- Beranda
- Stories from the Heart
Surat Cinta Untuk Mu
...
TS
ziyan
Surat Cinta Untuk Mu




Permisi mimin & momod yang baik hati, para sesepuh SFTH dan penghuni yang ada disini. Aku ziyan seorang nubi jelata ingin berbagi hasil karya ilmiah ku yang berjudul"Surat Cinta Untuk Mu". Kisah seorang hawa yang sedang mencari 'seorang cahaya kalamullah". Dimana ia tengah mencarinya dengan banyak rintangan dan hampir menguras keteguhan hatinya. Dan untuk lebih jelasnya lagi silahkan simak dengan seksama..

Spoiler for index Cerita:
Spoiler for Clue Teka - Teki:
Spoiler for pemenang cendol dan jawaban terbaik:
Spoiler for Puisi Hatiku:
Quote:
Tidak mengharapkan
apalagi 
Namun cukup melihat duduk dengan manis dan kasih saran jika ada yang kurang dalam cerita ini.
Tapi bila ada seorang yang baik hati yang mau memberikan
pada TS sungguh sangat berterimakasih.


anasabila memberi reputasi
1
20.9K
671
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ziyan
#311
PART IV
PENDEKATAN DISAAT HUJAN
PENDEKATAN DISAAT HUJAN
Quote:
Tiga hari bagiku begitu cepat. Tak terasa ospek ini sudah mencapai puncaknya tutur hawa dalam hati. Ia pun segera pulang dengan membawa pengalaman-pengalaman yang indah hari ini. Semuanya ia rangkum dibenaknya dan mengucap rasa syukur pada sang pencipta. Tak terasa malam pun menyapa keberadaannya. Karna Malam itu memang terasa dingin menusuk kulit. Hawa pun begidik karna merasakan dinginnya angin malam. Di sudut kamar kecilnya ia pun duduk dan mulai menatap langit-langit dinding kamar. Seraya berucap namun terdengar sanyup. "Wahai kau yang kumiliki saat ini akankah kau selalu menemaniku?? Bisakah kau mendampingiku disetiap hembusan nafasku?? Jikalau ku sedih maukah kau menghiburku?? Jikalau ku senang maukah kau ikut bersamaku?? Wahai kau yang kumiliki detik-detik ku lewati bersamamu. Pernahkah kau mengeluh bosan akan keberadaanku?? Mungkin sebaliknya?? Ataukah aku yang terlalu membuangmu?? Maafkan aku jika ku terlalu egois padamu aku pun tak berniat untuk meninggalkanmu.. dirimu sangat kubutuhkan namun terkadang ku tak mampu selalu menemanimu akankah kau benci padaku?? Jika ia maukah kau memaafkan aku?? Dan kembali kita mengikat janji untuk bersama walaupun pada akhirnya kita berpisah". Tetesan mata mulai mengalir bak hujan yang turun. Rintihan hati menyentuh kalbunya membuat hawa terisak. Tatkala hawa mengucap kata dengan penuh rasa syukur. Kata-katanya pun terhenti disaat hp berbunyi yang menandakan sms masuk.
Spoiler for sms masuk:
terkejut melihat sms ini. Hawa pun mulai mencerna kalimat demi kalimat sms itu. Sms yang dikirimkan oleh seorang adam yang rupawan
. Subhanallah cantik nian kata-katamu adam. Apalah nak buat aku menjawab smsmu ini dam tutur hawa. Segera hawa membalas dengan penuh keheranan.
Spoiler for sms balasan:
di lain tempat sana adam pun terdiam membisu. Ia pun tak menyadari kalau sms yang ia kirimkan adalah sebuah bentuk penyataannya. Tahu kah kau wahai hawa? Engkau telah terjatuh dalam hatiku. Ingin ku ungkap dengan jelas padamu. Namun ku tak sanggup untuk hal itu. Aku pun masih meragukan asaku. Jikalau nanti kita terjodoh aku pun akan segera datang padamu. Wahai hawa tunggulah aku untuk waktu yang ditentukan. Bisikan hati kecil sang hadam terdengar lirih ia pun tak membalas sms dari hawa. Karna ia takut akan tidak kepastian nantinya. Dan di lain tempat yang berbeda hawa menunggu balasan sms dari adam. Namun sepertinya tak kunjung datang. Ahhhh sudahlah barang kali adam salah kirim. Hawa pun mulai terasa ngantuk dan akhirnya memutuskan untuk tidur lebih awal dari biasanya.
Pagi yang sejuk embun pagi yang selalu menyapaku. Aku pun segera siap sedia untuk keberangkatan ke kampus. Dan tak lama sesampainya di sana hawa pun kembali bertemu dengan kak awam. Assalamualaikum hawa sapa awam pada hawa. Waalaikumsalam kak sambil tersipu malu hawa pun menjawabnya
. Ternyata hawa selalu datang lebih awal yah? Gimana persiapannya untuk hari ini? Acaranya sampai sore lho. Alhamdulillah kak, aku selalu datang lebih awal takut telat soalnya. Semua persiapan yang telah di bilang kak isnain kemarin aku sudah siapkan kok. Mulai dari makanan, minuman, payung, sampai kantong plastik yang entah untuk apa nanti. Alhamdulillah yah semua persiapannya sudah kumplit. Kantong plastik itu buat ngantongin makanan hawa nanti canda awam pada hawa
. ahhh kakak bias aja ini. Kalo makanannya banyak sih mau deh dibungkus tapi kalo sedikit mending makan disitu aja bareng sama kakak
. Dan oborlan pun berlanjut sampai keberangkatan ke cibubur. Bis yang di sewa tidak cukup untuk menampung semua siswa yang ikut pada hari puncak itu. Dan panitia pun berinisiatif untuk menggunakan kendaraannya masing-masing. Hawa ikut kakak ja yuk naik motor kan gak kebagian tempat disana lagi pula penuh gak ada tempat lagi pinta awam pada hawa. Iya kak aku gak kebagian tempat nieh
. Ya udh sama kakak aja kebetulan kakak bawa helm dua. Hawa dan awam pun berboncengan dan menuju cibubur dengan panitia yang lain. Acara pun berlangsung dengan meriah dengan diselingi adanya band yang ternama disana. Usai sudah acara puncak ospek hari ini dan tentunya dengan penutupan yang okeh punya. Semua panitia dan ospek pun saling bersyukur dan tak kalah ketinggalan dosen yang kebetulan hadir disana juga ikut meriahkan suasana disana. Alhasil semuanya saling mempererat hubungan mereka masih-masing. Selesainya acara ini lagi-lagi hawa mendapatkan tawaran untuk pulang dari awam. Hawa
hawa
bentar sapa awam dengan terburu-buru. Iya kak ada apa!! Jawab hawa sambil menoleh kearah awam. Pulangnya bareng mau?? Biar kakak yang anter pulang sampai rumah yah. Sekilas hawa ragu-ragu tapi mengingat letak cibubur jauh dari rumah maka hawa pun mengiyakan tawaran awam tersebut. Dipertengahan jalan tiba-tiba hujan deras. Hawa dan awam meneduh ditempat terdekat. Sambil menunggu hujan reda awam pun mulai mengeluarkan jurusnya
hehe. Awam pun mulai berpuisi dan langsung mengutarakannya pada hawa. Dan hawa pun langsung membalas puisi awam tersebut.
Spoiler for Puisi awam:
Spoiler for Puisi Hawa:
Spoiler for Puisi Awam:
Dung dung dung Ya tuhan apa ini maksudnya??? Mungkinkah kak awam nembak aku saat ini??? Tanya hawa dalam hatinya. Dan hawa pun sejenak terdiam sesaat mencerna apa maksud dari puisi yang di utarakan awam tersebut. Namun amat disayangkan ternyata hujan pun mulai mereda dan akhirnya cerita PART IV ini pun bersambung

