Thread ini berisikan Kumpulan Cerita Wayang, pembahasana yg ada hanya sebatas pada yg terdapata pada cerita wayang. Untuk Tokoh-tokoh Wayang bisa kita diskusikan di Thread agan prabuanomhttp://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=1484156.
Untuk Cerita Wayang yg dipostkan dsini, tidak hanya berdasarkan pada Cerita Wayang yang berdasarkan pada Pakem Wayang dari daerah tertentu, seperti halnya di Indonesia dan India, tetapi semua bentuk cerita yang berdasarkan pada Pewayangan baik berupa Pagelaran Wayang, Cerpen, novel ataupun sandiwara.
Dalam Thread ini, sangat mungkin terdapat judul yang sama tetapi isi yg berbeda, hal ini bisa disebabkan cerita diambil dari sumber dan pengarang yg berbeda. Dan juga cerita wayang tidak hanya berlatar Wayang Kulit (Purwa), Wayang Kulit Menak, Sasak dan Wayang Golek saja, tapi bisa juga dari Wayang Krucil dan yg lain.
Ane harap partisipasi Agan semua supaya ikut memberikan koleksi cerita wayang disini. Dengan adanya koleksi Cerita Wayang diharapkan kita semua bisa lebih memahami Pewayangan dengan cara yg lebih enak.
Sayang sekali rasanya budaya kita yang sangat baik ini kalo kita tidak mengerti sama sekali, sedangkan banyak orang2 luar negri yg terlibat aktif dalam Pewayangan dan menginginkan untuk memilikinya.
Spoiler for Gambar:
Daftar ISI
Spoiler for Daftar isi:
HALAMAN-1
Drupadi
Luka Hati Seorang Dorna Terbalaskan
Darah yang Bercahaya
Kidung Malam 1 - 14
H-2
Brajadenta - Brajamusti
Gugurnya Salya
Kala Bendana Gugur
Gojali Suta
Kidung Malam 15 - 20
Aji Narantaka
Kidung Malam 21 - 23
Adipati Karna
H-3
Baratayuda : Kresna Gugah
Baratayuda: Hari-hari Menjelang Pecah Perang
Baratayuda: Perang Besarpun Dimulai di Hari Pertama
Lakon ini termasuk lakon carangan, yang mengisahkan kelahiran Lesmana Mandrakumara anak sulung Prabu Duryudana raja Astina. Pada saat Dewi Banowati mengandung tua, Prabu Duryudana mencurigai istrinya itu telah berbuat serong dengan Arjuna, maka ia mengancam istrinya itu jika kelak melahirkan anak perempuan jelas itu anak Arjuna dan ia akan diusirnya, tetapi jika nanti lahir laki-laki akan diakuinya sebagai anaknya.
Tuduhan Duryudana itu dilaporkan Banowati kepada Kresna dan minta jalan pemecahannya ternyata betul kata Duryudana, Banowati telah melahirkan anak perempuan, tetapi saat Prabu Duryudana belum melihat anak Banowati itu, Prabu Kresna telah mencari akal anak Banowati itu dititipkan di Pertapan Andong Sumiwi dan diberinama Endang Pergiwati dan untuk mengelabuhi Duryudana, anak Dewi Banowati itu diganti dengan seorang anak gandarwa sebangsa jin laki-laki sehingga anak itu akhirnya diakui Duryudana dan diberi nama Lesmana Mandrakumara serta Banowati tidak jadi diusirnya.