Kaskus

Story

cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
Ketika Cinta Dipisahkan Oleh Kematian
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
xandlerAvatar border
xandler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
96.2K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.8KAnggota
Tampilkan semua post
cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
#83
lanjut gaannn..emoticon-Kaskus Radio

“ariiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii banguuuuuuuuuuuuuuuunn!!!” teriakku sambil menarik kakinya.
“ raaaaaaaa berisik!! Gw ngantuk nih!”
“Iihh kebo bgt sih lo! Ayo doong besokan kita udah balik ke Jakarta, gw mau shopping nih.”
“10 menit lagi ya ra” kata ari masih dengan mata terpejam
“ngga pake, rama aja udah siap masa lo masih molor sih”
“diakan emang ketawan rajin, nah gw..”
“bangun bangun banguuun!!” kataku sambil mencepretkan air kemukanya
“aaahhh ni anak bener-bener nyebelin ya!” kata dia sambil bangun dari tidurnya
“hehe, cepet mandi” kataku lalu langsung keluar kamar
“eh dasar dodol!! Dia malah kabur lagi!” kata ari berteriak

Setengah jam kemudian, Ari masuk kekamarku. Tanpa basa basi dia langsung mengambil snack yang ku bawa dari Jakarta untuk cemilan dan langsung duduk disebelahku yang tengah asik menonton tv.

“Rama mana ra?” tanya Ari dengan mulut yg masih penuh makanan
“tadi sih katanya mau nyamperin Rafi, mau minta anterin keliling-keliling lagi”
“oooh.. eh Rafi itu baik yah” kata dia tanpa melihatku
“baik, ganteng pula” kataku keceplosan
“waah lo naksir yaa??” tanya ari meledek
“apaan sih lo ri, nggaa” jawabku dengan senyum malu
“aahh ketawan, tu muka lo sampe merah gitu” desak ari
“tau ah” kataku dengan tampang masam

Saat kami masih berdebat tentang perasaanku denga rafi, ramapun masuk kekamar dan disusul dengan Rafi. Sontak aku langsung kaget dan menjadi salah tingkah. Lagi-lagi jantungku berdetak kencang. Aku langsung mematung sehingga tak sadar kalau Ari sudah mengambil ancang-ancang untuk melempar bantal kekepalaku.

“aaaww, sakit odoong!!”kataku sambil mengusap-usap kepala
“makannya fokus doong. Hahaha.. kata ari meledek
“lo berdua tuh ngapain sih? Kaya anak kecil aja deh” kata Rama sambil duduk di sofa
“tau tuh Ram, si Ari nyebelin bgt” kataku dengan nada manja sambil menonjok lengan Ari
“loh ko gw sih? Kan gw Cuma tanya lo beneran suka apa ngga samaa…. AAWWW” teriak Ari kesakitan saat ku injak kakinya
“lo kenapa Ri??” tanya Rafi bingung sedangkan aku dan Rama hanya senyum-senyum.
“gpp ko Raf, Cuma kaget aja” kata Ari sambil meringis kesakitan

Setelah adegan saling injak menginjak kaki selesai, kami bersiap-siap untuk segera keluar dari hotel untuk berkeliling mencari oleh-oleh. Kami berjalan berempat Aku berjalan bareng Ari sedangkan Rama dengan Rafi. Disepanjang jalan aku hanya diam sambil mendengarkan pembicara Rafi dengan Rama. Aku melihat wajah Rafi dari belakang, meskipun hanya terlihat setengahnya, karna aku ada di belakang rama, sehingga memudahkanku untuk melihat Rafi. Batinku bergejolak memuji ketampanan Rafi. Senyumnya yang manis, tertawanya yang khas. Hah, benar-benar membuatku meleleh saat ada didekatnya. Rafi terlihat sangat tampan saat dia mengenakan T-shirt warna biru dipadukan dengan blue jeans. Penampilannya yang casual membuatku semakin kagum, karna dia tampil apa adanya. Tidak mengikuti trend yang ada.

“lo kenapa Ra senyum-senyum sendiri?” tanya Ari keheranan
“ngga, gpp” jawabku pendek
“kalo suka bilanglaah, tunjukin doong kalo lo suka”
“gw malu tau, masa cewe bilang duluan. Lagian kan baru kenal Ri, ntar gw dibilang agresif lagi” jawabku ngasal
“apa perlu gw bantuin nih??”
“nggaaaaaa!!” kataku berteriak sehingga Rama dan Rafi berbalik ke arahku
“lo berdua tuh kenapa sih? Dari tadi ribut terus?” tanya Rama kepada aku dan Ari
“tau tuh Rara, seneng bgt teriak-teriak” jawab Ari
“ngga, Ram gw jalan bareng sama lo aja deh! Males gw jalan sama dia, bikin emosi” kataku sambil menggandeng tangan Rama
“yee ngambek!” kata Ari meledek
“ya udah ya udah gak usah ribut gitu ah, mau lo berdua kita tinggal disini?”
“nggaaa” kata aku dengan Ari berbarengan
“Raf lo jalan duluan ya sama Ari, gw sama Rara dibelakang lo berdua” kata Rama ke Rafi
“ok”
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.