- Beranda
- The Lounge
All about hanoman
...
TS
kuwux666
All about hanoman
Hai agan dan aganwati..
Ane mau share tentang Tokoh Hanoman nih gan..
Ane buat thread ini berdasarkan request dari agan kanataqueen
Langsung aja deh..
PART I
PENGENALAN HANOMAN

Hanoman (Sanskerta: हनुमान्; Hanumān) atau Hanumat (Sanskerta: हनुमत्; Hanumat), juga disebut sebagai Anoman, adalah salah satu dewa dalam kepercayaan agama Hindu, sekaligus tokoh protagonis dalam wiracarita Ramayana yang paling terkenal. Ia adalah seekor kera putih dan merupakan putera Batara Bayu dan Anjani, saudara dari Subali dan Sugriwa. Menurut kitab Serat Pedhalangan, tokoh Hanoman sebenarnya memang asli dari wiracarita Ramayana, namun dalam pengembangannya tokoh ini juga kadangkala muncul dalam serial Mahabharata, sehingga menjadi tokoh antar zaman
Hanoman juga memiliki 10 nama panggilan selain dari nama HANOMAN..
sering disebut dengan DASANAMA(DASA = 10 , NAMA=NAMA), berikut nama2 nya:
1.\tAnjaniputra (Putra Dewi Anjani)
2.\tBayusiwi (Putra Bathara Bayu)\t
3.\tBayutanaya (Putra Bathara Bayu)
4.\tKapiwara (Pendeta Kera)
5.\tGuruputra (Putra Bathara Guru)
6.\tHandayapati (mempunyai kekuatan yang dahsyat)
7.\tYudhawisma (panglima perang)
8.\tMaruti (angin)
9.\tPalwagaseta (kera putih)
10.\tRamandayapati (putra angkat Rama)
11.\tSenggana (panglima perang)
12.\tSuwiyuswa (berusia panjang)
Dia memiliki beberapa mantra: Aji Bayubajra (twister eject), Aji Mundri, Aji Kemayan, Aji Pameling, Aji Sepiangin (lompat tinggi atau bahkan terbang), Aji Triwikrama (berubah menjadi raksasa), Bayu Rota (kecepatan angin), Sirna Bobot (matikan lampu sehingga ia bisa melompat atau terbang).







KELAHIRAN
Hanoman lahir pada masa Tretayuga sebagai putera Anjani, seekor wanara wanita. Dahulu Anjani sebetulnya merupakan bidadari, bernama Punjikastala. Namun karena suatu kutukan, ia terlahir ke dunia sebagai wanara wanita. Kutukan tersebut bisa berakhir apabila ia melahirkan seorang putera yang merupakan penitisan Siwa. Anjani menikah dengan Kesari, seekor wanara perkasa. Bersama dengan Kesari, Anjani melakukan tapa ke hadapan Siwa agar Siwa bersedia menjelma sebagi putera mereka. Karena Siwa terkesan dengan pemujaan yang dilakukan oleh Anjani dan Kesari, ia mengabulkan permohonan mereka dengan turun ke dunia sebagai Hanoman.
Salah satu versi menceritakan bahwa ketika Anjani bertapa memuja Siwa, di tempat lain, Raja Dasarata melakukan Putrakama Yadnya untuk memperoleh keturunan. Hasilnya, ia menerima beberapa makanan untuk dibagikan kepada tiga istrinya, yang di kemudian hari melahirkan Rama, Laksmana, Bharata dan Satrugna. Atas kehendak dewata, seekor burung merenggut sepotong makanan tersebut, dan menjatuhkannya di atas hutan dimana Anjani sedang bertapa. Bayu, Sang dewa angin, mengantarkan makanan tersebut agar jatuh di tangan Anjani. Anjani memakan makanan tersebut, lalu lahirlah Hanoman.
Salah satu versi mengatakan bahwa Hanoman lahir secara tidak sengaja karena hubungan antara Bayu dan Anjani. Diceritakan bahwa pada suatu hari, Dewa Bayu melihat kecantikan Anjani, kemudian ia memeluknya. Anjani marah karena merasa dilecehkan. Namun Dewa Bayu menjawab bahwa Anjani tidak akan ternoda oleh sentuhan Bayu. Ia memeluk Anjani bukan di badannya, namun di dalam hatinya. Bayu juga berkata bahwa kelak Anjani akan melahirkan seorang putera yang kekuatannya setara dengan Bayu dan paling cerdas di antara para wanara.
