Kaskus

Hobby

LepezmanAvatar border
TS
Lepezman
[Share] Metrologi
Misi Gan dan Mod
saya ijin buka thread mengenai metrologi, berhubung belum ada thread yang membahas di kaskus dan betapa penting nya peran metrologi bagi kehidupan kita, disamping itu pemahaman mengenai metrologi yang masih kurang bagi masyarakat kebanyakan emoticon-Big Grin

Quote:


Intinya segala sesuatu mengenai kegiatan ukur mengukur berada dalam ruang lingkup metrologi.

Untuk itu diperlukan Satuan Ukuran yang menjadi patokan dalam melakukan pengukuran, dan kita mengetahui Satuan Ukuran yang digunakan di dunia adalah Satuan Ukuran Sistem Internasional (SI)

Satuan Sistem Internasional (SI) ialah satuan ukuran yang sistemnya bersumber pada suatu ukuran yang didapat berdasarkan atas satuan dasar yang disahkan oleh Konperensi Umum untuk Ukuran dan Timbangan

Satuan-satuan Sistem Internasional Adalah :
1. Satuan dasar besaran panjang adalah meter;
2. Satuan dasar besaran massa adalah kilogram;
3. Satuan dasar bessaran waktu adalah sekon;
4. Satuan dasar besaran arus listrik adalah amper;
5. Satuan dasar besaran suhu termodinamika adalah kelvin;
6. Satuan dasar besaran kuat cahaya adalah kandela;
7. Satuan dasar besaran kuantitas zat adalah mole.

Alat2 ukur yang menggunakan Satuan SI dan turunannya berada dalam ruang lingkup metrologi

Di Indonesia, Kantor Pusat Direktorat Metrologi ada di Bandung, merupakan Unit Eselon 2 di Kementerian Perdagangan.
Direktorat Metrologi baru bisa menghandle 2 satuan ukuran yaitu Panjang dan Massa, sedangkan waktu, listrik, suhu dan kuantitas zat berada di bawah LIPI dan kuat cahaya berada dibawah Batan.

Sejarah Metrologi
Arti Penting Metrologi
tata604Avatar border
tata604 memberi reputasi
1
42.7K
186
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Teknik
Teknik
KASKUS Official
3KThread1.2KAnggota
Tampilkan semua post
LepezmanAvatar border
TS
Lepezman
#1
Sejarah Metrologi

Pencarian Dasar Ukuran
  • Jaman Pra-sejarah : perdagangan dilakukan dengan sistem Barter dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, tingkat perekonomian sangat sederhana dan primitif, penentuan ukuran berdasarkan para penguasa negara (raja) yang dijadikan sbg acuan untuk bekerja.


  • Firaun (3000 SM) : menentukan standar besaran panjang dengan satuan cubit (panjang lengan firaun dari siku sampai ujung jari tengah yang dikuruskan + lebar tangannya), kemudian diukur dan dicetak dalam granit (standar ukuran panjang) dan diperbanyak dengan menggunakan bahan dari kayu, untuk dibagikan keseluruh masyarakat sbg pedoman untuk pengukuran panjang.


  • Pada abad ke-7 dan abad ke-18 di Eropa kondisi ukuran cukup memprihatinkan terkait hubungan perdagangan antar negara maupun antar daerah.

  • Muncullah ide-ide para ahli untuk mencari dasar satuan yang universal (yang sifatnya tetap), dari dasar alam dan dapat diterima oleh seluruh bangsa, sbg acuan dalam perdagangan internasional.

  • Para ahli tersebut diantaranya :

  1. Huygens (Belanda) Th. 1664, mengusulkan buaian sekon.
  2. Mouton (Perancis) Th. 1687, mengusulkan agar dasar alam diambil dari benda-benda alam/bumi.
  3. Talleyrand, seorang politikus dari Assemblee National Constitute Th. 1790, mengusulkan buaian sekon bekerjasama dengan Parlemen Inggris.


Berkat pengaruh Talleyrand, dibentuklah Panitia di dalam Assemblee National Constituante tersebut, dan menghasilkan 3 alternatif dalam usaha mancari dasar ukuran (standar), yaitu :
  1. Menentukan panjang buaian sekon;
  2. Mengukur garis katulistiwa;
  3. Mengukur garis meridian bumi.

