- Beranda
- Musician Corner
~~dantd95s Album Reviews By Request~~
...
TS
dantd95
~~dantd95s Album Reviews By Request~~
dantd95's Album Reviews
Yep, sesuai judulnye, gw akan ngereview album2 musik, baik terkini ato jadul, mainstream ato indie, dan segala aliran, dari post-rock sampe shoegaze. Kalian hanya perlu rekues album yang anda inginkan untuk di-review (download links are VERY VERY appreciated
)Note: PLEASE COMMENT!!! gue liat view-nya cepet nambah tapi komen lelet.. Music Review ntu sepi, jadi diharap buat yang ngeliat buat komen dikit lah, sekalian sundul

Quote:
Quote:
So.. shall i begin???
0
28K
456
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Musician Corner
3.6KThread•2.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dantd95
#251

CAN - Tago Mago
Psychedelia, improvisation, and acid
CAN. Sebuah band yang cukup terkenal di kalangan pecinta progressive rock, avant-garde, psikidelik maupun musik eksperimental. Mereka merupakan band krautrock dari Jerman yang terkenal inovatif. Banyak lagu-lagu mereka dibuat dengan cara improptu/jam session selama berjam-jam, lalu diedit bagian-bagian terbaiknya untuk disusun dan dibuat menjadi sebuah lagu. Mastermind dari teknik inovasi ini adalah bassis mereka Holger Czukay, yang pernah belajar musik elektronik langsung ke "bapak" dari musik elektronik itu sendiri, Karlheinz Stockhausen bersama Irmin Schmidt si kibordis. Dan anda pasti sudah bisa menebak hasil dari improvisasi. Mayhem.
I will divide the album into 2 parts. Bagian pertama, terdiri dari 3 trek pendek dan satu trek panjang. Untuk kalian para penggemar progresif/psikidelia, no need to worry, bagian ini masih mudah untuk dicerna. Terutama trek Halleluhwah yang mind-blowing dan pasti cocok untuk selera progressive. Namun the real challenge is the second part. Terdiri dari 3 lagu. Yang pertama adalah Aumgn. Lagu ini bernuansa gelap, amat gelap dan sinis. Dari judulnya saja jelas mereka terinspirasi oleh Aleister Crowley. Suara bass dan keyboardnya benar-benar menekan, ditambah suara "aumgn" yang terus-menerus terdengar, seolah droning. Bahkan pada beberapa bagian terdengar beberapa suara mirip didgeridoo! The second song of the second half, yang paling menakutkan, the menace, adalah Peking O. Lagu non-avant terberat yang pernah gw temukan. Dengan panjang 11 menit, lagu ini benar-benar acak-acakan, aneh, dan penuh dengan nonsensical ramblings dari Damo Suzuki sang vokalis, ditambah drum beat aneh a la Jaki Liebezeit. Really, lagu yang satu ini benar-benar "love it or hate it". Untungnya, trek terakhir Bring Me Coffee or Tea lebih ringan, bernuansa psikidelik dan bisa berguna untuk istirahat. Overall, crazy.
Leaning Curve : Long
Complexity : Complex-Extreme
Addictivity : Medium
Production Quality : Medium-Low
Overall :
:
:
:
:
:
:
:
:0




