- Beranda
- Musician Corner
~~dantd95s Album Reviews By Request~~
...
TS
dantd95
~~dantd95s Album Reviews By Request~~
dantd95's Album Reviews
Yep, sesuai judulnye, gw akan ngereview album2 musik, baik terkini ato jadul, mainstream ato indie, dan segala aliran, dari post-rock sampe shoegaze. Kalian hanya perlu rekues album yang anda inginkan untuk di-review (download links are VERY VERY appreciated
)Note: PLEASE COMMENT!!! gue liat view-nya cepet nambah tapi komen lelet.. Music Review ntu sepi, jadi diharap buat yang ngeliat buat komen dikit lah, sekalian sundul

Quote:
Quote:
So.. shall i begin???
0
28K
456
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Musician Corner
3.6KThread•2.1KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dantd95
#80

Sungsang Lebam Telak - Kecuali Mengenang Betismu
Quite Possibly One Of The Best Indonesian Album Ever
The first sentence i said was : Holy Sh*t!!!!!!! Gila bener. Free jazz?? Improvisational??? Damn ini bener-bener gue banget!!! Edan mantap, this really kicks ass!!!! Out of the box!!! Untung gue lumayan sering dengerin Coltrane, Magma dan Frank Zappa jadi ga terlalu aneh sama ginian.
Enough the praises, lets start with track one, Terbenam Di Lautan Kegagahan Dubur, dengan piano yang membombardir dan bermanfaat sebagai senam jari sebelum main course-nya. Main course-nya sendiri adalah Kecuali Mengenang Betismu, Oh Sembadra. Craziness in 11 minutes, as i would say, harus didengarkan dengan penuh ketelitian. Permainan piano-nya ciamik. Teruntuk Siapapun Yang Membuat Alisku Menarilebih gila lagi, dengan mulai adanya strange voices mirip Ruins atau Magma, dengan tempo cepat diselingi interlude di tengah-tengah sebelum kembali ke main theme. And next, drum takes the lead on Apabila Setiap Sisi Ketiak Saling Membentak, dimana piano-nya sedikit di-tone down kebiadabannya. Trek berikutnya adalah Parade Banci Liang Lahat Yang Tak Terkalahkan, yang mirip sekali dengan Magma, dengan suara melodi piano Fender dan suara-suara yang lebih membentuk. Leher - Leher Penyabar is back to square one, kembali menggunakan tempo cepat dan "senam jari" seperti trek pertama, meskipun suara Magma-esque nya kembali hadir. Essential, period. Btw, this is RIO.
Overall :
:
:
:
:
:
:
:
:
: .50




