- Beranda
- Stories from the Heart
Janji Sepasang Merpati
...
TS
louise.hansamu
Janji Sepasang Merpati
cerita ini sudah ditulis bertahun-tahun yang lalu.....
namun entah kenapa inspirasi itu tak kunjung jua datang dan berakhir....
bagi agan, sista, dan brother yang mau membaca.....
here's the story:
JANJI SEPASANG MERPATI
namun entah kenapa inspirasi itu tak kunjung jua datang dan berakhir....
bagi agan, sista, dan brother yang mau membaca.....
here's the story:
JANJI SEPASANG MERPATI
anasabila memberi reputasi
1
13.3K
125
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
louise.hansamu
#35
Chapter 3-3
Sore itu Aline memang diantar pulang oleh Radit, tapi..rasanya ada sesuatu yang mengganjal di relung-relung hatinya.
Entah perasaan apa itu, kadang Aline sendiri tak tahu jawabnya.
Dibuangnya jauh-jauh pikiran tentang hal itu, rasanya ga ada yang salah
dalam diri Radit tapi entah kenapa ada sesuatu yang disembunyikan darinya sejak pertemuan siang tadi.
\t
Eh...anak mama udah pulang. Dianter sapa tadi Manda kok kayak ada suara mobil berhenti? sambil mengelus rambut Aline. Diluar boleh dipanggil Aline, dirumah nama panggilannya adalah Manda.
Mm..temen, Ma. Tadi ketemu waktu pulang sekolah terus sama-sama berangkat les lalu...dianter pulang dech...
\t
Baek banget anaknya...kapan-kapan kenalin dong sama mama, masa kamu umpetin terus? Namanya sapa?
\t
Idih Mama, orang baru kenal tadi, belom juga seminggu masa udah dikenalin sama Mama. Ga seru ah. Udah ya, Manda capek mo istirahat dulu. Oiya jangan lupa bangunin Aline jam 6, daa,,Mama., sambil menaiki tangga menuju kamarnya di atas.
Dihempaskannya tubuhnya ke kasur nan empuk itu sesampainya di kamar untuk melepas lelahnya.
Masih terbayang kata-kata yang Radit katakan sebelum mereka berpisah tadi...
Line, aku boleh kan kapan-kapan main kerumah kamu? Cuma main aja kok ga ngapa-ngapain. Sumpah nggak boong!!.
Aline ga tahu apa yang bisa dibanggain dari Radit, karena setahunya Radit bukan anggota OSIS, tim inti basket ataupun Paskibraka.
Hanya sedikit yang tahu kalo Radit adalah ketua KIR.
Kemahirannya dalam mengolah data membuatnya beberapa kali diikutsertakan dalam lomba penulisan karya ilmiah, dan hasilnya tidak begitu mengecewakan karena setidaknya sudah mencapai final walaupun kalah dalam presentasi.
Ya... itu sekelumit tentang Radit, selebihnya tidak banyak yang tahu siapa Radit yang sebenarnya.
Aline mencoba bersabar untuk menghadapi kehidupan ini seperti yang
diajarkan mama kepadanya.
Kita harus senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya dimanapun kita berada dan dalam keadaan apapun.
Lelah.. lelah menanti penantian ini...kapankah kan ku temukan ksatria berkuda puith yang akan menjemputku untuk dibawanya pergi berkelana.
Mungkinkah Radit, pangeran itu? Entahlah.. tak akan ada yang tahu.
Entah perasaan apa itu, kadang Aline sendiri tak tahu jawabnya.
Dibuangnya jauh-jauh pikiran tentang hal itu, rasanya ga ada yang salah
dalam diri Radit tapi entah kenapa ada sesuatu yang disembunyikan darinya sejak pertemuan siang tadi.
\t
Eh...anak mama udah pulang. Dianter sapa tadi Manda kok kayak ada suara mobil berhenti? sambil mengelus rambut Aline. Diluar boleh dipanggil Aline, dirumah nama panggilannya adalah Manda.
Mm..temen, Ma. Tadi ketemu waktu pulang sekolah terus sama-sama berangkat les lalu...dianter pulang dech...
\t
Baek banget anaknya...kapan-kapan kenalin dong sama mama, masa kamu umpetin terus? Namanya sapa?
\t
Idih Mama, orang baru kenal tadi, belom juga seminggu masa udah dikenalin sama Mama. Ga seru ah. Udah ya, Manda capek mo istirahat dulu. Oiya jangan lupa bangunin Aline jam 6, daa,,Mama., sambil menaiki tangga menuju kamarnya di atas.
Dihempaskannya tubuhnya ke kasur nan empuk itu sesampainya di kamar untuk melepas lelahnya.
Masih terbayang kata-kata yang Radit katakan sebelum mereka berpisah tadi...
Line, aku boleh kan kapan-kapan main kerumah kamu? Cuma main aja kok ga ngapa-ngapain. Sumpah nggak boong!!.
Aline ga tahu apa yang bisa dibanggain dari Radit, karena setahunya Radit bukan anggota OSIS, tim inti basket ataupun Paskibraka.
Hanya sedikit yang tahu kalo Radit adalah ketua KIR.
Kemahirannya dalam mengolah data membuatnya beberapa kali diikutsertakan dalam lomba penulisan karya ilmiah, dan hasilnya tidak begitu mengecewakan karena setidaknya sudah mencapai final walaupun kalah dalam presentasi.
Ya... itu sekelumit tentang Radit, selebihnya tidak banyak yang tahu siapa Radit yang sebenarnya.
Aline mencoba bersabar untuk menghadapi kehidupan ini seperti yang
diajarkan mama kepadanya.
Kita harus senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya dimanapun kita berada dan dalam keadaan apapun.
Lelah.. lelah menanti penantian ini...kapankah kan ku temukan ksatria berkuda puith yang akan menjemputku untuk dibawanya pergi berkelana.
Mungkinkah Radit, pangeran itu? Entahlah.. tak akan ada yang tahu.
0