TS
kadalxburik
+++ Kumpulan Tempat Wisata Kuliner Di Indonesia +++ (Update Trus)
Index
# Sate Kerbau
# Nasi Tiga Huruf
# Persekutuan Bumbu ala pesisir
# Nasi Rames Bali
# Warung Klangenan
# Pecel Mbah Wito
# Gudeg Yu Djum
# Tahu Kupat
# Kuliner Solo
# Bubur Bali
# Tepo Tahu
# Warung Makan Rosya Kebumen
# Udang Selingkuh
# Restoran Ria Rio
# Djendela Djinjer
# Rumah Makan Keluarga,Solok
# Mak Uneh
# Mie Bakso Akung
# Pecel Mbok Sadur
# Semanggi Suroboyo
# Warso Farm
# Sensasi Pinggir Kali Krasak
# Sate klathak
# Ikan Kuah Pala Banda
# Ikan,Kelapa,ubi Kayu
# Dendeng Batokok
# Sate Ambal
# Lontong Tuyuhan
# Kampung Keling
# Cakalang Asar
# Soto Ayam Pak No
# Kuliner Babel
# Megono Pekalongan
# Sate Buntel
# Bebek Basah Kuyup
# Lawar Klungkung
# Nasi Uduk Kuntilanak
# Sop Buntut Karamel
# Bakso Nuklir
# sate Kerbau
# Sate Kerbau
# Nasi Tiga Huruf
# Persekutuan Bumbu ala pesisir
# Nasi Rames Bali
# Warung Klangenan
# Pecel Mbah Wito
# Gudeg Yu Djum
# Tahu Kupat
# Kuliner Solo
# Bubur Bali
# Tepo Tahu
# Warung Makan Rosya Kebumen
# Udang Selingkuh
# Restoran Ria Rio
# Djendela Djinjer
# Rumah Makan Keluarga,Solok
# Mak Uneh
# Mie Bakso Akung
# Pecel Mbok Sadur
# Semanggi Suroboyo
# Warso Farm
# Sensasi Pinggir Kali Krasak
# Sate klathak
# Ikan Kuah Pala Banda
# Ikan,Kelapa,ubi Kayu
# Dendeng Batokok
# Sate Ambal
# Lontong Tuyuhan
# Kampung Keling
# Cakalang Asar
# Soto Ayam Pak No
# Kuliner Babel
# Megono Pekalongan
# Sate Buntel
# Bebek Basah Kuyup
# Lawar Klungkung
# Nasi Uduk Kuntilanak
# Sop Buntut Karamel
# Bakso Nuklir
# sate Kerbau
0
64.6K
289
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Domestik
10.2KThread•4.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kadalxburik
#2
Nasi Tiga Huruf
Namanya cukup singkat, Nasi Buk. Ya cuma 3 huruf Buk, tapi rasanya bisa bikin lidah serasa di gebug kenikmatan dan akhirnya membuat ketagihan. Setiap pulang kampung hampir setiap hari aku makan nasi Buk. Penjual nasi Buk di dominasi oleh ibu – ibu dari Madura dan mereka pun buka pada saat Lebaran Idul Fitri dan akan libur beberapa hari pada saat lebaran Haji.
Nasi Buk ini banyak di jumpai di Malang, sebut saja Nasi Buk Matirah yang ada di depan stasiun kota Malang, juga nasi Buk yang ada di gang Semarang dan masih banyak lagi.
Pada saat liburan tempo hari aku mencoba nasi Buk yang ada di seberang Depo Pertamina di seputaran jalan Halmahera, Malang.
Bertempat di halaman rumah orang, si penjual sepertinya tidak ada waktu sama sekali untuk beristirahat barang sejenak. Bagaimana tidak pembelinya silih berganti datang dan pergi.
