Kaskus

Story

cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
Ketika Cinta Dipisahkan Oleh Kematian
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
xandlerAvatar border
xandler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
96.5K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54.2KAnggota
Tampilkan semua post
cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
#962
setelah anak-anak itu benar-benar tidak terlihat, aku kembali duduk di atras ayunan. ku ayun perlahan namun pasti. hah sepertinya lucu juga ya kalau suatu saat nanti memiliki anak-anak yang menggemaskan seperti itu.

"ngelamunin apa sih kamu sampe senyum-senyum gitu" kata rafi sambil memelukku dari bekang

"tadi aku abis nolongin anak kecil yang jatoh. lucu deh. anak kecil yang jatoh itu cadel, dan temennya marah-marah karna gak bisa manggil namanya" kataku sambil tersenyum

"emangnya siapa nama anak kecilnya?"

"yang jatuh itu namanya iyan, dan yang marah-marah namanya rara"

"sama kaya kamu dong?"

"iya, dan rara kecilnya marah-marah gara-gara iyan gak bisa nyebut namanya dengan benar"

"lucu banget sih" kata rafi singkat sambil melepas pelukannya

"banget" kataku sambil tersenyum

"ya udah, kita makan yuk. kamu belom makankan dari tadi"

aku hanya mengangguk mengiyakan ajakan rafi. kami makan di restaurant hotel, karna rafi tidak bisa meninggalkan trainingnya terlalu lama. untung dia mengenal dekat pimpinannya itu, jadi dia bisa menghilang agak lama dari trainingnya.

sambil menunggu makanan yang ku pesan datang, aku memainkan games di handphoneku, sedangkan rafi memperhatikan sekeliilng restaurant.

"halo tante, kita ketemu lagi" sapa iyan yang tiba-tiba sudah ada di sampingku

"hi iyaan. giamana lukanya? masih sakit?" kataku sambil menatapnya lembut

"ngga doong tante. kan aku kuat" kata dia sambil menaikkan tangannya

rafi yang melihat percakapan kami berdua hanya tersenyum sambil terus memandangi kami.

"qo iyan gak sama rara?"

"itu lala" kata iyan sambil menunjuk rara yang sedang menghampiri kami

"halo tante" kata rara menyapaku sambil tersenyum

"hiii" kataku membalas sapaannya

"kalian sama siapa disini?"

"sama mamah" kata mereka serempak

tak berapa lama kemudia seorang ibu muda dan cantik menghampiri kami. ku perkirakan umurnya sekitar 28 tahun, orangnya sangat ramah dan sabar terlihat dari senyumnya yang tulus dalam menghadapi kedua tingkah polah anak-anaknya yang lucu ini.

"iyan, rara jangan ganggu tantenya dong" kata mamanya sambil menghampiri kami

"mamah tante ini yang nolongin aku tadi" kata iya menjelaskan

"ooh, makasih ya mba sudah menolong anak saya"

"sama-sama bu, anaknya lucu-lucu ya" kataku sambil menatap iyan dan rara

"mereka bandel sekali, gak bisa diem" kata ibu mereka sambil tersenyum

"oh iya perkenalkan, saya shinta" kata ibu kedua anak itu memperkenalkan diri

"oh saya rara, dan ini pacar saya rafi" kataku memperkenalkan rafi

"waah tante namanya sama kaya aku" kata rara sambil berteriak

"iya rara, sama ya namanya" kataku sambil mengelus rambut rara

"waaa, ada dua lala disini" samber iyan sambil senyum

"rara iyaaaan!" teriak rara protes

kamipun hanya bisa tertawa melihat polah dua anak kecil ini..
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.