Kaskus

Story

cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
Ketika Cinta Dipisahkan Oleh Kematian
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
xandlerAvatar border
xandler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
96K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
#846
tak berapa lama kemudian taksi yang ku gunakan sampai didepan rumah. aku berikan selembar uang lima puluh ribu rupiah, dan kembaliannya ku berikan kepada pak supir sebagai ucapan terima kasih.

rama sudah menungguku dengan cemas di depan pangar, terlihat sekali dari raut wajahnya. saat aku membuka pintu taksi dia langsung memapahku dan menempelkan telapak tangan di keningku.

"ya alloh ra lo panas banget" katanya saat tangan rama menempel di keningku

"............."

"lo pasti belom makan juga ya"

"iya"

"ya udah deh yuk masuk. nanti gw beliin bubur"

"gak mau! kaya orang sakit aja gw makan bubur"

"lo emang sakit rara! udah deh gak usah cerewet!"

aku ganya diam mendengar suara rama yang mulai meninggi. kalau sudah begini, tak ada seorangpun yang bisa melawannya. aku terpaksa memakan bubur yang rama beli. benar-benar tidak enak, mulutku terasa pahit. sebenarnya aku tidak nafsu sekali untuk makan, tapi apalah daya rama memperhatikanku dengan wajah yang menyeramkan dan saat melihat piring di buburku habis dia kembali tersenyum seperti biasanya.

"qo lo disini?? gak kuliah apa?" tanyaku pada rama

"ngga, kata nyokap gw lo dirumah sendirian karna nyokap bokap sama mas bayu beserta bibi pada ke solokan karna mbah uyut lo meninggal?"

"iya"

"jadi gw disuruh nyokap nemenin lo deh"

"what?"

"kenapa? gak suka"

"suka" kataku singkat

"lo jangan bangun-bangun. gw mau ngambil aer dulu buat ngompres lo tuh"

"iya.."

sesaat kemudia rama datang dengan membawa tempat kecil dan waslap untuk mengompresku.

"gimana hubungan lo sama rafi" kata rama sambil memeras waslap lalu meletakkannya di keningku

"gak gimana-gimana"

"tapi masihkan?"

"masih dong" kataku sambil mengambil kompresannya di keningku

"jangan di ambil" kata rama sambil menepuk tanganku dan akhirnya waslappun jatuh ke wajahku
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.