Kaskus

Story

cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
Ketika Cinta Dipisahkan Oleh Kematian
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
xandlerAvatar border
xandler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
96K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
#148
lanjut yaa agan sista.. emoticon-Kiss

Setelah pembicaraan itu Rama pamit kembali ke kamar, sedangkan Rafi masih terpaku dimeja. Lamunannya tentang Rara semakin kuat, dia memang sayang pada Rara, tapi terlalu dini untuk mengungkapkan perasaan itu. Akhirnya Rafi memutuskan untuk memendam perasaannya, dia harus memulihkan rasa kecewa Rara terhadap cinta tanpa harus menjalin hubungan yang lebih serius.

“dari mana lo Ram?” kataku yang masih duduk di tempat tidur
“dari bawah, Ari mana??”
“tuh” kataku sambil menunjuk ke arah sofa
“buset daah!! Wooyy!! Bangun wooyy!!! Kebo banget sih!
“aduh Ram gw masih ngantuk bgt nih! Sumpah deh!”
“gak pake, bangun buruan!” kata Rama sambil menarik kaki Ari sampai membuatnya terjatuh sedangkan aku yg melihatnya hanya tertawa
“iya iya gw bangun! Ngga lo ngga Rara sama aja, gak bisa ngeliat gw seneng!”
“buruan sana mandi, terus sarapan tadi gw udah minta anterin kesini”
“iyeee”

Sambil menunggu Ari yang sedang mandi, aku membereskan barang-barang sisa semalam. Sedangkan Rama menononton tv sambil memakan cemilan. Beberapa menit kemudia pesanan datang, dan ternyata yang mengantar Rafi. Deg! Terpakulah aku disana, gugup pasti, untung aku sudah mandi, jadi wajahku terlihat fresh.

“sarapan dataang” kata Rafi sambil membawa sarapan untuk kami setelah Rama membukakan pintu
“lo qo lo yang nganter Raf?” tanya Rama
“iya, service excellent” jawab Rafi sambil tertawa
“bisa aja lo Raf”
“loh si Ari mana? ko gak keliatan?”
“lagi mandi Raf”
“hi Ra, you look so beautiful”
“thank you” jawabku sambil senyum malu
“Ra, panggil Ari gih, lama bgt kayanya mandi doang” pinta Rama
“ok”

Akupun bergegas menuju ke kamar Ari disebelah kamarku. Aahh gak nyangka kalo hari ini ketemu Rafi, untung aku udah mandi jadi gak malu-maluin, kataku dalam hati. Akupun segera masuk kedalam kamar Ari, betapa terkejutnya aku saat ku lihat ternyata Ari kembali tidur. Ternyata dia hanya pindah kamar dan melanjutkan tidurnya. What the hell!!

“Ariiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!!!!!, ko lo tidur lagi sih” teriakku sambil membekap wajahnya dengan bantal
“aaaaaaa Raraaa lepasiiin gw gak bisa napass!!!” kata Ari sambil berusaha melepaskan bantal
“makannya banguun! Rese deh lo, kita tungguin juga. Sarapannya udah dateng tuh.” Kataku sambil melepaskah bantal
“gila ya lo, bener-bener tega. Sahabat lo ini, kalo gw mati nangis darah lo” kata Ari dengan nafas yang tak beraturan
“gak bakal!!” kataku sambil tertawa
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.