TS
retnodenok
ada yang Pnah iKut au pair..????
Thread ini untuk berbagi info tentang apa itu au pair dan sharing pengalaman teman-teman yang pernah ikut programnya...
Apa sih 'Au Pair' itu?
Jadi, istilah Au Pair itu berasal dari bahasa Perancis guys, yang artinya “on a pair” atau equal atau sejajar atau bisa juga diartikan sebagai balas jasa.
Apa sih yang dilakukan Au Pair?
Ketika menjadi Au Pair, maka kamu akan menjadi asisten domestic dari negara asing yang bekerja dan tinggal dengan keluarga angkat (host family) sebagai bagian dari keluarga mereka. Kamu juga ikut serta dalam tanggung jawab keluarga angkat kamu.
Sama seperti pembantu dong?
Au pair bukan seorang pembantu rumah tangga atau baby sitter, karena kamu menjadi bagian dari keluarga dan memiliki posisi yang sejajar dengan mereka. Kamu juga berkesempatan bersekolah, mengikuti kursus bahasa dan mengenal budaya dan bahasa asing di negara kamu tinggal. Program ini juga sering disebut sebagai culture exchange program atau program pertukaran budaya.
Apakah semua orang bisa menjadi Au Pair?
Sayangnya program ini hanya dikhususkan untuk anak muda guys (tergantung kebjiakan dari negara masing-masing host family, karena setiap negara memiliki peraturan dan syarat yang berbeda).
Tapi, secara umum program ini hanya diperuntukkan bagi kamu (laki-laki maupun perempuan) yang masih berusia sekitar 18-30 tahun (jadi jika umur kamu sudah di atas 30 tahun, berarti kamu sudah expired untuk menjadi Au Pair), kamu juga harus single. Single yang dimaksudkan di sini adalah belum menikah dan memiliki tanggungan anak, jadi kamu tetap boleh punya pacar ya guys (don’t worry). Kamu juga harus bisa berbahasa asing (minimal menguasai bahasa Inggris, karena kamu tidak mungkin menjadi Au Pair hanya dengan mengandalkan bahasa tubuh, bisa ditendang host family), dan syarat yang lain adalah, kamu tidak memiliki catatan kriminal.
Dan yang pastinya akan membuat kamu tambah semangat adalah uang saku yang diberikan oleh host family dan kesempatan jalan-jalan gratis dengan mereka kalau memang host family kamu suka travelling.
Jadi, untuk kamu anak muda baik laki-laki maupun perempuan yang memiliki keinginan kuat untuk belajar bahasa dan budaya di negara asing di seluruh dunia tapi memiliki dana terbatas, maka kamu bisa ikut program Au Pair ini (Au Pair juga bisa menjadi sarana kamu untuk melakukan persiapan sebelum melanjutkan pendidikan ke luar negeri), dan bagi kamu para pencinta travelling, ini juga bisa menjadi cara terampuh untuk menjelajahi Negara asing tanpa mengeluarkan banyak biaya (karena sebagian host family biasanya akan menyediakan tiket pesawat kamu untuk datang ke negara mereka, ini jika kamu beruntung), tapi meskipun kamu harus menanggung biaya tiket, setidaknya kamu tidak perlu menanggung biaya hidup, apalagi di negara bagian Eropa atau Amerika yang terkenal mahal itu.
Kamu juga bisa menabung uang saku kamu selama menjadi Au Pair untuk menjelajahi negara-negara sekitar (wah senang sekali ya!). Jadi ibarat pepatah, "sekali berenang dua, tiga pulau terlampaui" (kan lumayan kalau foto kamu bisa eksis di mana-mana) karena kontrak Au Pair maksimal 1-2 tahun atau bisa diperpanjang (jadi jangan kamu bayangkan kalau kamu bakalan kontrak selama 4 tahun, saya juga tidak mau kalau aturannya begitu), dan kamu hanya akan bekerja maksimal selama 8 jam per hari (jam kerja tergantung di Negara di mana kamu tinggal).
Bagaimana? Apakah kamu sudah siap untuk berpetualang di negara impian kamu? Program ini bisa membuat mimpi kamu menjadi nyata.
Berikut adalah syarat menjadi Au Pair di beberapa negara:
Amerika
Umur :
Calon Au Pair harus berumur antara 18 tahun.
Uang saku :
Kamu akan memperoleh sedikitnya $ 139.05/ minggu (ini adalah standar gaji minimum di Amerika Serikat).
Waktu kerja :
Waktu kerja selama menjadi Au Pair adalah maksimal 10 jam/hari dengan total jam kerja mingguan adalah 45 jam/minggu (maksimum).
Waktu libur:
Kamu berhak mendapatkan 1,5 hari/minggu dan satu hak libur penuh akhir pekan setiap bulan
Visa :
Calon Au Pair harus mengajukan Visa J-1. Untuk mendapatkannya kamu harus mengunjungi salah satu dari enam agensi pemerintahan. Kamu bisa cek persyaratan untuk Au Pair dari Indonesia di situs resmi US (karena persyaratan untuk mengajukan visa berbeda-beda, tergantung dari mana kamu berasal).
