- Beranda
- The Lounge
Beban Sang Tukang Bakmie. (Kisah Nyata)
...
TS
Starfallz
Beban Sang Tukang Bakmie. (Kisah Nyata)
Berdasarkan kisah nyata, copas dari note fb gw sendiri, dengan penambahan emote kaskus gan
,
tulisan gw sendiri, jadi no repost..
persepsi org pertama.
Gw berdoa sambil nangis gan, mikirin beban hidup yang gw lagi dan akan jalani, biasa..ekonomi gan..
Pesan dari Tuhan yang aku tangkap dari apa yang hari ini ku lihat :
"Syukuri bebanmu, masih banyak yang lebih pantas tangisi beban mereka"
Thx God for giving me this lesson today, and thx guys for reading, hope you all get the silver lining of my story..
Starfallz
Intermezzo!
Tinypic secara sepihak tiba - tiba menghapus semua foto yang udah ane upload gan, jadi buat dokumentasi yang masih ada,cek post 20 ya, thx.
-21-Maret-2011
Page dua dan post #29 udah diupdate hehe, maap yak agak terbengkalai, soalnya abis UTS TSnya gan.
-21-Mei-2011
Ada yang update foto nih :
credit to annax
-05 Juni 2011
Starfallz
[/quote]
Lokasi?
Update
Tolong cek POST #11, penting gan!
,tulisan gw sendiri, jadi no repost..
persepsi org pertama.
Spoiler for Listen to my story..:
~29 Juli 2010~
---------------
Hari ini Tuhan sepertinya mencoba berbicara lagi kepadaku
, ya seperti biasa, dengan caraNya yang unik dan tak tertebak. Kisah ini dimulai dengan si mama yang memintaku untuk mengantarnya ke rumah ex-tetangga kami, untuk menjenguk bayi mereka yang baru lahir. Setelah aku berberes sedikit, kami pun berangkat ke rumah sang ex-tetangga kami, sampainya di sana, ternyata mereka sedang pergi
untuk mengontrol kesehatan sang bayi yang ternyata sudah satu bulan umurnya ke dokter.
Yaaah, karena rambutku sudah gondrong layaknya anak metal
, aku pun mengajak si mama untuk pergi ke salon langganan. Singkat cerita, rambutku sudah "jarang" kembali, kami pun pulang.
Belum jauh dari salon itu, si mama melihat sebuah kios bakmie ayam, "Bakmie Atet" namanya, dia bertanya kepadaku, "Mau bakmie gak??", aku pun menjawab dengan sedikit akting berpikir, "Hmm..boleh deh..", kami pun akhirnya berputar dan mampir ke kios itu.
Ku parkirkan motorku, kami pun turun, lalu menengok ke dalam, "Gelap ya..?", kata si mama
. Terlihat seorang bapak tua sedang duduk sendirian di dalam dengan raut wajah yang jujur saja mengundang simpatiku
, kami pun masuk. Dengan senyum ramah dia menyapa dan bertanya, "Silahkan, mau pesan apa..?"
, kami duduk dan berpikir sejenak tentang apa yang ingin dipesan, akhirnya kami memesan dan menunggu, sambil si bapak tua memasak pesanan kami.
17.00 WIB -------\t
Aku keluarkan handphone-ku, memeriksa apa adakah pesan singkat yang masuk selama tadi di perjalanan. Lalu keluar lah dari dalam, seorang ibu - ibu yang tak kalah ramah senyumnya, "Mau minum apa..?", setelah kami memutuskan untuk minum apa, dia pun masuk kembali ke dalam untuk menyiapkannya. Belum lama ibu itu masuk, muncul dari dalam, seorang pemuda berbadan besar, berpakaian rapi dengan kemeja dan celana bahan, ku perkirakan usianya 30 tahun-an, sambil menatap tajam, dia melewati aku kepadaku menuju bapak tua tadi yang nampaknya adalah ayahnya, perasaanku bilang, ada yang salah tentangnya. Lalu ayah dan anak itu berbisik, entah apa yang diperbincangkan, aku tak mendengarnya dengan jelas.
Akhirnya sang ibu - ibu datang kembali untuk menghidangkan menu yang kami pesan. Saat ia mendekat untuk menaruh makanan dan minuman kami, aku tertegun melihat tangannya yang bergetar seperti orang yang pernah terkena atau mungkin sedang stroke
, aku berharap dugaanku salah. Karena pesanan kami telah siap di meja, kami pun mulai menyantap dengan lahap, ku akui, bakmie ini sangatlah enak. 
Si bapak tua dan si pemuda sepertinya sudah selesai berbincang ku lihat, si bapak tua akhirnya membuka sebuah toples, dan memberikan sesuatu ke pemuda besar itu, pemuda besar itu pun duduk dekat si ibu dengan tenang. Singkatnya kami sudah selesai makan, kami pun ingin pulang, saat ingin membayar, ternyata wow, murah loh makanannya. Karena mama sedang tak membawa uang pecahan kecil, jadi si ibu - ibu harus menukar uang dulu ke pedagang lain di area itu.
Aku beranjak duduk menunggu di atas motor, si ibu - ibu pun datang dari warung lain dengan kaki tertatih - tatih, ternyata benar firasatku, dia terkena gangguan saraf motorik a.k.a "Stroke"