Panitia memutuskan pertama kali pada tgl 27 Oktober 1790, sbb :
  • Dasar ukuran seharusnya dari benda yang tidak berubah-ubah selamanya, agar diketahui oleh generasi selanjutnya.
  • Dari dasar tadi, dibuat ukuran panjang (batang logam) yang sangat seksama dari dasar alam.
  • Dasar timbangan/massa harus ditetapkan berdasarkan ukuran panjang tadi.
  • Dari dasar tadi dibuat anak timbangan yang sangat seksama dari dasar alam.
  • Pembagian ukuran harus desimal.


Panitia tsb. Membentuk komisi-komisi yaitu :
  1. Komisi I : terdiri dari Cassini (ahli ilmu falak), Legendre (ahli matematika) dan Delambre (ahli astronomi), tugasnya menentukan perbedaan garis lintang kedua kota dan membuat triangulasi.
  2. Komisi II : terdiri dari Mouge dan Mesnier, tugasnya mengukur triangulasi.
  3. Komisi III : terdiri dari Borda dan Coulomb (ahli fisika), tugasnya menentukan panjang pendulum sekon.
  4. Komisi IV : terdiri dari Lavoisier (ahli kimia) dan Hauy (ahli tambang), tugasnya menentukan massa air suling.
  5. Komisi V : bertugas menentukan hubungan perbandingan (konversi) satuan ukuran lama dengan ukuran baru.


Tanggal 26 Maret 1791, Panitia tersebut memutuskan sbb :
  • Dasar ukuran/satuan untuk besaran panjang dinamakan meter.
  • Dasar ukuran/satuan untuk besaran massa dinamakan kilogram.
  • 1 meter = panjang meridian bumi melalui kota Paris pada 00 C (definisi pertama meter versi Perancis)
  • 1 kilogram = massa air suling dalam suatu kubus sama sisi yang sisi-sisinya sama dengan meter pada suhu 40 C dalam hampa udara (definisi pertama kilogram versi Perancis)


Untuk melaksanakan pencarian Standar Ukuran (meter dan kilogram) memerlukan persiapan dan instrumen kerja yang digunakan cukup berat.
Lenoir (ahli intrumentasi), mengukur panjang meridian dari kota Dunkerque – Paris – Barcelona, selama ± 6 tahun 4 bulan mulai bulan Juni 1792 s/d Oktober 1798 dengan alat ukur dengan satuan “toise” dengan menggunakan metode “Triangulasi” dan dikoreksi perhitungan yang seksama.
Selama melakukan pengukuran banyak rintangan serta situasi masyarakat yang masih curiga thdp. Ilmuwan (sesudah masa revolusi Perancis).

Dengan penuh dedikasi yang tinggi akhirnya mendapatkan hasil yang cukup memuaskan pada waktu itu, yaitu :
Panjang meridian bumi = 5.132.430 toise, maka sesuai definisi meter didapat :
1 meter = (5132430/10^7) toise = 0.5132430 toise
Sedangkan besaran satuan massa (kilogram versi Perancis) sesungguhnya bukan kubus yang dipakai akan tetapi silinder yang menggunakan metoda tekanan ke atas, seharusnya menggunakan metoda penimbangan langsung 1 dm3 air suling.

Dengan melakukan penimbangan berulang-ulang dan memperhitungkan koreksi, akhirnya didapat :
1 kilogram = 1 dm3 air suling pada suhu 40 C = massa 0.9992072 unite
Perwujudan standar fisik (meter dan kilogram) dilaksanakan sbb :
Standar meter : bahan platina murni, penampang persegi panjang (25 mm x 4 mm x 1 m), berbentuk ukuran ujung.
Standar kilogram : bahan platina murni, penampang silinder sama sisi dengan garis tengah 39.47 mm dan tinggi 39.77 mm
Pada tanggal 22 Juni 1799 kedua buah standar tersebut dipersembahkan kepada Assemblee National Constituante dan disimpan di Archives Nationales “PALAIS DU CORPS LEGISLATIVE”, keduanya dikenal sebagai :
‘METRE ET KILOGRAME DES ARCHIVES’.
Inilah standar meter dan kilogram pertama di dunia versi Perancis, tetapi belum diakui secara internasional.
Spoiler for ensiklopedia:
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.