Lama tinggal :
Masa kontrak maksimal 12 bulan, kamu bisa mengajukan penambahan ijin tinggal untuk kebutuhan jalan-jalan dan keliling Amerika Serikat
Persyaratan bahasa:
Kamu harus bisa berbicara bahasa Inggris dengan baik
Australia
Untuk menjadi Au Pair di Australia, kamu harus berasal dari negara yang memiliki kesepakatan dengan Australia mengenai working holiday visa (beruntung, karena Indonesia adalah salah satunya).
Umur :
Antara 18-30 tahun.
Uang saku :
Rata-rata uang saku yang diterima adalah AUD 180 – AUD 220 /Minggu.
Waktu kerja :
Au pair akan bekerja antara 20-40 jam/Minggu.
Waktu libur :
Kamu berhak mendapatkan 2 hari libur per minggu.
Visa :
Kamu harus memiliki working holiday visa (cek di situr visa requrements for Australia).
Lama tinggal :
Sesuai masa ijin WHA, Au Pair berhak tinggal di Australia hanya sampai 12 bulan (kamu bisa memperpanjang WHA kamu).
Syarat bahasa :
Tidak ada syarat khusus dari Austalia terkait bahasa, tetapi disyaratkan agar kamu memiliki penguasaan bahasa inggris tingkat lanjut (bahasa Inggris Australia)
Jaminan kesehatan:
Meskipun kamu tidak disyaratkan untuk memiliki jaminan kesehatan selama di Australia, tetapi melihat tingginya biaya kesehatan di negara ini, maka disarankan untuk mendaftar dan memperoleh jaminan kesehatan dan perjalanan.
Biaya tiket :
Biaya keberangkatan ke Australia ditanggung Au Pair. Tapi, jika host family di Australia mau membayar sebagian dari biaya tersebut biasanya dilakukan setelah au pair tinggal dengan host family sekurang-kurangnya setengah dari masa kontrak yang sudah disepakati.
Inggris
Ini akan lebih merujuk untuk posisi Au Pair. Nanny dengan kualifikasi khusus akan memperoleh uang saku lebih tinggi dari Au Pair. Waktu dan kondisi kerja seorang nanny sangat bervariasi tergantung persyaratan yang diminta host family dan umur anak yang akan dirawat.
Umur:
Umumnya berumur 17-27 tahun
Uang saku :
Uang saku Au pair adalah 55 GBP/minggu, tapi nanny biasanya memperoleh lebih
Waktu kerja:
Au Pair biasanya bekerja sampai 5 jam/hari, dengan 2 hari libur/minggu. Bagian dari tugas mingguan adalah kamu akan diminta untuk merawat dan menjaga anak untuk beberapa malam selama host family sedang keluar, atau membantu pekerjaan ringan.
Visa:
Au pair dan Nanny yang berasal dari Negara Uni Eropa, memiliki hak untuk masuk dan keluar Inggris dengan bebas (mendiami/tinggal di Inggris). Untuk calon au pair dari AS maka harus memiliki Blue Card dari BUNAC, dan calon au pair dari negara yang menjadi anggota Commonwealth maka harus memiliki Working Holiday Visa.
Lama tinggal:
Kamu bisa menjalani program Au Pair sampai 2 tahun.
Syarat bahasa:
Bahasa Inggris.
Biaya tiket:
Biaya keberangkatan ke Inggris ditanggung oleh calon Au Pair (kecuali jika host family mau membayar sebagian dari biaya tersebut, biasanya jika Au Pair sudah tinggal dengan host family sedikitnya selama setengah dari masa kontrak yang disepakati).
Belanda
Umur:
Antara 18-25 tahun.
Uang saku:
Biasanya Au Pair akan menerima uang saku sebesar 340 Euro/bulan.
Waktu kerja:
Maksimal 8 jam/hari dengan total jam kerja maksimal 3- jam/Minggu.
Waktu libur:
Hak libur 2 hari/Minggu.
Visa:
Kamu harus mengajukan permohonan untuk memperoleh visa ijin tinggal sementara (an MVV). Setelah tiba di Belanda, kamu harus memperpanjang ijin tinggal untuk masa lebih dari 3 bulan. Kamu bisa cek visa requirements di situs kedutaan Netherlands.
Lama tinggal:
Kamu hanya diperbolehkan tinggal di Belanda selama 1 tahun.
Biaya Tiket:
Biaya keberangkatan ke Belanda ditanggung oleh calon Au Pair (kecuali jika host family mau membayar sebagian dari biaya tersebut, biasanya jika Au Pair sudah tinggal dengan host family sedikitnya selama setengah dari masa kontrak yang disepakati).
Jerman
Umur:
18-24 tahun.
Lama ijin tinggal:
1 tahun, Memiliki sertifikat Goethe-Zertifikat A1 untuk permohonan visa Au Pair.
Uang saku:
Minimal 260 € / bulan.
Jam kerja :
Maksimal 30jam/minggu (babysitting malam hari hanya diperbolehkan sekali dalam seminggu).
Mengikuti Deutsch-SPrachkurs di waktu libur (sebelum atau sesudah jam kerja).
