cara gabung:
- harus punya id gtalk :.
- klik add friend, masukin gfivers_aje@im.partych.at
- tunggu sampe available atau warnanya berubah jadi ijo
- setelah ijo siahkan jojon eh join and chat :d. (ketik /join)
command" di group chat:
* /list = melihat siapa saja anggota dan yang online pada saat itu.
* /alias nickname = ganti nickname
* /me perbuatan = contoh /me bilang room syapii", nanti terlihat di room [nickname] room syapii".
Kalian yang udah kenal komputer dan sistem operasi, pasti tahu donk yang namanya file system. Biasanya kalo kita mau install OS, selalu ditanyain mau pake file system apa. Kalo gitu apa sih file system itu?
File system merupakan sebuah metode penyimpanan dan pengorganisasian data/file pada komputer. Yang jelas file system ini menggunakan sebuah media penyimpanan seperti harddisk dan CD-ROM.
Ada banyak file system, dan sekarang ane pengen bahas Extended File System yang ada di Linux. Dari yang ext2, ext3, dan yang terbaru ext4. Langsung aja kita bahas
1. Second Extended (Ext2)
Second Extended File system (Ext2) dirancang oleh Rémy Card, sebagai file sistem yang extensible dan powerful untuk digunakan pada sistem operasi Linux.
Latar belakang
Ext2 pertama kali dikembangkan dan diintegrasikan pada kernel Linux, dan sekarang ini sedang dikembangkan juga penggunaannya pada sistem operasi lainnya.
Tujuannya adalah untuk membuat suatu file system yang powerful, yang dapat mengimplementasikan file-file semantik dari UNIX dan mempunyai pelayanan advance features.
Kemampuan dasar EXT2
- File system EXT2 mampu menyokong beberapa tipe file yang standar dari UNIX, seperti regular file, directories, device special files, dan symbolic links.
- EXT2 mampu mengatur file-file system yang dibuat dalam partisi yang besar.
- File system EXT2 mampu menghasilkan nama-nama file yang panjang. Maximum 255 karakter.
- EXT2 memerlukan beberapa blok untuk super user (root).
2. Third Extended File System (Ext3)
- EXT3 merupakan suatu journalled filesystem
- Journalled filesystem didesain untuk membantu melindungi data yang ada di dalamnya.
- Dengan adanya journalled filesystem, maka kita tidak perlu lagi untuk melakukan pengecekan
kekonsistensian data, yang akan memakan waktu sangat lama bagi harddisk yang berkapasitas besar.
- EXT3 adalah suatu filesystem yang dikembangkan untuk digunakan pada sistem operasi Linux.
- EXT3 merupakan hasil perbaikan dari EXT2 ke dalam bentuk EXT2 yang lebih baik dengan menambahkan berbagai macam keunggulan
Keunggulannya:
Availability :
EXT3 tidak mendukung proses pengecekan file system, bahkan ketika system yang belum dibersihkan mengalami shutdown, kecuali pada beberapa kesalahan hardware yang sangat jarang.
Hal seperti ini terjadi karena data ditulis atau disimpan ke dalam disk dalam suatu cara sehingga file system-nya selalu konsisten.
Waktu yang diperlukan untuk me-recover ext3 file system setelah system yang belum dibersihkan dimatikan tidak tergantung dari ukuran file system atau jumlah file; tetapi tergantung kepada ukuran jurnal yang digunakan untuk memelihara konsistensi. Jurnal dengan ukuran awal (default)
membutuhkan sekitar 1 sekon untuk recover (tergantung dari kecepatan hardware).
Integritas Data
- Dengan menggunakan file sistem ext3 kita bisa mendapatkan jaminan yang lebih kuat mengenai integritas data dalam kasus dimana sistem yang belum dibersihkan dimatikan (shutdown).
- Kita bisa memilih tipe dan level proteksi yang diterima data.
- Kita bisa memilih untuk menjaga agar file system tetap konsisten, tetapi tetap mengijinkan kerusakan terhadap data dalam file system dalam kasus dimatikannya (shutdown) system yang belum dibersihkan; ini bisa memberikan peningkatan kecepatan pada beberapa keadaan.
- Secara alternatif kita bisa memilih untuk lebih memastikan bahwa data konsisten dengan bagian dari file system; ini berarti kita tidak akan pernah melihat garbage data pada file-file yang baru ditulis ulang setelah terjadi crash.
- Pilihan yang aman yakni menjaga kekonsistenan data sebagai bagian dari file system adalah pilihan default
Perbandingan EXT2 VS EXT3
- Secara umum prinsip-prinsip dalam EXT2 sama dengan EXT3.