. Kembalian pun sudah didapat, kami pun pamit pulang kepada mereka, senyum ramah merekalah yang membalas pamit kami.
Di perjalanan pulang, aku bertanya pada si mama, "Ma, cowo tadi (pemuda anak bapak tua) minta apa sih sama papanya?", "Tadi dia itu minta permen, kayaknya mama liat, dia itu terbelakang deh". Aku makin simpati, ya Tuhan..pikirku, berat sekali hidup keluarga tadi, sang ibu terkena stroke, sang anak terbelakang mentalnya, dan sang kepala keluarga sangat sepi kiosnya, aku terus menerus terpikir tentang mereka sepanjang perjalanan.
Sampainya di rumah, saat si mama asyik bermain di luar dengan cucu tetangga, aku duduk sendiri di dalam. Mata ini menangis
saat teringat lagi keluarga sang tukang bakmie dan setumpuk beban hidup mereka itu. Akhirnya ku putuskan akan menulis tentang mereka.
update Jam 18.00 WIB -------
Aku pergi ke rumah seorang teman untuk bertanya sesuatu, pulangnya aku iseng - iseng telusuri jalan lewat kios bakmie tadi, untuk melihat apakah di jam - jam ini, kios itu tak sepi layaknya tadi saat aku makan di sana. Ternyata cuma ada si bapak tua yang duduk di dalam, tanpa ada satu pelanggan pun....
-----------------------------------------------------
---------------
Hari ini Tuhan sepertinya mencoba berbicara lagi kepadaku
, ya seperti biasa, dengan caraNya yang unik dan tak tertebak. Kisah ini dimulai dengan si mama yang memintaku untuk mengantarnya ke rumah ex-tetangga kami, untuk menjenguk bayi mereka yang baru lahir. Setelah aku berberes sedikit, kami pun berangkat ke rumah sang ex-tetangga kami, sampainya di sana, ternyata mereka sedang pergi
untuk mengontrol kesehatan sang bayi yang ternyata sudah satu bulan umurnya ke dokter.Yaaah, karena rambutku sudah gondrong layaknya anak metal
, aku pun mengajak si mama untuk pergi ke salon langganan. Singkat cerita, rambutku sudah "jarang" kembali, kami pun pulang.Belum jauh dari salon itu, si mama melihat sebuah kios bakmie ayam, "Bakmie Atet" namanya, dia bertanya kepadaku, "Mau bakmie gak??", aku pun menjawab dengan sedikit akting berpikir, "Hmm..boleh deh..", kami pun akhirnya berputar dan mampir ke kios itu.
Ku parkirkan motorku, kami pun turun, lalu menengok ke dalam, "Gelap ya..?", kata si mama
. Terlihat seorang bapak tua sedang duduk sendirian di dalam dengan raut wajah yang jujur saja mengundang simpatiku
, kami pun masuk. Dengan senyum ramah dia menyapa dan bertanya, "Silahkan, mau pesan apa..?"
, kami duduk dan berpikir sejenak tentang apa yang ingin dipesan, akhirnya kami memesan dan menunggu, sambil si bapak tua memasak pesanan kami.17.00 WIB -------\t
Aku keluarkan handphone-ku, memeriksa apa adakah pesan singkat yang masuk selama tadi di perjalanan. Lalu keluar lah dari dalam, seorang ibu - ibu yang tak kalah ramah senyumnya, "Mau minum apa..?", setelah kami memutuskan untuk minum apa, dia pun masuk kembali ke dalam untuk menyiapkannya. Belum lama ibu itu masuk, muncul dari dalam, seorang pemuda berbadan besar, berpakaian rapi dengan kemeja dan celana bahan, ku perkirakan usianya 30 tahun-an, sambil menatap tajam, dia melewati aku kepadaku menuju bapak tua tadi yang nampaknya adalah ayahnya, perasaanku bilang, ada yang salah tentangnya. Lalu ayah dan anak itu berbisik, entah apa yang diperbincangkan, aku tak mendengarnya dengan jelas.
Akhirnya sang ibu - ibu datang kembali untuk menghidangkan menu yang kami pesan. Saat ia mendekat untuk menaruh makanan dan minuman kami, aku tertegun melihat tangannya yang bergetar seperti orang yang pernah terkena atau mungkin sedang stroke
, aku berharap dugaanku salah. Karena pesanan kami telah siap di meja, kami pun mulai menyantap dengan lahap, ku akui, bakmie ini sangatlah enak. 
Si bapak tua dan si pemuda sepertinya sudah selesai berbincang ku lihat, si bapak tua akhirnya membuka sebuah toples, dan memberikan sesuatu ke pemuda besar itu, pemuda besar itu pun duduk dekat si ibu dengan tenang. Singkatnya kami sudah selesai makan, kami pun ingin pulang, saat ingin membayar, ternyata wow, murah loh makanannya. Karena mama sedang tak membawa uang pecahan kecil, jadi si ibu - ibu harus menukar uang dulu ke pedagang lain di area itu.
Aku beranjak duduk menunggu di atas motor, si ibu - ibu pun datang dari warung lain dengan kaki tertatih - tatih, ternyata benar firasatku, dia terkena gangguan saraf motorik a.k.a "Stroke"