Batas umur program Au Pair di berbagai negara:
1. Afrika selatan (18-24 tahun)
2. Austria (18-28 tahun)
3. Belgia (18-26 tahun)
4. Britania Raya (17-27 tahun)
5. China (18-29 tahun)
6. Denmark (17-29 tahun)
7. Finlandia (17-30 tahun)
8. Irlandia (18-27 tahun)
9. Italia (18-30 tahun)
10. Norwegia (18-30 tahun)
11. Perancis (18-28 tahun)
12. Selandia baru (18-30 tahun)
13. Swedia (18-30 tahun)
14. Swiss (18-30 tahun)
15. Spanyol (18-27 tahun)
16. Turki (18-31 tahun)
Ada banyak agen yang menawarkan jasa pencarian Au Pair dan host family. Apalagi di era teknologi yang serba canggih seperti saat ini. Kamu bisa mendaftar melalui portal yang tersedia di dunia maya, seperti www.aupairwold.nett. Jadi, kamu bisa mendaftar dan mencari host family di sana, keluarga-keluarga pencari Au Pair dan calon Au Pair dapat bertemu dan berinteraksi melalui email, dan video skype.
Atau kamu bisa mendaftar ke agen Au Pair yang ada di Indonesia (banyak kok, terutama di Jakarta). Kamu bisa mencari agen Au Pair untuk negara yang ingin kamu tuju, misalnya Jerman, Belanda atau lainnya.
Apa sih 'Au Pair' itu?
Spoiler for Tentang Au Pair :
Jadi, istilah Au Pair itu berasal dari bahasa Perancis guys, yang artinya “on a pair” atau equal atau sejajar atau bisa juga diartikan sebagai balas jasa.
Apa sih yang dilakukan Au Pair?
Ketika menjadi Au Pair, maka kamu akan menjadi asisten domestic dari negara asing yang bekerja dan tinggal dengan keluarga angkat (host family) sebagai bagian dari keluarga mereka. Kamu juga ikut serta dalam tanggung jawab keluarga angkat kamu.
Sama seperti pembantu dong?
Au pair bukan seorang pembantu rumah tangga atau baby sitter, karena kamu menjadi bagian dari keluarga dan memiliki posisi yang sejajar dengan mereka. Kamu juga berkesempatan bersekolah, mengikuti kursus bahasa dan mengenal budaya dan bahasa asing di negara kamu tinggal. Program ini juga sering disebut sebagai culture exchange program atau program pertukaran budaya.
Apakah semua orang bisa menjadi Au Pair?
Sayangnya program ini hanya dikhususkan untuk anak muda guys (tergantung kebjiakan dari negara masing-masing host family, karena setiap negara memiliki peraturan dan syarat yang berbeda).
Tapi, secara umum program ini hanya diperuntukkan bagi kamu (laki-laki maupun perempuan) yang masih berusia sekitar 18-30 tahun (jadi jika umur kamu sudah di atas 30 tahun, berarti kamu sudah expired untuk menjadi Au Pair), kamu juga harus single. Single yang dimaksudkan di sini adalah belum menikah dan memiliki tanggungan anak, jadi kamu tetap boleh punya pacar ya guys (don’t worry). Kamu juga harus bisa berbahasa asing (minimal menguasai bahasa Inggris, karena kamu tidak mungkin menjadi Au Pair hanya dengan mengandalkan bahasa tubuh, bisa ditendang host family), dan syarat yang lain adalah, kamu tidak memiliki catatan kriminal.
Dan yang pastinya akan membuat kamu tambah semangat adalah uang saku yang diberikan oleh host family dan kesempatan jalan-jalan gratis dengan mereka kalau memang host family kamu suka travelling.
Jadi, untuk kamu anak muda baik laki-laki maupun perempuan yang memiliki keinginan kuat untuk belajar bahasa dan budaya di negara asing di seluruh dunia tapi memiliki dana terbatas, maka kamu bisa ikut program Au Pair ini (Au Pair juga bisa menjadi sarana kamu untuk melakukan persiapan sebelum melanjutkan pendidikan ke luar negeri), dan bagi kamu para pencinta travelling, ini juga bisa menjadi cara terampuh untuk menjelajahi Negara asing tanpa mengeluarkan banyak biaya (karena sebagian host family biasanya akan menyediakan tiket pesawat kamu untuk datang ke negara mereka, ini jika kamu beruntung), tapi meskipun kamu harus menanggung biaya tiket, setidaknya kamu tidak perlu menanggung biaya hidup, apalagi di negara bagian Eropa atau Amerika yang terkenal mahal itu.
Kamu juga bisa menabung uang saku kamu selama menjadi Au Pair untuk menjelajahi negara-negara sekitar (wah senang sekali ya!). Jadi ibarat pepatah, "sekali berenang dua, tiga pulau terlampaui" (kan lumayan kalau foto kamu bisa eksis di mana-mana) karena kontrak Au Pair maksimal 1-2 tahun atau bisa diperpanjang (jadi jangan kamu bayangkan kalau kamu bakalan kontrak selama 4 tahun, saya juga tidak mau kalau aturannya begitu), dan kamu hanya akan bekerja maksimal selama 8 jam per hari (jam kerja tergantung di Negara di mana kamu tinggal).
Bagaimana? Apakah kamu sudah siap untuk berpetualang di negara impian kamu? Program ini bisa membuat mimpi kamu menjadi nyata.
Spoiler for Syarat Au Pair:
Berikut adalah syarat menjadi Au Pair di beberapa negara:
Amerika
Umur :
Calon Au Pair harus berumur antara 18 tahun.
Uang saku :
Kamu akan memperoleh sedikitnya $ 139.05/ minggu (ini adalah standar gaji minimum di Amerika Serikat).