Kelahiran berdasarkan kebudayaan Jawa
Anjani adalah puteri sulung Resi Gotama yang terkena kutukan sehingga berwajah kera. Atas perintah ayahnya, ia pun bertapa telanjang di telaga Madirda. Suatu ketika, Batara Guru dan Batara Narada terbang melintasi angkasa. Saat melihat Anjani, Batara Guru terkesima sampai mengeluarkan air mani. Raja para dewa pewayangan itu pun mengusapnya dengan daun asam (Bahasa Jawa: Sinom) lalu dibuangnya ke telaga. Daun sinom itu jatuh di pangkuan Anjani. Ia pun memungut dan memakannya sehingga mengandung. Ketika tiba saatnya melahirkan, Anjani dibantu para bidadari kiriman Batara Guru. Ia melahirkan seekor bayi kera berbulu putih, sedangkan dirinya sendiri kembali berwajah cantik dan dibawa ke kahyangan sebagai bidadari.
MASA HIDUP HANOMAN
Masa kecil
Pada saat Hanoman masih kecil, ia mengira matahari adalah buah yang bisa dimakan, kemudian terbang ke arahnya dan hendak memakannya. Dewa Indra melihat hal itu dan menjadi cemas dengan keselamatan matahari. Untuk mengantisipasinya, ia melemparkan petirnya ke arah Hanoman sehingga kera kecil itu jatuh dan menabrak gunung. Melihat hal itu, Dewa Bayumenjadi marah dan berdiam diri. Akibat tindakannya, semua makhluk di bumi menjadi lemas. Para Dewa pun memohon kepada Bayu agar menyingkirkan kemarahannya. Dewa Bayu menghentikan kemarahannya dan Hanoman diberi hadiah melimpah ruah. Dewa Brahma dan Dewa Indra memberi anugerah bahwa Hanoman akan kebal dari segala senjata, serta kematian akan datang hanya dengan kehendaknya sendiri. Maka dari itu, Hanoman menjadi makhluk yang abadi atau Chiranjiwin.
Masa Muda
Masa muda Anoman menjadi prajurit Raja Sugriwa. Salah satu kisah yang terkenal adalah saat Anoman menjadi utusan/duta ke negara Alengka, sehingga terjadi tragedi terbakarnya istana Alengka (dalam lakon Anoman Duta/Anoman Obong). Dikisahkan setelah berhasil menyusup ke negara Alengka dan menemui Dewi Shinta, Anoman berhasil dilumpuhkan dengan panah Nagapasa oleh Indrajit (putra Rahwana). Akhirnya Anoman dibakar hidup-hidup namun akhirnya Anoman selamat karena pertolongan Dewa Agni yang mendinginkan sifat panas dan membakar dari api. Masa
Dewasa dan Tua
Masa tua Anoman dalam pedalangan Jawa masih dikisahkan dalam lakon-lakon Mahabharata hingga pada masa Jayabaya di Kediri. Anoman menikah dengan Dewi Urangrayung, putri Begawan Mintuna/Minalodra berputra Trigangga/Trihangga/Triyangga. Pernikahan kedua dengan Dewi Purwati, berputra Bambang Purwaganti, dan ketiga menikah dengan Dewi Sayempraba. Pada masa tua Anoman menjadi seorang pertapa bernama Begawan Mayangkara di pertapaan Kendalisada. Dalam cerita mahabharata sering anoman menjadi penasihat Bima/Werkudara. Turut dalam lakon-lakon pedalangan mengalahkan Kurawa saat mempertahankan Mahkota Rama yang diwangsitkan oleh Begawan Kesawasidi (lakon Wahyu Makutarama). Akhir kisahnya gugur oleh Prabu Yaksadewa yang berniat melamar putri Prabu Jayabaya di Mamenang. Kisah ini memang sudah menjadi pilihan dan garis kehidupan Anoman sendiri.
