Kaskus

Sports

  • Beranda
  • ...
  • Sports
  • [CATUR] Tempat Ngumpulnya Pecinta Catur / Chess Lovers (yang mau belajar juga boleh)

gpzpunkxAvatar border
TS
gpzpunkx 
[CATUR] Tempat Ngumpulnya Pecinta Catur / Chess Lovers (yang mau belajar juga boleh)
Quote:


Quote:



Quote:
0
389K
10K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sports
Sports
KASKUS Official
24.2KThread17KAnggota
Tampilkan semua post
marcopeloAvatar border
marcopelo
#2268
Ane mau share dikit ya soal teori middle game. Ini berguna buat anda yg senang bermain positional. Kalau anda lebih senang bermain secara full frontal attack maka teori ini nggak begitu berguna.

Ingat ini cuma berlaku di middle game (permainan tengah). Kadang juga bisa berlaku di opening atau ending tapi nggak selalu berguna di tahap ini.
Tapi jangan dibata kalau ane salah soalnya masih newbie. Kalau ada yg mau koreksi atau nambahin silahkan. Soalnya pasti ada yg lebih ahli soal catur dibanding ane.

Teori khusus gajah/peluncur

Tahukah anda kalau dalam permainan catur gajah bisa dikategorikan sehat dan sakit? Gajah bisa dikatakan "sehat" bila gajah itu memiliki penguasaan wilayah yg luas. Jadi semakin banyak petak yg dikuasai semakin sehat gajah itu. Gajah yg sehat biasanya menguasai minimal 5-8 petak.
Sedangkan gajah bisa disebut "sakit" jika gajah itu cuma menguasai beberapa petak saja (dibawah 5 petak). Biasanya gajah bisa sakit karena terhalang oleh buah catur lawan atau buah catur sendiri. Bisa juga gajah ini sakit karena diletakkan pada posisi yg salah sehingga cuma menguasai daerah yg sedikit.
Gajah yg sakit ini cenderung defensif dan fungsinya cuma untuk melindungi buah yg lain.
Sebenarnya fungsi utama gajah adalah sebagai penyerang (offensif) dan untuk menguasai petak-petak penting di tengah. Bila gajah menjadi sakit maka gajah ini akan menjadi sangat mubadzir. Nilai dari sebuah gajah sebenarnya lebih tinggi dari kuda dan dibawah benteng. Gajah yg sehat kadang nilainya bisa lebih tinggi dari benteng tapi bila gajah menjadi sakit maka nilainya akan menjadi sama atau bahkan lebih rendah dari kuda.

Oya ada suatu saat memang gajah harus bertindak defensif dan terpaksa membantu pertahanan. Tapi ini terpaksa untuk menghindari kehilangan materi atau buah catur. Nah bila anda memiliki gajah yg sakit lalu bagaimana?
Untuk membuat gajah menjadi tidak sakit lagi ada beberapa cara:
-Pindahkan buah catur anda yg menghalangi gajah dan hilangkan buah catur lawan yang menghalangi gajah sehingga gajah menjadi tidak sakit lagi. Biasanya hal ini sulit dilakukan bila ada 3 buah catur atau lebih yg menghalangi jalur diagonal gajah sehingga membuat gajah menjadi sakit. Bila terjadi hal seperti ini kadang lebih menggunakan cara lain dibawah.
-Usahakan untuk memindahkan gajah sakit ke petak lain. Petak lain ini harus bisa membuat gajah anda lebih sehat. Minimal gajah bisa menguasai lebih banyak petak daripada petak sebelumnya. Mungkin juga gajah bisa dipindahkan ke petak yg mengancam ke daerah raja lawan atau mengancam perwira lawan seperti kuda, gajah atau benteng.
-Bila anda tidak menemukan petak yg baik untuk gajah anda maka cara terakhir yaitu dengan pertukaran. Gajah anda yg sakit harus ditukar dengan perwira lawan yg seimbang atau lebih nilainya. Dalam ini usahakan untuk menukar dengan gajah lawan yg "sehat" atau kuda lawan yg aktif dalam bertahan atau menyerang. Jangan melakukan pertukaran dengan gajah lawan yang "sakit". Ini karena gajah lawan yang sakit bisa menjadi semacam beban untuk lawan.

Sebagai tambahan terakhir dari saya gajah yg "sakit" tidak akan selamanya "sakit". Bahkan kadang di ending gajah yg "sakit" ini bisa berubah menjadi gajah yg "sehat". Bila anda bisa membuat gajah anda yang "sakit" menjadi "sehat" dan membuat gajah lawan yang "sehat" jadi "sakit" maka anda sudah memperoleh keunggulan posisi.

wew ternyata jadi panjang bgt. Sori kalau kepanjangan. Padahal ini baru teori tentang gajah saja belum buah catur lainnya. Kalau sempat nanti saya posting gambar contoh gajah yg "sehat" dan yg "sakit".
kaskus-image
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.