Waktu kerja :
Waktu kerja selama menjadi Au Pair adalah maksimal 10 jam/hari dengan total jam kerja mingguan adalah 45 jam/minggu (maksimum).
Waktu libur:
Kamu berhak mendapatkan 1,5 hari/minggu dan satu hak libur penuh akhir pekan setiap bulan
Visa :
Calon Au Pair harus mengajukan Visa J-1. Untuk mendapatkannya kamu harus mengunjungi salah satu dari enam agensi pemerintahan. Kamu bisa cek persyaratan untuk Au Pair dari Indonesia di situs resmi US (karena persyaratan untuk mengajukan visa berbeda-beda, tergantung dari mana kamu berasal).
Lama tinggal :
Masa kontrak maksimal 12 bulan, kamu bisa mengajukan penambahan ijin tinggal untuk kebutuhan jalan-jalan dan keliling Amerika Serikat
Persyaratan bahasa:
Kamu harus bisa berbicara bahasa Inggris dengan baik
Australia
Untuk menjadi Au Pair di Australia, kamu harus berasal dari negara yang memiliki kesepakatan dengan Australia mengenai working holiday visa (beruntung, karena Indonesia adalah salah satunya).
Umur :
Antara 18-30 tahun.
Uang saku :
Rata-rata uang saku yang diterima adalah AUD 180 – AUD 220 /Minggu.
Waktu kerja :
Au pair akan bekerja antara 20-40 jam/Minggu.
Waktu libur :
Kamu berhak mendapatkan 2 hari libur per minggu.
Visa :
Kamu harus memiliki working holiday visa (cek di situr visa requrements for Australia).
Lama tinggal :
Sesuai masa ijin WHA, Au Pair berhak tinggal di Australia hanya sampai 12 bulan (kamu bisa memperpanjang WHA kamu).
Syarat bahasa :
Tidak ada syarat khusus dari Austalia terkait bahasa, tetapi disyaratkan agar kamu memiliki penguasaan bahasa inggris tingkat lanjut (bahasa Inggris Australia)
Jaminan kesehatan:
Meskipun kamu tidak disyaratkan untuk memiliki jaminan kesehatan selama di Australia, tetapi melihat tingginya biaya kesehatan di negara ini, maka disarankan untuk mendaftar dan memperoleh jaminan kesehatan dan perjalanan.
Biaya tiket :
Biaya keberangkatan ke Australia ditanggung Au Pair. Tapi, jika host family di Australia mau membayar sebagian dari biaya tersebut biasanya dilakukan setelah au pair tinggal dengan host family sekurang-kurangnya setengah dari masa kontrak yang sudah disepakati.
Inggris
Ini akan lebih merujuk untuk posisi Au Pair. Nanny dengan kualifikasi khusus akan memperoleh uang saku lebih tinggi dari Au Pair. Waktu dan kondisi kerja seorang nanny sangat bervariasi tergantung persyaratan yang diminta host family dan umur anak yang akan dirawat.
Umur:
Umumnya berumur 17-27 tahun
Uang saku :
Uang saku Au pair adalah 55 GBP/minggu, tapi nanny biasanya memperoleh lebih
Waktu kerja:
Au Pair biasanya bekerja sampai 5 jam/hari, dengan 2 hari libur/minggu. Bagian dari tugas mingguan adalah kamu akan diminta untuk merawat dan menjaga anak untuk beberapa malam selama host family sedang keluar, atau membantu pekerjaan ringan.
Visa:
Au pair dan Nanny yang berasal dari Negara Uni Eropa, memiliki hak untuk masuk dan keluar Inggris dengan bebas (mendiami/tinggal di Inggris). Untuk calon au pair dari AS maka harus memiliki Blue Card dari BUNAC, dan calon au pair dari negara yang menjadi anggota Commonwealth maka harus memiliki Working Holiday Visa.
Lama tinggal:
Kamu bisa menjalani program Au Pair sampai 2 tahun.
Syarat bahasa:
Bahasa Inggris.
Biaya tiket:
Biaya keberangkatan ke Inggris ditanggung oleh calon Au Pair (kecuali jika host family mau membayar sebagian dari biaya tersebut, biasanya jika Au Pair sudah tinggal dengan host family sedikitnya selama setengah dari masa kontrak yang disepakati).
Belanda
Umur:
Antara 18-25 tahun.
Uang saku:
Biasanya Au Pair akan menerima uang saku sebesar 340 Euro/bulan.
Waktu kerja:
Maksimal 8 jam/hari dengan total jam kerja maksimal 3- jam/Minggu.
Waktu libur:
Hak libur 2 hari/Minggu.
Visa:
Kamu harus mengajukan permohonan untuk memperoleh visa ijin tinggal sementara (an MVV). Setelah tiba di Belanda, kamu harus memperpanjang ijin tinggal untuk masa lebih dari 3 bulan. Kamu bisa cek visa requirements di situs kedutaan Netherlands.
Lama tinggal:
Kamu hanya diperbolehkan tinggal di Belanda selama 1 tahun.
Biaya Tiket:
Biaya keberangkatan ke Belanda ditanggung oleh calon Au Pair (kecuali jika host family mau membayar sebagian dari biaya tersebut, biasanya jika Au Pair sudah tinggal dengan host family sedikitnya selama setengah dari masa kontrak yang disepakati).
