Kaskus

News

luthsAvatar border
TS
luths
Visum Et Repertum dan forensik kedokteran
Diubah oleh luths 02-09-2014 07:47
0
37.8K
236
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Kepolisian
Kepolisian
KASKUS Official
3.6KThread870Anggota
Tampilkan semua post
luthsAvatar border
TS
luths
#8
Quote:


yaah,tukang cangkul gini jgn disuruh jawab yg berat2 gan.emoticon-Big Grin

ane coba jawab sebisa ane ya gan

biasanya petugas yg melakukan otopsi terdiri dari:
KONSULTAN : Dokter Ahli Forensik/konsultan ahli
PEMIMPIN : Dokter yang memimpin pelaksanaan otopsi forensik
OBDUKTOR : Dokter/muda yang melakukan pembedahan/otopsi jenazah
PROTOKOL : Dokter/muda yang mencatat proses dan hasil otopsi jenazah
WARTAWAN : Dokter/muda yang mencari berita (fakta) tentang kasus/kejadian
yang menimpa jenazah
LABORAN : Dokter/muda yang memeriksa/menganalisa laboratorium dari
sampel jenazah untuk membantu identifikasi

itu kalo di RS pendidikan yg ada dokter mudanya(koass),di RS yg non pendidikan biasanya semuanya dikerjakan sendiri oleh dokter Sp forensiknya sendiri.

saat mayat dtg,dokter lgsg lihat surat permintaan VeRnya apakah otopsi luar saja/+bedah mayat.misal skrg VeRnya bedah mayat.dokter akan memeriksa semua benda yg dtg bersama mayat,misal mayat dikirim dgn menggunakan kemeja,celana panjang dan jaket(hrs dilepas semua pakaiannya) serta membawa tas yg berisi dokumen2 ya berarti hrs diidentifikasi semua benda tersebut,termasuk luas&bentuk bercak darah yg ada di pakaian korban.

stlh itu dokter melakukan otopsi luar.mayat diukur panjangnya dan ditimbang.diperiksa apakah ada lebam mayat,kaku mayat,luka2(luka tusuk,tembak,dll),kaku mayat dll.pokoknya semua yg bisa dokter liat tanpa membedah mayat,termsuk identifikasi khusus/ciri2 khusus misal memiliki tahi lalat,gigi yg tanggal,jaringan parut(bekas luka lama),mulut membuka berapa centi,dll.(dari otopsi luar aja biasanya dah bisa ditentukan saat kematian korban)

stlh semua diperiksa dan dicatat,kmdn dilakukan bedah mayat.dilihat apakah tulang2 dada ada kelainan/tidak.organ2 dalam seperti jantung,paru2,liver,limpa,dll dikeluarkan dan diperiksa,juga ditimbang.kulit kepala juga dibuka dan otaknya dikeluarkkan utk dilihat apakah ada kelainan atau tidak.biasanya masing2 organ ada tesnya dan memiliki ciri khusus bila mengalami kelainan.setelah semua diperiksa organ dalam dikembalikan dan lukanya ditutup lg termasuk otaknya.

dari pemeriksaan bedah jenazah biasanya bisa dilihat gan,kalo kematian krn serangan jantung misalnya biasanya jantungnya membengkak.kalo krn terbentur biasanya otaknya ada darahnya.kalo krn perdarahan yg banyak biasanya ada lubang dan darah di organ2 tertentu.

nah kalo kasus hasil otopsi bisa ada 2 itu ane ga ngerti knp bisa begitu,krn kalo ga salah dua2nya dari instalasi forensik yg sama.tapi kan udah di otopsi ulang di pemakaman bukan?(sm prof mun'im ya).
maklum gan,ada isu politiknya ane ga berani jwb byk2,ntar ada yg sensi

maaf sblmnya kalo jawabannya singkat,ga padat, dan gak jelas.

CMIIW
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.