- Beranda
- Sains & Teknologi
Evolusi manusia
...
TS
Pi-One
Evolusi manusia
malas juga nanggapi kaset soak yang terus diulang di the lounge, jadi aku minjam tempat di sini buat bahas evolusi manusia, khususnya bukti fosil
Index
Ardipithecus
Australopithecus, temuan fosil
Kenyanthropus
Paranthropus
Homo
+Homo gautengensis
+Homo habilis
+Homo rudolfoensis+Homo georgicus
+Homo ergaster
+Homo erectus
+Homo antecessor
+Homo heidelbergensis
+Homo neanderthal
+Homo floresiensis
+Homo sapiens
Index
Ardipithecus
Australopithecus, temuan fosil
Kenyanthropus
Paranthropus
Homo
+Homo gautengensis
+Homo habilis
+Homo rudolfoensis+Homo georgicus
+Homo ergaster
+Homo erectus
+Homo antecessor
+Homo heidelbergensis
+Homo neanderthal
+Homo floresiensis
+Homo sapiens
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 3 suara
i
5
33%
3
33%
4
0%
2
33%
pakisal212 memberi reputasi
1
45.2K
408
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sains & Teknologi
15.9KThread•13.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Pi-One
#29
[size=+2]Homo gautengensis[/size]
Sebelum ditemukannya spesies ini, habilis dianggap sebagai spesies tertua dari genus Homo. Namun sejak Mei 2010 pandangan ini berubah, karena gautengensis disimpulkan lebih tua dari habilis.
Pada awalnya, fosil temuan Alun Hughes di tahun 1976-1977 di Afsel diduga sebagai Homo habilis. Berupa pecahan tengkorak, sejumlah rahang, gigi dan sejumlah tulang lain. Bersamanya juga ditemukan sejumlah tool. S
etelah diabaikan sekian lama, Dr. Darren Curnoe dari University of New South Wales dan paleoantropologis Dr. Phillip Tobias bekerja sama memperbaiki dan merekonstruksi fosil tengkorak ini. Awalnya keduanya juga menduga ini sebagai habilis, namun setelah penelitian bertahun-tahun, mereka menyimpulkannya sebagai spesies baru.
Gautengensis memiliki tinggi lebih dari 3 kaki, dengan berat sekitar 50 kg. Mereka berjalan dengan dua kaki saat di darat, namun mungkin menghabiskan sebagian waktu di atas pohon. Mereka juga diduga bisa menggunakan api, dan menggunakan tool dari batu.
Temuan fosil:
Stw 53, ditemukan Alun Hughes di tahun 1976 di Sterkfontein, Afrika selatan
Sebelum ditemukannya spesies ini, habilis dianggap sebagai spesies tertua dari genus Homo. Namun sejak Mei 2010 pandangan ini berubah, karena gautengensis disimpulkan lebih tua dari habilis.
Pada awalnya, fosil temuan Alun Hughes di tahun 1976-1977 di Afsel diduga sebagai Homo habilis. Berupa pecahan tengkorak, sejumlah rahang, gigi dan sejumlah tulang lain. Bersamanya juga ditemukan sejumlah tool. S
etelah diabaikan sekian lama, Dr. Darren Curnoe dari University of New South Wales dan paleoantropologis Dr. Phillip Tobias bekerja sama memperbaiki dan merekonstruksi fosil tengkorak ini. Awalnya keduanya juga menduga ini sebagai habilis, namun setelah penelitian bertahun-tahun, mereka menyimpulkannya sebagai spesies baru.
Gautengensis memiliki tinggi lebih dari 3 kaki, dengan berat sekitar 50 kg. Mereka berjalan dengan dua kaki saat di darat, namun mungkin menghabiskan sebagian waktu di atas pohon. Mereka juga diduga bisa menggunakan api, dan menggunakan tool dari batu.
Spoiler for H.gautengensis:
Temuan fosil:
Stw 53, ditemukan Alun Hughes di tahun 1976 di Sterkfontein, Afrika selatan
0