Jerman
Umur:
18-24 tahun.
Lama ijin tinggal:
1 tahun, Memiliki sertifikat Goethe-Zertifikat A1 untuk permohonan visa Au Pair.
Uang saku:
Minimal 260 € / bulan.
Jam kerja :
Maksimal 30jam/minggu (babysitting malam hari hanya diperbolehkan sekali dalam seminggu).
Mengikuti Deutsch-SPrachkurs di waktu libur (sebelum atau sesudah jam kerja).
Batas umur program Au Pair di berbagai negara:
1. Afrika selatan (18-24 tahun)
2. Austria (18-28 tahun)
3. Belgia (18-26 tahun)
4. Britania Raya (17-27 tahun)
5. China (18-29 tahun)
6. Denmark (17-29 tahun)
7. Finlandia (17-30 tahun)
8. Irlandia (18-27 tahun)
9. Italia (18-30 tahun)
10. Norwegia (18-30 tahun)
11. Perancis (18-28 tahun)
12. Selandia baru (18-30 tahun)
13. Swedia (18-30 tahun)
14. Swiss (18-30 tahun)
15. Spanyol (18-27 tahun)
16. Turki (18-31 tahun)
Spoiler for Bagaimana cara mendaftar jadi Au Pair?:
Ada banyak agen yang menawarkan jasa pencarian Au Pair dan host family. Apalagi di era teknologi yang serba canggih seperti saat ini. Kamu bisa mendaftar melalui portal yang tersedia di dunia maya, seperti www.aupairwold.nett. Jadi, kamu bisa mendaftar dan mencari host family di sana, keluarga-keluarga pencari Au Pair dan calon Au Pair dapat bertemu dan berinteraksi melalui email, dan video skype.
Atau kamu bisa mendaftar ke agen Au Pair yang ada di Indonesia (banyak kok, terutama di Jakarta). Kamu bisa mencari agen Au Pair untuk negara yang ingin kamu tuju, misalnya Jerman, Belanda atau lainnya.
Diubah oleh retnodenok 03-11-2017 20:56
1
240.6K
Kutip
957
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Germany
649Thread•240Anggota
Tampilkan semua post
dulipat
#573
Quote:
Original Posted By fa2►sharing pengalaman ane pas cari GF:
setau saya ada beberapa agen dari Indonesia yg bisa nyalurin Au-pair( tinggal di googling terus nemu deh, kata kunci : agen au-pair indonesia) agen yang terkenal udah sering tu disebutin di thread ini ( ga akan saya sebut juga, ntar dianggap promosi dan ditimpukin sm agan2 disini
) , rata2 pada matok harga sekitar 2 juta.
Ada bayar kontan langsung 2 juta,
ada yg dicicil (500rb x 4 ). dengan perincian:
1X pas kita ngedaftar , terus nanti kita dikasih form2 yg harus kita isi
1X pas kita udah dpt GF-nya
1X klo kita udah dpt invitation sm vertrag dr GF
1X klo udah keluar visa
Menurut saya uang segitu sih lumayan gede, mening uangnya buat beli baju2 winter buat di DE.
keuntungannya pk agen di Indonesia:
1.mungkin agan bakal ngerasa dibimbing harus ngapain aja( step-step garis besar-nya harus ngapain aja )
2.dan bimbingan ini pk bhs Indonesia juga (ni kerasa bgt bedanya sm pk agen langsung dr Jerman, terutama klo bhs jerman sm Inggris kita blm lancar)
kerugian:
1.seperti yg udah dibilang:MAHAL
2. sebenernya ga terlalu dibimbing juga, karena toh kita harus bikin Dear family letter sendiri, ngisi form sendiri, dll ngurus sendiri
(ibarat kata, agen ngebilangin harus nyuci, tapi yg nyuci kita sendiri, dia cuma kasih detergen sm sabunnya doang)
jadi kalau agan ga mau pk agen dr indonesia , harus gimana?
ada 2 cara:
1. (ini cara yg saya pake buat cari GF ke jerman )
daftar & masukin profil kamu di web au-pair (ni juga ada banyak web, tinggal di google), klo saya pakenya :
http://www.aupair-world.net/
http://www.aupairkontakt.de
Kirim "lamaran" sama calon GF yang kita suka dan tinggal tunggu balesan dr mereka (kita GA PERLU jadi member, karena biasanya GF-lah yg jadi member) klo mereka juga tertarik biasanya kita dikirim pemberitahuan via e-mail, jadi harus rajin mantengin e-mail sm web au-pair-nya.
klo GFnya tertarik sm kita, kita dikasih tau alamat e-mail GF sm web au-pair, nah setelah itu kita kontak langsung sm GF-nya lewat e-mail. Biasanya e-mail2an ini berlangsung beberapa kali, setelah itu klo GF-ya tertarik bgt sm kita , dia minta skype-an atau telfonan (GF loh yg nelfon kita, bukan sebaliknya).
klo GF-nya udah positif mo ngundang kita dia tinggal kirim invitation sm vertrag. terus tinggal urus visa deh (syarat visa au-pair liat di web kedutaan)
jangan pesimis klo lamaran kita banyak ditolak banding yg diterima . Ni curhatan pribadi saya, dari ratusan lamaran yg saya kirim paling cuma beberapa yg dikasih positif answer. Yang penting sabar dan terus berdoa.
klo udah jodoh ga akan kemana
.
kenapa iconnya nikah: karena nyari GF ibaratnya jodoh, sebagus apapun profil kita, klo GF-nya ga tertarik , ya mo digimanain lagi!
dan sebagus apapun profil GF kita klo ternyata kita udah sampe di DE dan ga sesuai harapan, ya mau digimanain lagi!
