- Beranda
- Musician Corner
~~dantd95s Album Reviews By Request~~
...
TS
dantd95
~~dantd95s Album Reviews By Request~~
dantd95's Album Reviews
Yep, sesuai judulnye, gw akan ngereview album2 musik, baik terkini ato jadul, mainstream ato indie, dan segala aliran, dari post-rock sampe shoegaze. Kalian hanya perlu rekues album yang anda inginkan untuk di-review (download links are VERY VERY appreciated
)Note: PLEASE COMMENT!!! gue liat view-nya cepet nambah tapi komen lelet.. Music Review ntu sepi, jadi diharap buat yang ngeliat buat komen dikit lah, sekalian sundul

Quote:
Quote:
So.. shall i begin???
0
28K
456
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Musician Corner
3.6KThread•2.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dantd95
#131

Univers Zero - Heresie
The Darkest Album Ever Made
Ya, jujur meskipun mereka beraliran RIO/free jazz, gw tahu mereka dari sebuah forum progressive rock, ProgArchives.com (karena RIO sodaraan sama prog) dan juga scene musik underground di Eropa banyak progressive, experimental, dan free jazz dibanding UK/US (jadi jangan heran kalo gw banyak ngekspos band Eropa
). Dan disanalah pula member forum itu named it the darkest album ever made.And they're not lying. Univers Zero memainkan musik berupa chamber-rock dengan instrumen musik klasik dan jazz (biola, bassoon, organ, harmonium, oboe) dengan bass, drum dan sedikit gitar untuk menciptakan musik yang benar-benar gelap. Yes, GELAP. DARK. REALLY DARK. And i'm talking for real here. FYI, mereka (layaknya band RIO/zeuhl kebanyakan) dipimpin oleh drummer Daniel Denis, yang membawa pengaruh Magma. Sementara Guy Segers merupakan fans komponis musik klasik Stravinsky. That, unexpectedly brings into a powerful combination, dengan gaya mereka sendiri.
Hanya ada tiga trek disini, yang pertama adalah La Faulx. Dimulai oleh bassoon yang gelap, diikuti oleh biola dan harmonium, lalu oboe, dan setelah 1 menit baru muncul bass dan drum (itu pun terkesan improvisational dan asal). Sedikit vokal bernuansa Magma muncul di menit ketiga, dan dari menit kesepuluh kembali pada instrumental sampai akhir lagu di menit ke-25. Jack The Ripperbertempo lebih lambat, dengan biola lebih muncul, dan harmonium yang menambah seram suasana. Menjelang menit kelima nuansa lagu berubah menjadi lebih melodis dan drum mulai timbul. Situasi ini berlanjut dengan biola lebih dominan dan piano mulai dipakai. Trek terahir, Vous Le Saurez En Temps Voulu, lebih gelap dengan bassoon yang lebih aktif dan duet biola/harmonium yang lebih melengkapi dibanding trek sebelumnya. Overall?? Hell nasty.
Overall :
:
:
:
:
:
:
:
:
: .5Link :
Code:
http://www.mediafire.com/?zwz1jqh3mzz
0




