Kaskus

Entertainment

dantd95Avatar border
TS
dantd95
~~dantd95s Album Reviews By Request~~
dantd95's Album Reviews


Yep, sesuai judulnye, gw akan ngereview album2 musik, baik terkini ato jadul, mainstream ato indie, dan segala aliran, dari post-rock sampe shoegaze. Kalian hanya perlu rekues album yang anda inginkan untuk di-review (download links are VERY VERY appreciated emoticon-shakehand)

Note: PLEASE COMMENT!!! gue liat view-nya cepet nambah tapi komen lelet.. Music Review ntu sepi, jadi diharap buat yang ngeliat buat komen dikit lah, sekalian sundul emoticon-Smilie

Quote:


Quote:

So.. shall i begin???
0
28.6K
456
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Musician Corner
Musician Corner
KASKUS Official
3.6KThread2.1KAnggota
Tampilkan semua post
dantd95Avatar border
TS
dantd95
#109
kaskus-image


Dün - Eros

Why There's So Many Great Underrated Music From France??

Yeah, another French band. Band ini hanya menelurkan album semata wayangnya pada tahun 1982, dan mendapatkan CD-nya akan sangat sulit, bahkan di Prancis. Mereka tidak pernah dikenal karena masalah distribusi, padahal musik yang mereka mainkan sangat potensial. Mereka memainkan semacam zeuhl campur free jazz dan RIO, ditambah sedikit bumbu Frank Zappa. As with many other free jazz bands, they're exclusively instrumental. FYI, mereka awalnya bernama Dune (dari sebuah film) namun karena mereka fans Magma, namanya diubah menjadi Dün.
Mari mulai dengan L'Epice. Dimulai dengan drum yang megah serta seruling yang dominan, dilanjutkan oleh gitar yang berteriak, lalu melembut di menit ketiga sebelum back to main theme di menit ke 4. Piano mengambil alih di menit kelima, sebelum instrumen lain bergabung dan akhirnya semua instrumen bergabung dan synthesizer masuk sampai akhir lagu. The next track is Arrakis. Dimulai dengan awal yang lembut dengan seruling rasa bossanova, sebelum menjadi kencang di menit keempat. Di menit ketujuh, synthesizer memainkan suara gamelan dan dilanjutkan dengan drum solo yang totally different and unique sebelum pada menit kesembilan semua instrumen bergabung kembali. Berikutnya yaitu Bitonio, dengan gitar yang timbul dan trek ini cukup berasa free jazz-nya. Trek yang paling banyak menggunakan synthesizer di album ini, dengan seruling diberi solo dua kali dan suara "uh! uh! uh! uh! uh!" di menit keenam. The last is Eros, with ambient intro dan nuansa free jazz yang kalem dan seruling kembali dominan disini. Bass cukup timbul disini. Dengan teriakan "eros! eros! eros! eros!" di menit kedelapan. The most satisfying track. Dan ada 4 bonus track disini, 3 diantaranya merupakan versi alternatif dari lagu-lagu sebelumnya, dan trek terakhir adalah Acoustic Fremen. Trek yang hanya menampilkan gitar, seruling dan saksofon (yang tidak ikut dalam pembuatan album aslinya) ini dimaksudkan untuk memberi waktu bagi pemain dan penonton untuk beristirahat saat konser. Ya, kualitas trek ini memang buruk, tapi this is a BONUS track anyway. A huge craziness of jazz, progressive, and rock.

Overall :
emoticon-thumbsup: emoticon-thumbsup: emoticon-thumbsup: emoticon-thumbsup: emoticon-thumbsup: emoticon-thumbsup: emoticon-thumbsup: emoticon-thumbsup: emoticon-thumbsup: .5

Link :
Code:
http://www.mediafire.com/?whtezdmmm3z
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.