Pertemuan dengan Rama
Pada saat melihat Rama dan Laksmana datang ke Kiskenda, Sugriwa merasa cemas. Ia berpikir bahwa mereka adalah utusan Subali yang dikirim untuk membunuh Sugriwa. Kemudian Sugriwa memanggil prajurit andalannya, Hanoman, untuk menyelidiki maksud kedatangan dua orang tersebut. Hanoman menerima tugas tersebut kemudian ia menyamar menjadi brahmana dan mendekati Rama dan Laksmana.
Saat bertemu dengan Rama dan Laksmana, Hanoman merasakan ketenangan. Ia tidak melihat adanya tanda-tanda permusuhan dari kedua pemuda itu. Rama dan Laksmana juga terkesan dengan etika Hanoman. Kemudian mereka bercakap-cakap dengan bebas. Mereka menceritakan riwayat hidupnya masing-masing. Rama juga menceritakan keinginannya untuk menemui Sugriwa. Karena tidak curiga lagi kepada Rama dan Laksmana, Hanoman kembali ke wujud asalnya dan mengantar Rama dan Laksmana menemui Sugriwa.
Petualangan mencari Sita
Dalam misi membantu Rama mencari Sita, Sugriwa mengutus pasukan wanara-nya agar pergi ke seluruh pelosok bumi untuk mencari tanda-tanda keberadaan Sita, dan membawanya ke hadapan Rama kalau mampu. Pasukan wanara yang dikerahkan Sugriwa dipimpin oleh Hanoman, Anggada, Nila, Jembawan, dan lain-lain. Mereka menempuh perjalanan berhari-hari dan menelusuri sebuah gua, kemudian tersesat dan menemukan kota yang berdiri megah di dalamnya. Atas keterangan Swayampraba yang tinggal di sana, kota tersebut dibangun oleh arsitek Mayasura dan sekarang sepi karena Maya pergi ke alam para Dewa. Lalu Hanoman menceritakan maksud perjalanannya dengan panjang lebar kepada Swayampraba. Atas bantuan Swayampraba yang sakti, Hanoman dan wanara lainnya lenyap dari gua dan berada di sebuah pantai dalam sekejap.
Di pantai tersebut, Hanoman dan wanara lainnya bertemu dengan Sempati, burung raksasa yang tidak bersayap. Ia duduk sendirian di pantai tersebut sambil menunggu bangkai hewan untuk dimakan. Karena ia mendengar percakapan para wanara mengenai Sita dan kematian Jatayu, Sempati menjadi sedih dan meminta agar para wanara menceritakan kejadian yang sebenarnya terjadi. Anggadamenceritakan dengan panjang lebar kemudian meminta bantuan Sempati. Atas keterangan Sempati, para wanara tahu bahwa Sita ditawan di sebuah istana yang teretak di Kerajaan Alengka. Kerajaan tersebut diperintah oleh raja raksasa bernama Rahwana. Para wanara berterima kasih setelah menerima keterangan Sempati, kemudian mereka memikirkan cara agar sampai di Alengka.
Untuk lanjutannya bisa klik PARTII ato lihat dibawah
[SIZE="4"]Ada komik sci-fi ny juga nih gan, Komik
Jangan Lupa
atau 
Ane mau share tentang Tokoh Hanoman nih gan..
Ane buat thread ini berdasarkan request dari agan kanataqueen
Langsung aja deh..
Spoiler for Pengenalan:
PART I
Quote:
Quote:
PENGENALAN HANOMAN

Hanoman (Sanskerta: हनुमान्; Hanumān) atau Hanumat (Sanskerta: हनुमत्; Hanumat), juga disebut sebagai Anoman, adalah salah satu dewa dalam kepercayaan agama Hindu, sekaligus tokoh protagonis dalam wiracarita Ramayana yang paling terkenal. Ia adalah seekor kera putih dan merupakan putera Batara Bayu dan Anjani, saudara dari Subali dan Sugriwa. Menurut kitab Serat Pedhalangan, tokoh Hanoman sebenarnya memang asli dari wiracarita Ramayana, namun dalam pengembangannya tokoh ini juga kadangkala muncul dalam serial Mahabharata, sehingga menjadi tokoh antar zaman
Hanoman juga memiliki 10 nama panggilan selain dari nama HANOMAN..