. Kembalian pun sudah didapat, kami pun pamit pulang kepada mereka, senyum ramah merekalah yang membalas pamit kami.Di perjalanan pulang, aku bertanya pada si mama, "Ma, cowo tadi (pemuda anak bapak tua) minta apa sih sama papanya?", "Tadi dia itu minta permen, kayaknya mama liat, dia itu terbelakang deh". Aku makin simpati, ya Tuhan..pikirku, berat sekali hidup keluarga tadi, sang ibu terkena stroke, sang anak terbelakang mentalnya, dan sang kepala keluarga sangat sepi kiosnya, aku terus menerus terpikir tentang mereka sepanjang perjalanan.

Sampainya di rumah, saat si mama asyik bermain di luar dengan cucu tetangga, aku duduk sendiri di dalam. Mata ini menangis
saat teringat lagi keluarga sang tukang bakmie dan setumpuk beban hidup mereka itu. Akhirnya ku putuskan akan menulis tentang mereka.
update Jam 18.00 WIB -------
Aku pergi ke rumah seorang teman untuk bertanya sesuatu, pulangnya aku iseng - iseng telusuri jalan lewat kios bakmie tadi, untuk melihat apakah di jam - jam ini, kios itu tak sepi layaknya tadi saat aku makan di sana. Ternyata cuma ada si bapak tua yang duduk di dalam, tanpa ada satu pelanggan pun....

-----------------------------------------------------
Spoiler for Sebelumnya tanggal 28..:
Gw berdoa sambil nangis gan, mikirin beban hidup yang gw lagi dan akan jalani, biasa..ekonomi gan..
Pesan dari Tuhan yang aku tangkap dari apa yang hari ini ku lihat :
"Syukuri bebanmu, masih banyak yang lebih pantas tangisi beban mereka"

Thx God for giving me this lesson today, and thx guys for reading, hope you all get the silver lining of my story..

Starfallz
Spoiler for tolong:
rate + sundulnya (tapi no junk please), biar semua orang bisa dapet point yang ingin gw sampaikan, thx
Intermezzo!
Tinypic secara sepihak tiba - tiba menghapus semua foto yang udah ane upload gan, jadi buat dokumentasi yang masih ada,cek post 20 ya, thx.
-21-Maret-2011
Page dua dan post #29 udah diupdate hehe, maap yak agak terbengkalai, soalnya abis UTS TSnya gan.

