Kaskus

Story

cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
Ketika Cinta Dipisahkan Oleh Kematian
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
xandlerAvatar border
xandler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
96.2K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.9KAnggota
Tampilkan semua post
cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
#680
aku berdiri berhadapan pria itu, saling pandang serta melemparkan senyum. gugup dan gembira terpancar jelas di mata pria itu. dai benar-benar tampan, baru kali ini aku melihatnya begitu dekat, bahkan sangat dekat. aku baru sadar ternyata dia memiliki lesung pipi namun tidak begitu terlihat.

"rara.. aku gak perduli bagaimana kisah cinta kamu di masa lalu, aku gak perduli seberapa besar rasa cinta kamu sama mantan kamu, aku gak perduli apa pemikiran kamu saat aku berdiri sendiri. yang aku tau cuma aku sayang kamu, aku cinta kamu lebih dari yang kamu tau dan izinkan aku untuk membantu kamu melupakan masa lalu kamu" kata pria itu sambil memegang tanganku

".........." aku terdiam membisu

"izinkan aku untuk melukis senyum dibibir kamu, izinkan aku menunjukkan bahwa ada cinta lain yang lebih indah untuk kamu dapatkan."

"rafi.." rafi menutup mulutku dengan jarinya sebelum aku menyelesaikan kata-kataku

"ra, mau kan kamu jadi pacar aku?"

aku tidak mampu mengucap kata-kata. hanya anggukan dengan mata yang berkaca-kaca sebagai jawaban bahwa aku menerimanya sebagai pacarku. seketika itu juga rafi langsung menarikku kedalam pelukannya disambut dengan tepuk tangan para pengunjung cafe.

aku tak perlu lagi takut patah hati, aku tak perlu takut lagi orang yang aku sayang meninggalkanku lagi. tapi tunggu, sayangkah aku dengan rafi? bukankah aku masih ragu dengan perasaanku sendiri?

benarkah aku mencintainya? apa hanya sebagai pelarian saja? tidak tidak, aku mulai menyayanginya. aku mulai terbiasa dengannya dan merindukannya setiap dia jauh dariku. aku tidak mungkin menjadikannya pelarian. aku tidak mungkin menyakitinya. dia begitu baik padaku. aku harus belajar untuk mencintainya secara tulus.

rafi, terima kasih karna sudah membuka mataku dari kebutaanku akan cinta masa lalu. cintamu begitu tulus untukku, tak mungkin aku mampu menyakitimu. aku pasti akan bahagia denganmu. terima kasih rafi, terima kasih. kataku dalam hati.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.