sering disebut dengan DASANAMA(DASA = 10 , NAMA=NAMA), berikut nama2 nya:
1.\tAnjaniputra (Putra Dewi Anjani)
2.\tBayusiwi (Putra Bathara Bayu)\t
3.\tBayutanaya (Putra Bathara Bayu)
4.\tKapiwara (Pendeta Kera)
5.\tGuruputra (Putra Bathara Guru)
6.\tHandayapati (mempunyai kekuatan yang dahsyat)
7.\tYudhawisma (panglima perang)
8.\tMaruti (angin)
9.\tPalwagaseta (kera putih)
10.\tRamandayapati (putra angkat Rama)
11.\tSenggana (panglima perang)
12.\tSuwiyuswa (berusia panjang)
Dia memiliki beberapa mantra: Aji Bayubajra (twister eject), Aji Mundri, Aji Kemayan, Aji Pameling, Aji Sepiangin (lompat tinggi atau bahkan terbang), Aji Triwikrama (berubah menjadi raksasa), Bayu Rota (kecepatan angin), Sirna Bobot (matikan lampu sehingga ia bisa melompat atau terbang).
Spoiler for Gambar hanoman lainnya:







Spoiler for Kelahiran:
Quote:
Quote:
KELAHIRAN
Hanoman lahir pada masa Tretayuga sebagai putera Anjani, seekor wanara wanita. Dahulu Anjani sebetulnya merupakan bidadari, bernama Punjikastala. Namun karena suatu kutukan, ia terlahir ke dunia sebagai wanara wanita. Kutukan tersebut bisa berakhir apabila ia melahirkan seorang putera yang merupakan penitisan Siwa. Anjani menikah dengan Kesari, seekor wanara perkasa. Bersama dengan Kesari, Anjani melakukan tapa ke hadapan Siwa agar Siwa bersedia menjelma sebagi putera mereka. Karena Siwa terkesan dengan pemujaan yang dilakukan oleh Anjani dan Kesari, ia mengabulkan permohonan mereka dengan turun ke dunia sebagai Hanoman.
Salah satu versi menceritakan bahwa ketika Anjani bertapa memuja Siwa, di tempat lain, Raja Dasarata melakukan Putrakama Yadnya untuk memperoleh keturunan. Hasilnya, ia menerima beberapa makanan untuk dibagikan kepada tiga istrinya, yang di kemudian hari melahirkan Rama, Laksmana, Bharata dan Satrugna. Atas kehendak dewata, seekor burung merenggut sepotong makanan tersebut, dan menjatuhkannya di atas hutan dimana Anjani sedang bertapa. Bayu, Sang dewa angin, mengantarkan makanan tersebut agar jatuh di tangan Anjani. Anjani memakan makanan tersebut, lalu lahirlah Hanoman.
Salah satu versi mengatakan bahwa Hanoman lahir secara tidak sengaja karena hubungan antara Bayu dan Anjani. Diceritakan bahwa pada suatu hari, Dewa Bayu melihat kecantikan Anjani, kemudian ia memeluknya. Anjani marah karena merasa dilecehkan. Namun Dewa Bayu menjawab bahwa Anjani tidak akan ternoda oleh sentuhan Bayu. Ia memeluk Anjani bukan di badannya, namun di dalam hatinya. Bayu juga berkata bahwa kelak Anjani akan melahirkan seorang putera yang kekuatannya setara dengan Bayu dan paling cerdas di antara para wanara.
Kelahiran berdasarkan kebudayaan Jawa
Anjani adalah puteri sulung Resi Gotama yang terkena kutukan sehingga berwajah kera. Atas perintah ayahnya, ia pun bertapa telanjang di telaga Madirda. Suatu ketika, Batara Guru dan Batara Narada terbang melintasi angkasa. Saat melihat Anjani, Batara Guru terkesima sampai mengeluarkan air mani. Raja para dewa pewayangan itu pun mengusapnya dengan daun asam (Bahasa Jawa: Sinom) lalu dibuangnya ke telaga. Daun sinom itu jatuh di pangkuan Anjani. Ia pun memungut dan memakannya sehingga mengandung. Ketika tiba saatnya melahirkan, Anjani dibantu para bidadari kiriman Batara Guru. Ia melahirkan seekor bayi kera berbulu putih, sedangkan dirinya sendiri kembali berwajah cantik dan dibawa ke kahyangan sebagai bidadari.