-21-Mei-2011
Ada yang update foto nih :
credit to annax
Quote:
Original Posted By annax►ini foto anak nya Atet gan

untung ane da baca ni tret dl sebelom ke sono, soale anak nya tu suka liatin kita sambil senyum2 gt
mungkin klo ane ga tau, ane bisa takut di tempat gan
lha ini Atet nya

foto bini nya ane ga dapet , siake oas bini nya dateng ane lg ke asikan makan

untung ane da baca ni tret dl sebelom ke sono, soale anak nya tu suka liatin kita sambil senyum2 gt
mungkin klo ane ga tau, ane bisa takut di tempat gan
lha ini Atet nya

foto bini nya ane ga dapet , siake oas bini nya dateng ane lg ke asikan makan
-05 Juni 2011
Starfallz
[/quote]
Lokasi?
Quote:
Original Posted By lokasi?
Ane koreksi dikit yah,
ini letak tepatnya,
Quote:
Original Posted By Starfallz►
Di grogol gan, deket BHK/Kristoforus ada jalan hadiah 1, masuk, nah abis rel, belok kiri gan
Ada yang tau?
------
Quote:
Original Posted By sutriyani►ada di daerah mana gan? sapa tahu deket tempat ane
Di grogol gan, deket BHK/Kristoforus ada jalan hadiah 1, masuk, nah abis rel, belok kiri gan

Ada yang tau?
------
Quote:
Original Posted By Voldemort Net►Lokasinya disini ya gan, CMIIW yah, n kalo berkenan monggo taro di depan 

Spoiler for peta:
Ane koreksi dikit yah,
ini letak tepatnya,
Spoiler for lokasi tepat:
Quote:
Makasih banyak buat agan/sis "deathdy_VE", "joe626", "mahisa agni", "callmeBRA" atas cendolnya..
(banyak yang tak mencantumkan namanya, makasih yah agan2..)
ini ada agan yang nangkep poin yang ingin ane sampaikan, berikut testimoninya..
makasih ya gan
(banyak yang tak mencantumkan namanya, makasih yah agan2..)ini ada agan yang nangkep poin yang ingin ane sampaikan, berikut testimoninya..
makasih ya gan

Quote:
Original Posted By autis.►thread lo orisinil dan isinya menyentuh bgt, inilah Hot Threat yg sebenarnya 
malu rasanya hbs baca thread lo gan, kita semua terlalu bnyk mengeluh, padahal masih bnyk yg lbh pantas melakukan itu drpd kita

malu rasanya hbs baca thread lo gan, kita semua terlalu bnyk mengeluh, padahal masih bnyk yg lbh pantas melakukan itu drpd kita

Quote:
Original Posted By min23►Pelajaran buat kita smua gan .
Knapa kita smua yang udah hidup berkecukupan masih aja ngrasa kurang .
Liat noh contoh yang kaya gitu .
Orang dengan beban hidup yang sangat berat tp masih bisa bikin mie yang katanya TS enak .
subhanallah .
Knapa kita smua yang udah hidup berkecukupan masih aja ngrasa kurang .
Liat noh contoh yang kaya gitu .
Orang dengan beban hidup yang sangat berat tp masih bisa bikin mie yang katanya TS enak .
subhanallah .
Quote:
Original Posted By Gitaloverz►Ternyata lebih bnyak yg menderita ,harusnya gw bersyukur ,harusnya gw bersyukur
/QUOTE]
[QUOTE=mindfull;255055204]whoaaa....
Ane ngebayangin ada diposisi keluarga itu, jd mewek ney
Tanpa disadari banyak hal disekitar kita
yang akan selalu menyadarkan tentang arti bersyukur
hanya kadang kita lupa
bahwa bnyk orng diluar sana yg bebannya lebih berat dari kita....
/QUOTE][QUOTE=mindfull;255055204]whoaaa....
Ane ngebayangin ada diposisi keluarga itu, jd mewek ney
Tanpa disadari banyak hal disekitar kita
yang akan selalu menyadarkan tentang arti bersyukur
hanya kadang kita lupa
bahwa bnyk orng diluar sana yg bebannya lebih berat dari kita....
Quote:
Original Posted By dankersplur►serasa jd org bodoh sedunia..setelah baca ni threat
Poya2..n ga bs ngntrol uang,n lebh parah kurang begitu bersyukur ane ama tuhan.
Malu rasany ma allah..ternyata org yg kekurangan lebih banyak drpd org yg berkecukupan.
''jadikanlah hambamu ni org yg slalu mensyukuri apa yg diberikan tuhan kepadaku''
''

