Kaskus

Story

cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
Ketika Cinta Dipisahkan Oleh Kematian
anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
xandlerAvatar border
xandler dan 2 lainnya memberi reputasi
3
96K
1.5K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
cupacupacakesAvatar border
TS
cupacupacakes
#22
lanjuut gan.. emoticon-Kiss


Sesampainya di rumah, akupun langsung masuk ke kamar. Mengganti seragamku dengan pakaian yang lebih nyaman dan menyerap keringat. Setelah itu barulah aku mengisi perutku dengan makanan yang sudah disediakan bibi di meja makan. Selesai aku makan, aku langsung ke ruang tv untuk sekedar melihat-lihat acara yang bagus yang disiarkan oleh stasiun tv. Berkali-kali ku ganti channel, aku berhenti saat di salah satu stasiun tv menyiarkan film kartun yang berjudul fairy odd parent. Hah, rasanya senang sekali kalo bisa mempunyai orang tua asuh yang berwujud peri. Apapun yang aku inginkan bisa terpenuhi.. hihihi.. terlalu lama menonton akupun jadi merasa ngantuk, selang lima menit kemudian akupun ketiduran. Rasanya baru saja aku tertidur, tau-tau sudah ada yang membangunkanku.

“de bangun-bangun, udah sore nih, udah mau magrib, kamu jadi mau ikut mas gak?”kata masku sembari mengguncang-guncangkan tubuhku. Dan menurutku ini buka cara yang baik buat membangunku! Huft
“hah, iya iya.. lima menit lagi yah. Aku ngantuk bgt nih”kataku dengan mata yang masih terpejam
“bangun keboooo!! Kata bibi lo udah tidur dari jam empat”
“aaahhh, rese ah mas! Aku gak jadi ikut ah! Badan aku lemes nih” masih dengan mata terpejam
“kamu kenapa?? Sakit??” kata masku sambil memegang keningku
“…………..”
“ya ampuunn, badan kamu tuh panas bgt! Udah sana pindah ke kamar, terus tidur lagi. Nanti biar mas bawain aer kompresan ke kamar kamu” kata masku dengan nada panic
“iya iya. Tapi jangan bilang-bilang mamah yam as. Nanti aku gak boleh kemana-mana lagi” kataku sembari jalan dengan jalan yang agak sempoyongan.
“kamu nih! Sakit-sakit masih sempet-sempetnya mikirin maen!” kata mas bayu dengan nada jengkel
“hehe” jawabku sambil menjulurkan lidah

Setelah aku sampai dikamar, akupun langsung merebahkan badanku di kasur. Aah, rasanya nyaman sekali daripada tadi yang hanya beralaskan sofa. Saat ku ingin memejamkan mataku, mas baru masuk dengan membawa baskom yang berisikan air dingin. Lalu dia mengambil handuk kecil, memasukannya ke dalam baskom lalu memerasnya dan meletakkannya di jidatku.. rasanya beruntung sekali aku memiliki kakak yang perhatian seperti mas bayu. Aku sangat-sangat menyayanginya, dan tak ingin jauh darinya.. aku tertidur dengan keadaan yang cukup mendingan, demam ditubuhku sudah turun, pasti karna di kompres tadi oleh mas bayu. Keesokannya aku tetap berangkat ke sekolah, aku sudah merasa cukup baikan dan gak ada alasan untuk aku tidak masuk sekolah.

“ko kamu udah masuk? Emangnya udah sembuh” kata mas bayu saat masuk ke kamarku
“udah ko mas, aku udah gpp” jawabku seadanya
“mas anter ya??”
“gak usah mas, aku bareng Rama sama Ari ko. Bentar lagi mereka juga dateng”
“ooh ya udah, mas jalan duluan ya” pamit mas baru sambil meloyor keluar kamarku
“ok mas, ati2 yak”

Harii ini aku pergi kesekolah bersama Rama dan Ari, selama di perjalanan kami hanya diam tanpa berkata sepatah katapun. Jalanan pagi ini sangat lancar, dalam waktu kurang dari lima belas menit kami sudah sampai di sekolah. Jam tujuh kurang sepuluh menit, sekolah sudah ramai. Kayanya siswa-siswa yang lain lagi pada menggebu-gebu menanti ujian nasional. Hari ini terakhir kami mengikuti pendalaman materi. Seharian kami belajar bahasa inggris dan tanpa terasa waktu begitu cepat berlalu. Setelah sekolah usai, guru-guru yang mengajar meminta kelas tiga untuk langsung menuju masjid untuk mengikuti doa bersama agar kami bisa lulus dengan nilai yang membanggakan.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.