TS
vhazollee
Pelajaran Bahasa Bugis Makassar disini
Salam...
Thread ini diperuntukkan bagi yg ingin tahu lebih jauh mengenai bahasa-bahasa daerah di Sulawesi Selatan. Baik bahasa "resmi" maupun bahasa gaul di Sulsel.
Sy pake judul Bugis Makassar karena sy hanya menguasai kedua bahasa itu, namun kontribusi teman2 juga diharapkan khususnya yg menguasai bahasa daerah lain seperti Tator, Enrekang/Duri, Ajatappareng, Dento', Selayar dsb.
Setidaknya menjadi sedikit rem agar bahasa daerah kita tidak cepat punah...
Semoga bermanfaat
Thread ini diperuntukkan bagi yg ingin tahu lebih jauh mengenai bahasa-bahasa daerah di Sulawesi Selatan. Baik bahasa "resmi" maupun bahasa gaul di Sulsel.
Sy pake judul Bugis Makassar karena sy hanya menguasai kedua bahasa itu, namun kontribusi teman2 juga diharapkan khususnya yg menguasai bahasa daerah lain seperti Tator, Enrekang/Duri, Ajatappareng, Dento', Selayar dsb.
Setidaknya menjadi sedikit rem agar bahasa daerah kita tidak cepat punah...
Semoga bermanfaat

broim dan 8 lainnya memberi reputasi
5
1.1M
1.7K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Makassar
1.8KThread•784Anggota
Tampilkan semua post
TS
vhazollee
#758
Istilah-istilah Hubungan Kekerabatan
Berikut adalah sebutan dan/atau panggilan untuk hubungan kekerabatan:
Ibu/Induk = Anrong (M), Amma' (M), Indo' (B), Emma' (B)
Ayah = Mangge (M), Ambo (B), Ambe' (B), Bapa', Etta (B), Tetta (M)
Anak = Ana' (BM)
Kakak = Daeng (BM)
Adik = Andi (BM)
Saudara = Saribbattang (M), Silessureng (B)
Sulung = Battoa (BM), Kaminang Toa (M), Ana' Bunge (B)
Bungsu = Bungko (BM), Kaminang Lolo (M), Paccucung (B Luwu)
Kakek = Dato' (M), Bapa' Toa (M), Lato' (B)
Nenek = Dato' (M), Amma Toa (M), Nene' (BM)
Buyut = Nene' Kolantu (M), Nene Uttu' (B)
Cucu = Cucu (M), Eppo (B)
Cicit = Cucu Kolantu (M), Eppo Uttu' (B)
Cucunya Cucu = Cucu Pala' Bangkeng (M), Eppo Sarompeang (B)
Mertua = Matoang (M), Matua (B)
Menantu = Mintu (M), Menettu (B)
Suami = Bura'ne (M), Lakkai (B), Urane (B)
Istri = Baine (M), Turiballaka (M), Bine (B), Hine (B Sinjai), Makkunrai (B), Indo'Ana' (B), Toribolae (B)
Ipar = Ipara (M), Ipa' (B)
Keluarga = Kalabine (MB)
Kerabat = Bija (M), Wija (B), Sompung Lolo (B), Siajing (B)
Sepupu = Sampo (M), Sappo (B) <-- bahasa gaulnya Cappo'
Sepupu satu kali = Cikali (BM), Sampo sikali (M), Sapposiseng (B) <-- Cika' = bahasa gaul Bugis
Sepupu dua kali = Pindu' (M), Sampo pinruang (M), Sappokkadua (B)
Sepupu tiga kali = Pinta' (M), Sampo pintallung (M), Sappokkatellu (B)
Paman dan Bibi = Purina (M) <-- keduanya berlaku untuk laki2 dan perempuan
Paman = Unda (M), Amure (B), Amaure (B), Pua' (B Luwu)
Tante = Bonda (M), Inaure (B)
Ponakan = Kamanakang (M), Anaure (B)
Sekampung = Sambori' (M), Sikkampong (B) <-- Kawanua (Manado)
Ada istilah dlm Bahasa Bugis Makassar yang saya tdk tahu persisnya dalam bahasa Indonesia.
1. LAGO (BM) = SELLALENG (B) = menantunya mertua yang lain / sesama menantu
Misalnya:
A menikah dgn B,
C menikah dgn D
B dan C bersaudara
maka A dan D adalah LAGO
2. Silessureng Bali Salo' (B) = Saribbattang Limbang Binanga (M) = (saudara misan ?)
Secara bahasa artinya: Saudara Seberang Sungai
Misalnya:
A (pria) dan B (wanita) menikah lalu melahirkan anak C, setelah itu bercerai
X (pria) dan Y (wanita) menikah lalu melahirkan anak Z, setelah itu bercerai
Lalu A dan Y menikah, atau B dan X menikah
Maka C dan Z disebut Silessureng Bali Salo' (B)
Saudara jenis ini termasuk bukan mahram (boleh menikah)
3. Siteppa Teppangeng (B) = Bija Sirenrengang (M)
* Secara bahasa Siteppa-Teppangeng (Bugis) artinya saling menimpa, atau mendarat di tempat yang sama.
* Sedangkan Bija Sirenrengan (Makassar) artinya Kerabat Berkaitan / Kerabat Sepegangan Tangan.
Yaitu semua hubungan kekerabatan yg terjadi akibat terjadinya pernikahan.
Termasuk disini mertua, menantu, ipar, paman dan bibinya pasangan, sepupunya pasangan, saudaranya ipar, iparnya saudara, dan sebagainya.
Pasangan yang menjadi penghubung kedua keluarga besar itu disebut Appang