Poya2..n ga bs ngntrol uang,n lebh parah kurang begitu bersyukur ane ama tuhan.
Malu rasany ma allah..ternyata org yg kekurangan lebih banyak drpd org yg berkecukupan.
''jadikanlah hambamu ni org yg slalu mensyukuri apa yg diberikan tuhan kepadaku''
''
Quote:
Original Posted By lutfi_tronic►bener2 deh, gw semakin merasa menjadi orang yang gak pernah mensyukuri nikmat yg udah diberikan oleh-Nya. tiap gw dpt sesuatu dan ternyata org laen dpt lebih dr gw, gw selalu iri. tapi setelah membaca kisah ini, gw jd sadar betapa besar apa yg telah Allah SWT berikan bwt gw...
gw janji dlm hati, untuk kehidupan gw ndiri di masa dtg, gw akan selalu berusaha keras utk selalu bersyukur atas ap yg gw dptin dlm hidup gw, pahit ataupun manis...
thx bro atas ceritanya
gw janji dlm hati, untuk kehidupan gw ndiri di masa dtg, gw akan selalu berusaha keras utk selalu bersyukur atas ap yg gw dptin dlm hidup gw, pahit ataupun manis...
thx bro atas ceritanya
Quote:
Original Posted By morrischi►sedih gan, jadi malu ane sering ngehabisin duit jajan cuma buat hal2 gak penting.
ane pernah dapet taujih yang keren gan,
"saat kita punya beban yang berat, jangan minta Allah untuk menguranginya, tapi mintalah punggung yang kuat untuk memikulnya"
subhanallah taujihnya keren
ane pernah dapet taujih yang keren gan,
"saat kita punya beban yang berat, jangan minta Allah untuk menguranginya, tapi mintalah punggung yang kuat untuk memikulnya"
subhanallah taujihnya keren
Quote:
Original Posted By Nasi.Ayam►pelajaran didapat nggak cuman disekolah
banyak pelajaran berharga justru datang dari kehidupan sekitar kita
kita hanya perlu sensitive akan lingkungan sekitar
makasih udah ngingetin om ts
banyak pelajaran berharga justru datang dari kehidupan sekitar kita
kita hanya perlu sensitive akan lingkungan sekitar
makasih udah ngingetin om ts
Update
Tolong cek POST #11, penting gan!
0
272.1K
Kutip
9.7K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Starfallz
#20
INTERMEZZO!!
LANJUTAN SHARE
Ada yang udah pernah ke sini juga loh!!! Part 2
Makasih gan
Deket rel kereta jalan hadiah gan, deket BHK
Lanjut ke post #26 agan2!
Quote:
Original Posted By Hime Hammie►ini gan utang foto" hasil trip ke sini 2x 
togenya... beneran ga ada buntut
![kaskus-image]()
Mie/Kwetiau/Bihun = Rp 9.000,-
Extra Pangsit/Bakso = + Rp 2.000,-
Pangsit isi 10 = Rp 9.000,-
Teh = Rp 0.-
![kaskus-image]()
bihun (ga terlalu enak karna tawar. tapi karna disediain 'racikan'nya.... jadi yah no prob
![kaskus-image]()
kwetiau
![kaskus-image]()
Bakmie (is da bestttt...... yah kalo dibilang super enak sih yah engga juga yah. tapi dengan harga 9rb? yah tentu da best. and da best yg gua maksud.... bakmie yg paling enak kalo dibandingin sama kwetiau sama bihunnya. dijamin ga perlu racik2an lagi deh)
![kaskus-image]()
Pangsit (so yummy.... besok2 gua klo ke sana pengennya order ini aja de. kenapa? yah dicoba sendiri aja deh biar ngerti)
![kaskus-image]()
Extra Bakso (isi 3)
lurus dari rs royal taruma
![kaskus-image]()
sampe pom bensin total...
![kaskus-image]()
puter balik...
![kaskus-image]()
lurus sampe lewatin jembatan penyebrangan....
![kaskus-image]()
belok kiri di jalan hadiah
![kaskus-image]()
sampe rel kereta
![kaskus-image]()
mentok belok kiri
![kaskus-image]()
1-2 menit lurus... sampe....
![kaskus-image]()
Bakmie Bangka Atet
![kaskus-image]()
ini tempat mereka taro bakmie dll-nya
![kaskus-image]()
ini kompor beserta pancinya (setiap gua dateng, pancinya baru aja dari blk. mungkin karna gua pembeli yg pertama di hari itu)
![kaskus-image]()
and ini tante and om-nya
sekian dan terima kasih
*ga nolak cendol-men-cendol