Akankah hawa menjawab dengan sesuai hatinya?? Kira-kira apa yang akan hawa jawab?? Untuk lebih lanjut tunggu ceritanya di PART IV poin 2 yah
:
. Dan sambil menunggu coba tebak teka-teki dibawah ini.Quote:
SELAMAT MENJAWAB YAHHH.....!!!!!!

0
:. Dan tidak terasa waktu bergulir dengan cepat maka tibalah bel penanda ospek telah usai. Dan otomatis kali ini masih ada clue teka teki yang harus dibawa untuk persiapan acara puncak ospek ini. Karna hari sudah semakin sore dan tak terasa ospek ini sudah berjalan dengan lancar dalam waktu 3 hari berturut-turut maka tibalah untuk acara puncak dari kegiatan ini. Besok akan diadakan acara puncak di cibubur dimana semuanya harus mematuhi aturan dan tidak lupa membawa semua dari clue teka teki ini tutur kak isnain dengan lantang. Okeh clue yang pertama : Hitam legam diriku di kegelapan namun terlihat Nampak bila ada cahaya dan aku pun sangat bermanfaat untuk apa saja. Clue yang kedua : Bendera Orang meninggal dibawah tumpukan potongan angaka nol. Clue yang ketiga : ak tinggi dan melengkung dan dapat dibuka dan ditutup sapakah aku??. Clue ke empat : jernihnya mata airku. Kali ini memang banyak tapi semakin seru