Ibu/Induk = Anrong (M), Amma' (M), Indo' (B), Emma' (B)
Ayah = Mangge (M), Ambo (B), Ambe' (B), Bapa', Etta (B), Tetta (M)
Anak = Ana' (BM)
Kakak = Daeng (BM)
Adik = Andi (BM)
Saudara = Saribbattang (M), Silessureng (B)
Sulung = Battoa (BM), Kaminang Toa (M), Ana' Bunge (B)
Bungsu = Bungko (BM), Kaminang Lolo (M), Paccucung (B Luwu)
Kakek = Dato' (M), Bapa' Toa (M), Lato' (B)
Nenek = Dato' (M), Amma Toa (M), Nene' (BM)
Buyut = Nene' Kolantu (M), Nene Uttu' (B)
Cucu = Cucu (M), Eppo (B)
Cicit = Cucu Kolantu (M), Eppo Uttu' (B)
Cucunya Cucu = Cucu Pala' Bangkeng (M), Eppo Sarompeang (B)
Mertua = Matoang (M), Matua (B)
Menantu = Mintu (M), Menettu (B)
Suami = Bura'ne (M), Lakkai (B), Urane (B)
Istri = Baine (M), Turiballaka (M), Bine (B), Hine (B Sinjai), Makkunrai (B), Indo'Ana' (B), Toribolae (B)
Ipar = Ipara (M), Ipa' (B)
Keluarga = Kalabine (MB)
Kerabat = Bija (M), Wija (B), Sompung Lolo (B), Siajing (B)
Sepupu = Sampo (M), Sappo (B) <-- bahasa gaulnya Cappo'
Sepupu satu kali = Cikali (BM), Sampo sikali (M), Sapposiseng (B) <-- Cika' = bahasa gaul Bugis
Sepupu dua kali = Pindu' (M), Sampo pinruang (M), Sappokkadua (B)
Sepupu tiga kali = Pinta' (M), Sampo pintallung (M), Sappokkatellu (B)
Paman dan Bibi = Purina (M) <-- keduanya berlaku untuk laki2 dan perempuan
Paman = Unda (M), Amure (B), Amaure (B), Pua' (B Luwu)
Tante = Bonda (M), Inaure (B)
Ponakan = Kamanakang (M), Anaure (B)
Sekampung = Sambori' (M), Sikkampong (B) <-- Kawanua (Manado)
Ada istilah dlm Bahasa Bugis Makassar yang saya tdk tahu persisnya dalam bahasa Indonesia.
1. LAGO (BM) = SELLALENG (B) = menantunya mertua yang lain / sesama menantu
Misalnya:
A menikah dgn B,
C menikah dgn D
B dan C bersaudara
maka A dan D adalah LAGO
2. Silessureng Bali Salo' (B) = Saribbattang Limbang Binanga (M) = (saudara misan ?)
Secara bahasa artinya: Saudara Seberang Sungai
Misalnya:
A (pria) dan B (wanita) menikah lalu melahirkan anak C, setelah itu bercerai
X (pria) dan Y (wanita) menikah lalu melahirkan anak Z, setelah itu bercerai
Lalu A dan Y menikah, atau B dan X menikah
Maka C dan Z disebut Silessureng Bali Salo' (B)
Saudara jenis ini termasuk bukan mahram (boleh menikah)
3. Siteppa Teppangeng (B) = Bija Sirenrengang (M)
* Secara bahasa Siteppa-Teppangeng (Bugis) artinya saling menimpa, atau mendarat di tempat yang sama.
* Sedangkan Bija Sirenrengan (Makassar) artinya Kerabat Berkaitan / Kerabat Sepegangan Tangan.
Yaitu semua hubungan kekerabatan yg terjadi akibat terjadinya pernikahan.
Termasuk disini mertua, menantu, ipar, paman dan bibinya pasangan, sepupunya pasangan, saudaranya ipar, iparnya saudara, dan sebagainya.
Pasangan yang menjadi penghubung kedua keluarga besar itu disebut Appang

0