Spoiler for TOGE:
togenya... beneran ga ada buntut

Spoiler for Menu:
Mie/Kwetiau/Bihun = Rp 9.000,-
Extra Pangsit/Bakso = + Rp 2.000,-
Pangsit isi 10 = Rp 9.000,-
Teh = Rp 0.-

bihun (ga terlalu enak karna tawar. tapi karna disediain 'racikan'nya.... jadi yah no prob


kwetiau

Bakmie (is da bestttt...... yah kalo dibilang super enak sih yah engga juga yah. tapi dengan harga 9rb? yah tentu da best. and da best yg gua maksud.... bakmie yg paling enak kalo dibandingin sama kwetiau sama bihunnya. dijamin ga perlu racik2an lagi deh)

Pangsit (so yummy.... besok2 gua klo ke sana pengennya order ini aja de. kenapa? yah dicoba sendiri aja deh biar ngerti)


Extra Bakso (isi 3)
Spoiler for Rute:
lurus dari rs royal taruma

sampe pom bensin total...

puter balik...

lurus sampe lewatin jembatan penyebrangan....

belok kiri di jalan hadiah

sampe rel kereta

mentok belok kiri

1-2 menit lurus... sampe....

Bakmie Bangka Atet

Spoiler for Kondisi:
ini tempat mereka taro bakmie dll-nya

ini kompor beserta pancinya (setiap gua dateng, pancinya baru aja dari blk. mungkin karna gua pembeli yg pertama di hari itu)

and ini tante and om-nya
sekian dan terima kasih

*ga nolak cendol-men-cendol
LANJUTAN SHARE
Quote:
Original Posted By Lanjutan Share..
![kaskus-image]()

Quote:
Original Posted By EagleJonathan►ane jadi terharu bacanya Gan,
hari ini, tepat sebelum ane ngepost trit ini 9 Agstus 2010 jam 11.26 WIB, ane ke RS Panti Wilasa Citarum Semarang bersama papah mamah dan kakak perempuan ane yang sakit perut.
di lobby, ruang tunggu kira2 jam 22.00 WIB ane ngeliat ada seorang kakek2 penjual pisang yang renta berdiri di depan lobi, sambil nungguin pikulannya. Melihat itu ane langsung tersentuh Gan, gila jam segini tuh kakek masih kerja aja. Kakak perempuan ane ngeliat nya langsung berbisik ke ane: "kasian ya", ane mah ngangguk aja. ane pengen beli pisang (ane juga rajin makan buah) tapi dompet ane ketinggalan di mobil, sedangkan papah mamah ane lagi di tempat pendaftaran periksa.
Dalam pada itu, si kakek yang dagangannya, (karena uda malem juga, di lobi hanya ada kurang dari 10 orang) akhirnya menawarkan sambil bawa sampel 2 sisir pisangnya ke orang2 di lobi, pas nawarin ke ane ma kakak ane kita bilang: "ga Pak, makasih". Yang lain juga pada ga beli.
selepas papah mamah ane balik dari tempat pendaftaran, mereka juga iba ngeliatnya. Terus mamah ane bilang: "mau pisang ga?"
akhirnya kita beli, sambil papah ane nanya: "Ko jam segini masih kerja Pak?" si kakenya bilang: "Ya Pak soalnya tadi mulainya agak siangan"
Bapak ane nanya lagi: "Memang rumahnya di mana?"
si Kakek: "Daerah Genuk Pak" (yang notabene jauh dari RS, 5km ada kali)
kesian ya Gan, rumahnya jauh, jalan kaki, mikul pula, kalo naek angkotpun uda malam jarang yang lewat
pelajaran bagi ane: "kita patut bersyukur Gan, jangan melihat ke atas terus.Masih banyak yang nasibnya jauh di bawah kita, bahkan waktu orang tidur pun masih mencari uang demi dagangannya laku"
hari ini, tepat sebelum ane ngepost trit ini 9 Agstus 2010 jam 11.26 WIB, ane ke RS Panti Wilasa Citarum Semarang bersama papah mamah dan kakak perempuan ane yang sakit perut.
di lobby, ruang tunggu kira2 jam 22.00 WIB ane ngeliat ada seorang kakek2 penjual pisang yang renta berdiri di depan lobi, sambil nungguin pikulannya. Melihat itu ane langsung tersentuh Gan, gila jam segini tuh kakek masih kerja aja. Kakak perempuan ane ngeliat nya langsung berbisik ke ane: "kasian ya", ane mah ngangguk aja. ane pengen beli pisang (ane juga rajin makan buah) tapi dompet ane ketinggalan di mobil, sedangkan papah mamah ane lagi di tempat pendaftaran periksa.
Dalam pada itu, si kakek yang dagangannya, (karena uda malem juga, di lobi hanya ada kurang dari 10 orang) akhirnya menawarkan sambil bawa sampel 2 sisir pisangnya ke orang2 di lobi, pas nawarin ke ane ma kakak ane kita bilang: "ga Pak, makasih". Yang lain juga pada ga beli.
selepas papah mamah ane balik dari tempat pendaftaran, mereka juga iba ngeliatnya. Terus mamah ane bilang: "mau pisang ga?"
akhirnya kita beli, sambil papah ane nanya: "Ko jam segini masih kerja Pak?" si kakenya bilang: "Ya Pak soalnya tadi mulainya agak siangan"
Bapak ane nanya lagi: "Memang rumahnya di mana?"
si Kakek: "Daerah Genuk Pak" (yang notabene jauh dari RS, 5km ada kali)
kesian ya Gan, rumahnya jauh, jalan kaki, mikul pula, kalo naek angkotpun uda malam jarang yang lewat