Spoiler for Masa Hidup:
Quote:
Quote:
MASA HIDUP HANOMAN
Masa kecil
Pada saat Hanoman masih kecil, ia mengira matahari adalah buah yang bisa dimakan, kemudian terbang ke arahnya dan hendak memakannya. Dewa Indra melihat hal itu dan menjadi cemas dengan keselamatan matahari. Untuk mengantisipasinya, ia melemparkan petirnya ke arah Hanoman sehingga kera kecil itu jatuh dan menabrak gunung. Melihat hal itu, Dewa Bayumenjadi marah dan berdiam diri. Akibat tindakannya, semua makhluk di bumi menjadi lemas. Para Dewa pun memohon kepada Bayu agar menyingkirkan kemarahannya. Dewa Bayu menghentikan kemarahannya dan Hanoman diberi hadiah melimpah ruah. Dewa Brahma dan Dewa Indra memberi anugerah bahwa Hanoman akan kebal dari segala senjata, serta kematian akan datang hanya dengan kehendaknya sendiri. Maka dari itu, Hanoman menjadi makhluk yang abadi atau Chiranjiwin.
Masa Muda
Masa muda Anoman menjadi prajurit Raja Sugriwa. Salah satu kisah yang terkenal adalah saat Anoman menjadi utusan/duta ke negara Alengka, sehingga terjadi tragedi terbakarnya istana Alengka (dalam lakon Anoman Duta/Anoman Obong). Dikisahkan setelah berhasil menyusup ke negara Alengka dan menemui Dewi Shinta, Anoman berhasil dilumpuhkan dengan panah Nagapasa oleh Indrajit (putra Rahwana). Akhirnya Anoman dibakar hidup-hidup namun akhirnya Anoman selamat karena pertolongan Dewa Agni yang mendinginkan sifat panas dan membakar dari api. Masa
Dewasa dan Tua
Masa tua Anoman dalam pedalangan Jawa masih dikisahkan dalam lakon-lakon Mahabharata hingga pada masa Jayabaya di Kediri. Anoman menikah dengan Dewi Urangrayung, putri Begawan Mintuna/Minalodra berputra Trigangga/Trihangga/Triyangga. Pernikahan kedua dengan Dewi Purwati, berputra Bambang Purwaganti, dan ketiga menikah dengan Dewi Sayempraba. Pada masa tua Anoman menjadi seorang pertapa bernama Begawan Mayangkara di pertapaan Kendalisada. Dalam cerita mahabharata sering anoman menjadi penasihat Bima/Werkudara. Turut dalam lakon-lakon pedalangan mengalahkan Kurawa saat mempertahankan Mahkota Rama yang diwangsitkan oleh Begawan Kesawasidi (lakon Wahyu Makutarama). Akhir kisahnya gugur oleh Prabu Yaksadewa yang berniat melamar putri Prabu Jayabaya di Mamenang. Kisah ini memang sudah menjadi pilihan dan garis kehidupan Anoman sendiri.
Spoiler for Pertemuan dgn Rama:
Quote:
Pertemuan dengan Rama
Pada saat melihat Rama dan Laksmana datang ke Kiskenda, Sugriwa merasa cemas. Ia berpikir bahwa mereka adalah utusan Subali yang dikirim untuk membunuh Sugriwa. Kemudian Sugriwa memanggil prajurit andalannya, Hanoman, untuk menyelidiki maksud kedatangan dua orang tersebut. Hanoman menerima tugas tersebut kemudian ia menyamar menjadi brahmana dan mendekati Rama dan Laksmana.
Saat bertemu dengan Rama dan Laksmana, Hanoman merasakan ketenangan. Ia tidak melihat adanya tanda-tanda permusuhan dari kedua pemuda itu. Rama dan Laksmana juga terkesan dengan etika Hanoman. Kemudian mereka bercakap-cakap dengan bebas. Mereka menceritakan riwayat hidupnya masing-masing. Rama juga menceritakan keinginannya untuk menemui Sugriwa. Karena tidak curiga lagi kepada Rama dan Laksmana, Hanoman kembali ke wujud asalnya dan mengantar Rama dan Laksmana menemui Sugriwa.