JANGAN ngerasa aman sampe kita dapet invitation sm vertrag. Jadi usahain berhubungan sm sebanyak mungkin calon GF, pake prinsip gurita, tangannya bercabang kemana-mana. Setelah dapet vertrag sm invitation dr GF baru kita aman. Pengalaman pribadi : banyak GF yg tiba2 lost kontak setelah 3-4 kali e-mail.
.
padahal udah pede dia bakal milih kita, tapi ternyata
bukan rezeki
Keuntungan pk web:
1.kostenloss a.k.a gratis (ni penting terutama buat mahasiswa yg baru lulus macem ane, makan aja susah apalagi bayar agen )
2. pilihan GF-nya buanyakkk banget (walaupun blm tentu mereka tertarik sm kita)
Kerugian :
1. klo ada masalah ntar pas udah nyampe DE, kita tidak ada tempat mengadu, lain halnya dengan pk agen, kita bisa minta tuker GF klo emang dr ubun2 sm mata kaki ga cocok sm GF.
akalin kekurangan ini dengan cara kumpulin sebanyak2nya temen yg udah nyampe atau mau ke DE. Klo ada temen at least ada org yg bisa dicurhatin siapa tau dr sekian banyak temen yg kita punya, ada yg mau nolong klo kita punya masalah dan yang paling penting : banyak2 berdoa semoga GF kita baik hati
2.(ini info dr temen yg pk agen buat Au-pair ke Belanda, tp ke Jerman juga mungkin langkahnya kira2 sama)
klo keukeuh (ni keukeuh juga bhs jerman Bedeutung tetep / maksa) mau pake agen, saran saya pake agen yg langsung dari jerman, soalnya kostenloss a.k.a GRATIS. kenapa gratis ?? karena yg bayar agen adalah GF bukan Au-pair-nya
cari agennya lagi2 pake web sakti mbah google.
ni ada daftar agen lengkap:
http://www.au-pair-agenturen.de/
tinggal ketik kota tujuan kita, terus nemu deh agen dikota itu
klo pusing dan bingung pk list itu kita juga bisa langsung ngelamar keagen2 yg ada di jerman, ni saya kasih contohnya:
1. http://www.aupair-au-pair.com/
2.http://www.aupairagentur-cefelin.de
3.http://www.aupair-agentur-stern.de
masih banyak sih agen yang lain, itu tadi sebagai contoh aja
di web2 agen yg saya sebut biasanya ada dokumen2 yg harus kita download,
ada agen yg formulir-nya dikit, singkat dan pendek banget
ada agen yg formulir yg harus diisinya banyakkkk banget, sampe kita males download formnya!!
apapun agen yg kita pilih kita harus isi formulir2 ini, scan , terus kirim balik ke e-mail yg punya tu agen.
Agen bakal ngasih tau klo ada GF yg tertarik sm kita.
kita juga biasanya dikasih profil GF ini sm agen. Selanjutnya GF akan berhubungan langsung sm kita via e-mail atau melalui agen nanya waktu free kita buat dia nelepon langsung ke calon Au-pair.
setelah itu sm aja, klo tertarik dia positif mo ngundang kita dia kirim invitation sm vertrag
keutungannya:
1. gratis
2. klo ada masalah sm GF, agen bisa bantu
kerugian:
1. klo saya sih, cape ngeliat form yg harus diisi banyak banget!
2. klo ada mslh sm GF, biasanya agen lebih mihak GF (soalnya GF yg bayar agen ,bukan kita).
for info: saya udah pernah nanya2 sm agen Au-pair yg di Indo, prinsipnya mereka juga dpt GF dari agen di Jerman. Kalau menurut saya bisa kontak langsung dengan agen yg dijerman ngapain harus melalui agen di Indo??
toh prosesnya nanti sm juga hrs isi formulir, dll, dan dilakukan SENDIRI . Prinsipnya dia cuma kepanjangan tangan agen yg di Jerman
tambahan saran :
1.walaupun pk agen tetep buka web au-pair yg ada. Disana biasanya dijelasin ttg program au-pair secara terperinci , jadi kita tau kewajiban sm hak kita sebagai Au-pair. Klo belum lancar bhs jermannya, web ini biasanya ada bhs inggrisnya. belum lancar juga?? kan ada google translate
2. Kalau dikota agan ada universitas yg ada jurusan bhs jerman-nya, cari kenalan di uni sana. Biasanya banyak anak bahasa yg jd Au-pair, agan bisa nanya2 lebih jauh sm anak2 bhs ini
3. klo dikota agan ada Goethe , sering2 berkunjung ke Goethe. biasanya para pengajar tau program ini.