pelajaran bagi ane: "kita patut bersyukur Gan, jangan melihat ke atas terus.Masih banyak yang nasibnya jauh di bawah kita, bahkan waktu orang tidur pun masih mencari uang demi dagangannya laku"
Quote:
Original Posted By mikiminimos►Ikutan share ya..
Ane tinggal di Bandung, malem2 jajan ke Ceu Mar, pas mau jalan pulang, liat bapak2 tua lagi tidur di trotoar ga pake alas, bantalnya pake sepatu dia sendiri..
di sebelahnya ada 1 bal gede krupuk kulit yang 500 perakan..
Ane sedih banget liatnya, ane bantu2 beli tapi ga banyak, trus ane tanya kenapa malem2 gini masi jualan (jam 12an), kt si bapak, rumahnya jauh, jadi harus abisin dulu sekantong gede gitu baru bisa pulang..pas ditanya dimana rumahnya, kata si bapak rumahnya di pinggiran kota gitu..jam 12 malem aja itu krupuk masih banyak, nyaris utuh..
beneran ga tega liatnya..
kenapa ya orang setua itu, yg tangannya udah gemeteran, masih harus cari nafkah..kemana anak2nya ya?
Ga ada picnya soalnya kejadiannya udah taon kemaren, tapi ane masih inget sampe sekarang..
Dan masih banyak lagi bapak2 tua ato ibu2 tua yg masih harus kerja keras cari nafkah..suka jadi malu sendiri, sementara ane suka ngeluh, ngomel, ga bersyukur..

Ane tinggal di Bandung, malem2 jajan ke Ceu Mar, pas mau jalan pulang, liat bapak2 tua lagi tidur di trotoar ga pake alas, bantalnya pake sepatu dia sendiri..
di sebelahnya ada 1 bal gede krupuk kulit yang 500 perakan..
Ane sedih banget liatnya, ane bantu2 beli tapi ga banyak, trus ane tanya kenapa malem2 gini masi jualan (jam 12an), kt si bapak, rumahnya jauh, jadi harus abisin dulu sekantong gede gitu baru bisa pulang..pas ditanya dimana rumahnya, kata si bapak rumahnya di pinggiran kota gitu..jam 12 malem aja itu krupuk masih banyak, nyaris utuh..
beneran ga tega liatnya..
kenapa ya orang setua itu, yg tangannya udah gemeteran, masih harus cari nafkah..kemana anak2nya ya?
Ga ada picnya soalnya kejadiannya udah taon kemaren, tapi ane masih inget sampe sekarang..
Dan masih banyak lagi bapak2 tua ato ibu2 tua yg masih harus kerja keras cari nafkah..suka jadi malu sendiri, sementara ane suka ngeluh, ngomel, ga bersyukur..