Petualangan mencari Sita
Dalam misi membantu Rama mencari Sita, Sugriwa mengutus pasukan wanara-nya agar pergi ke seluruh pelosok bumi untuk mencari tanda-tanda keberadaan Sita, dan membawanya ke hadapan Rama kalau mampu. Pasukan wanara yang dikerahkan Sugriwa dipimpin oleh Hanoman, Anggada, Nila, Jembawan, dan lain-lain. Mereka menempuh perjalanan berhari-hari dan menelusuri sebuah gua, kemudian tersesat dan menemukan kota yang berdiri megah di dalamnya. Atas keterangan Swayampraba yang tinggal di sana, kota tersebut dibangun oleh arsitek Mayasura dan sekarang sepi karena Maya pergi ke alam para Dewa. Lalu Hanoman menceritakan maksud perjalanannya dengan panjang lebar kepada Swayampraba. Atas bantuan Swayampraba yang sakti, Hanoman dan wanara lainnya lenyap dari gua dan berada di sebuah pantai dalam sekejap.
Di pantai tersebut, Hanoman dan wanara lainnya bertemu dengan Sempati, burung raksasa yang tidak bersayap. Ia duduk sendirian di pantai tersebut sambil menunggu bangkai hewan untuk dimakan. Karena ia mendengar percakapan para wanara mengenai Sita dan kematian Jatayu, Sempati menjadi sedih dan meminta agar para wanara menceritakan kejadian yang sebenarnya terjadi. Anggadamenceritakan dengan panjang lebar kemudian meminta bantuan Sempati. Atas keterangan Sempati, para wanara tahu bahwa Sita ditawan di sebuah istana yang teretak di Kerajaan Alengka. Kerajaan tersebut diperintah oleh raja raksasa bernama Rahwana. Para wanara berterima kasih setelah menerima keterangan Sempati, kemudian mereka memikirkan cara agar sampai di Alengka.
Untuk lanjutannya bisa klik PARTII ato lihat dibawah
[SIZE="4"]Ada komik sci-fi ny juga nih gan, Komik
Jangan Lupa
atau 
Diubah oleh kuwux666 10-06-2015 16:28
0
24.4K
Kutip
91
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kuwux666
#1
Spoiler for Kuil:
Quote:

Kuil Hanoman di Nerul Navi, Mumbai, India.
Beberapa kuil Hanoman yang terkenal adalah:
\t▪\tKuil Hanoman di Nerul Navi, Mumbai, India.
\t▪\tPuncak monyet, Himachal Pradesh, India.
\t▪\tKuil Jhaku, Himachal Pradesh, India.
\t▪\tKuil Sri Suchindram, Tamilnadu, India.
\t▪\tSri Hanuman Vatika, Orissa, India.
\t▪\tKuil Saakshi Hanuman, Tamilnadu, India.
\t▪\tShri Krishna Matha (Kuil Krishna), Udupi.
\t▪\tKrishnapura Matha, Krishnapura dekat Surathkal.
\t▪\tKuil Ragigudda Anjaneya, Jayanagar, Bangalore.
\t▪\tHanumangarhi, Ayodhya.
\t▪\tKuil Sankat Mochan, Benares.
\t▪\tKuil Hanuman, dekat Nuwara Eliya, Sri Lanka.
\t▪\tSalasar Balaji, Distrik Churu, Rajasthan.
\t▪\tKuil Mehandipur Balaji, Rajasthan.
\t▪\tAda Balaji, di hutan suaka Sariska, Alwar, Rajasthan.
\t▪\tSebelas kuil Maruthi di Maharashtra.
\t▪\tKuil Shri Hanuman di Connaught Place, New Delhi.
\t▪\tShri Baal Hanumaan, Tughlak Road, New Delhi.
\t▪\tKuil Prasanna Veeranjaneya Swami, di Mahalakshmi Layout, Bangalore, Karnataka.
\t▪\tSri Nettikanti Anjaneya Swami Devasthanam, Kasapuram, Andhra Pradesh.
\t▪\tYellala Anjaneya Swami, Yellala, Andhra Pradesh.
\t▪\tPura Sri Mahavir, Patna, Bihar.
\t▪\tKuil Sri Vishwaroopa Anchaneya, Tamilnadu, India.
