Kaskus

Story

cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
Ketika Cinta Dipisahkan Oleh Kematian
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
xandlerAvatar border
xandler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
96.2K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.7KAnggota
Tampilkan semua post
cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
#960
akhir pekan ini aku menemani rafi ke puncak karna tugas dari kantornya. kami menginap di hotel yang sudah di pesan terlebih dahulu dari kantor rafi. bersama teman-temannya rafi menuju tempat pertemuan yang tak jauh dari hotelnya untuk mengikuti training. sedangkan aku di tinggal sendirian di kamar hotel.

aku berjalan keluar menyusuri seluk beluk hotel, udara yang sejuk memberikan kenyamanan tersendiri untuk paru-paruku. aku berhenti di taman hotel yang yang menyediakan banyak permainan untuk anak-anak. ku duduk di ayunan, dan ku ayun sendiri dengan pelan.

pandanganku menuju pemandangan dua orang anak kecil yang sedang tertawa riang sambil berkejar-kejaran. mereka terlihat bahagia sekali. tiba-tiba saja salah satu anak kecil itu terjatuh dan menangis. segera aku berlari untuk menolongnya dan membangunkannya.

"ade gpp?" kataku sambil membantunya berdiri

"kakiku sakit tantee.. huhuhu" kata anak tersebut sambil memegangi dengkulnya dan menangis

"cuma luka sedikit qo. sini tante obatin" kataku sambil membawanya ke kursi yang tersedia di taman

ku bersihkan lukanya dengan tissue yang ku bawa, lalu ku ikatkan dengkulnya dengan menggunakan sapu tangan berwarna biru kesukaanku. anak itu belum berhenti menangis juga sambil meniup-niupkan dengkulnya yang mungkin terasa perih.

"anak cowo itu gak boleh cengeng" kataku sambil mengelap air matanya

"tapi kaki aku pelih tante" kata anak kecil itu merengek

"coba sini tante tiupin" kataku sambil meniup dan mengusap dengkul anak kecil itu

"masih perih gak?" kataku sambil tersenyum

"iyah, udah ngga. tante hebat" kata anak kecil itu sambil tersenyum

"jangan nangis lagi ya" kataku sambil mengusap rambutnya

"tau nih, iyan cengeng banget sih" kata anak kecil yang satu lagi

"kan pelih lalaa" kata anak kecil itu membela dirinya

"iihhh, kan udah aku bilang nama aku itu rara bukan lala!" kata anak kecil itu sambil bertolak pinggang

"udah udah gak usah berantem" kataku sambil tersenyum ke arah mereka

"lalanya nakal tantee" kata anak keci yang bernama iyan itu

"rara iyaan, bukan lala!" bentak rara yang masih bertolak pinggang

"akukan gak bisa ngomong huruf l (read r)" kata iyan sambil tertunduk

"rara cantik, udah dong marahnya. kasiankan iyan jadi sedih"

"maafin ya la" kata iyan sambil menyodorkan tangannya sebagai permohonan maaf

"ya udah kalo gitu kamu nanti aku ajarin ngomong huruf r" kata rara sambil membalas menyodorkan tangannya dan bersalaman lalu tersenyum.

kedua anak itupun akhirnya tersenyum lalu berlari pergi sambil mengucapkan terima kasih kepadaku. aku hanya bisa tersenyum melihat tingkal polah mereka. anak-anak itu begitu lucu dan menggemaskan. kataku dalam hati.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.