- Beranda
- Sejarah & Xenology
[Diskusi] Masalah Umum Xenology
...
TS
Phoenix17
[Diskusi] Masalah Umum Xenology
XENOLOGY
Buat yang pertama kali masuk ke trit ini pasti bertanya-tanya dalam hati dan gundah gulana (apaan sih
), Xenology itu sejenis monster, makanan, atau nama momod ya ?
This is it...
Spoiler for "Xenology adalah":
Jadi pengetahuan apa aja yang termasuk Xenology?
Spoiler for "Pengetahuan dalam Xenology":
ada pertanyaan,,unek2,,atau hal yang pengen ditanyain silahkan kemari..
Thread Xenology ini terbuka untuk umum...gratiss
Thread ini tentunya juga terbuka bagi siapapun yang meyakini suatu fenomena dalam Xenology itu eksis, ataupun yang tidak mengakuinya. Terkadang believer suatu fenomena juga membutuhkan penentang agar keduanya bisa berdiskusi yang sehat.
Spoiler for "Xenology = HOAX?":
Feel Free to post

Happy Sharing....
Spoiler for ga ngerti gan...topiknya aneh dan bikin bingung:
Kalo pembaca thread menemukan Artikel menarik di Blog/Lounge mengenai Xenology...bisa dimuat/diposting disini untuk dibahas. Jangan lupa tambahkan beberapa opini pribadi atau tambahan comment...supaya enak untuk membuka diskusi..

RULES Internal Thread Xenology
1. sebisanya jgn one liner yah..

2. Kalo nemu artikel cantumin juga linknya ya

3. biasakan multiquote ya

4. Jangan posting emoticon doang...
5. jangan PI (udah kayak spectre Soccer Room aja nih
)6. No HOAX icon (only) without explanation
7. Boleh SARA
NB : yang ga boleh itu mendiskreditkan SARA
kalo ga boleh SARA, bingung juga nih.. tar ngebahas suku Maya, Inca juga ga boleh dong
8. ngikut peraturan Kaskus dan Forum Edu yang lain...
Diubah oleh Phoenix17 14-06-2013 22:13
User telah dihapus dan 17 lainnya memberi reputasi
14
639.6K
4.7K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.5KThread•11.6KAnggota
Tampilkan semua post
samanosuke20
#2565
Quote:
krn approach yg dpake dewasa ini adalah empirical..
klo kita tilik ke jaman dulu, org2 yunani yg sangat terkenal dgn philosophynya lbh mengembangkan approach ontology, makanya waktu harvard membagi knowledge dia memisahkan antara science, humanities dan social, kemudian bru sekarang2 ini mereka mulai mencoba kaedah baru dlm pembentukan pemikiran logis dgn kaedah ontologinya dlm beberapa subjek seperti human science, political science, dll...
org2 arab dl menggunakan kaedah ontological beserta empirical dlm menjelaskan beberapa fenomena2 yg ada, seperti al haytam dgn book of opticsnya, ibnu sina dgn canon medicinenya, dll...dan bagi mereka fine2 aja kok, dsatu sisi tetap menjalankan agama dgn kaedah ethicsnya dan value sekaligus observasi science, dan perlu 200 tahun utk sampai ke tahap ini..
tetapi kemudian ketika western mulai dominan mereka mengenalkan prinsip sekularism dgn positivismnya yg merujuk kpada yg dsebut dgn kaedah scientifik mereka, sehingga menutup approach2 laen yg sebenarnya ud berkembang dlm peradaban manusia, makanya klo dtanya science ttg agama maka mereka membandingkan konsepnya sama dgn ideologi, concept humanities dll, dan ketika dtanya ttg hal2 yg hal2 yg intangible kdg2 bakal dkategorikan sebagai supernatural yg tdk ada evidence, seperti ruh, faktanya ruh memang bener2 exist, tetapi pembuktian ilmiahnya belom bs dlakukan krn kadar, measurement toolsnya blom bs merangkum ato menganalisnya, sehingga yg terjadi adalah sekedar prediksi dan assumsi...
tp klo dari perspektif gw ni yah, hal ini sebenarnya tgl menunggu waktu aja, beberapa pihak sekuler aja ud mulai membuka diri dgn problematika yg mereka hadapi, walopun agak malu2, tgl konsepnya aja blom ketemu ne...
cm satu yg perlu kita punyai, lbh baek open minded drpd menutup segala sesuatu berdasarkan teori yg exist dan keadaan sekitar, deduktif logic boleh2 aja, tp jg hrs pada tempatnya, ntar ujung2nya jd macam jaman columbus lah, org2 ketakutan gara2 pemikiran bahwa bumi itu datar, ato waktu org2 takut setengah mati krn praktek2 di inggris yg dkategorikan sihir...


walopun berbeda tp implikasinya sama aja kan, kita takut mengakui klo air ternyata bs terpengaruh oleh variable luar krn bakal ada implikasi lain dlm peradaban kita, oleh sebab itu lbh baik di observasi kan drpd skedar berargumentasi ttg kaedah ilmiah ato bkn, tdk sesuai metodologi dan lain2, pdhl kenyataannya sang bapak ud melakukan experiment, yg dpermasalahkan skrg kan variable controlnya, apakah ud kuat ato belom, so lbh baik kita tg aja selanjutnya..
seperti program tipi, believe it or not...??



0
, justru disinilah fungsi Xenology sebagai "tempat sampah" pengetahuan-pengetahuan yang mungkin dianggap HOAX di bidang ilmu lain. Tugas mulia yang kita emban (ngarang 
![[Diskusi] Masalah Umum Xenology](https://dl.kaskus.id/profile.ak.fbcdn.net/hprofile-ak-snc4/50500_60488178944_1079969_n.jpg)