- Metode pengaksesan file, keamanan data, dan penggunaan disk space antara kedua file system ini hampir sama.
- Perbedaan mendasar antara kedua file system ini adalah konsep journaling file system yang digunakan pada EXT3.
- Konsep journaling ini menyebabkan EXT2 dan EXT3 memiliki perbedaan dalam hal daya tahan dan pemulihan data dari kerusakan.
- Konsep journaling ini menyebabkan EXT3 jauh lebih cepat daripada EXT2 dalam melakukan pemulihan data akibat terjadinya kerusakan.
3. Fourth Extended File System (Ext4)
Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.
Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.
Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3 adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum file size nya, Fast fsck, Journal checksumming, Defragmentation support.
Segitu aja dulu deh ya, semoga bermanfaat dan misalkan kalo ada yang salah mohon koreksi dari mastah IT yang lebih jago . Sumber pertama dari wikipedia
Sumber kedua dari blog bang Idrus
nah itu penjelasan mengenai sejumlah file system linux,,,,
ext4 kenapa tidak begitu cocok dengan hardwarenya G5 karena G5 basic hardware nya adalah chip processor...sedangkan ext4 lebih cocok untuk hardware yang basic nya adalah magnetic seperti harddisk di kompi..
Spoiler for penjelasan lebih lanjut ext2:
EXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2
juga merupakan salah satu file sistem yang paling
ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux.
Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok.
Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya
bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan
pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok
adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2
blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file.
EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa
setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode.
Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses
setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam
EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai
nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam
tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang
mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.
B. Inode dalam EXT2
Inode adalah kerangka dasar yang membangun EXT2. Inode dari setiap
kumpulan blok disimpan dalam tabel inode bersama dengan peta bit yang
menyebabkan sistem dapat mengetahui inode mana yang telah teralokasi
dana inode mana yang belum. MODE: mengandung 2 informasi, inode apa dan
ijin akses yang dimiliki user. OWNER INFO: user atau grop yang memiliki
file atau direktori SIZE: besar file dalam bytes TIMESTAMPS: kapan waktu
pembuatan inode dan waktu terakhir dimodifikasi. DATABLOKS: pointer ke
blok yang mengandung data.
EXT2 inode juga dapat menunjuk pada device khusus, yang mana device
khusus ini bukan merupakan file, tatapi dapat menangani program sehingga
program dapat mengakses ke device. Semua file device di dalam drektori
/dev dapat membantu program mengakses device.
C. Superblok dalam EXT2
Superblok mengandung informasi tentang ukuran dasar dan bentuk file sistem.
Informasi di dalamnya memungkinkan file sistem manager untuk menggunakan
dan merawat file sistem. Biasanya, hanya superblok di blok group 0 saat
file sistem di-mount tetapi setiap blok grup mengandung duplikatnya
untuk menjaga jika file sistem menjadi rusak. Informasi yang dikandung adalah:
1. Magic Number
meyakinkan software bahwa ini adalah superblok dari EXT2 file sistem.
2. Revision Level
menunjukkan revisi mayor dan minor dari file sistem.
3. Mount Count dan Maksimum Mount Count
menunjukkan pada sistem jika harus dilakukan pengecekan dan
maksimum mount yang diijikan sebelum e2fsck dijalankan.
4. Blocks per Size
besar blok dalam file sistem, contohnya 1024 bytes.
5. Blocks per Group
banyaknya blok per group.
6. Block Group Number
nomor blok group yang mengadung copy dari superblok.
7. Free Blocks
banyaknya blok yang kosong dalam file sistem.
8. Free Inode
banyak inode kosong dalam file sistem.
9. First Inode
nomor inode dalam inode pertama dalam file sistem, inode pertama
dalam EXT2 root file sistem adalah direktori "/".
ext4 tuh pembacaan nya data2 berusaha dengan kecepatan tinggi sehingga klo chip processor yang belum punya kapasitas tinggi akan dipaksa membaca dengan kec tinggi nya ext4 dan hasilnya bisa tpi ya namanya pemaksaan agak kurang baik untuk jangka panjang..klo harddisk sih mampu spec nya udah tinggi
untuk masalah rekomendasi masih tergantung keberanian dan ke paham an agan,,,,cman pengalaman,,bisa,,, di super eclair (eclair + ext2 partisi + app2sd kang iwan pejwan + setcpu),,Froyo stock Ori,,CM 2.0.6, CM 2.0.8b ,,, Ginger dan tunggu keluaran baru dari mota..(tunggu mota dapat G5 baru lagi)ayo aayo...