Update
Ada yang udah pernah ke sini juga loh!!! Part 2
Quote:
Original Posted By TESTIMONI
Quote:
Original Posted By Sinta.jojo.►Ane udah kesana gan, dan bakminya uenak 
tempatnya memang agak gelap, tapi bersih, lagipula yang jualan juga oke layananya.
ane kan bilang "kong tambah pangsit ya", eh dikasihnya banyak amat.
Udah gitu kan akhirnya bayarnya cuma 10 rebuan (ane makan sendiri), trus ane kasih 50 rebu, waktu mau ditukar ane bilang besok2 aja deh kembalianya, biar saya kalau makan disini gausah bayar.
eh yg jual ngambil buku trus nama ane ditulis gan.
Ane juga sempet2 ngobrol sama yang jual, orangnya sering ketawa kok.
Tapi, intinya adalah,
MI NYA ENAAAKK!!

tempatnya memang agak gelap, tapi bersih, lagipula yang jualan juga oke layananya.
ane kan bilang "kong tambah pangsit ya", eh dikasihnya banyak amat.
Udah gitu kan akhirnya bayarnya cuma 10 rebuan (ane makan sendiri), trus ane kasih 50 rebu, waktu mau ditukar ane bilang besok2 aja deh kembalianya, biar saya kalau makan disini gausah bayar.
eh yg jual ngambil buku trus nama ane ditulis gan.
Ane juga sempet2 ngobrol sama yang jual, orangnya sering ketawa kok.
Tapi, intinya adalah,
MI NYA ENAAAKK!!

Quote:
Original Posted By buntelz►Gan ane sabtu kemaren kesana diajak cewek ane, awalnya sempet kesel krn nyaris tersesat buat nyariin tempatnya, tp untung akhirnya ketemu juga "Bakmi Bangka Atet".. Ane heran kenapa cewe ane ajak makan kesini, sampe akhirnya doi cerita kalo doi tau nya dr kaskus n setelah ane tau ane bener2 terharu n ngga bs berkata ap2.. Ane bener2 tertegun liat 1 keluarga bapak ini, disaat kondisi sulit ditambah dengan kondisi fisik sang istri yang emang bnr gan tanganny gemetaran waktu bawa gelas, dengan keterbatasanny masih harus sekuat tenaga menjalankan usaha kecil nya, ditambah lagi harganya yg cukup murah.. Sungguh miris gan, juga kalo melihat rumahnya, meskipun tua tapi cukup rapi gan.. Semoga Tuhan tetap menyayangi n menjaga keluarga itu ya, semoga diberikan rejeki dan kebahagiaan.. Ane hanya bisa berdoa untuk mereka.. Buat agan2 yang lain, silahkan dicari tempatnya kalo sempet trus juga cobain mie nya, semoga bisa meringankan beban hidup mereka.. Amin,,![kaskus-image]()

Quote:
Original Posted By bandon452000►deket rumah ane nih gan..
memang enak sih bakminya....
anak nya dulu pernah pinjem sepedah ane gan waktu ane beli bakmi...
cuma ane gak pernah berfikir klo dia itu drown syndrom gan...
kesian gan kek gak punya temen gitu...
thx buat yang dah bikin threat ini...mungkin ini sikap yang patut di puji karena masih peduli dengan lingkungan dan melihat orang2 yang kurang beruntung
tidak seperti anggota DPR kita...yang sudah kaya raya tapi masih selalu kekurangan
gwe jadi sadar klo kita hidup itu harus selalu bersyukur..
dan buat om bakmi atet
semoga doa nya om bakmi atet terkabul...
memang enak sih bakminya....
anak nya dulu pernah pinjem sepedah ane gan waktu ane beli bakmi...
cuma ane gak pernah berfikir klo dia itu drown syndrom gan...
kesian gan kek gak punya temen gitu...
thx buat yang dah bikin threat ini...mungkin ini sikap yang patut di puji karena masih peduli dengan lingkungan dan melihat orang2 yang kurang beruntung
tidak seperti anggota DPR kita...yang sudah kaya raya tapi masih selalu kekurangan
gwe jadi sadar klo kita hidup itu harus selalu bersyukur..
dan buat om bakmi atet
semoga doa nya om bakmi atet terkabul...
Quote:
Makasih gan

Quote:
Original Posted By ardhi79►Grogol mananya gan?
Jd pengen ke TKP...
Jd pengen ke TKP...
Quote:
Original Posted By appelstoor►ada di daerah mana gan? sapa tahu deket tempat ane
Deket rel kereta jalan hadiah gan, deket BHK

Lanjut ke post #26 agan2!
0
Kutip
Balas