Ada yang datang lengkap dengan bayi yang masih digendong dan juga kakek – nenek pun juga hadir disana. Kendaraan yang parkir pun beragam, mulai dari sepeda pancal sampai dengan kendaraan mewah seperti Alphard, BMW dan Mercy pun parkir didepannya.
Karakter pembeli pun beragam, mulai dari yang ’ngeyel’ minta didahulukan sampai yang sabar menanti. Yang aku suka dari ibu penjualnya adalah melayani dengan prinsip first come first serve, apakah mau makan di tempat atau pun di bawa pulang ya judulnya harus ngantri.
Selama beberapa hari berada di Malang, hampir setiap pagi aku sempatkan untuk nongkrong di sini, aku pikir mumpung berada di Malang sekalian aja aku puas - puasin deh makannya daripada ngiler
Yang khas dan selalu ada di nasi Buk adalah dendeng ragi, terbuat dari kelapa dan dendeng daging, juga sayur lodeh nangka muda + tahu gembos serta serundeng kelapa ikut meramaikan isi dari nasi Buk ini. Untuk lauk bisa dipilih telor godog, ayam, empal, babat dan beberapa jenis jeroan lainnya.
Nah, inilah wajah dari si penjual yang bikin pelanggannya rela untuk ngantri dan datang setiap hari tak terkecuali aku pun ikutan ngantri demi makanan yang bikin lidah bergoyang.



Namanya cukup singkat, Nasi Buk. Ya cuma 3 huruf Buk, tapi rasanya bisa bikin lidah serasa di gebug kenikmatan dan akhirnya membuat ketagihan. Setiap pulang kampung hampir setiap hari aku makan nasi Buk. Penjual nasi Buk di dominasi oleh ibu – ibu dari Madura dan mereka pun buka pada saat Lebaran Idul Fitri dan akan libur beberapa hari pada saat lebaran Haji.
Nasi Buk ini banyak di jumpai di Malang, sebut saja Nasi Buk Matirah yang ada di depan stasiun kota Malang, juga nasi Buk yang ada di gang Semarang dan masih banyak lagi.
Pada saat liburan tempo hari aku mencoba nasi Buk yang ada di seberang Depo Pertamina di seputaran jalan Halmahera, Malang.
Spoiler for BUK:
Bertempat di halaman rumah orang, si penjual sepertinya tidak ada waktu sama sekali untuk beristirahat barang sejenak. Bagaimana tidak pembelinya silih berganti datang dan pergi.
Ada yang datang lengkap dengan bayi yang masih digendong dan juga kakek – nenek pun juga hadir disana. Kendaraan yang parkir pun beragam, mulai dari sepeda pancal sampai dengan kendaraan mewah seperti Alphard, BMW dan Mercy pun parkir didepannya.
Karakter pembeli pun beragam, mulai dari yang ’ngeyel’ minta didahulukan sampai yang sabar menanti. Yang aku suka dari ibu penjualnya adalah melayani dengan prinsip first come first serve, apakah mau makan di tempat atau pun di bawa pulang ya judulnya harus ngantri.
Selama beberapa hari berada di Malang, hampir setiap pagi aku sempatkan untuk nongkrong di sini, aku pikir mumpung berada di Malang sekalian aja aku puas - puasin deh makannya daripada ngiler
Spoiler for BUK:
Yang khas dan selalu ada di nasi Buk adalah dendeng ragi, terbuat dari kelapa dan dendeng daging, juga sayur lodeh nangka muda + tahu gembos serta serundeng kelapa ikut meramaikan isi dari nasi Buk ini. Untuk lauk bisa dipilih telor godog, ayam, empal, babat dan beberapa jenis jeroan lainnya.
Nah, inilah wajah dari si penjual yang bikin pelanggannya rela untuk ngantri dan datang setiap hari tak terkecuali aku pun ikutan ngantri demi makanan yang bikin lidah bergoyang.
Spoiler for BUK:



0
[/IMG]
[/IMG]
[/IMG]