4. gabung di milis au-pair indonesia. jd klo ada masalah bisa minta bantu
5. gabung di fb atau milis PPI . (walaupun kita bukan mahasiswa , kan ga ada peraturan Au-pair ga boleh gabung milis PPI)
lagipula banyak mahasiswa disana yg dulunya Au-pair, jadi bisa nambah temen klo udah sampe sana
ni sharing pengalaman sm info yg saya punya aja, klo ada yg salah maaf dan klo ada yg mo nambahin dipersilahkan juga
saya ga benci , ngelarang pk agen atau "menghambat" rezekinya Agen di Indonesia.
cuma ngasih info, ada loh cara yg konstenloss buat jd Au-pair.
keuntungan dan kerugian dari masing2 cara udah dijelasin
klo agan tetep juga mo pk agen yg di Indonesia ya silahkan, bebas.
berarti emang udah rezekinya yg punya agen.
MAU PK CARA MANAPUN YG PENTING BERDOA SUPAYA DPT GF YG BAIK DAN COCOK SM KITA
NB: maaf ni klo post-nya kepanjangan dan bahasanya blibet
ini saya buat selengkap mungkin sesuai pengetauan saya, semoga berguna
klo kurang jelas juga rajin2 baca di web au-pair , nanti kita juga ngerti dgn sendirinya (pengalaman pribadi)
setau saya ada beberapa agen dari Indonesia yg bisa nyalurin Au-pair( tinggal di googling terus nemu deh, kata kunci : agen au-pair indonesia) agen yang terkenal udah sering tu disebutin di thread ini ( ga akan saya sebut juga, ntar dianggap promosi dan ditimpukin sm agan2 disini
) , rata2 pada matok harga sekitar 2 juta. Ada bayar kontan langsung 2 juta,
ada yg dicicil (500rb x 4 ). dengan perincian:
1X pas kita ngedaftar , terus nanti kita dikasih form2 yg harus kita isi
1X pas kita udah dpt GF-nya
1X klo kita udah dpt invitation sm vertrag dr GF
1X klo udah keluar visa
Menurut saya uang segitu sih lumayan gede, mening uangnya buat beli baju2 winter buat di DE.

keuntungannya pk agen di Indonesia:
1.mungkin agan bakal ngerasa dibimbing harus ngapain aja( step-step garis besar-nya harus ngapain aja )
2.dan bimbingan ini pk bhs Indonesia juga (ni kerasa bgt bedanya sm pk agen langsung dr Jerman, terutama klo bhs jerman sm Inggris kita blm lancar)
kerugian:
1.seperti yg udah dibilang:MAHAL
2. sebenernya ga terlalu dibimbing juga, karena toh kita harus bikin Dear family letter sendiri, ngisi form sendiri, dll ngurus sendiri
(ibarat kata, agen ngebilangin harus nyuci, tapi yg nyuci kita sendiri, dia cuma kasih detergen sm sabunnya doang)

jadi kalau agan ga mau pk agen dr indonesia , harus gimana?
ada 2 cara:
1. (ini cara yg saya pake buat cari GF ke jerman )
daftar & masukin profil kamu di web au-pair (ni juga ada banyak web, tinggal di google), klo saya pakenya :
http://www.aupair-world.net/
http://www.aupairkontakt.de
Kirim "lamaran" sama calon GF yang kita suka dan tinggal tunggu balesan dr mereka (kita GA PERLU jadi member, karena biasanya GF-lah yg jadi member) klo mereka juga tertarik biasanya kita dikirim pemberitahuan via e-mail, jadi harus rajin mantengin e-mail sm web au-pair-nya.
klo GFnya tertarik sm kita, kita dikasih tau alamat e-mail GF sm web au-pair, nah setelah itu kita kontak langsung sm GF-nya lewat e-mail. Biasanya e-mail2an ini berlangsung beberapa kali, setelah itu klo GF-ya tertarik bgt sm kita , dia minta skype-an atau telfonan (GF loh yg nelfon kita, bukan sebaliknya).
klo GF-nya udah positif mo ngundang kita dia tinggal kirim invitation sm vertrag. terus tinggal urus visa deh (syarat visa au-pair liat di web kedutaan)
jangan pesimis klo lamaran kita banyak ditolak banding yg diterima . Ni curhatan pribadi saya, dari ratusan lamaran yg saya kirim paling cuma beberapa yg dikasih positif answer. Yang penting sabar dan terus berdoa.
klo udah jodoh ga akan kemana
.kenapa iconnya nikah: karena nyari GF ibaratnya jodoh, sebagus apapun profil kita, klo GF-nya ga tertarik , ya mo digimanain lagi!
dan sebagus apapun profil GF kita klo ternyata kita udah sampe di DE dan ga sesuai harapan, ya mau digimanain lagi!
JANGAN ngerasa aman sampe kita dapet invitation sm vertrag. Jadi usahain berhubungan sm sebanyak mungkin calon GF, pake prinsip gurita, tangannya bercabang kemana-mana. Setelah dapet vertrag sm invitation dr GF baru kita aman. Pengalaman pribadi : banyak GF yg tiba2 lost kontak setelah 3-4 kali e-mail.
