Kaskus

Story

cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
Ketika Cinta Dipisahkan Oleh Kematian
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
xandlerAvatar border
xandler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
98.2K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33KThread1Anggota
Tampilkan semua post
cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
#943
malampun tiba, orang yang aku tunggu juga sudah datang. aku menghampirinya dengan senyum yang mengembang di bibirku.

"happy anniversary sayang" kata rafi sambil merangkul pinggangku dan mengecup keningku

"happy anniversery juga sayang" kataku membalas rangkulannya

"keluar yuk"

"kamu gak cape?"

"liat kamu cape aku jadi ilang"

"gombal bgt sih kamu"

"beneran ra.. yuk kita jalan"

"ya udah aku ganti baju dulu ya"

"siip" kata rafi sambil mengacak-acak rambutku

akupun segera menuju kamar dan mengganti pakaianku. lalu berpamitan ke kedua orang tuaku kemudian pergi.

"kita nonton ini ya ra"

"terserah kamu"

"ya udah kamu tunggu sini, aku mau beli tiketnya dulu"

tak berapa lama kemudia rafi mengajakku masuk ke dalam bioskop karna film yang mau kita tonton baru saja mulai 5 menit yang lalu. kami mencari kursi sesuai dengan tiketnya, setelah menemukannya kami langsung duduk dan ternyata barisan kami kosong.

di pertengahan film aku mulai merasakan kedinginan, penonton yang tidak begitu banyak membuat ac begitu sangat terasa. rafi yang menyadari aku kedinginan langsung memberikan jaketnya dan memelukku. jadilah aku menonton sambil menyandarkan bahuku di dadanya rafi. tangannya yang sebelah kanan merangkul tubuhku, sedangka yang kiri mengusap jemariku yang dingin dengan sesekali mencium kepalaku.

akhirnya film yang kami tonton selesai, sebelum pulang kami menyempatkan diri untuk makan malam. tak ada candle ligth dinner namun kebersamaan yang sangat membahagiakan emoticon-Smilie

selesai makan kami langsug pulang, aku memaksa rafi untuk tidak langsung pulang karna aku mempunyai kejutan untuknya.

"kamu tunggu sini ya" kataku sambil menyurunya duduk di ruang tamu

tanpa memperdulikan jawaban rafi, aku langsung menuju dapur dan mengambil blackforest yang sudah dingin.

"nah ini buat kamu, makan yah"

"waah ini kamu yang bikin sendiri?" tanya rafi kaget

"yupz, jadi kalo gak enak harap maklum. soalnya perdana. hehe" kataku sambil memotongkannya untuk trafi

"sini aku coba" kata rafi sambil mengambil piring yang aku berikan

"hhmmmmm.. gimana??"

"pait.. hehe"

"hah?? masa siih??" kataku sambil mencicipinya. maklum, aku memang tidak mencicipi blackforestnya tadi.

"oh iyaa emoticon-Frown" kataku sambil bersandar pada kursi

"mau enak apa ngga itu gak penting buat aku. yang penting kamu udah berusaha buat bikin ini, aku sangat sangat menghargai ini. makasih ya" kata rafi dengan senyum tulus yang mengembang di wajahnya

"tapikan aku gagal bikinnya"

"kan masih coba lagi, pokoknya nanti kamu harus bikin yg enak. udah ah gak boleh cemberut gitu"

"huft.." aku hanya bisa menghela nafas

"lloooh ko dimakan lagi? jagan nanti kamu sakit perut" kataku menahannya

"ngga apa-apa. aku cuma mau ngabisin yang tadi kamu ambilin buat aku."

"rafiiiii" kataku sambil memeluk rafi
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.