Spoiler for Kerluarga:
Quote:
Quote:
ANGGOTA KELUARGA
Berbeda dengan versi aslinya, Hanoman dalam pewayangan memiliki dua orang anak. Yang pertama bernama Trigangga yang berwujud kera putih mirip dirinya. Konon, sewaktu pulang dari membakar Alengka, Hanoman terbayang-bayang wajah Trijata, puteri Wibisana yang menjaga Sita. Di atas lautan, air mani Hanoman jatuh dan menyebabkan air laut mendidih. Tanpa sepengetahuannya, Baruna mencipta buih tersebut menjadi Trigangga. Trigangga langsung dewasa dan berjumpa dengan Bukbis, putera Rahwana. Keduanya bersahabat dan memihak Alengka melawan Rama. Dalam perang tersebut Trigangga berhasil menculik Rama dan Laksmana namun dikejar oleh Hanoman.Narada turun melerai dan menjelaskan hubungan darah di antara kedua kera putih tersebut. Akhirnya, Trigangga pun berbalik melawanRahwana.
Putera kedua Hanoman bernama Purwaganti, yang baru muncul pada zaman Pandawa. Ia berjasa menemukan kembali pusaka Yudistirayang hilang bernama Kalimasada. Purwaganti ini lahir dari seorang puteri pendeta yang dinikahi Hanoman, bernama Purwati.
Spoiler for Kematian:
Quote:
Kematian
Hanoman berusia sangat panjang sampai bosan hidup. Narada turun mengabulkan permohonannya, yaitu "ingin mati", asalkan ia bisa menyelesaikan tugas terakhir, yaitu merukunkan keturunan keenam Arjuna yang sedang terlibat perang saudara. Hanoman pun menyamar dengan nama Resi Mayangkara dan berhasil menikahkan Astradarma, putera Sariwahana, dengan Pramesti, puteri Jayabaya. Antara keluarga Sariwahana dengan Jayabaya terlibat pertikaian meskipun mereka sama-sama keturunan Arjuna. Hanoman kemudian tampil menghadapi musuh Jayabaya yang bernama Yaksadewa, raja Selahuma. Dalam perang itu, Hanoman gugur, moksa bersama raganya, sedangkan Yaksadewa kembali ke wujud asalnya, yaitu Batara Kala, sang dewa kematian. ada versi lain khususnya di jawa bahwa hanoman tidak mati dalam dalam berperang namun dia moksa setelah bertemu sunan kali jaga dan menanyakan arti yang terkandung dari jimat kalimasada karena dulu hanoman berjanji tidak akan mau mati sebelum mengetahui arti dari tulisan yang terkandung di dalam jimat kalimasada.
Spoiler for Acara:
Quote:
Acara Menarik Memperingati Kelahiran Dewa Hanoman

Karena dalam kepercayaan Hindu Hanoman merupakan dewa., seperti dewa lain yang umumnya mempunyai hari pemujaan, Hanoman pun demikian. Perayaan terhadap dewa yang berwujud seekor kera putih ini berlangsung di Mumbai, India pada 18 April.
Adalah Hanuman Jayanti, sebuah gelaran yang dirayakan untuk memperingati kelahiran Hanoman yang dihormati secara luas di seluruh India, terutama di India utara. Hanuman Jayanti dirayakan selama bulan Chaitra.
Selama prosesi yang berlangsung di Kuil Hanoman di Mumbai, Anda akan melihat warna-warni mengisi jalan-jalan dengan iring-iringan orang yang memakai topeng dan ekor sambil membawa berhala besar Sri Hanoman. Sementara kuil lain yang ditujukan untuk Dewa Hanoman akan semarak pada hari itu.
Di India, hanoman dipuja sebagai dewa pelindung dan beberapa kuil didedikasikan untuk memuja dirinya. Datang pada saat hari pemujaan untuk Dewa Hanoman, Anda akan melihat sebuah acara yang unik dan menarik.
Spoiler for Sea games:
Quote:
Hanoman juga pernah menjadi logo dalam acara atau event olahraga SEA GAMES.SEA GAMES yang menggunakan logo tokoh HANOMAN diadakan pada tahun 1997 di Jakarta, dan merupakan SEA GAMES ke 19.
berikut gambar logo SEA GAMES ke 17 .

Diubah oleh kuwux666 10-06-2015 14:05
0
Kutip
Balas