baik, kalau begitu,” jawab sang majikan, “Ketahuilah, aku menyuruh kau membangun rumah ini adalah untuk kenang-kenangan sekaligus penghargaan atas pengabdianmu bekerja disini bertahun-tahun.”

Mendengar ucapan sang majikan, kagetlah si pembantu. Perasaannya campur aduk. Ia merasa sangat malu dan cemas. Betapa tidak? Ia telah menghambur-hamburkan uang hasil korupsinya. Kini justru ia harus bertanggung jawab atas rumah yang selamanya akan mengingatkannya pada tindak korupsi yang mencoreng integritas dan pribadinya.

Cara terbaik untuk menentukan jenis karakter seseorang adalah dengan memberi kesempatan mereka menunjukkan tingkah laku mental dan moralnya saat mereka merasa sangat aktif dan benar-benar menikmati hidup. Karena pada saat itu pasti ada suara di dalam hati kecilnya yang mengatakan, “Inilah saya yang sebenarnya…”
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.