.padahal udah pede dia bakal milih kita, tapi ternyata
bukan rezekiKeuntungan pk web:
1.kostenloss a.k.a gratis (ni penting terutama buat mahasiswa yg baru lulus macem ane, makan aja susah apalagi bayar agen )
2. pilihan GF-nya buanyakkk banget (walaupun blm tentu mereka tertarik sm kita)
Kerugian :
1. klo ada masalah ntar pas udah nyampe DE, kita tidak ada tempat mengadu, lain halnya dengan pk agen, kita bisa minta tuker GF klo emang dr ubun2 sm mata kaki ga cocok sm GF.
akalin kekurangan ini dengan cara kumpulin sebanyak2nya temen yg udah nyampe atau mau ke DE. Klo ada temen at least ada org yg bisa dicurhatin siapa tau dr sekian banyak temen yg kita punya, ada yg mau nolong klo kita punya masalah dan yang paling penting : banyak2 berdoa semoga GF kita baik hati
2.(ini info dr temen yg pk agen buat Au-pair ke Belanda, tp ke Jerman juga mungkin langkahnya kira2 sama)
klo keukeuh (ni keukeuh juga bhs jerman Bedeutung tetep / maksa) mau pake agen, saran saya pake agen yg langsung dari jerman, soalnya kostenloss a.k.a GRATIS. kenapa gratis ?? karena yg bayar agen adalah GF bukan Au-pair-nya
cari agennya lagi2 pake web sakti mbah google.
ni ada daftar agen lengkap:
http://www.au-pair-agenturen.de/
tinggal ketik kota tujuan kita, terus nemu deh agen dikota itu
klo pusing dan bingung pk list itu kita juga bisa langsung ngelamar keagen2 yg ada di jerman, ni saya kasih contohnya:
1. http://www.aupair-au-pair.com/
2.http://www.aupairagentur-cefelin.de
3.http://www.aupair-agentur-stern.de
masih banyak sih agen yang lain, itu tadi sebagai contoh aja
di web2 agen yg saya sebut biasanya ada dokumen2 yg harus kita download,
ada agen yg formulir-nya dikit, singkat dan pendek banget
ada agen yg formulir yg harus diisinya banyakkkk banget, sampe kita males download formnya!!
apapun agen yg kita pilih kita harus isi formulir2 ini, scan , terus kirim balik ke e-mail yg punya tu agen.
Agen bakal ngasih tau klo ada GF yg tertarik sm kita.
kita juga biasanya dikasih profil GF ini sm agen. Selanjutnya GF akan berhubungan langsung sm kita via e-mail atau melalui agen nanya waktu free kita buat dia nelepon langsung ke calon Au-pair.
setelah itu sm aja, klo tertarik dia positif mo ngundang kita dia kirim invitation sm vertrag
keutungannya:
1. gratis
2. klo ada masalah sm GF, agen bisa bantu
kerugian:
1. klo saya sih, cape ngeliat form yg harus diisi banyak banget!
2. klo ada mslh sm GF, biasanya agen lebih mihak GF (soalnya GF yg bayar agen ,bukan kita).
for info: saya udah pernah nanya2 sm agen Au-pair yg di Indo, prinsipnya mereka juga dpt GF dari agen di Jerman. Kalau menurut saya bisa kontak langsung dengan agen yg dijerman ngapain harus melalui agen di Indo??
toh prosesnya nanti sm juga hrs isi formulir, dll, dan dilakukan SENDIRI . Prinsipnya dia cuma kepanjangan tangan agen yg di Jerman
tambahan saran :
1.walaupun pk agen tetep buka web au-pair yg ada. Disana biasanya dijelasin ttg program au-pair secara terperinci , jadi kita tau kewajiban sm hak kita sebagai Au-pair. Klo belum lancar bhs jermannya, web ini biasanya ada bhs inggrisnya. belum lancar juga?? kan ada google translate
2. Kalau dikota agan ada universitas yg ada jurusan bhs jerman-nya, cari kenalan di uni sana. Biasanya banyak anak bahasa yg jd Au-pair, agan bisa nanya2 lebih jauh sm anak2 bhs ini
3. klo dikota agan ada Goethe , sering2 berkunjung ke Goethe. biasanya para pengajar tau program ini.
4. gabung di milis au-pair indonesia. jd klo ada masalah bisa minta bantu
5. gabung di fb atau milis PPI . (walaupun kita bukan mahasiswa , kan ga ada peraturan Au-pair ga boleh gabung milis PPI)

lagipula banyak mahasiswa disana yg dulunya Au-pair, jadi bisa nambah temen klo udah sampe sana
ni sharing pengalaman sm info yg saya punya aja, klo ada yg salah maaf dan klo ada yg mo nambahin dipersilahkan juga
saya ga benci , ngelarang pk agen atau "menghambat" rezekinya Agen di Indonesia.
cuma ngasih info, ada loh cara yg konstenloss buat jd Au-pair.
keuntungan dan kerugian dari masing2 cara udah dijelasin
klo agan tetep juga mo pk agen yg di Indonesia ya silahkan, bebas.
berarti emang udah rezekinya yg punya agen.
MAU PK CARA MANAPUN YG PENTING BERDOA SUPAYA DPT GF YG BAIK DAN COCOK SM KITA
NB: maaf ni klo post-nya kepanjangan dan bahasanya blibet
ini saya buat selengkap mungkin sesuai pengetauan saya, semoga berguna

klo kurang jelas juga rajin2 baca di web au-pair , nanti kita juga ngerti dgn sendirinya (pengalaman pribadi)
mantab nih infonya, makasih banyak bro, sori ane belom bisa ngasih cendol..

0
Kutip
Balas